Lelah Digoreng Netizen, Sarwendah Akhirnya Ungkap Siapa Sebenarnya Ayah dari Tania Ke Denny Darko, Ternyata Memang…
- Tangkapan Layar YouTube: Denny Darko
tvOnenews.com - Sarwendah, seorang public figure yang dikenal publik, belakangan ini kembali menjadi perbincangan hangat di media sosial.
Isu-isu yang tak berdasar tentang keluarganya terus bergulir, terutama yang melibatkan putri bungsunya, Tania Putri Onsu.
Banyak yang menuduh bahwa Tania bukanlah anak kandung Ruben Onsu, melainkan hasil hubungan Sarwendah dengan pria lain.
![]()
Sarwendah ungkap siapa ayah biologis Tania ke Denny Darko. Sumber: Tangkapan Layar YouTube: Denny Darko.
Namun, Sarwendah akhirnya angkat bicara untuk meluruskan semua spekulasi tersebut.
Dalam sebuah sesi wawancara bersama Denny Darko yang diunggah di kanal YouTube pada 17 Agustus 2024, Sarwendah secara terbuka mengungkapkan perasaannya terhadap gosip yang beredar.
"Ketika aku udah memilih diam sebegitu lama dan aku kira yang diam itu adalah emas, tapi ternyata lebih digoreng parah lagi," ujar Sarwendah dengan nada kesal.
Spekulasi mengenai siapa ayah kandung dari Tania memang telah menjadi topik yang terus-menerus diangkat oleh netizen.
Isu ini semakin memanas ketika salah satu netizen menuduh bahwa pria yang bekerja di rumah Sarwendah dan Ruben Onsu adalah ayah biologis Tania.
"Aku ketemu sama karyawan aku, itu dia baru kerja di tempat aku tuh 2 tahun, padahal Tania udah 5 tahun," tegas Sarwendah, membantah dengan logika sederhana yang menunjukkan betapa tidak masuk akalnya tuduhan tersebut.
Gosip ini bukan kali pertama Sarwendah dan Ruben menghadapi tuduhan miring.
Sebelumnya, pasangan ini juga pernah diterpa isu bahwa hubungan Sarwendah dengan anak angkat mereka, Onyo, lebih dari sekadar ibu dan anak.
Meskipun begitu, mereka selalu memilih untuk bersikap bijak dan tidak langsung menanggapi gosip yang ada.
Namun, kali ini, Sarwendah merasa perlu memberikan klarifikasi demi melindungi anak-anaknya dari dampak negatif jejak digital di masa depan.
Jejak digital memang menjadi perhatian utama Sarwendah. Ia mengkhawatirkan dampak panjang yang bisa dirasakan oleh anak-anaknya ketika mereka sudah dewasa dan menemukan berbagai tuduhan miring tentang keluarga mereka di internet.
"Jejak digital ini kan kejam-kejam ya," ungkapnya. Sarwendah menyadari bahwa apa yang ada di dunia maya akan terus ada dan bisa diakses kapan saja oleh siapa pun, termasuk anak-anaknya di kemudian hari.
Load more