News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Demi Timnas Indonesia, Cristian Gonzales Blak-blakan Sampai Harus Lalui Hal Pahit ini, Ternyata Dia Sempat Tak Bisa…

Demi bisa membela Timnas Indonesia, Cristian Gonzales blak-blakan mengungkap pengalaman pahitnya agar dapat kewarganegaraan Indonesia. Seperti apa kisahnya?
Rabu, 6 November 2024 - 17:45 WIB
Cristian Gonzales
Sumber :
  • ANTARA Foto

tvOnenews.com - Cristian Gonzales adalah salah satu pemain naturalisasi yang memberikan kontribusi besar bagi Timnas Indonesia.

Perjuangannya untuk menjadi Warga Negara Indonesia (WNI) tidak mudah dan penuh dengan pengorbanan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Bagi Gonzales, keputusan ini bukan hanya sekadar perubahan status kewarganegaraan, tetapi menjadi perjuangan emosional dan kesetiaan terhadap Indonesia.

Eva Siregar membagikan cerita bagaimana sulitnya proses naturalisasi sang suami.

Saat itu, Gonzales harus melalui banyak tantangan administrasi terutama karena persyaratan naturalisasi pada masa itu jauh lebih ketat daripada sekarang.

Eva menceritakan bagaimana dirinya bersama Gonzales harus berusaha keras mendapatkan tanda tangan dari Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) demi memuluskan proses tersebut.

“Proses naturalisasinya super duper susah, tidak seperti sekarang. Saya sendiri yang turun tangan dibantu pengacara dari Persib Bandung untuk minta tanda tangan dari Presiden,” ujar Eva Siregar.

Selain Presiden SBY, banyak pihak lain yang turut membantu dalam proses naturalisasi Gonzales.

Eva menyebut nama pengacara Persib Bandung, Dewi, serta beberapa perwakilan PSSI yang berperan aktif, termasuk Iman Arif, Deputi Bidang Teknis Badan Tim Nasional (BTN) saat itu.

Berkat kerjasama dari banyak pihak, Cristian Gonzales akhirnya resmi menjadi WNI pada 3 November 2010, saat itu dirinya masih berseragam Persib Bandung.

Namun, proses naturalisasi ini tidak hanya sulit dari sisi administratif, tetapi juga memberikan dampak emosional yang mendalam bagi Gonzales.

Cristian Gonzales

Demi memenuhi salah satu persyaratan, Gonzales harus tinggal di Indonesia selama lima tahun berturut-turut tanpa pulang ke Uruguay.

Persyaratan ini menjadi tantangan besar karena, selama masa itu, keluarganya di Uruguay mengalami beberapa musibah, termasuk sakitnya sang ayah hingga meninggal dunia.

Eva mengungkapkan bahwa Gonzales tetap tegar, meski di hatinya ia merasakan kesedihan mendalam karena tak bisa menemani ayahnya di saat-saat terakhir.

“Sampai waktu itu mulai dari Papanya Gonzales sehat, segar bugar sampai sakit, sampai stroke lalu koma dan meninggal, ia tidak pernah pulang ke Uruguay. Sebegitu besarnya pengorbanan suami saya untuk bisa menjadi warga negara Indonesia,” kata Eva.

Meski Gonzales tak dapat menemani sang ayah, ia tetap berusaha menjalani peran sebagai pemain sepak bola profesional di Indonesia.

Gonzales tidak mudah menunjukkan emosinya, namun kepergian orang tuanya membawa luka yang dalam baginya.

Pengorbanan tersebut adalah bukti kecintaan dan keseriusan Gonzales untuk menjadi bagian dari Indonesia.

Gonzales menyadari bahwa proses naturalisasi pemain sepak bola saat ini tidak seberat yang ia alami.

Menurutnya, saat ini para pemain naturalisasi tidak harus mengalami syarat ketat seperti masa yang ia jalani.

“Dulu saya harus ikut aturan ada di Indonesia. Saya main di Indonesia, saya harus ikut aturan waktu itu harus 5 tahun saya nggak boleh pulang ke negara saya untuk tetap jadi pemain naturalisasi,” ungkapnya.

Gonzales menekankan bahwa dirinya tidak hanya menanggung rindu, tetapi juga harus menghadapi kenyataan pahit saat orang-orang terdekatnya meninggal dunia.

Ia juga mengatakan bahwa meskipun tiga kali berturut-turut kehilangan anggota keluarga, ia tidak diizinkan untuk kembali ke Uruguay.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Tiga kali berturut-turut ada bagian dari keluarga meninggal, sama sekali tidak boleh meninggalkan Indonesia,” ujarnya.

Baginya, keputusan untuk tetap tinggal di Indonesia selama lima tahun penuh adalah bentuk kesetiaan yang ia persembahkan untuk Tanah Air yang kini ia sebut rumah. (adk)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Presiden Prabowo Apresiasi Jawa Tengah Pesan Bus Listrik Produksi PT VKTR Sakti Industries di Magelang

Presiden Prabowo Apresiasi Jawa Tengah Pesan Bus Listrik Produksi PT VKTR Sakti Industries di Magelang

Presiden Prabowo Subianto meresmikan pabrik perakitan kendaraan listrik komersial PT VKTR Sakti Industries (VKTS) di Kabupaten Magelang, Kamis (9/4/2026).
Kasus Bayi Nyaris Tertukar di RSHS Disorot Dedi Mulyadi, Perawat Terancam Sanksi Berat

Kasus Bayi Nyaris Tertukar di RSHS Disorot Dedi Mulyadi, Perawat Terancam Sanksi Berat

Dedi Mulyadi (KDM) menyoroti soal kasus seorang ibu yang nyaris kehilangan bayinya di Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS), Bandung. Perawat terancam sanksi berat.
Tiba-tiba Ada Bisikan, Suara Hati Seorang Ibu yang Nyaris Kehilangan Bayinya di RSHS Bandung kepada Dedi Mulyadi

Tiba-tiba Ada Bisikan, Suara Hati Seorang Ibu yang Nyaris Kehilangan Bayinya di RSHS Bandung kepada Dedi Mulyadi

Pengakuan seorang ibu di RSHS Bandung kepada Dedi Mulyadi soal firasat dan 'bisikan' yang menyelamatkan bayinya yang nyaris dibawa orang tak dikenal.
Oknum Kepsek SMK di Brebes Ditangkap, Gudang Sekolah Jadi Tempat Oplos Tabung Gas

Oknum Kepsek SMK di Brebes Ditangkap, Gudang Sekolah Jadi Tempat Oplos Tabung Gas

Kapolres Brebes AKBP Lilik Ardhiansyah mengatakan, bahwa hasil penyelidikan, tersangka sudah melakukan pengoplosan tabung gas sejak bulan Februari yang lalu.
Jakarta ‘Bernapas’! Efek WFH Disebut Polisi Bikin Jalanan Ibu Kota Mendadak Lengang

Jakarta ‘Bernapas’! Efek WFH Disebut Polisi Bikin Jalanan Ibu Kota Mendadak Lengang

Pemandangan tak biasa terjadi di jalanan Ibu Kota. Di saat hari kerja biasanya identik dengan kemacetan, kali ini arus lalu lintas Jakarta justru terlihat lebih “bernapas”. Sejumlah ruas jalan utama yang biasa padat mendadak lengang.
Kurniawan Dwi Yulianto Terpukau Lihat Progres Timnas Indonesia U-17, Sebut Mental Garuda Kian Matang Jelang Piala AFF 2026

Kurniawan Dwi Yulianto Terpukau Lihat Progres Timnas Indonesia U-17, Sebut Mental Garuda Kian Matang Jelang Piala AFF 2026

Pelatih Timnas Indonesia U-17, Kurniawan Dwi Yulianto, menyoroti perkembangan tim asuhannya jelang Piala AFF U-17 2026. Ia menilai ada kemajuan signifikan.

Trending

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Dapat Izin FIFA, Jay Idzes hingga Kevin Diks Bisa Dipanggil John Herdman ke Timnas Indonesia untuk FIFA ASEAN Cup 2026

Dapat Izin FIFA, Jay Idzes hingga Kevin Diks Bisa Dipanggil John Herdman ke Timnas Indonesia untuk FIFA ASEAN Cup 2026

Skuad Garuda punya kesempatan langka, yakni memanggil para pemain terbaiknya tanpa terhalang tembok perizinan klub Eropa untuk bermain di FIFA ASEAN Cup 2026.
Publik Vietnam Heran, Kok Timnas Indonesia Berpeluang Tantang Italia di FIFA Matchday Juni 2026

Publik Vietnam Heran, Kok Timnas Indonesia Berpeluang Tantang Italia di FIFA Matchday Juni 2026

Publik Vietnam soroti peluang Timnas Indonesia menghadapi Italia di FIFA Matchday Juni 2026. Begini katanya.
Babak Baru Izin SMK IDN Bogor Dicabut KDM: Sekolah Serahkan Bukti Tambahan, Desak Ombudsman Uji Dugaan Maladministrasi

Babak Baru Izin SMK IDN Bogor Dicabut KDM: Sekolah Serahkan Bukti Tambahan, Desak Ombudsman Uji Dugaan Maladministrasi

SMK IDN Boarding School Jonggol, Bogor menyerahkan bukti tambahan hingga minta Ombudsman bongkar dugaan penyimpangan SK Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi (KDM).
Diajak Joging Pelatih Timnas Indonesia John Herdman, Ketum PSSI Erick Thohir: Kita Nggak Kuat

Diajak Joging Pelatih Timnas Indonesia John Herdman, Ketum PSSI Erick Thohir: Kita Nggak Kuat

Ketua Umum PSSI Erick Thohir memberikan jawaban jenaka ketika diajak pelatih Timnas Indonesia John Herdman untuk berolahraga lari atau joging bersama-sama.
Dedi Mulyadi Siap Bangun Gedung Kedokteran UIN Bandung, Syaratnya: Warga Miskin Jabar Kuliah Gratis

Dedi Mulyadi Siap Bangun Gedung Kedokteran UIN Bandung, Syaratnya: Warga Miskin Jabar Kuliah Gratis

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menyampaikan apresiasi kepada Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Gunung Djati Bandung yang merayakan hari jadinya ke-58.
Kronologi Ibu Muda Nyaris Kehilangan Bayinya di RSHS Bandung Gara-gara Kecerobohan Perawat, Singgung Dedi Mulyadi

Kronologi Ibu Muda Nyaris Kehilangan Bayinya di RSHS Bandung Gara-gara Kecerobohan Perawat, Singgung Dedi Mulyadi

Kronologi ibu muda asal Cimahi nyaris saja kehilangan bayi yang baru dilahirkannya gara-gara keteledoran petugas Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS) Kota Bandung.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT