Klarifikasi Pihak Gus Miftah Setelah Diduga Mengolok Penjual Es Teh, Gus Yusuf: Itu Bagian dari Guyonan Biasa
- Tangkapan Layar YouTube
tvOnenews.com - Mifftah Maulana Habiburrahman atau yang lebih dikenal dengan sebutan Gus Miftah, seorang pendakwah yang belakangan ini viral di media sosial.
Dalam sebuah video yang tersebar di sosial media, pria yang kini menjadi Utusan Khusus Presiden ini tampak sedang melontarkan guyonan kepada seorang penjual es teh.
Namun, yang jadi sorotan adalah candaan yang dilontarkan terkesan kasar dan mengolok-olok si penjual.
Video tersebut diambil dalam sebuah kajian yang diadakan di sebuah pondok pesantren di Magelang, Jawa Tengah. Dalam sebuah momen, Gus Miftah terlihat melontarkan kata-kata kurang sopan kepada seorang penjual.
"Es teh kamu masih banyak nggak? Masih? Yaudah dijuallah goblok," ujar Gus Miftah diiringi dengan suara tawa dari orang-orang sekitar.
- Istimewa
Ketika kamera beralih ke penjual es teh tersebut, terlihat perubahan ekspresi yang ditunjukkan oleh pria paruh baya tersebut.
Cuplikan video yang kini tersebar di seluruh platform sosial media tersebut sontak saja memancing amarah warganet. Banyak yang mengecam tindakan yang dilakukan oleh Gus Miftah.
Menanggapi hal tersebut, rekan Gus Miftah, Muhammad Yusuf Chudlori atau Gus Yusuf memberikan klarifikasi bahwa yang tindakan yang dilakukan kerabatnya itu adalah sebuah candaan.
Menurut Gus Yusuf, aksi tersebut dilakukan secara spontan dan itu memang sudah jadi bagian dari cara komunikasi Gus Miftah dengan jamaahnya.
"Terkait video Gus Miftah dengan Bakul Es di Magelang, saya kebetulan ada di samping beliau saat itu," ujarnya saat dihubungi awak media, pada Rabu (3/12/2024).
"Itu spontan, bagian dari komunikasi Gus Miftah dengan jamaahnya, guyonan biasa," lanjutnya.
Lebih lanjut, ia juga memaparkan bahwa Gus Miftah memang memiliki gaya komunikasi santai dengan jamaahnya. bahkan, tak jarang juga dirinya memborong dagangan jamaahnya.
"Gus Miftah sering borong dagangan jemaah, melarisi jajan mereka. Jadi tolong jangan dipotong videonya. Kalau bisa, datang langsung ke majelisnya agar paham cara beliau berinteraksi," pungkasnya.
Load more