News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Nelangsa, Nasib Gus Samsudin Usai Trik Bodongnya Dibongkar Pesulap Merah, Bahkan Kitab yang Dipelajarinya Disebut Sesat dan Haram Oleh Ustaz...

Pesulap Merah bongkar trik bodong yang digunakan Gus Samsudin untuk pengobatan. Tak hanya itu bahkah, Ustaz Faizar menyebut bahwa kitab yang digunakan Gus Samsudin 
Selasa, 13 Agustus 2024 - 21:04 WIB
Nelangsa, Nasib Gus Samsudin Usai Trik Bodongnya Dibongkar Pesulap Merah, Bahkan Kitab yang Dipelajarinya Disebut Sesat dan Haram Oleh Ustaz...
Sumber :
  • instagram marcel radhival / Antara

tvOnenews.com - Nama Gus Samsudin beberapa waktu lalu menjadi perbincangan hangat setelah terlibat perseteruan dengan Marcel Radhival, yang lebih dikenal sebagai Pesulap Merah

Konflik ini dimulai ketika Pesulap Merah membongkar trik yang digunakan oleh Gus Samsudin dalam praktik dukun berkedok agama. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Pembongkaran ini menarik perhatian publik, terutama karena Gus Samsudin selama ini dikenal sebagai pemimpin padepokan spiritual Nur Dzat Sejati di Blitar, Jawa Timur.

Tak hanya Pesulap Merah, Ustaz Faizar, seorang ustaz muda yang juga praktisi agama, turut memberikan tanggapan keras terhadap praktik-praktik yang dilakukan oleh Gus Samsudin. 

Dalam sebuah podcast di kanal YouTube dr. Richard Lee, MARS, Ustaz Faizar menyebut bahwa kitab yang digunakan Gus Samsudin sebagai pedoman dalam praktiknya adalah kitab yang sesat. 

Kitab tersebut dikenal sebagai kitab Mujarobat, yang di beberapa kalangan masyarakat Jawa sering disebut sebagai primbon.

Ustaz Faizar menjelaskan bahwa kitab Mujarobat yang dipelajari oleh Gus Samsudin sudah difatwakan haram di berbagai negara, termasuk di pondok pesantren tempat Ustaz Faizar menuntut ilmu, yaitu di Gontor. 

"Di Gontor, di mana saya dulu dididik, kyai saya mengharamkan kitab-kitab Mujarobat seperti itu. Diharamkan, tidak boleh ada santri-santri yang membawa kitab Mujarobat," ungkap Ustaz Faizar.

Lebih lanjut, Ustaz Faizar menjelaskan bahwa kitab tersebut mengandung hal-hal yang aneh dan tidak sejalan dengan ajaran Islam yang murni. 

Ia juga menekankan bahwa kitab tersebut tidak disarankan untuk dibaca oleh orang awam karena isinya yang bisa menyesatkan.

"Ketika saya buka, ternyata isinya aneh-aneh, tidak disarankan orang awam untuk baca, karena pasti orang yang gak bisa bahasa Arab gak bisa baca," jelas Ustaz Faizar.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Ustaz Faizar juga menyatakan bahwa ia mempelajari kitab Mujarobat bukan untuk mengamalkannya, melainkan untuk memahami modus operandi yang digunakan oleh oknum-oknum seperti Gus Samsudin dalam memanipulasi masyarakat. 

"Ini tiga kitab yang disebut mas Gus kemarin, saya pelajari untuk mengerti modus operandi apa yang dilakukan oleh para oknum-oknum tersebut," ujarnya.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Gelar Cooling System di Polres Dogiyai, Divpropam Polri Lakukan Pendekatan Humanis

Gelar Cooling System di Polres Dogiyai, Divpropam Polri Lakukan Pendekatan Humanis

Upaya memulihkan hubungan dan memperkokoh stabilitas keamanan terus dilakukan di Kabupaten Dogiyai. Kedatangan tim dari Divpropam Mabes Polri tidak hanya
Bayi Nyaris Tertukar di RSHS Bandung, Jejak Kasus Lama Terkuak: Dari 1984 hingga 2014 Pernah Terjadi

Bayi Nyaris Tertukar di RSHS Bandung, Jejak Kasus Lama Terkuak: Dari 1984 hingga 2014 Pernah Terjadi

Kasus bayi nyaris tertukar di RSHS Bandung kembali sorot lemahnya pengawasan. Ternyata kejadian serupa sudah pernah terjadi sejak 1984 dan 2014.
FIFA Matchday Juni Tak Lama Lagi, Ini 4 Negara Eropa yang Bisa Jadi Lawan Timnas Indonesia

FIFA Matchday Juni Tak Lama Lagi, Ini 4 Negara Eropa yang Bisa Jadi Lawan Timnas Indonesia

PSSI tengah seleksi ketat calon lawan Timnas Indonesia di FIFA Matchday Juni 2026. Empat negara Eropa gagal Piala Dunia ini bisa untuk masuk radar, siapa saja?
DPR Sentil Wacana ‘War Tiket’ Haji: Abaikan Keadilan, Bisa Picu Kecemburuan

DPR Sentil Wacana ‘War Tiket’ Haji: Abaikan Keadilan, Bisa Picu Kecemburuan

Wacana kebijakan “war tiket” haji menuai kritik keras dari DPR. Ketua Komisi VIII DPR RI, Marwan Dasopang, menilai gagasan tersebut berpotensi menabrak aturan
Kapolda Papua Tengah Turun Langsung ke Dogiyai, Perkuat Soliditas Usai Insiden

Kapolda Papua Tengah Turun Langsung ke Dogiyai, Perkuat Soliditas Usai Insiden

Kapolda Papua Tengah, Jermias Rontini, turun langsung memimpin apel pagi di Lapangan Apel Mapolres Dogiyai, Kamis (9/4), sebagai langkah strategis memperkuat
Disorot KDM, RSHS Bandung Singgung Layanan Kesehatan Buntut Bayi Nyaris Tertukar karena Kecerobohan Perawat Viral

Disorot KDM, RSHS Bandung Singgung Layanan Kesehatan Buntut Bayi Nyaris Tertukar karena Kecerobohan Perawat Viral

Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS) Kota Bandung mengklarifikasi polemik bayi nyaris tertukar yang viral usai didesak oleh Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM).

Trending

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Dapat Izin FIFA, Jay Idzes hingga Kevin Diks Bisa Dipanggil John Herdman ke Timnas Indonesia untuk FIFA ASEAN Cup 2026

Dapat Izin FIFA, Jay Idzes hingga Kevin Diks Bisa Dipanggil John Herdman ke Timnas Indonesia untuk FIFA ASEAN Cup 2026

Skuad Garuda punya kesempatan langka, yakni memanggil para pemain terbaiknya tanpa terhalang tembok perizinan klub Eropa untuk bermain di FIFA ASEAN Cup 2026.
Publik Vietnam Heran, Kok Timnas Indonesia Berpeluang Tantang Italia di FIFA Matchday Juni 2026

Publik Vietnam Heran, Kok Timnas Indonesia Berpeluang Tantang Italia di FIFA Matchday Juni 2026

Publik Vietnam soroti peluang Timnas Indonesia menghadapi Italia di FIFA Matchday Juni 2026. Begini katanya.
Babak Baru Izin SMK IDN Bogor Dicabut KDM: Sekolah Serahkan Bukti Tambahan, Desak Ombudsman Uji Dugaan Maladministrasi

Babak Baru Izin SMK IDN Bogor Dicabut KDM: Sekolah Serahkan Bukti Tambahan, Desak Ombudsman Uji Dugaan Maladministrasi

SMK IDN Boarding School Jonggol, Bogor menyerahkan bukti tambahan hingga minta Ombudsman bongkar dugaan penyimpangan SK Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi (KDM).
Percuma Lebih Kuat dari Thailand dan Vietnam, Timnas Indonesia Tetap Bakal Kesusahan di Piala Asia 2027

Percuma Lebih Kuat dari Thailand dan Vietnam, Timnas Indonesia Tetap Bakal Kesusahan di Piala Asia 2027

Timnas Indonesia dinilai lebih unggul dari Thailand dan Vietnam, namun masih menghadapi kendala skuad jelang Piala Asia 2027 dan sulit bersaing di level Asia.
Diajak Joging Pelatih Timnas Indonesia John Herdman, Ketum PSSI Erick Thohir: Kita Nggak Kuat

Diajak Joging Pelatih Timnas Indonesia John Herdman, Ketum PSSI Erick Thohir: Kita Nggak Kuat

Ketua Umum PSSI Erick Thohir memberikan jawaban jenaka ketika diajak pelatih Timnas Indonesia John Herdman untuk berolahraga lari atau joging bersama-sama.
Jadwal Final Four Proliga 2026, Jumat 10 April: Kesempatan Emas Dua Tim Putri Menjaga Asa Lolos ke Grand Final

Jadwal Final Four Proliga 2026, Jumat 10 April: Kesempatan Emas Dua Tim Putri Menjaga Asa Lolos ke Grand Final

Jadwal Final Four Proliga 2026, Jumat 10 April yang akan menyajikan dua laga dari sektor putri dan putra pada hari kedua seri Solo.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT