News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Terpopuler: Anak 14 Tahun Bunuh Ayah dan Nenek Sampaikan Pesan Menyentuh, hingga Sindiran Telak Soimah untuk Gus Miftah

Anak 14 tahun yang bunuh ayah dan neneknya tulis surat dengan pesan meyentuh untuk ibunya, hingga sindiran telak Soimah kepada Gus Miftah. Simak informasinya!
Minggu, 8 Desember 2024 - 07:54 WIB
Terpopuler: Anak 14 Tahun Bunuh Ayah dan Nenek Sampaikan Pesan Menyentuh, hingga Sindiran Telak Soimah untuk Gus Mifatah
Sumber :
  • kolase tim tvOnenews.com

tvOnenews.com - Anak bunuh ayah dan nenek yang berinisial MAS menulis surat untuk ibunya yang kini terbaring di rumah sakit, hingga Soimah yang melontarkan sindiran telak kepada Gus Miftah setelah tahu Yati Pesek dihina.

Berikut rangkumannya:

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Tulis Surat untuk Ibunya, Anak 14 Tahun Bunuh Ayah dan Nenek Sampaikan Pesan Menyentuh
Tulis Surat untuk Ibunya, Anak 14 Tahun Bunuh Ayah dan Nenek Sampaikan Pesan Menyentuh
Sumber :
  • Istimewa

 

Anak 14 tahun bunuh ayah dan nenek di Lebak Bulus, menuliskan surat untuk ibunya yang kini sedang berada di rumah sakit.

“Maafin aku udah nyusahin dan makasih semuanya.
Seperti kalian, aku juga bakal bantu orang banyak. Terima kasih semuanya.
Saya sehat-sehat saja.
Jakarta, 6 Desember 2024”. 

Surat tersebut ia tulis sendiri dari dalam Lembaga Penempatan Anak Sepentara (LPAS). Kuasa hukum MAS, Amriadi, menyatakan MAS menulis surat permintaan maaf dan harapannya.

"Saya barusan bertemu MAS dan melihat keadaannya. Saat ini dia sehat. Dia juga menuliskan harapannya. Dia tulis di kertas pakai tulisan tangan sendiri," ujarnya, kepada wartawan, pada Jumat (6/12/2024).

"(Surat ditujukan untuk) ayah, ibu, nenek dan keluarga," sambungnya.

Baca selengkapnya: Tulis Surat untuk Ibunya, Anak 14 Tahun Bunuh Ayah dan Nenek di Lebak Bulus Sampaikan Pesan Menyentuh: Maafin Aku Udah Nyusahin

Kabar selanjutnya, datang dari Soimah yang melontarkan sindiran telak setelah tahu Yati Pesek pernah dihina oleh Gus Miftah.

Gus Miftah dan Yati Pesek
Gus Miftah dan Yati Pesek
Sumber :
  • Kolase tvOnenews.com

 

Gus Miftah, seakan tak henti jadi sorotan warganet setelah aksi tak terpujinya mengolok-olok penjual es teh dalam salah satu acara pondok pesantren.

Baru-baru ini, kembali beredar sederet kontroversi yang sempat dilakukan oleh Gus Miftah. Ternyata, pria berusia 43 tahun tersebut bukan sekali dua kali mengolok-olok orang lain.

Salah satunya, saat jejak digital yang menunjukan dirinya tengah melontarkan hinaan kepada seniman legendaris, Yati Pesek dua tahun lalu.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Niki wau lagune bajing loncat, bajingane kulo ajak munggah (ini tadi lagunya berjudul bajing loncat, kalau baji** saya ajak naik),” kata Miftah dikutip dari @anak__ogi.  

“Ngunekke aku baji**, iki sampeyan enom tapi arep dadi guruku lho (ngatain aku baji**, ini kamu meski lebih muda mau aku jadikan guru lho),” balas Yati Pesek.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meminta seluruh aduan warga melalui aplikasi JAKI harus ditanggapi serius dan tidak dimanipulasi dengan foto Artificial Intelligence (AI).
Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Namun, tidak semua AC mampu memberikan dampak positif bagi kesehatan. Pemilihan yang kurang tepat justru bisa memperburuk kondisi, seperti udara terlalu kering atau sirkulas
Pramono Ungkap Kasus Laporan Dibalas Foto AI di JAKI Bukan Pertama Kali Terjadi, Pelaku Orang yang Sama

Pramono Ungkap Kasus Laporan Dibalas Foto AI di JAKI Bukan Pertama Kali Terjadi, Pelaku Orang yang Sama

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung mengungkapkan kasus tanggapan laporan palsu pada aplikasi JAKI bukan pertama kali terjadi.

Trending

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Seorang pemain Timnas kembali menjadi warga negara Belanda setelah terseret konflik paspor di Eredvisie. Penyerang Heerenveen itu akan kembali bermain pekan ini
Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.
Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan, bahwa saat ini dirinya sedang menggodok program kredit angkot listrik yang bisa diikuti oleh para sopir angkot di Jawa Barat.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT