GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Pernah Main di Piala Dunia Bukan Jadi Jaminan, Mantan Pemain Asing Liga 1 Ini Beralih Profesi Jadi 'Tukang Sampah' Usai Pensiun

Meski punya karier mentereng hingga pernah jadi pencetak gol tertua di Piala Dunia, top skor Liga 1 era 1990-an ini justru pilih mengolah sampah setelah pensiun
Selasa, 13 Agustus 2024 - 20:44 WIB
Eks top skor Liga Indonesia yang urusi sampah setelah gantung sepatu
Sumber :
  • Kolase tvOnenews

tvOnenews.com - Mantan top skor Liga 1 era 1990-an yang pernah menjadi bintang di Piala Dunia ini justru mengurusi sampah seusai gantung sepatu.

Sebagaimana diketahui, kompetisi Liga 1 Indonesia setiap musimnya pasti dihuni oleh sejumlah pemain berkualitas bahkan punya pengalaman di Piala Dunia.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Tak jarang, kontestan Liga 1 tersebut menggelontorkan uang yang tidak sedikit demi mendatangkan pemain bintang sesuai keinginannya.

Pemain-pemain yang didatangkan pun bukannya sembarangan. Mereka punya banyak pengalaman main di klub terbaik dunia.

Selain itu, pernah tampil di Piala Dunia juga menjadi nilai plus bagi pemain tersebut ketika didatangkan klub Liga 1 sekaligus bisa menularkan ilmunya kepada penggawa lokal.

Salah satu pemain berpengalaman di Piala Dunia yang akhirnya berlabuh ke klub Liga 1 ialah Roger Milla, striker haus gol milik timnas Kamerun.

Nama Roger Milla begitu fenomenal di dekade 1990-an. Ia pernah tercatat sebagai pencetak gol tertua sepanjang sejarah Piala Dunia pada usia 42 tahun saat edisi 1994.

tvonenews

Bukan cuma itu, selebrasi ikoniknya yang berlari ke sudut lapangan dan melakukan tarian mengitari bendera pojok pun masih diingat oleh penggemar sepak bola.

Roger Milla datang ke Indonesia tak lama setelah Piala Dunia 1994 usai. Ketika itu, ia bergabung ke klub Galatama Pelita Jaya dan sukses mencetak 23 gol.

Setahun setelahnya, Roger Milla pindah ke klub Indonesia lainnya yakni Putra Samarinda. Di sana, ia menyumbangkan 18 gol sebelum gantung sepatu.

Setelah memutuskan pensiun, Roger Milla sempat menjadi pelatih sejumlah klub seperti Montpellier (Prancis) hingga Tonnerre (Kamerun).

Roger Milla juga pernah ditunjuk sebagai Presiden Federasi Sepak Bola Kamerun pada tahun 2008, namun dicopot setelah empat tahun menjabat.

Terbaru, kabar mengejutkan datang saat Roger Milla dikabarkan beralih profesi dengan mengurusi persoalan sampah di negaranya yakni Kamerun.

Aktivitas tersebut bermula pada 2015 saat Roger Milla mendirikan yayasan bernama Heart of Africa (Coeur d'Afrique) yang punya program mendaur ulang sampah plastik menjadi paving block.

Awalnya, Roger Milla merasa resah terkait persoalan sampah plastik di negaranya yang semakin banyak dan sulit terurai, sehingga membuatnya tergerak menjadi aktivis lingkungan.

Roger Milla saat main di Liga Indonesia (Source: Ist)

“Melalui suara saya, para atlet memutuskan untuk berkomitmen melawan perubahan iklim,” kata Roger Milla beberapa waktu lalu.

“Setiap menit berlalu, lapangan sepak bola hancur. Saya berseru kepada komunitas nasional dan internasional untuk menemukan solusi dalam mengatasi masalah-masalah di planet ini,” lanjutnya.

Melalui yayasan itulah, Roger Milla pada akhirnya berperan aktif sebagai relawan di World Wide Fund for Nature yang juga fokus dengan masalah lingkungan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Selain peduli lingkungan, Roger Milla juga mendirikan yayasan NOMA Fund pada 2019 untuk membantu memerangi penyakit noma yang kerap menjangkiti anak-anak di Afrika.

Saat mendirikan yayasan NOMA Fund, Roger Milla juga menggandeng sejumlah legenda sepak bola Kamerun seperti Samuel Eto'o dan Patrick Mboma. (han)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Viral Bus Transjakarta Mendadak Keluar Asap Tebal di Halte Pancoran, Penumpang Panik Parah hingga Berhamburan

Viral Bus Transjakarta Mendadak Keluar Asap Tebal di Halte Pancoran, Penumpang Panik Parah hingga Berhamburan

Kejadiannya pun viral di media sosial (medsos). Dalam rekaman yang beredar, kepulan asap pekat terlihat membumbung dari area mesin belakang bus TransJakarta.
Alessandro Bastoni Terhindar dari Sanksi meski Ketahuan Diving di Laga Inter Milan Kontra Juventus, Ini Alasannya

Alessandro Bastoni Terhindar dari Sanksi meski Ketahuan Diving di Laga Inter Milan Kontra Juventus, Ini Alasannya

Bek Inter Milan, Alessandro Bastoni, tidak akan disanksi setelah ketahuan diving pada pertandingan melawan Juventus. Aksinya telah menjadi sorotan setelah Derby d’Italia.
Tak Ada Angin Tak Ada Hujan, Media Malaysia Tuduh Erick Thohir Dalangi Laporan Vietnam ke FIFA: Dia Suruh Orang

Tak Ada Angin Tak Ada Hujan, Media Malaysia Tuduh Erick Thohir Dalangi Laporan Vietnam ke FIFA: Dia Suruh Orang

Malaysia melontarkan tuduhan mengejutkan soal peran Erick Thohir dalam laporan Vietnam ke FIFA. Apa yang sebenarnya terjadi? Baca selengkapnya di sini.
Tak Ingin Rayakan Ramadan dengan Denada, Ressa Rossano Pilih Ibu Angkat: Tetap Sama Mama Ratih

Tak Ingin Rayakan Ramadan dengan Denada, Ressa Rossano Pilih Ibu Angkat: Tetap Sama Mama Ratih

Meski sudah diakui anak kandung oleh Denada, Ressa Rossano rupanya masih enggan untuk tinggal dengan Denada.
Viral Penumpang Lakukan Tindakan Rasis, Transjakarta Buka Suara

Viral Penumpang Lakukan Tindakan Rasis, Transjakarta Buka Suara

Transjakarta buka suara terkait seorang penumpang pria disebut melakukan tindakan rasisme kepada seorang penumpang yang lain. Video ini viral di media sosial.
John Herdman Diliputi Kebahagiaan, Timnas Indonesia Dilimpahi 3 Kabar Baik Jelang Debut sang Pelatih

John Herdman Diliputi Kebahagiaan, Timnas Indonesia Dilimpahi 3 Kabar Baik Jelang Debut sang Pelatih

Pelatih Timnas Indonesia, John Herdman, diliputi oleh kebahagiaan menjelang laga debutnya. Setidaknya, ada tiga kabar baik untuk sang juru taktik asal Inggris.

Trending

Jadwal Proliga 2026 Pekan Ini: Dimulainya Seri Sentul, Megawati Hangestri Libur Hingga Penentuan Nasib Bandung BJB Tandamata

Jadwal Proliga 2026 Pekan Ini: Dimulainya Seri Sentul, Megawati Hangestri Libur Hingga Penentuan Nasib Bandung BJB Tandamata

Jadwal Proliga 2026 pekan ini yang akan diramaikan dengan sejumlah pertandingan di seri Sentul termasuk penentuan nasib Bandung bjb Tandamata dan Megawati Hangestri tak akan main.
Punya Nama Jawa tapi Belum Juga Bela Timnas Indonesia, Bek Feyenoord Ini Tak Masuk Radar PSSI?

Punya Nama Jawa tapi Belum Juga Bela Timnas Indonesia, Bek Feyenoord Ini Tak Masuk Radar PSSI?

Timnas Indonesia terus gencar memburu pemain keturunan demi meningkatkan daya saing level internasional. Namanya Jawa banget, Neraysho Kasanwirjo masuk radar?
Striker Berdarah Depok Caper ke John Herdman? Langsung Cetak 6 Gol dan 2 Assist di Liga Belanda Demi Panggilan Timnas Indonesia

Striker Berdarah Depok Caper ke John Herdman? Langsung Cetak 6 Gol dan 2 Assist di Liga Belanda Demi Panggilan Timnas Indonesia

Berharap dilirik John Herdman untuk dinaturalisasi Timnas Indonesia, striker keturunan Depok ini menggila di Belanda. Cetal 6 gol dan 2 assist hanya dari 2 laga
Sudah Lama Dipendam Sule, Mantan Asisten Pribadi Kini Bongkar Kisah Perselingkuhan Lina Jubaedah dan Teddy Pardiyana

Sudah Lama Dipendam Sule, Mantan Asisten Pribadi Kini Bongkar Kisah Perselingkuhan Lina Jubaedah dan Teddy Pardiyana

Isu lama mengenai skandal perselingkuhan yang menyeret mendiang mantan istri Sule, Lina Jubaedah dan Teddy Pardiyana dibongkar oleh mantan asisten pribadi Lina
Emil Audero Menggila! 6 Penyelamatan Heroik Selamatkan Cremonese dari Kekalahan Lawan Genoa

Emil Audero Menggila! 6 Penyelamatan Heroik Selamatkan Cremonese dari Kekalahan Lawan Genoa

Kiper Timnas Indonesia Emil Audero tampil solid ketika membela Cremonese saat ditahan imbang Genoa tanpa gol pada pekan ke-25 Liga Italia
Persija Jakarta Menang! Performa Mauro Zijlstra Malah Jadi Sorotan Serius

Persija Jakarta Menang! Performa Mauro Zijlstra Malah Jadi Sorotan Serius

Asisten pelatih Persija Jakarta Ricky Nelson memberikan komentarnya terkait debut Mauro Zijlstra pada laga pekan ke-21 Super League 2025/2026.
Media Vietnam Heran Bukan Main, Timnas Indonesia kok Banyak Pemain Naturalisasi tapi Selalu Kalah di Final AFF

Media Vietnam Heran Bukan Main, Timnas Indonesia kok Banyak Pemain Naturalisasi tapi Selalu Kalah di Final AFF

Media Vietnam terheran-heran sekaligus sindir Timnas Indonesia yang kini punya banyak pemain naturalisasi tapi selalu kalah dalam laga final AFF alias tak juara
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT