GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Daripada Berkelahi Melawan King Cobra, Lebih Baik Ikuti Saran Panji Petualang Agar Ular Tidak Masuk Rumah

Panji Petualang memberikan saran praktis untuk mencegah masuknya King Cobra dan ular lainnya ke rumah. Ikuti tips dari Panji untuk menjaga lingkungan rumah.
Senin, 2 September 2024 - 19:00 WIB
Daripada Berkelahi Melawan King Kobra, Lebih Baik Ikuti Saran Panji Petualang Agar Ular Tidak Masuk Rumah
Sumber :
  • Tangkapan Layar YouTube: Panji Petualang

tvOnenews.com - Dalam video terbaru dari Panji Petualang, penanganan terhadap King Cobra menjadi sorotan utama. 

Panji Petualang, yang dikenal sebagai penggemar dan penyelamat satwa liar, membagikan tips berharga untuk mencegah masuknya ular, khususnya King Cobra, ke rumah. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Mengingat bahaya dan potensi kerusakan yang dapat ditimbulkan oleh King Cobra, penting untuk mengikuti saran dari Panji Petualang agar kejadian seperti ini bisa dihindari.

Panji Petualang sedang memeriksa tulang ular yang patah
Panji Petualang sedang memeriksa tulang ular yang patah. Sumber: Tangkapan Layar YouTube: Panji Petualang.

Di video tersebut, Panji Petualang memperlihatkan bagaimana King Kobra yang baru saja diselamatkan sedang dirawat. 

Ular-ular ini, yang dibawa oleh masyarakat karena berbagai alasan, menunjukkan kondisi fisik yang mengkhawatirkan, seperti patah tulang dan luka-luka akibat bacokan. 

Panji Petualang menjelaskan proses penyelamatan dan perawatan yang harus dilakukan untuk mengembalikan kondisi kesehatan King Cobra yang telah mengalami trauma.

"King Cobra yang kami terima kali ini mengalami berbagai masalah, termasuk patah tulang dan luka bacokan," ujar Panji dalam video tersebut. 

"Kami harus memastikan bahwa mereka dirawat dengan baik agar bisa sembuh dan kembali ke habitatnya dengan aman."

Panji Petualang mengungkapkan bahwa King Cobra adalah predator puncak yang memiliki peran penting dalam ekosistem. 

Namun, ketika mereka memasuki area pemukiman, hal ini sering kali disebabkan oleh perubahan habitat dan pengurangan predator alami mereka. 

Ular-ular ini datang ke area pemukiman manusia karena makanan mereka seperti tikus juga banyak ditemukan di sekitar rumah.

Menurut Panji, salah satu penyebab utama King Kobra dan ular lainnya masuk ke rumah adalah karena kurangnya pemahaman masyarakat tentang bagaimana mengelola lingkungan sekitar. 

"Ketika kita tidak menjaga kebersihan lingkungan dan membiarkan tumpukan barang bekas atau rumput liar tumbuh, kita memberi kesempatan bagi ular untuk menemukan tempat berlindung di sekitar rumah," jelas Panji.

Untuk mencegah masuknya King Cobra atau ular lainnya ke rumah, Panji Petualang memberikan beberapa tips praktis. 

Pertama, pastikan untuk rutin memotong rumput di sekitar rumah. Rumput yang tinggi dapat menjadi tempat ideal bagi ular untuk bersembunyi. 

Kedua, bersihkan tumpukan barang bekas yang mungkin ada di gudang atau pojokan rumah. Tumpukan ini bisa menjadi tempat yang nyaman bagi ular untuk bersembunyi.

"Jangan biarkan barang-barang bekas menumpuk di sekitar rumah. Ular sangat menyukai tempat yang tertutup dan tidak terganggu, sehingga tumpukan barang bisa menjadi rumah baru mereka," tambah Panji.

Ketiga, pastikan sepatu yang tidak digunakan diletakkan dalam kondisi terbalik. Hal ini mencegah ular untuk menjadikannya tempat berlindung. 

Terakhir, Panji menyarankan untuk menggunakan kapur barus atau kamper di area-area seperti kolong kasur atau kolong kursi. 

Bau yang ditimbulkan kapur barus atau kamper tidak disukai oleh ular dan dapat mengusir mereka dari area tersebut.

"Penggunaan kapur barus atau kamper adalah cara yang efektif untuk menghindari kehadiran ular di sekitar rumah. Ular tidak menyukai bau ini dan akan menghindari area yang tercium bau tersebut," ungkap Panji.

Dalam video tersebut, Panji Petualang juga menunjukkan proses perawatan King Cobra yang mengalami luka parah. 

Meskipun King Cobra yang baru diselamatkan tampak babak belur dengan patah tulang dan luka bacokan, Panji berkomitmen untuk merawatnya hingga sembuh sebelum dilepas kembali ke alam. 

"Perawatan ular seperti King Cobra ini memerlukan perhatian khusus. Kami harus memastikan bahwa mereka mendapatkan perawatan yang tepat agar bisa kembali ke habitat mereka tanpa masalah," jelas Panji.

Dengan mengikuti saran dari Panji Petualang, masyarakat dapat mengurangi kemungkinan terjadinya konflik antara manusia dan ular, terutama King Cobra. 

Mengelola lingkungan sekitar dengan baik dan memahami cara-cara pencegahan adalah langkah penting untuk menjaga kedamaian antara manusia dan satwa liar.

Dengan demikian, daripada harus menghadapi King Cobra yang mungkin masuk ke rumah, lebih baik kita mengikuti saran Panji Petualang untuk mencegah situasi tersebut sejak awal.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Pengetahuan dan tindakan pencegahan yang tepat tidak hanya melindungi kita dari potensi bahaya tetapi juga membantu menjaga keseimbangan ekosistem.

(anf)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

BREAKING NEWS: Pemerintah Tetapkan Idul Adha 1447 Hijriah Jatuh pada 27 Mei 2026

BREAKING NEWS: Pemerintah Tetapkan Idul Adha 1447 Hijriah Jatuh pada 27 Mei 2026

Baru-baru ini Pemerintah menetapkan Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah jatuh pada Rabu, 27 Mei 2026. Penetapan tersebut dilakukan setelah Pemerintah gelar sidan
Leo/Daniel Juara Thailand Open 2026, BNI Sebut Bukti Kekuatan Regenerasi PBSI

Leo/Daniel Juara Thailand Open 2026, BNI Sebut Bukti Kekuatan Regenerasi PBSI

BNI menyampaikan prestasi Leo/Daniel di Thailand Open 2026 menjadi momentum penting bagi kebangkitan sekaligus regenerasi bulu tangkis Indonesia di level internasional.
Maarten Paes Gigit Jari, Ajax Amsterdam Mulai Cari Kiper Baru demi Lolos Liga Champions

Maarten Paes Gigit Jari, Ajax Amsterdam Mulai Cari Kiper Baru demi Lolos Liga Champions

Maarten Paes terancam kehilangan tempat di Ajax Amsterdam setelah klub mulai memburu kiper baru demi ambisi tampil di Liga Champions.
Rakernas PSBI di Medan Pecahkan Rekor, Siapkan Kongres 2027 dan Pesta Bolon

Rakernas PSBI di Medan Pecahkan Rekor, Siapkan Kongres 2027 dan Pesta Bolon

Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Punguan Simbolon dohot Boruna Indonesia (PSBI) sukses diselenggarakan di Balai Prajurit Kodam I/Bukit Barisan Medan Sabtu (16/5)
3 Wasit Asing Diturunkan Langsung di Pertandingan Malam Ini, Pengandil PSM Makassar Vs Persib Bandung Jadi Sorotan

3 Wasit Asing Diturunkan Langsung di Pertandingan Malam Ini, Pengandil PSM Makassar Vs Persib Bandung Jadi Sorotan

Kepemimpinan wasit asing memang diperlukan mengingat tiga pertandingan ini bisa menentukan nasib tim Super League yang tampil malam ini.
Polri Targetkan 1.500 SPPG Beroperasi pada 2026, Perkuat Ketahanan Pangan dan Pemenuhan Gizi Nasional

Polri Targetkan 1.500 SPPG Beroperasi pada 2026, Perkuat Ketahanan Pangan dan Pemenuhan Gizi Nasional

Saat turut mendampingi Presiden Prabowo ke Tuban, Kapolri Listyo Sigit Prabowo menyampaikan bahwa hingga saat ini Polri telah mengembangkan 1.376 SPPG di seluruh Indonesia.

Trending

Media Korea: Megawati Hangestri Opsi Kedua Hillstate Setelah Gagal Pertahankan Outside Hitter Jepang

Media Korea: Megawati Hangestri Opsi Kedua Hillstate Setelah Gagal Pertahankan Outside Hitter Jepang

Pertahankan Outside Hitter Jepang Jahstice Yauchi jadi prioritas utama Hillstate sebelum akhirnya berpaling ke Megawati Hangestri untuk penuhi kuota pemain Asia
Kabar Bahagia untuk Warga Maluku, Sherly Tjoanda Bakal Kirim 100 ekor Sapi dan laksanakan Gerakan Pangan Murah

Kabar Bahagia untuk Warga Maluku, Sherly Tjoanda Bakal Kirim 100 ekor Sapi dan laksanakan Gerakan Pangan Murah

Kabar mengembirakan untuk warga Maluku dari Gubernur Sherly Tjoanda. Dalam menyambut hari raya Idul Adha 2026 ada program yang membantu rakyat.
Gubernur Malut Sherly Tjoanda Ungkap Perasaannya usai Diterima Suku Pedalaman: Ini Pertama Kali Aku Ketemu

Gubernur Malut Sherly Tjoanda Ungkap Perasaannya usai Diterima Suku Pedalaman: Ini Pertama Kali Aku Ketemu

Gubernur Maluku Utara (Malut), Sherly Tjoanda Laos mengaku bahagia kunjungan dan penawaran pembangunan mudah diterima baik oleh masyarakat adat Suku Togutil.
Dedi Mulyadi Geram Trotoar Dibongkar Lagi Gegara Galian Kabel, Minta Proyek Lebih Terkoordinasi

Dedi Mulyadi Geram Trotoar Dibongkar Lagi Gegara Galian Kabel, Minta Proyek Lebih Terkoordinasi

Dedi Mulyadi menyoroti proyek galian kabel di Subang yang membuat trotoar kembali rusak. Ia menilai pekerjaan tersebut tidak terkoordinasi dan justru merugikan.
Tak Banyak yang Tahu, Ayah Josepha Peserta Cerdas Cermat MPR Ternyata Bukan Sosok Sembarangan, Punya Jabatan Mentereng

Tak Banyak yang Tahu, Ayah Josepha Peserta Cerdas Cermat MPR Ternyata Bukan Sosok Sembarangan, Punya Jabatan Mentereng

Nama Josepha Alexandra sebelumnya ramai dibicarakan setelah dirinya mempertanyakan keputusan juri yang menyatakan jawaban timnya salah. Padahal menurut banyak penonton, jawaban yang disampaikan Ocha sama dengan jawaban peserta lain yang justru dinilai benar oleh dewan juri.
Berkunjung ke Rumah Ashanty, Kebiasaan Gubernur Sherly Tjoanda saat Lihat Makanan Bikin Warganet Gemas

Berkunjung ke Rumah Ashanty, Kebiasaan Gubernur Sherly Tjoanda saat Lihat Makanan Bikin Warganet Gemas

Kebiasaan Gubernur Maluku Utara (Malut), Sherly Tjoanda Laos membuat warganet ngakak saat melihat makanan di rumah penyanyi Ashanty, istri Anang Hermansyah.
Gubernur Malut Sherly Tjoanda Kesal Bukan Main Setelah Ketua OSIS SMA di Ternate Ketahuan Tak Jujur: Angkat Mic dari Dia

Gubernur Malut Sherly Tjoanda Kesal Bukan Main Setelah Ketua OSIS SMA di Ternate Ketahuan Tak Jujur: Angkat Mic dari Dia

Sherly Tjoanda tampak kesal ketika tahu ketua OSIS SMA di Ternate tidak jujur saat ditanya Gubernur Malut mengenai kekurangan fasilitas yang ada di sekolahnya.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT