News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Hubungan Anak 14 Tahun yang Bunuh Ayah dan Nenek dengan Keluarga Dibongkar Sang Paman, Ternyata Selama Ini Mereka...

Paman MAS, anak 14 tahun yang membunuh ayah dan neneknya di Lebak Bulus, mengungkapkan hubungan remaja tersebut dengan keluarganya. Ternyata selama ini....
Senin, 9 Desember 2024 - 20:42 WIB
Ibu dari Anak 14 Tahun
Sumber :
  • Kolase YouTube

tvOnenews.com - Hingga kini motif penikaman yang dilakukan oleh anak 14 tahun di Lebak Bulus, Jakarta Selatan masih menjadi misteri.

MAS yang masih berusia di bawah tahun itu mengejutkan publik pada akhir November 2024 lalu, karena menikam ayah, ibu, dan neneknya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Ayah dan neneknya meninggal dunia, sementara sang ibu yang mendapat luka penikaman berhasil selamat setelah melompati pagar rumah. Meski begitu, hingga kini ia masih dirawat di rumah sakit.

 

tvonenews

 

Sejumlah dugaan mencuat mengenai motif penikaman tersebut, seperti karena MAS tertekan dengan tuntutan orangtuanya untuk menjadi anak yang pintar.

Bahkan, isu mengenai MAS yang dipaksa untuk terus belajar hingga membuat ia depresi juga tersebar di media sosial.

Belakangan juga diketahui, bahwa remaja tersebut pernah empat kali dibawa ke psikiater oleh sang ibu. Namun, saat ditanya oleh pihak kepolisian, MAS mengaku bahwa ia sendiri tak mengetahui alasan ibunya membawa ia ke psikiater.

Hal tersebut diungkapkan langsung oleh Kapolres Metro Jakarta Selatan Kombes Pol Ade Rahmat Idnal.

“Saya ajak ngobrol. Katanya dia pernah dibawa mamanya ke psikiater empat kali. ‘Dalam rangka apa?’. ‘Enggak tahu tuh mama’,” kata Ade seraya menirukan percakapannya dengan MAS saat itu, dilansir dari acara Bisikan Membawa Maut-Hotroom yang tayang di YouTube Metro TV pada Rabu (4/12/2024). 
 

Hubungan MAS dengan keluarganya dibongkar sang paman

Publik juga dibuat bertanya-tanya mengenai hubungan seperti apa yang terjalin antara MAS dengan kedua orangtua maupun anggota keluarga yang lain. Sebab, ia bisa dengan nekatnya sampai menghabisi nyawa keluarganya sendiri.

Paman MAS yang bernama Angga Raditya, membeberkan hubungan anak 14 tahun dengan keluarganya, baik itu dengan orangtua maupun anggota keluarga lainnya. Menurutnya, hubungan MAS dengan orangtuanya baik-baik saja.

 

Anak 14 Tahun di Lebak Bulus Tusuk Ayah dan Nenek hingga Tewas
Anak 14 Tahun di Lebak Bulus Tusuk Ayah dan Nenek hingga Tewas
Sumber :
  • Istimewa

 

 

"Kalau masa kecil saya lihatnya ya seperti orang tua normal ya, maksudnya ya gimana si kayak orang tua pada umumnya lah, baik, main bareng terus kalau kumpul-kumpul keluarga juga ya enggak ada bentak-bentak atau apa itu enggak ada, terus dekat gitu kan," ujar Angga Raditya saat dikonfirmasi wartawan pada 5 Desember 2024, dilansir VIVA.co.id.

 

Angga juga menjelaskan, bahwa MAS bahkan memiliki hubungan yang baik dengan para sepupunya.

"Sama sepupu-sepupunya juga gitu dekat waktu kecil ya, waktu kecil juga udah membaur enggak menyendiri gitu enggak," lanjutnya.
 

Ibu MAS, AP, kerap berteriak histeris

Angga juga mengungkapkan perihal kondisi terkini dari AP, ibu MAS yang masih mendapat perawatan intensif di rumah sakit.

Dikatakan oleh Angga, bahwa kondisi fisik AP sudah berangsur membaik. Namun, wanita itu masih harus menjalani perawatan intensif terkait dengan psikologisnya.

Sebab, Angga menyebut bahwa AP masih kerap berteriak histeris setelah melihat langsung perilaku anaknya sendiri yang tanpa ampun menghabisi nyawa ayah dan neneknya.

 

Ibu dari Anak 14 Tahun
Ibu dari Anak 14 Tahun
Sumber :
  • Kolase YouTube

 

 

"Kalau fisik sudah agak bagus ya, cuman masih sama kayak kemarin. Fisik sih sudah agak bagus, maksudnya pemulihannya berjalan lancar, cuman psikisnya aja yang perlu perawatan intensif," kata Angga.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Ya itu masih suka ada ehmm kejadian seperti itu sih, memang masih suka histeris. Mungkin karena trauma ya, trauma mendalam," ucapnya.

"(Kondisinya) Sudah berangsur membaik, cuman itu ya karena histeris itu makanya jadi psikisnya masih perlu pemulihan," beber Angga. (ism)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Soal Herri Pras Viral Digeruduk OTK, Habib Bahar bin Smith: Kalau Mau Kritik, Pakai Cara yang Baik

Soal Herri Pras Viral Digeruduk OTK, Habib Bahar bin Smith: Kalau Mau Kritik, Pakai Cara yang Baik

Habib Bahar bin Smith menilai konten kreator Herri Pras tidak memiliki kapasitas mengkritik tokoh agama, terutama ulama terutama melalui konten media sosial.
Gerindra Tegaskan Sudah Pecat 3 Anggota DPRD Jatim Imbas Kasus Narkoba

Gerindra Tegaskan Sudah Pecat 3 Anggota DPRD Jatim Imbas Kasus Narkoba

Ketua Mahkamah Kehormatan Partai Gerindra Habiburokhman mengatakan mereka telah dipecat sebagai legislator dalam sidang yang dilaksanakan 8 Oktober 2026 lalu.
Gebrakan Inovasi Daerah di IGA 2026: Dari Patin Jadi Lumbung Pangan hingga Batang Sawit Jadi Gula

Gebrakan Inovasi Daerah di IGA 2026: Dari Patin Jadi Lumbung Pangan hingga Batang Sawit Jadi Gula

Badan Strategi Kebijakan Dalam Negeri Kementerian Dalam Negeri (BSKDN Kemendagri) menggelar rangkaian kegiatan Innovative Government Award (IGA) 2026.
Dayung, Bulu Tangkis Hingga Panjat Tebing Tak Masuk SEA Games 2027 Malaysia, NOC Indonesia Soroti Keputusan SEAGF

Dayung, Bulu Tangkis Hingga Panjat Tebing Tak Masuk SEA Games 2027 Malaysia, NOC Indonesia Soroti Keputusan SEAGF

Southeast Asian Games Federation (SEAGF) secara mengejutkan tak memasukan sejumlah cabang olahraga populer pada daftar final cabor untuk SEA Games 2027 Malaysia
Imbas Piala Asia 2027, Laga Minggu ke-13 Liga Pro Saudi 2026/2027 Resmi Diundur

Imbas Piala Asia 2027, Laga Minggu ke-13 Liga Pro Saudi 2026/2027 Resmi Diundur

Pihak AFC mengumumkan penggeseran jadwal Piala Asia 2027, yang secara langsung berdampak pada seluruh agenda kompetisi domestik dan antarklub di kawasan Asia, termasuk Liga Pro Saudi.
PP KAMMI Desak RUU Perampasan Aset Sasar Keuntungan Korporasi Perusak Lingkungan

PP KAMMI Desak RUU Perampasan Aset Sasar Keuntungan Korporasi Perusak Lingkungan

Dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) PP KAMMI menyampaikan sejumlah pandangan dan rekomendasi untuk perkuat substansi Rancangan Undang-Undang (RUU) Perampasan Aset

Trending

Kabar Duka, Hakim Pengadilan Negeri Koto Baru Mercy Monica Yolanda Meninggal Dunia

Kabar Duka, Hakim Pengadilan Negeri Koto Baru Mercy Monica Yolanda Meninggal Dunia

Kabar duka datang dari lingkungan peradilan di Indonesia. Hakim Pengadilan Negeri Koto Baru, Mercy Monica Yolanda, S.H., M.Kn., dikabarkan meninggal dunia.
PKS Berduka, Perancang Logo Baru Partai Ndang Sutisna Meninggal Dunia

PKS Berduka, Perancang Logo Baru Partai Ndang Sutisna Meninggal Dunia

PKS sampaikan pesan belasungkawa atas meninggalnya Ndang Sutisna, perancang logo baru partai yang karyanya menjadi identitas visual PKS.
Herri Pras Lapor Polisi setelah Dirinya Viral Digeruduk oleh Sekelompok OTK

Herri Pras Lapor Polisi setelah Dirinya Viral Digeruduk oleh Sekelompok OTK

Konten kreator Herri Pras melaporkan peristiwa dirinya digeruduk hingga diduga mendapat aksi provokasi oleh sekelompok orang tidak dikenal (OTK) ke polisi.
Siapa Yudi Cahyadi? Petarung MMA yang Diduga Terlibat dalam Aksi Intimidasi terhadap Herri Pras

Siapa Yudi Cahyadi? Petarung MMA yang Diduga Terlibat dalam Aksi Intimidasi terhadap Herri Pras

Nama Yudi Cahyadi mendadak jadi perbincangan setelah atlet MMA itu diduga terlibat dalam aksi intimidasi serta kekerasan terhadap konten kreator Herri Pras.
Viral Video Pasangan Egar dan Fina Banyuwangi di TikTok, Pakar Siber Warning Modus Link Pishing Penguras Rekening

Viral Video Pasangan Egar dan Fina Banyuwangi di TikTok, Pakar Siber Warning Modus Link Pishing Penguras Rekening

Platform media sosial TikTok dan Instagram belakangan dihebohkan oleh perburuan masif warganet terhadap pasangan asal Banyuwangi, Jawa Timur, yakni Egar - Fina
Begini Pernyataan Lengkap Herri Pras saat Digeruduk OTK dan Diduga Alami Kekerasan Fisik

Begini Pernyataan Lengkap Herri Pras saat Digeruduk OTK dan Diduga Alami Kekerasan Fisik

Video kedatangan rombongan OTK di Rumah Herri Pras beredar di media sosial. Dalam rekaman yang diberitakan, seorang pria terlihat menendang Herri hingga terjatuh.
4 Keuntungan untuk Timnas Indonesia usai Piala Asia 2027 Resmi Mundur, Bisa Tambah Pemain Naturalisasi Baru

4 Keuntungan untuk Timnas Indonesia usai Piala Asia 2027 Resmi Mundur, Bisa Tambah Pemain Naturalisasi Baru

Jadwal Piala Asia 2027 bergeser ke Desember, memberi John Herdman dan PSSI waktu tambahan untuk mematangkan skuad Timnas Indonesia dan memantau diaspora
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT