GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Gus Miftah 'Diskakmat' Pelajar SMA karena Ngomong Kasar saat Ceramah, Ternyata Dia Sengaja Melakukannya karena Dulu Pernah...

Gus Miftah 'diskakmat' pelajar SMA karena sering ngomong kasar saat ceramah, dia akhirnya bicara jujur kalau sengaja melakukannya karena dulu pernah...
Senin, 9 Desember 2024 - 23:10 WIB
Potret Gus Miftah
Sumber :
  • kolase tim tvOnenews

tvOnenews.com - Gus Miftah ditanya seorang pelajar SMA soal gaya ceramahnya yang masih sering menggunakan kata-kata kasar.

Belakangan ini Miftah Maulana Habiburrahman alias Gus Miftah menjadi perbincangan hangat di media sosial.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Hal itu karena video viralnya yang mengolok-olok seorang penjual es teh di tengah-tengah ceramahnya di Magelang, Jawa Tengah.

Gus Miftah saat mengolok-olok penjual es teh saat pengajian di Magelang.
Gus Miftah saat mengolok-olok penjual es teh saat pengajian di Magelang.
Sumber :
  • Istimewa

 

Akibat video viral tersebut, Gus Miftah menerima banyak kritik pedas dari masyarakat, sebab ucapannya dinilai tak pantas diucapkan oleh seorang pendakwah.

Sebagai rasa tanggung jawab, pengasuh Pondok Pesantren (Ponpes) Ora Aji itu akhirnya memilih untuk mundur diri dari posisinya sebagai Utusan Khusus Presiden.

Saat ini, berbagai video Gus Miftah banyak tersebar di media sosial, termasuk rekaman lama dari sesi kajian yang pernah ia sampaikan.

Salah satunya yang viral di medsos adalah ketika Gus Miftah 'diskakmat' oleh seorang pelajar SMA ketika dirinya mengisi acara di sebuah sekolah.

"Gus Miftah ini kan seorang kyai, prinsip Gus Miftah ini kok sering ngomong kasar itu gimana?" tanya seorang pelajar SMA, sebagaimana dilansir dari video di akun TikTok @bocil_reserse48.

"Karena yang saya hadapi ini wajah-wajah seperti kamu," ujar Gus Miftah dengan nada bercanda.

Gus Miftah
Gus Miftah
Sumber :
  • instagram/gusmiftah

 

Gus Miftah menjelaskan bahwa kebiasaannya menggunakan kata-kata kasar sengaja dilakukan sebagai cara untuk mendekatkan diri kepada kelompok marginal.

"Kebiasaan saya ngomong agak nggak enak, itu sengaja untuk membuat saya dekat dengan kawan-kawan saya kaum marginal," ujar Gus Miftah.

Ia juga mengungkapkan bahwa dulu pernah mengaji dan membaca ayat-ayat suci, namun pendekatan tersebut tidak disukai oleh kaum marginal sehingga mereka enggan untuk melanjutkan mengaji. 

Karena itu, pendakwah kelahiran Lampung pada 5 Agustus 1981 tersebut memilih menyampaikan ceramah dengan gaya santai agar kaum marginal merasa nyaman dan tetap ingin belajar.

"Jadi dulu saya pernah ngaji baca ayat, terus mereka bilang 'Gus besok nggak usah ngaji lagi ya', saya pusing dengar kayak gitu," kata Gus Miftah.

Miftah Maulana Habiburrahman atau lebih dikenal Gus Miftah.
Miftah Maulana Habiburrahman atau lebih dikenal Gus Miftah.
Sumber :
  • Tim tvOne - Sri Cahyani Putri

 

Selain itu, Gus Miftah juga berbagi pengalaman ketika dirinya mengaji bersama sejumlah perempuan yang bekerja sebagai pekerja seks komersial (PSK). 

Pada saat itu, dia menjabat tangan mereka meskipun bukan muhrim. 

Hal itu ia lakukan karena para PSK tersebut enggan melanjutkan kegiatan mengaji jika Gus Miftah menolak untuk bersalaman, karena mereka menganggapnya sok suci.

"Saya pernah ngaji, terus salaman sama mbak-mbak PSK. 'Bukan muhrim kok salaman' Bapak ibu tahu alasannya apa? Dulu saya memutuskan tidak salaman, dianya tidak mau ngaji. 'Nggak usah ngaji, dianya sok suci'," cerita Gus Miftah.

"Kalau dalam bahasa ushul fiqih itu ada bahasa ngambil darurat yang lebih ringan. Saya mendingan menerima salaman mereka, tapi mereka mau ngaji, dari pada mereka tidak salaman, mereka tidak mau ngaji," sambungnya.

Gus Miftah Dikabarkan Gelar Konpers Usai Shalat Jumat, Masih Terkait dengan Sunhaji Penjual Es Teh?
Gus Miftah Dikabarkan Gelar Konpers Usai Shalat Jumat, Masih Terkait dengan Sunhaji Penjual Es Teh?
Sumber :
  • ANTARA

 

Gus Miftah menerangkan, bahasa-bahasa kurang enak itu dipakainya karena terbiasa bertemu dengan golongan marginal tersebut.

"Bahasa-bahasa saya itu terbiasa kalau ketemu mereka," ujarnya.

Kendati demikian, Gus Miftah mengatakan bahwa kesehariannya bersama sang istri dirinya menggunakan bahasa Jawa krama atau bahasa yang lebih sopan.

"Kalau kalian tahu keseharian saya, saya sama istri saya boso. Saya aja sama santri boso," kata Gus Miftah.

"Karena biasanya kegagalan dakwah itu karena adanya jarak antara kyai dengan jamaah," pungkasnya.

(gwn)

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

tvonenews

 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

PLN Komitmen Maksimal Upayakan Penormalan Sistem Kelistrikan di Aceh, Terjunkan Tim Siaga 24 Jam

PLN Komitmen Maksimal Upayakan Penormalan Sistem Kelistrikan di Aceh, Terjunkan Tim Siaga 24 Jam

Pasokan listrik di sejumlah wilayah Provinsi Aceh mengalami gangguan menyusul kondisi sub sistem kelistrikan setempat yang dilaporkan belum stabil. 
Pesan Emosional Marc Klok Setelah Bojan Hodak Pilih Tinggalkan Kursi Kepelatihan Persib Bandung

Pesan Emosional Marc Klok Setelah Bojan Hodak Pilih Tinggalkan Kursi Kepelatihan Persib Bandung

Marc Klok, kapten Persib Bandung memberikan pesan emosional kepada pelatih Bojan Hodak yang memilih tak lanjutkan kisah manisnya bersama tim setelah tiga musim.
Wamen ESDM Sebut Sambaran Petir Jadi Penyebab Blackout di Sumatera

Wamen ESDM Sebut Sambaran Petir Jadi Penyebab Blackout di Sumatera

Wakil Menteri ESDM Yuliot Tanjung mengungkapkan mati listrik total atau blackout di Pulau Sumatera terjadi karena ada jaringan yang tersambar petir.
Dedi Mulyadi Pastikan Lelang Tuntas, Proyek Jalan Batutulis Bogor Kini Masuk Tahap Akhir Uji Tanah

Dedi Mulyadi Pastikan Lelang Tuntas, Proyek Jalan Batutulis Bogor Kini Masuk Tahap Akhir Uji Tanah

Pembangunan Jalan Saleh Danasasmita yang berlokasi di kawasan Batutulis, Kecamatan Bogor Selatan, kini tengah memasuki fase krusial. 
7 Tips Cegah Kolesterol saat Daging Kurban Melimpah, Nomor 1 Pilih Bagian Daging yang Seperti Ini

7 Tips Cegah Kolesterol saat Daging Kurban Melimpah, Nomor 1 Pilih Bagian Daging yang Seperti Ini

Berikut 7 tips mencegah kolesterol tinggi saat daging kurban Idul Adha melimpah, nomor 1 pilih bagian daging yang seperti ini.
Dedi Mulyadi Penuh Rasa Bangga Pada Ni Hyang Sukma Ayu, Susi Pudjiastuti Terkesima dengan Tarian Putri KDM

Dedi Mulyadi Penuh Rasa Bangga Pada Ni Hyang Sukma Ayu, Susi Pudjiastuti Terkesima dengan Tarian Putri KDM

Gubernur Jawa Barat (Jabar), Dedi Mulyadi (KDM) terlihat penuh rasa bangga dengan putri bungsunya, Ni Hyang Sukma Ayu yang menari dengan lihai di atas panggung

Trending

Batas Usia Pensiun Anggota Polri Akan Diubah dari 58 Tahun Menjadi 60 Tahun

Batas Usia Pensiun Anggota Polri Akan Diubah dari 58 Tahun Menjadi 60 Tahun

Pemerintah berencana akan memperpanjang batas usia pensiun anggota Polri melalui revisi atau Rancangan Undang-Undang tentang Kepolisian Republik Indonesia (RUU Polri).
Dedi Mulyadi Pastikan Lelang Tuntas, Proyek Jalan Batutulis Bogor Kini Masuk Tahap Akhir Uji Tanah

Dedi Mulyadi Pastikan Lelang Tuntas, Proyek Jalan Batutulis Bogor Kini Masuk Tahap Akhir Uji Tanah

Pembangunan Jalan Saleh Danasasmita yang berlokasi di kawasan Batutulis, Kecamatan Bogor Selatan, kini tengah memasuki fase krusial. 
7 Tips Cegah Kolesterol saat Daging Kurban Melimpah, Nomor 1 Pilih Bagian Daging yang Seperti Ini

7 Tips Cegah Kolesterol saat Daging Kurban Melimpah, Nomor 1 Pilih Bagian Daging yang Seperti Ini

Berikut 7 tips mencegah kolesterol tinggi saat daging kurban Idul Adha melimpah, nomor 1 pilih bagian daging yang seperti ini.
Reaksi Bobotoh Setelah Bojan Hodak Tak Lanjutkan Masa Baktinya di Persib Bandung

Reaksi Bobotoh Setelah Bojan Hodak Tak Lanjutkan Masa Baktinya di Persib Bandung

Respons beragam diungkapkan oleh para Bobotoh di media sosial usai Bojan Hodak memilih tak lanjutkan masa baktinya bersama Persib Bandung setelah tiga musim.
PLN Komitmen Maksimal Upayakan Penormalan Sistem Kelistrikan di Aceh, Terjunkan Tim Siaga 24 Jam

PLN Komitmen Maksimal Upayakan Penormalan Sistem Kelistrikan di Aceh, Terjunkan Tim Siaga 24 Jam

Pasokan listrik di sejumlah wilayah Provinsi Aceh mengalami gangguan menyusul kondisi sub sistem kelistrikan setempat yang dilaporkan belum stabil. 
Dedi Mulyadi Penuh Rasa Bangga Pada Ni Hyang Sukma Ayu, Susi Pudjiastuti Terkesima dengan Tarian Putri KDM

Dedi Mulyadi Penuh Rasa Bangga Pada Ni Hyang Sukma Ayu, Susi Pudjiastuti Terkesima dengan Tarian Putri KDM

Gubernur Jawa Barat (Jabar), Dedi Mulyadi (KDM) terlihat penuh rasa bangga dengan putri bungsunya, Ni Hyang Sukma Ayu yang menari dengan lihai di atas panggung
Pesan Emosional Marc Klok Setelah Bojan Hodak Pilih Tinggalkan Kursi Kepelatihan Persib Bandung

Pesan Emosional Marc Klok Setelah Bojan Hodak Pilih Tinggalkan Kursi Kepelatihan Persib Bandung

Marc Klok, kapten Persib Bandung memberikan pesan emosional kepada pelatih Bojan Hodak yang memilih tak lanjutkan kisah manisnya bersama tim setelah tiga musim.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT