News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Contoh Teks Editorial

Materi contoh teks editorial akan ditemukan saat pelajaran Bahasa Indonesia di tingkat SMA. Teks editorial lazim ditemukan saat membaca karya-karya jurnalistik
Senin, 24 Januari 2022 - 14:40 WIB
Ilustrasi teks editorial
Sumber :
  • Unsplash.com

Contoh teks editorial adalah salah satu materi yang akan kamu temukan saat pelajaran Bahasa Indonesia di tingkat SMA. Contoh teks editorial ini lazim ditemukan saat membaca karya-karya jurnalistik di koran, tv, daring, ataupun media lainnya. Teks jenis ini digunakan untuk mengangkat isu sehari-hari yang aktual, fenomenal, dan faktual.

Teks editorial bisa saja berbentuk visual (tulisan) atau teks yang dibacakan (lisan & audiovisual) dan merupakan sebuah perspektif atau pandangan redaksi/penulis terhadap sebuah fenomena yang dianggap penting untuk diketahui masyarakat. Perspektif yang telah dipublikasikan sering dianggap pandangan resmi sebuah penerbit atau media tertentu terhadap isu-isu yang tengah dibahas.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Perspektif ini dapat berupa kritik, penilaian, prediksi, harapan, maupun saran yang dapat juga digunakan untuk mempengaruhi masyarakat atau pihak-pihak tertentu. Namun demikian, walaupun berbentuk opini atau pendapat, penulisannya tak bisa sembarangan karena terikat oleh kode etik jurnalistik yang berlaku di wilayah dimana teks editorial itu diterbitkan. Artinya setiap perspektif yang disajikan wajib dilengkapi dengan fakta, bukti, dan argumentasi yang logis.

Dilansir dari Modul Pembelajaran Bahasa Indonesia tingkat SMA yang ada di Kemdikbud, teks editorial ini sebenarnya masuk ke dalam bentuk teks eksposisi yang berguna untuk menjelaskan sesuatu.

Ciri-Ciri Teks Editorial

Dalam proses pembuatannya, teks editorial memiliki ciri-ciri umum yang mudah dikenali. Masih mengutip dari modul pembelajaran Bahasa Indonesia, ciri pertama dari teks editorial adalah teks ini membahas isu-isu yang tengah berkembang dan dibicarakan secara luas oleh masyarakat serta bersifat aktual dan faktual.

Teks editorial juga selalu bersifat sistematis dan logis untuk memudahkan pembaca atau pendengar memahami substansi teks serta mengambil kesimpulan dari teks tersebut.

Ciri ketiga adalah teks editorial merupakan sebuah opini atau pendapat yang bersifat argumentatif. Namun seperti halnya teks eksposisi pada umumnya, pendapat ini harus selalu mengajukan bukti-bukti serta data untuk menguatkan argumen utama.

Ciri umum terakhir adalah teks editorial menarik untuk dibaca karena sengaja diolah dengan menggunakan kalimat yang efektif, padat, dan jelas.

Jenis Teks Editorial

Contoh teks editorial dapat dipecah ke dalam tiga kategori. Kategori pertama yakni interpretative editorial. Teks editorial jenis ini bertujuan untuk menjelaskan suatu isu dengan menyajikan fakta dan figur untuk memberikan pengetahuan.

Kategori kedua adalah controversial editorial. Controversial editorial bertujuan untuk meyakinkan pembaca pada sebuah isu atau perspektif tertentu dalam masalah yang tengah dibahas. Teks editorial jenis ini berpotensi memecah opini umum masyarakat ke dalam kotak-kotak perspektif tertentu. Dalam beberapa kasus bahkan pendapat alternatif yang berlawanan akan digambarkan lebih buruk.

Kategori teks editorial terakhir adalah explanatory editorial. Editorial ini menyajikan suatu isu atau masalah secara lengkap dan cenderung netral agar masyarakat atau pihak-pihak terkait dapat mengambil kesimpulannya sendiri. Explanatory editorial ini berguna untuk mengidentifikasi suatu masalah agar lebih terang-benderang dan membuka mata masyarakat akan sebuah isu tertentu.

Struktur Teks Editorial

1. Pengenalan isu

Pengenalan isu merupakan bagian pendahuluan teks editorial. Bagian ini berguna untuk mengenalkan isu yang akan dibahas sebelum masuk lebih dalam pada bagian berikutnya.

Pernyataan pendapat / tesis yang berisi sudut pandang penulis secara generik disampaikan pada bagian ini sebelum dipaparkan lebih lanjut pada bagian selanjutnya.

2. Penyampaian pendapat/argumentasi

Bagian argumentasi merupakan bagian pembahasan yang berisi tanggapan redaksi/penulis terhadap isu yang sudah disampaikan secara ringan pada bagian awal.

Karena sifatnya yang argumentatif, alasan atau bukti yang didapat dari berbagai sumber disampaikan pada bagian ini untuk menunjang perspektif / opini yang diajukan.

3. Penegasan

Penegasan dalam teks editorial ini bisa berupa kesimpulan, saran, atau rekomendasi. Tak jarang pula di dalamnya terselip harap redaksi kepada para pembaca atau pihak-pihak terkait dalam menghadapi persoalan yang dibahas dalam teks editorial tersebut.

Tak jarang bagian akhir dari contoh teks editorial juga memuat rangkuman dari fakta dan data untuk menegaskan kembali keseluruhan isi teks editorial.

Kaidah Kebahasaan Teks Editorial

1. Adverbia frekuentatif dan modalitas

Adverbia frekuentatif digunakan untuk mempertegas ekspresi kepastian. Istilah ini juga terkadang disebut modalitas. Contoh modalitas dalam contoh teks editorial adalah penggunaan diksi-diksi seperti selalu, biasanya, sering, kadang-kadang, jarang, atau kerap.

2. Konjungsi

Konjungsi yang digunakan pada teks editorial adalah konjungsi eksternal temporal (pertama, kedua, kemudian, setelah itu, lalu, dll), konjungsi penegasan (lagipula), konjungsi kausalitas / sebab-akibat (oleh karena itu, sebab, dengan demikian, karena, sehingga, dll), dan konjungsi persyaratan / pengandaian (agar, supaya).

3. Verba/kata kerja

Dalam teks editorial paling tidak terdapat tiga jenis proses verba yakni material, mental, dan relasional.
Verba material menekankan pada proses dalam melakukan sesuatu (pembalak liar menebang pohon, warga bergotong royong membangun).

Verba mental adalah verba yang menjelaskan proses dalam merasakan. Kata kerja kategori ini dapat dipecah lagi ke dalam tiga subkategori yaitu persepsi (melihat, mendengar, mencium, dll), afeksi (suka, benci, takut), dan kognisi (berpikir, memahami, mengetahui).

Yang ketiga adalah proses relasional yang dapat menjelaskan proses untuk menjadi sesuatu. Proses relasional ini juga dapat dibagi ke dalam tiga kategori yakni intensif (membentuk hubungan persamaan di antara dua entitas), keadaan (mendefinisikan suatu entitas berada pada tempat, waktu, atau sikap tertentu), dan kepemilikan.

4. Modalitas

Salah satu ciri kebahasaan teks editorial adalah adanya penggunaan kalimat modalitas. Contoh modalitas telah disampaikan sebelumnya seperti memang, niscaya, pasti, bukan, barangkali, dan lain-lain. Modalitas adalah cara penulis menyatakan sikap dalam sebuah komunikasi.

Contoh Teks Editorial

Direktur Penelitian Departemen Penelitian dan Pengaturan Perbankan Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Mohamad Miftah mengatakan lembaga keuangan menjadi sasaran utama serangan siber. Berdasarkan data yang dihimpunnya, sebanyak 23 persen dari serangan siber di tahun 2021 menyasar sektor keuangan.

"Industri keuangan, dalam hal ini perbankan, menjadi peringkat pertama dari serangan siber. Karena serangan siber mencari keuntungan berupa uang, jadi lembaga keuangan menjadi sasaran serangan utama," katanya dalam webinar terkait keamanan digital yang dipantau di Jakarta, Rabu (12/1).

Serangan siber diperkirakan membuat kerugian hingga 100 miliar dolar AS per tahun secara global. Adapun sampai September 2021, terdapat 927 juta trafik anomali atau serangan siber yang dialami oleh Indonesia. Jumlah ini meningkat hampir dua kali lipat dari tahun sebelumnya sebesar 495,3 juta trafik.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Bisa jadi karena perkembangan teknologi dan perbankan juga banyak mengadopsi teknologi, kemungkinan serangan akan semakin meningkat. Ditambah penambahan nasabah yang perlu kami sadari bahwa edukasi, digital literasi harus dilakukan," ucapnya.

Menurutnya baik pelaku industri keuangan maupun nasabah harus bersama-sama mengantisipasi serangan siber. Apabila perbankan diharapkan bisa membangun sistem digital yang lebih aman, ia meminta kepada nasabah untuk tidak membagikan data pribadi di media sosial, kode OTP, dan membuat password yang berbeda untuk masing-masing platform digital. (afr)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Hasil Final Four Proliga 2026: Sang Juara Bertahan Tunjukan Dominasi! JBP Hajar Jakarta Garuda Jaya Tiga Set Langsung

Hasil Final Four Proliga 2026: Sang Juara Bertahan Tunjukan Dominasi! JBP Hajar Jakarta Garuda Jaya Tiga Set Langsung

Hasil Final Four Proliga 2026 antara Jakarta Bhayangkara Presisi (JBP) menghadapi Jakarta Garuda Jaya yang menjadi laga pembuka hari ketiga seri Surabaya .
Geopolitik Memanas, DPR Dorong Percepatan Revisi UU P2SK untuk Tameng Ekonomi RI, Ada 3 Isu Krusial

Geopolitik Memanas, DPR Dorong Percepatan Revisi UU P2SK untuk Tameng Ekonomi RI, Ada 3 Isu Krusial

Anggota Komisi XI DPR RI, Andreas Eddy Susetyo, menegaskan bahwa penyusunan RUU P2SK dimaksudkan untuk memperkuat struktur sektor keuangan dalam negeri.
Tiga Atlet Indonesia Tolak Naturalisasi Turki, Ketum FPTI Bilang Begini...

Tiga Atlet Indonesia Tolak Naturalisasi Turki, Ketum FPTI Bilang Begini...

Ketua Umum Federasi Panjat Tebing Indonesia, Yenny Wahid, mengungkapkan sejumlah atlet panjat tebing Indonesia sempat mendapatkan tawaran berpindah kewarganegaraan Turki.
Mauricio Souza Percaya Diri Persija Bawa Pulang 3 Poin dari Lampung, Meski Bhayangkara FC Lagi On Fire

Mauricio Souza Percaya Diri Persija Bawa Pulang 3 Poin dari Lampung, Meski Bhayangkara FC Lagi On Fire

Persija Jakarta siap curi tiga poin dari Bhayangkara FC di Lampung. Mauricio Souza tetap percaya diri meski lawan sedang dalam tren tak terkalahkan.
Awal Mula Dugaan Kasus Keracunan MBG di Jakarta Timur, Orangtua Siswa Bongkar Penyebabnya

Awal Mula Dugaan Kasus Keracunan MBG di Jakarta Timur, Orangtua Siswa Bongkar Penyebabnya

Sebanyak 72 siswa dari empat sekolah di kawasan Pondok Kelapa, Duren Sawit, Jakarta Timur diduga alami keracunan menu Makan Bergizi Gratis (MBG).
Tiga Jenazah Prajurit TNI Siap Dipulangkan, 90 Personel Gabungan Dikerahkan di Bandara Soetta

Tiga Jenazah Prajurit TNI Siap Dipulangkan, 90 Personel Gabungan Dikerahkan di Bandara Soetta

Polda Metro Jaya mengerahkan 90 personel gabungan untuk menjaga pengamanan kedatangan jenazah tiga prajurit TNI yang gugur akibat serangan Israel di Lebanon.

Trending

Timnas Indonesia Terpopuler: Lama-lama Proyek Naturalisasi Gagal, Media Vietnam Heran dengan PSSI, hingga Jadwal Garuda 2026

Timnas Indonesia Terpopuler: Lama-lama Proyek Naturalisasi Gagal, Media Vietnam Heran dengan PSSI, hingga Jadwal Garuda 2026

Rangkuman 3 berita Timnas Indonesia terpopuler: ancaman proyek naturalisasi, sorotan media Vietnam soal Paspoorgate, hingga jadwal lengkap Garuda tahun 2026.
Belum Lama Sampai di Inggris, Menit Bermain Elkan Baggott Bersama Timnas Indonesia Disorot Ipswich Town

Belum Lama Sampai di Inggris, Menit Bermain Elkan Baggott Bersama Timnas Indonesia Disorot Ipswich Town

Baru beberapa hari kembali ke Inggris, Ipswich Town justru soroti menit bermain yang diberikan pelatih John Herdman untuk Elkan Baggott bersama Timnas Indonesia
Belum Lama Beri Diskon, Dedi Mulyadi Kini Mudahkan Warga Jabar Bayar Pajak Kendaraan: Jika Sulit Bisa Curhat Online

Belum Lama Beri Diskon, Dedi Mulyadi Kini Mudahkan Warga Jabar Bayar Pajak Kendaraan: Jika Sulit Bisa Curhat Online

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM) menyediakan aplikasi Curhat Samsat Jabar untuk menyelesaikan keluhan warga Jabar yang sulit bayar pajak kendaraan (PKB).
Bung Ropan Mulai Curiga dengan PSSI, Jangan-jangan Timnas Indonesia akan Lawan Negara Ini di FIFA Matchday Juni

Bung Ropan Mulai Curiga dengan PSSI, Jangan-jangan Timnas Indonesia akan Lawan Negara Ini di FIFA Matchday Juni

Bung Ropan memberikan prediksinya soal lawan yang akan dihadapi Timnas Indonesia untuk FIFA Matchday yang berlangsung di bulan Juni. Kira-kira siapakah lawannya
Oknum Polisi di Pacitan Diduga Aniaya Istri di Hadapan Mertua

Oknum Polisi di Pacitan Diduga Aniaya Istri di Hadapan Mertua

Oknum polisi  Bhabinkamtibmas yang bertugas di Polsek Ngadirojo Polres Pacitan Polda Jatim dilaporkan istrinya sendiri, Bella ke Propam Polres Pacitan lantaran diduga melakukan KDRT.
Jawaban Menohok Jokowi saat Ditanya Terkait Restorative Justice Rismon Sianipar

Jawaban Menohok Jokowi saat Ditanya Terkait Restorative Justice Rismon Sianipar

Presiden ke-7 RI, Joko Widodo (Jokowi) lontarkan jawaban menohok saat ditanya terkait perkembangan terbaru soal permohonan keadilan restoratif atau restorative
Siap-siap Warga Jabar, Dedi Mulyadi Segera Ubah Wajah Transportasi Jadi Angkot Listrik, Ini Rencananya

Siap-siap Warga Jabar, Dedi Mulyadi Segera Ubah Wajah Transportasi Jadi Angkot Listrik, Ini Rencananya

Dedi Mulyadi siapkan program angkot listrik di Jawa Barat. Rencana transportasi umum modern ini diungkap saat bertemu sopir angkot berusia 76 tahun.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT