Di Hadapan Sarwendah dan Ruben Onsu, Betrand Peto Bicara Jujur soal Perlakuan Ayah dan Ibu Kandungnya Selama Ini
- Kolase tvOnenews.com/ Instagram @betrandpetoputraonsu
Dengan kelembutannya, ia berusaha menjembatani percakapan antara Betrand dan Mama Vivi, berharap agar situasi tak semakin memburuk.
"Bunda sama Ayah itu hanya menjadi orang tua asuh buat Onyo, sedangkan Mama dan Papa itu orang tua kandung Onyo," jelas Sarwendah, mencoba menenangkan situasi.
Sarwendah juga menekankan pentingnya Betrand untuk tetap menghormati orang tua kandungnya, meski hubungan mereka tidak selalu berjalan mulus.
"Kalau masa lalu itu menyakitkan, biarkan jadi pelajaran buat Onyo," tambahnya bijak.
Mendengar hal tersebut, Mama Vivi akhirnya memberikan penjelasan mengenai pilihannya di masa lalu.
"Ini keputusan yang sulit, tapi Mama nggak pernah melupakan Onyo. Mama tetap sayang, meskipun mungkin caranya salah di mata Onyo," kata Mama Vivi dengan mata berkaca-kaca.
Betrand Peto tak kuasa menahan emosinya, namun ia tetap meminta maaf kepada Ruben Onsu dan Mama Vivi jika kata-katanya menyakiti perasaan mereka.
"Onyo minta maaf kalau ada salah omong, Pak," ujar Onyo, sambil menahan air mata.
Ruben Onsu, yang selama ini dikenal sebagai ayah bijaksana, menutup pembicaraan dengan penuh kebijaksanaan.
Ia berharap setelah perbincangan ini, semua bisa memulai lembaran baru tanpa mengungkit masalah lama yang menyakitkan.
Momen tersebut meninggalkan kesan mendalam bagi para penggemar, terutama yang mengikuti perjalanan hidup Betrand Peto, atau Onyo.
Banyak yang terharu melihat keberanian Betrand mengungkapkan isi hatinya di hadapan orang tua kandungnya, sambil tetap menghargai peran besar Ruben Onsu dan Sarwendah dalam hidupnya.
Hubungan antara Betrand Peto, Ruben Onsu, dan Sarwendah memang penuh dengan dinamika yang rumit, namun komunikasi terbuka seperti ini diharapkan bisa membantu menyembuhkan luka lama yang mungkin masih ada.
Penggemar berharap agar Onyo dapat melanjutkan hidupnya dengan damai dan bahagia bersama keluarga yang kini menyayanginya sepenuh hati.
Sebuah pesan yang diungkapkan oleh Sarwendah di akhir perbincangan ini menjadi sorotan banyak orang "Biarkan masa lalu jadi kenangan, agar kita bisa belajar lebih baik lagi untuk masa depan."
(anf)
Load more