News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Malam Susah Tidur, Siang Ngantuk di Kantor? Coba Minum Ini Kata dr Zaidul Akbar Langsung Nyenyak Tidurnya

Begini anjuran dr Zaidul Akbar untuk atasi masalah kurang tidur, agar malam hari bisa tidur nyenyak tidak perlu minum obat tidur, cukup bikin ramuan herbal ini.
Rabu, 31 Juli 2024 - 10:54 WIB
dr Zaidul Akbar, ramuan herbal agar tidur nyenyak
Sumber :
  • youtube

tvOnenews.com - Merasa sering susah tidur di malam hari dan saat siang harinya malah ngantuk berat di kantor?

Bagi manusia di era modern, gaya hidup yang semakin tidak sehat memang kerap berdampak pada kesehatan, termasuk pola tidur.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Tak sedikit yang mengalami kesulitan ketika ingin tidur sementara saat siang hari mulai merasa kantuk yang luar biasa.

Akhirnya tubuh dipaksakan untuk bekerja keras padahal belum sempat mengistirahatkan diri dengan waktu yang cukup.

Akibat pola tidur yang tidak sehat ini kemudian membuat kesehatan secara umum menjadi bermasalah sehingga muncul berbagai penyakit.

Lantas apa saran dr Zaidul Akbar agar bisa mudah tidur?

Seperti dilansir tvOnenews.com dari kanal YouTube dr Zaidul Akbar, berikut penjelasan tentang minuman agar gampang tidur.

Biasanya orang akan mengira susu menjadi jawaban utama agar mudah tidur di malam hari.

Sayangnya, bagi sebagian orang minum susu di malam hari justru menimbulkan masalah baru karena merasakan mulas.

Lantas apa minuman yang tepat untuk mengatasi susah tidur atau insomnia?

"Sekarang banyak orang yang susah tidur, saya pernah share waktu itu adalah menggunakan jahe dikasih pandan tambahkan sedikit kunyit di situ," ujar dr Zaidul Akbar.

"Jahe, kunyit sama pandan. kalau mau," lanjutnya.

dr Zaidul Akbar kemudian menerangkan lebih lanjut takaran yang dibutuhkan untuk membuat ramuan herbal ini. 

"Kalau bahasa saya jahe 1, kunyit ½, pandan secukupnya. itu bahasa bagian," kata dr Zaidul Akbar.

"Jadi misalkan jahenya 10 gram, kunyitnya katakanlah ½ bagian berarti 5 gram, itu Takaran," sambungnya. 

Takaran berdasarkan perkiraan perasaan ini menurut dr Zaidul Akbar sangat berguna jika memang tak memiliki timbangan di rumah.

"Jadi kalau misalkan jahenya segini, maka kunyitnya setengahnya," ujar dr Zaidul Akbar.

"Kita kan enggak punya timbangan di rumah, jadi pakai takaran feeling aja," lanjutnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Cobalah minum ramuan herbal ini karena menurut dr Zaidul Akbar mampu atasi gangguan tidur.

"Itu enaknya, enak banget, termasuk minuman kayak begini nih ya karena memang bahan baku kita tuh di mereka-mereka ini," ungkap dr Zaidul Akbar.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Bursa Transfer Inter Milan: Butuh Bek Baru, Nerazzurri Bakal Saling Sikut dengan Como FC demi Bintang Chelsea

Bursa Transfer Inter Milan: Butuh Bek Baru, Nerazzurri Bakal Saling Sikut dengan Como FC demi Bintang Chelsea

Inter Milan terus bergerak membenahi skuad jelang musim 2026/2027. Fokus utama Nerazzurri pada bursa transfer musim panas kali ini adalah memperkuat pertahanan.
Industri Film Nasional Mulai Adaptasi dengan Dunia Kripto dan Teknologi AI, Apa Dampaknya?

Industri Film Nasional Mulai Adaptasi dengan Dunia Kripto dan Teknologi AI, Apa Dampaknya?

Industri perfilman Indonesia mulai memasuki fase baru seiring munculnya teknologi blockchain dan kecerdasan buatan (AI) dalam ekosistem hiburan digital.
Kepribadian Taufik Hidayat Diungkap Polda Jabar, Ingatkan Cerita Mantan Istrinya

Kepribadian Taufik Hidayat Diungkap Polda Jabar, Ingatkan Cerita Mantan Istrinya

Sebelum ini mantan istri Taufik Hidayat menceritakan sifat mantan suami ke KDM. Polda Jabar pun mengungkapkan.
Mengapa Banyak Orang Terkejut dan Kecewa dengan Korea Selatan usai Tak Mampu Auto Lolos ke Babak 32 Besar Piala Dunia 2026?

Mengapa Banyak Orang Terkejut dan Kecewa dengan Korea Selatan usai Tak Mampu Auto Lolos ke Babak 32 Besar Piala Dunia 2026?

Banyak pihak yang sama sekali tidak menyangka bahkan kecewa berat melihat Korea Selatan tampil melempem di babak penyisihan grup Piala Dunia 2026 ini. Mengapa?
PAN Kerap Diplesetkan Partai Artis Nasional, Zulhas Contohkan Eko Patrio dan Uya Kuya yang Punya Talenta Luar Biasa

PAN Kerap Diplesetkan Partai Artis Nasional, Zulhas Contohkan Eko Patrio dan Uya Kuya yang Punya Talenta Luar Biasa

Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN), Zulkifli Hasan, menyinggung soal partainya kerap dikaitkan dengan singkatan Partai Artis Nasional.
Kekeringan Landa Tiga Kabupaten di Jawa Tengah, BNPB Minta Warga Hemat Air

Kekeringan Landa Tiga Kabupaten di Jawa Tengah, BNPB Minta Warga Hemat Air

Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) melaporkan bahwa sejumlah wilayah di Jawa Tengah kini mulai merasakan dampak kekeringan akibat masuknya musim kemarau. 

Trending

Perkuat Literasi Keuangan dan Pendampingan Masyarakat, Satgas PASTI OJK Lakukan Kolaborasi

Perkuat Literasi Keuangan dan Pendampingan Masyarakat, Satgas PASTI OJK Lakukan Kolaborasi

Perkembangan layanan keuangan digital yang semakin pesat membuka banyak kemudahan bagi masyarakat.
Hasil Piala Dunia 2026: VAR Gagalkan Kemenangan Iran, Langkah ke 32 Besar Masih Menggantung Usai Imbang 1-1 Lawan Mesir

Hasil Piala Dunia 2026: VAR Gagalkan Kemenangan Iran, Langkah ke 32 Besar Masih Menggantung Usai Imbang 1-1 Lawan Mesir

Timnas Iran gagal amankan kemenangan dramatis dan harus puas bermain imbang 1-1 melawan Mesir pada laga terakhir Grup G Piala Dunia 2026, Sabtu (27/6/2026).
Ketum Gerakan Aktivis Mahasiswa Islam Akui Diteror, Laporkan Dugaan Perusakan Kendaraan ke Polisi

Ketum Gerakan Aktivis Mahasiswa Islam Akui Diteror, Laporkan Dugaan Perusakan Kendaraan ke Polisi

Ketua Umum Gerakan Aktivis Mahasiswa Islam (GAMIS) Indonesia, Fahri Salim, secara resmi melaporkan dugaan tindak pidana perusakan terhadap kendaraan miliknya ke Polres Metro Jakarta Timur pada Jumat (26/6)
Anak 6 SD Dijual Ibu Kandung di Banten, Modusnya Buat Publik Geram

Anak 6 SD Dijual Ibu Kandung di Banten, Modusnya Buat Publik Geram

Ironis, nasib seorang anak 6 SD di Tangerang, Banten. Pasalnya, anak itu dijual ibu kandungnya sendiri, yakni berinisial N (36). Modus Ibu kandung jual anak
Korban Penyekapan dan Penganiayaan Berat di Bandung Mendapat Pelindungan Darurat dari LPSK

Korban Penyekapan dan Penganiayaan Berat di Bandung Mendapat Pelindungan Darurat dari LPSK

Ketua LPSK Achmadi menjelaskan bahwa pemberian pelindungan Darurat atas pertimbangan adanya situasi khusus sebagaimana diatur dalam Pasal 5 ayat (4) UU Nomor 3 Tahun 2026 tentang Pelindungan Saksi dan Korban.
Deretan Fakta Misteri Kasus Kematian Tragis ASN Pemkab Bangkalan di Bandara Juanda

Deretan Fakta Misteri Kasus Kematian Tragis ASN Pemkab Bangkalan di Bandara Juanda

RYS (50) aparatur sipil negara (ASN) sebagai Sekretaris Dinas PRKP Kabupaten Bangkalan ditemukan tewas membusuk dalam mobil dinas di area parkir Bandara Juanda.
Kepercayaan Publik Meningkat, Polri Disebut Berhasil Lakukan Reformasi Internal

Kepercayaan Publik Meningkat, Polri Disebut Berhasil Lakukan Reformasi Internal

Tingkat kepercayaan publik terhadap Polri meningkat melalui hasil survei yang dikeluarkan oleh Litbang Kompas.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT