Bikin Merinding, Begini Isi Sumpah Pocong Saka Tatal Demi Buktikan Dirinya Tak Bersalah: Demi Allah...
- YouTube/tvOneNews
tvOnenews.com - Saka Tatal membuktikan keseriusannya untuk membersihkan namanya dari segala tuduhan sebagai tersangkan kasus pembunuhan Eky dan Vina Cirebon pada 2016 lalu. Hal itu dibuktikannya tak cuma dari sidang PK yang dijalaninya beberapa waktu lalu.
Hari ini, Jumat (9/8/2024), Saka membuat geger publik dengan pengucapan sumpah pocong yang dilakukan di Padepokan Amparan Jati Cirebon, Jawa Barat.
Pengucapan sumpah pocong ini berawal dari Iptu Rudiana yang menyatakan dirinya siap bersumpah atas kematian putranya, Eky. Saat hadir dalam konferensi pers yang digelar keluarga Vina, Rudiana menyatakan dirinya siap bersumpah apa pun demi membuktikan, jika putranya itu benar-benar sudah meninggal dunia.
Ini karena sebelumnya sempat beredar isu mengenai jasad yang terkubur saat ini bukanlah mayat Eky yang asli, melainkan 'pemeran pengganti' yang meninggal di malam naas tahun 2016 lalu. Sementara Eky yang asli dipercaya masih hidup.
"Saya sumpah pocong mau, sumpah apa pun mau. Artinya yang meninggal adalah anak saya. Anak yang saya didik dari kecil, yang saya rawat dari kecil, Muhammad Rizky Rudiana. Demi Allah, tujuh turunan saya mati semua kalau saya bohong (soal jasad Eky)," ucap Rudiana saat konferensi pers berlangsung pada Selasa (30/7/2024).
Pernyataan Iptu Rudiana itu pun bak sebuah 'tantangan' bagi Saka Tatal dan kuasa hukumnya. Alhasil, pihak Saka pun mengajak Rudiana untuk sama-sama melakukan sumpah pocong.
Sayangnya, di hari digelarnya sumpah tersebut, Rudiana maupun kuasa hukumnya tidak terlihat batang hidungnya. Meski demikian, Saka Tatal tetap melanjutkan pengucapan sumpahnya.
Dengan diawali membaca syahadat hingga diakhiri takbir sebanyak tiga kali, Saka mengucapkan sumpah pocongnya, demi membuktikan jika dirinya tidak bersalah dalam kasus Vina Cirebon.
"Bismillahirrahmanirrahim. Demi Allah saya bersumpah, bahwa saya tidak melakukan pembunuhan atau pemerkosaan terhadap Eky dan Vina. Demi Allah, bahwa saya dan ketujuh terpidana adalah (korban) salah tangkap yang telah disiksa, disetrum, diberi air kencing, dan direkayasa kasus ini oleh Iptu Rudiana. Apabila saya berdusta dalam sumpah pocong ini, maka saya siap diazab oleh Allah dengan azab yang teramat pedih sesegera mungkin, baik di dunia ataupun di akhirat. Allahu Akbar, Allahu Akbar, Allahu Akbar," begitulah isi sumpah pocong yang diucapkan Saka Tatal.
Load more