Sering Peluk Cium, Sarwendah Akhirnya Bicara Jujur soal Love Language Betrand Peto: Aku Sayang...
- YouTube/The Onsu Family
"Semua orang tahu, bahwa Betrand itu bukan anak kandung. Kurang elok lah dengan hal-hal yang diperlihatkan secara vulgar dan sensitif. Apalagi, seperti kiss, peluk, dan apa pun yang terlihat kurang lazim dilihat masyarakat itu sebaiknya dihindari," jelas psikolog Lita Gading.
- Kolase tvOnenews.com
Di sisi lain, Sarwendah pernah menjelaskan mengenai perilaku putra angkatnya itu yang dianggap sebagai bagian dari budaya yang ada di kampung halaman Betrand, yakni Nusa Tenggara Timur (NTT).
"Di tempat dia memang begitu, di sana semua orang bersikap seperti itu," ungkap Sarwendah dalam sebuah wawancara di YouTube Rumpi Trans TV.
"Ini memang adat mereka, jadi ketika bertemu tetangga saja peluk, cipika cipiki, memang seperti itu," tambahnya.
Sarwendah bahkan mengaku kepada Maia Estianty, bahwa orang-orang yang membicarakan perilaku Betrand dengannya tak seperti anak kepada ibunya menjadi hal yang paling menyakitkan untuknya.
"Kalo udah ngatain aku dengan anak aku, itu udah paling gak bisa aku terima, yang membicarakan aku dengan anak aku hubungannya berbeda, bukan seperti ibu dengan anak. Jadi kayak itu menyakitkan, itu paling menyakitkan," ungkap Sarwendah, seperti dilansir YouTube MAIA ALELDUL TV pada Rabu (9/10/2024).
- instagram/sarwendah29
Lebih lanjut, eks personel Cherrybelle itu mengungkapkan bahwa love language atau bahasa cinta tiap-tiap keluarga itu berbeda. Jika di kampung halaman Onyo bahasa cinta physical touch adalah hal yang lumrah, begitu juga di dalam keluarga Sarwendah.
"Love language di setiap keluarga itu berbeda-beda. Ada anak yang sama bapaknya itu nggak sampe ngobrol sama sekali. Kebetulan aku dari kecil juga kayak gitu, mami papi aku juga love language-nya physical touch," kata Sarwendah kepada Maia Estianty.
Sarwendah juga pernah mengatakan, bahwa dirinya tak pernah membeda-bedakan perilaku maupun soal pemberian kasih sayang kepada ketiga anaknya. Namun, karena karakter mereka berbeda-beda, hal itulah yang justru membuat orang lain salah paham.
Load more