GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Berlinang Air Mata, Kejujuran Ibunda Pratama Arhan, Pernah Bilang Perjuangan Anaknya Berat Banget Bisa Sampai ke Level Timnas Indonesia, Dulu Bahkan Tak Mampu...

Ibunda Pratama Arhan ungkap jujur perjuangan Pratama Arhan bisa sampai ke Timnas Indonesia. Bahkan dulu sang ibu hanya mampu membelikan sepatu seharga Rp25.000
Kamis, 17 Oktober 2024 - 11:55 WIB
Berlinang Air Mata, Kejujuran Ibunda Pratama Arhan, Pernah Bilang Perjuangan Anaknya Berat Banget Bisa Sampai ke Level Timnas Indonesia, Dulu Bahkan Tak Mampu...
Sumber :
  • tvOne / Instagram @pratamaarhan8

tvOnenews.com - Ibunda Pratama Arhan berani jujur ungkap perjuangan anaknya hingga bisa masuk dalam salah satu daftar pemain Timnas Indonesia.

Di balik gemilangnya karier Pratama Arhan sebagai bek kiri andalan Timnas Indonesia, tersimpan kisah pengorbanan dan kerja keras yang dimulai sejak masa kecilnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Pratama Arhan mulai mencuri perhatian publik ketika ia tampil memukau di Piala AFF 2020. Saat itu, Arhan masih berusia 19 tahun, tetapi sudah menunjukkan potensi besar sebagai pemain bertahan. 

Momen puncaknya terjadi dalam pertandingan melawan Malaysia di partai terakhir Grup B, di mana ia mencetak satu gol dan satu assist yang memastikan kemenangan 4-1 Indonesia. 

Berkat penampilannya yang impresif, Arhan dinobatkan sebagai Man of the Match, sebuah penghargaan yang membanggakan bagi keluarganya di Blora, Jawa Tengah.

Ibunda Arhan, Surati, yang merupakan petani dan pedagang sayur keliling, selalu mendukung anaknya meski harus menghadapi keterbatasan ekonomi. 

Salah satu kenangan yang tak terlupakan adalah ketika Surati membeli sepasang sepatu sepak bola seharga Rp 25 ribu untuk Arhan. 

"Anakku sampai berdarah-darah dalam berjuang, tapi saya selalu yakin dia akan mencapai impiannya," kata Ibunda Pratama Arhan dalam sebuah wawancara.

Meskipun sepatu itu langsung jebol saat pertama kali digunakan, semangat Arhan tidak pernah surut, berkat dukungan tanpa henti dari ibunya.

Momen Ibunda Pratama Arhan berlinang air mata saat ungkap perjuangan anaknya hingga bisa tembus ke Timnas Indonesia. Sumber: kolase tim tvOnenewsMomen Ibunda Pratama Arhan berlinang air mata saat ungkap perjuangan anaknya hingga bisa tembus ke Timnas Indonesia. Sumber: kolase tim tvOnenews

"Saya tahu sepatu itu rusak, tapi Arhan tetap memakainya dan terus bermain, itu bukti bahwa dia tak pernah menyerah," ungkap Surati.

Dalam perjalanan kariernya, Surati sering kali harus berutang demi membiayai Arhan mengikuti berbagai turnamen sepak bola. 

Ketika Arhan berlatih di SSB Terang Bangsa Blora, biaya untuk mengikuti turnamen kadang mencapai Rp 500 ribu—jumlah yang tidak sedikit bagi mereka. 

Namun, pengorbanan tersebut tidak sia-sia. Karier Arhan semakin melejit setelah Piala AFF 2020. Ia pun mendapatkan perhatian dari klub-klub luar negeri.

Pada awal 2022, Pratama Arhan resmi bergabung dengan Tokyo Verdy, klub Jepang yang berlaga di J2 League. Kepindahannya ke Tokyo Verdy menjadi langkah besar dalam karier internasionalnya. 

Meskipun beradaptasi dengan budaya dan gaya permainan baru di Jepang bukanlah hal mudah.

Arhan tetap menunjukkan performa terbaiknya sebagai bek kiri, memperlihatkan kecepatan dan ketepatannya dalam melakukan umpan silang.

Setelah sukses di Jepang, Arhan kembali membuat kejutan pada pertengahan 2024 dengan pindah ke Suwon FC, klub yang berlaga di K League 1, Korea Selatan. 

Di Suwon FC, Arhan menunjukkan konsistensi sebagai bek kiri, bersaing dengan para pemain terbaik di Asia. Penampilan impresif Arhan di level klub ini juga sejalan dengan kontribusinya bagi Timnas Indonesia.

Di Timnas Indonesia, Pratama Arhan terus menjadi salah satu pemain kunci, terutama dalam perjalanan Indonesia di kualifikasi Piala Dunia 2026. 

Hingga Matchday 3, ketika Indonesia bertanding melawan China, Arhan tetap tampil solid di lini pertahanan. Meskipun Indonesia harus menelan kekalahan 1-2 di pertandingan tersebut.

Kendati demikian, performa dari suami Azizah Salsha itu tidak mengecewakan. 

Dengan kecepatan, daya tahan, serta kemampuan bertahannya, Arhan mampu memberikan kontribusi yang signifikan dalam menghalau serangan China. 

Kendati demikian, Indonesia masih memiliki peluang untuk memperbaiki posisi di klasemen pada pertandingan-pertandingan berikutnya.

Keberhasilan Arhan dalam membawa Indonesia lolos ke putaran final Piala Asia 2023 juga menjadi bukti lain akan kualitasnya. 

Kemampuannya dalam bertahan sekaligus membantu serangan menjadikannya salah satu pilar penting dalam skuad Garuda. 

Arhan juga semakin diakui sebagai salah satu bek kiri terbaik di Asia Tenggara, dengan masa depan yang cerah dalam kariernya.

Kisah perjuangan Arhan adalah contoh nyata bahwa kerja keras, dedikasi, dan dukungan keluarga dapat membawa seseorang mencapai puncak kesuksesan. 

Perjuangan ibunya yang gigih, meskipun dalam kondisi ekonomi yang serba terbatas, menjadi sumber inspirasi tersendiri. 

Ketika Surati menonton anaknya mencetak gol spektakuler ke gawang Malaysia di Piala AFF 2020, kebahagiaan yang terpancar di wajahnya adalah buah dari semua pengorbanan dan upaya yang dilakukan selama bertahun-tahun.

“Waktu itu, saya hanya bisa menangis melihat anak saya mencetak gol. Semua usaha kami selama ini akhirnya terbayar,” kata Surati sambil menahan haru. 

Kini, dengan usia yang masih muda, Arhan masih memiliki banyak potensi untuk terus berkembang.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kesuksesannya di kancah internasional dan di level klub membuktikan bahwa mimpi besar bisa dicapai dengan tekad yang kuat. 

Kariernya yang terus menanjak di Suwon FC, bersama dengan kontribusinya di Timnas Indonesia, menjadi harapan besar bagi masa depan sepak bola Indonesia. (udn)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Sidang Etik AKBP Didik Putra Kuncoro Soal Kasus Penyalahgunaan Narkotika, Kompolnas Ungkap Potensi PTDH Sangat Besar

Sidang Etik AKBP Didik Putra Kuncoro Soal Kasus Penyalahgunaan Narkotika, Kompolnas Ungkap Potensi PTDH Sangat Besar

Kompolnas angkat bicara soal peluang sanksi yang akan didapatkan AKBP Didik Putra Kuncoro terkait kasus penyalahgunaan narkotika. Peluang PTDH sangat besar.
Jejak Perjalanan Jakmania Away ke Bali: Bukan hanya Dukung Persija tapi Pengaruhi Pertumbuhan Ekonomi Lokal

Jejak Perjalanan Jakmania Away ke Bali: Bukan hanya Dukung Persija tapi Pengaruhi Pertumbuhan Ekonomi Lokal

Hasil analisa dan pengalaman suporter Persija Jakarta, the Jakmania away days ke Bali. Tidak hanya dukung Persija, tetapi meningkatkan perekonomian warga lokal.
Rekan Cole Palmer Bongkar Kabar Mengejutkan Soal Transfer ke MU

Rekan Cole Palmer Bongkar Kabar Mengejutkan Soal Transfer ke MU

Isu Cole Palmer ke MU memanas setelah unggahan temannya viral. Bintang Chelsea itu disebut rindu Manchester dan terbuka hengkang pada 2026.
Empat Rute Transjakarta Kena Penyesuaian Mulai 21 Februari 2026, Stasiun Manggarai-Blok M Salah Satunya

Empat Rute Transjakarta Kena Penyesuaian Mulai 21 Februari 2026, Stasiun Manggarai-Blok M Salah Satunya

Transjakarta melakukan modifikasi terhadap empat rute layanan. Penyesuaian ini akan berlaku mulai 21 Februari 2026.
Media Vietnam Tak Habis Pikir, Padahal Timnas Indonesia Bertabur Naturalisasi tapi 6 Kali Gagal Juara AFF

Media Vietnam Tak Habis Pikir, Padahal Timnas Indonesia Bertabur Naturalisasi tapi 6 Kali Gagal Juara AFF

Timnas Indonesia menjadi bahan perbincangan media asing jelang Piala AFF 2026. Media Vietnam heran dengan 'kutukan' skuad Garuda yang punya banyak pemain Eropa.
Ramai soal UU KPK Dikembalikan ke Versi Lama, DPR: Tidak Ada Usulan Apa-Apa

Ramai soal UU KPK Dikembalikan ke Versi Lama, DPR: Tidak Ada Usulan Apa-Apa

Wacana mengembalikan Undang-Undang KPK ke versi lama kini kembali mencuat dan menjadi perbincangan. Ini kata DPR.

Trending

Jadwal Proliga 2026, Kamis 19 Februari: Ada Big Match Jakarta Popsivo Polwan vs Bandung BJB Tandamata

Jadwal Proliga 2026, Kamis 19 Februari: Ada Big Match Jakarta Popsivo Polwan vs Bandung BJB Tandamata

Jadwal Proliga 2026 hari ini, yang akan diramaikan dengan duel seru di sektor putri antara Jakarta Popsivo Polwan vs Bandung BJB Tandamata yang akan menjadi pembuka di Seri Bogor.
AFC Banned Persib Bandung Akibat Terjadi Pitch Invasion dan Pelemparan Botol usai Pertandingan Kontra Ratchaburi FC di 16 Besar ACL 2?

AFC Banned Persib Bandung Akibat Terjadi Pitch Invasion dan Pelemparan Botol usai Pertandingan Kontra Ratchaburi FC di 16 Besar ACL 2?

Kericuhan di GBLA usai Persib vs Ratchaburi jadi sorotan AFC. Maung Bandung terancam denda besar hingga sanksi laga tanpa penonton di kompetisi Asia berikutnya.
Emil Audero Bisa Minder? Kiper Eropa 199 Cm Berdarah Surabaya Siap Panaskan Persaingan di Timnas Indonesia

Emil Audero Bisa Minder? Kiper Eropa 199 Cm Berdarah Surabaya Siap Panaskan Persaingan di Timnas Indonesia

Timnas Indonesia kembali dihadapkan pada potensi tambahan amunisi baru di bawah mistar. Kiper jangkung Eropa ini bisa bikin Maarten Paes dan Emil Audero minder?
3 Hukuman Berat Ini Hantui Persib Bandung, Pengulangan Sanksi Bisa Buat AFC ...

3 Hukuman Berat Ini Hantui Persib Bandung, Pengulangan Sanksi Bisa Buat AFC ...

Meski secara finansial Persib tetap mendapat pemasukan miliaran rupiah dari AFC, ada potensi sanksi yang bisa menghantui dalam sidang Komite Disiplin dan Etik AFC dalam beberapa hari ke depan.
Mauro Zijlstra Mengaku Kaget dengan Gaya Main Liga Indonesia

Mauro Zijlstra Mengaku Kaget dengan Gaya Main Liga Indonesia

Penyerang Timnas Indonesia Mauro Zijlstra mengaku terkejut usai menjalani debut bersama Persija Jakarta di ajang Super League 2025/2026. Ia menilai gaya bermain
Kisah Pilu Punch, Bayi Monyet di Jepang Bawa Boneka Orangutan Gegara Dibuang sang Ibu: Kini Temukan Induk Asuhnya

Kisah Pilu Punch, Bayi Monyet di Jepang Bawa Boneka Orangutan Gegara Dibuang sang Ibu: Kini Temukan Induk Asuhnya

Seekor bayi monyet, Punch selalu membawa boneka orangutan di Kebun Binatang Ichikawa, Jepang. Ia mulai diterima kera lain dan mendapat induk asuhnya viral.
Terjual Rp6,5 Miliar, Uang Hasil Lelang Lukisan SBY "Kuda Api" Disumbangkan untuk Bantuan Kemanusiaan

Terjual Rp6,5 Miliar, Uang Hasil Lelang Lukisan SBY "Kuda Api" Disumbangkan untuk Bantuan Kemanusiaan

Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) menyebut uang hasil lelang lukisan Presiden ke-6 RI Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) akan disumbangkan.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT