GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Suara Hati Ibu Mertua Azizah Salsha, Pernah Bilang Perjuangan Pratama Arhan Bisa Sampai ke Level Timnas Indonesia Berdarah-darah: Anakku Sampai...

Ibunda Pratama Arhan ungkap kisah perjuangan anaknya hingga sukses di Timnas Indonesia. Pengorbanan sebagai pedagang sayur menjadi bukti ketulusan cinta ibu.
Kamis, 12 September 2024 - 15:32 WIB
Suara Hati Ibu Mertua Azizah Salsha, Pernah Bilang Perjuangan Pratama Arhan Bisa Sampai ke Level Timnas Indonesia Berdarah-darah: Anakku Sampai...
Sumber :
  • Kolase tvOnenews.com

tvOnenews.com - Pratama Arhan adalah salah satu bintang muda Timnas Indonesia yang berhasil mencuri perhatian publik berkat penampilannya yang luar biasa di ajang Piala AFF 2020

Arhan, yang kala itu masih berusia 19 tahun, menjadi andalan di posisi bek kiri dan memperlihatkan performa impresif. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Namun, di balik kesuksesannya yang gemilang, tersimpan kisah perjuangan berdarah-darah dari keluarganya, terutama ibunya, Surati, yang tanpa lelah mendukung langkah anaknya untuk menggapai mimpi menjadi pemain sepak bola profesional.

Pratama Arhan
Pratama Arhan. Sumber: Instagram @pratamaarhan8

Ibu Pratama Arhan, yang dikenal sebagai seorang pedagang sayur keliling di desa mereka di Blora, Jawa Tengah, berbagi kisah perjuangannya membesarkan Arhan dengan penuh pengorbanan. 

"Anakku sampai berdarah-darah dalam berjuang, tapi saya selalu yakin dia akan mencapai impiannya," kata Ibunda Pratama Arhan dalam sebuah wawancara. 

Meski hidup dalam keterbatasan, Surati tak pernah menyerah untuk mewujudkan impian anaknya menjadi pemain yang membela Timnas Indonesia.

Surati bercerita bahwa ia bahkan harus berutang demi mendukung karier sepak bola Arhan.

Ketika Arhan masih berlatih di SSB Terang Bangsa Blora, setiap turnamen yang diikutinya membutuhkan biaya tidak sedikit, kadang mencapai Rp 500 ribu. 

Pratama Arhan
Pratama Arhan. Sumber: Instagram @pratamaarhan8.

Angka itu cukup besar bagi keluarga mereka yang hidup sederhana. Namun, dengan penuh kesabaran dan kerja keras, Surati terus bekerja untuk memenuhi kebutuhan Arhan.

Salah satu momen yang tak terlupakan adalah ketika Surati membelikan sepasang sepatu sepak bola untuk Arhan seharga Rp 25 ribu. 

Sepatu tersebut sayangnya jebol saat pertama kali dipakai, tetapi hal itu tak menyurutkan semangat Arhan untuk terus berlatih. 

"Saya tahu sepatu itu rusak, tapi Arhan tetap memakainya dan terus bermain, itu bukti bahwa dia tak pernah menyerah," ungkap Surati.

Perjalanan karier Pratama Arhan mulai bersinar ketika dia dipanggil oleh pelatih Shin Tae-yong untuk memperkuat Timnas Indonesia di Piala AFF 2020. 

Salah satu momen paling ikonik adalah ketika Arhan tampil sebagai bintang dalam pertandingan melawan Malaysia di babak penyisihan grup. 

Dalam laga itu, Arhan mencetak satu gol spektakuler dari luar kotak penalti yang membantu Timnas Indonesia menang dengan skor 4-1. 

Kemenangan ini tak hanya membawa Indonesia lolos ke semifinal, tetapi juga menempatkan Arhan sebagai Man of the Match.

Momen ini menjadi kebanggaan tersendiri bagi keluarganya, terutama bagi Surati yang menyaksikan langsung anaknya mencetak gol dari rumah mereka di Blora. 

“Waktu itu, saya hanya bisa menangis melihat anak saya mencetak gol. Semua usaha kami selama ini akhirnya terbayar,” kata Surati sambil menahan haru. 

Kebahagiaan Surati tidak hanya karena gol tersebut, tetapi juga karena ia tahu betapa keras perjuangan Arhan untuk sampai pada titik itu.

Kesuksesan Arhan di Piala AFF 2020 menarik perhatian klub-klub luar negeri. Pada awal 2022, Arhan bergabung dengan Tokyo Verdy, klub yang berlaga di J2 League Jepang

Kepindahannya ke Jepang menandai babak baru dalam kariernya, di mana ia harus beradaptasi dengan budaya dan gaya bermain yang berbeda. 

Meski menghadapi tantangan, Arhan berhasil menunjukkan kemampuan terbaiknya di Tokyo Verdy.

Tak hanya berhenti di situ, pada pertengahan 2024, Arhan kembali membuat kejutan dengan bergabung bersama Suwon FC, klub yang berkompetisi di K League 1 Korea Selatan.

Langkah ini membuktikan bahwa Arhan memiliki kualitas yang diakui di level yang lebih tinggi. 

Di Suwon FC, ia kembali menunjukkan performa konsisten dan menjadi salah satu bek kiri andalan tim.

Pratama Arhan tidak hanya menjadi inspirasi bagi keluarga dan lingkungannya, tetapi juga bagi banyak pemain muda di Indonesia. 

Keberhasilannya menembus level internasional menunjukkan bahwa dengan kerja keras, ketekunan, dan dukungan keluarga, mimpi sebesar apa pun bisa terwujud. 

"Anak saya selalu mengatakan bahwa mimpi harus diperjuangkan, dan saya bangga bisa mendukungnya sejak kecil," ujar Surati dengan penuh kebanggaan.

Kini, di usianya yang masih muda, Arhan memiliki masa depan cerah di dunia sepak bola. Kiprahnya di Timnas Indonesia dan klub luar negeri menjadi bukti bahwa pemain asal Indonesia mampu bersaing di kancah internasional. 

Dengan dukungan terus menerus dari keluarga dan kemampuan yang semakin matang, Pratama Arhan diharapkan akan terus memberikan kontribusi besar bagi Timnas Indonesia di masa yang akan datang.

Perjuangan keluarga Arhan, terutama ibunya, menjadi contoh nyata bahwa di balik kesuksesan seorang atlet, terdapat pengorbanan besar dari orang-orang terdekat.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dukungan tanpa syarat dari seorang ibu seperti Surati telah membentuk Arhan menjadi pemain yang tangguh dan bermental baja.

(udn/anf)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Polsek Serpong-PJR Bitung Tangkap Pria Hendak Edarkan 40 Kilogram Ganja, Dua Orang Masih Diburu

Polsek Serpong-PJR Bitung Tangkap Pria Hendak Edarkan 40 Kilogram Ganja, Dua Orang Masih Diburu

Unit Reskrim Polsek Serpong bersama Polres Tangerang Selatan (Tangsel) dan PJR Induk Bitung Korlantas Polri menggagalkan peredaran narkotika jenis ganja seberat 40 kilogram di Tol Bitung-Serpong, Jumat (13/2/2026).
Mourinho Dituding Membenarkan Serangan Rasis kepada Vinicius usai Keluarkan Komentar Kontroversial

Mourinho Dituding Membenarkan Serangan Rasis kepada Vinicius usai Keluarkan Komentar Kontroversial

Jose Mourinho banjir kritik usai komentarnya tentang Vinicius Junior dalam laga Real Madrid vs Benfica. Rooney, Seedorf hingga Carragher menilai sikapnya tak sensitif.
Ketua BEM UGM Diteror Usai Kritik Kasus Anak Akhiri Hidup di NTT, Istana Singgung Soal Adab Ketimuran

Ketua BEM UGM Diteror Usai Kritik Kasus Anak Akhiri Hidup di NTT, Istana Singgung Soal Adab Ketimuran

Istana memberi respons terkait teror yang didapatkan oleh Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto setelah dirinya mengkritik pemerintah soal kasus anak bunuh diri di NTT.
Kejar Target NZE 2060, SUN Energy Integrasikan PLTS, EV, dan Energy Storage di Kawasan Industri Strategis

Kejar Target NZE 2060, SUN Energy Integrasikan PLTS, EV, dan Energy Storage di Kawasan Industri Strategis

SUN membangun PLTS dengan total kapasitas 1,8 MW untuk tenant dari berbagai sektor, mulai dari industri material bangunan, komponen otomotif, farmasi, laboratorium inspeksi, hingga kemasan.
Anggaran Belum Cair, Menag Akui Madrasah dan Pesantren Masih Terdampak Bencana Sumatera

Anggaran Belum Cair, Menag Akui Madrasah dan Pesantren Masih Terdampak Bencana Sumatera

Menteri Agama RI, Nasaruddin Umar mengakui ratusan madrasah dan pondok pesantren di Sumatra masih belum pulih sepenuhnya pascabencana.
Akui Sempat Dapat Tawaran dari Gresini, Alex Rins Akhirnya Ungkap Alasan Tolak Gabung Tim Satelit Ducati Itu

Akui Sempat Dapat Tawaran dari Gresini, Alex Rins Akhirnya Ungkap Alasan Tolak Gabung Tim Satelit Ducati Itu

Rider tim Monster Energy Yamaha, Alex Rins, akhirnya buka suara soal masa depannya yang sempat berada di persimpangan.

Trending

Lahir dan Tumbuh Besar di Jakarta, Bek Jerman Didikan Xabi Alonso Ini Bisa Main untuk Timnas Indonesia Tanpa Naturalisasi

Lahir dan Tumbuh Besar di Jakarta, Bek Jerman Didikan Xabi Alonso Ini Bisa Main untuk Timnas Indonesia Tanpa Naturalisasi

Tidak perlu lagi pakai naturalisasi, pemain kelahiran Jakarta yang kedua orang tuanya asli Jerman ini bisa langsung dipanggil John Herdman ke Timnas Indonesia.
Jadwal Siaran Langsung Proliga 2026 Seri Bogor: Megawati Hangestri Tak Main, Bandung BJB Tandamata Jalani Laga Hidup Mati Demi Final Four

Jadwal Siaran Langsung Proliga 2026 Seri Bogor: Megawati Hangestri Tak Main, Bandung BJB Tandamata Jalani Laga Hidup Mati Demi Final Four

Jadwal siaran langsung Proliga 2026 seri Bogor, yang akan diramaikan oleh sejumlah laga seru termasuk Bandung BJB Tandamata yang akan menjalani laga hidup mati, sedangkan Megawati Hangestri bersama skuad Pertamina Enduro tak akan main.
Klasemen Proliga 2026 Jelang Seri Bogor: Megawati Hangestri Cs Tak Tersentuh, Persaingan Tim Putri Makin Panas!

Klasemen Proliga 2026 Jelang Seri Bogor: Megawati Hangestri Cs Tak Tersentuh, Persaingan Tim Putri Makin Panas!

Klasemen Proliga 2026 jelang Seri Bogor, di mana Megawati Hangestri dan kawan-kawan berhasil membawa Jakarta Pertamina Enduro tak tersentuh di puncak dan persaingan tim putri makin ketat.
Kabar Gembira untuk John Herdman, Gelandang Norwegia Berdarah Batak ini Berpeluang Bela Timnas Indonesia

Kabar Gembira untuk John Herdman, Gelandang Norwegia Berdarah Batak ini Berpeluang Bela Timnas Indonesia

Timnas Indonesia kembali mendapat potensi tambahan amunisi dari Eropa. Sosok gelandang Norwegia berdarah Batak, Samuel Silalahi, layak masuk radar John Herdman.
Pelatih Klub Belanda Sampai Terkagum-kagum, Striker Berdarah Depok Ini Layak Dipanggil John Herdman ke Timnas Indonesia

Pelatih Klub Belanda Sampai Terkagum-kagum, Striker Berdarah Depok Ini Layak Dipanggil John Herdman ke Timnas Indonesia

Striker muda berdarah Depok ini layak dipanggil John Herdman ke Timnas Indonesia. Bahkan pelatih asal Belanda sampai terkagum-kagum dengan kemampuan pemain ini.
Bek Berdarah Maluku Rp26 Miliar Bersinar di Liga Spanyol, Jadi Kandidat Suksesor Kevin Diks di Timnas Indonesia

Bek Berdarah Maluku Rp26 Miliar Bersinar di Liga Spanyol, Jadi Kandidat Suksesor Kevin Diks di Timnas Indonesia

Timnas Indonesia kembali dikaitkan dengan talenta diaspora yang berkarier di Eropa. Nama Daijiro Chirino muncul sebagai opsi jangka panjang di posisi bek kanan.
Pengganti Thom Haye di Timnas Indonesia Akhirnya Ditemukan dan Sudah di Tanah Air, Eks Kapten Timnas Belanda Ini Dipanggil John Herdman?

Pengganti Thom Haye di Timnas Indonesia Akhirnya Ditemukan dan Sudah di Tanah Air, Eks Kapten Timnas Belanda Ini Dipanggil John Herdman?

Thom Haye absen di FIFA Series 2026, John Herdman bisa bidik pemain ini. Eks kapten Timnas Belanda U-20 itu dinilai cocok perkuat lini tengah Timnas Indonesia.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT