News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Blak-blakan! Seniman Senior Bongkar Sosok Asli Gus Miftah, Berani Sebut Masuk Surga Berdasarkan 'Hitung-Hitungan’

Seniman ini menilai tindakan Gus Miftah justru membantu masyarakat membedakan pemuka agama yang baik dan buruk. Ia menyebut Gus Miftah layak masuk surga.
Minggu, 15 Desember 2024 - 18:23 WIB
Gus Miftah
Sumber :
  • YouTube

tvOnenews.com - Pendakwah Gus Miftah atau Miftah Maulana Habiburrahman menjadi sorotan publik usai tindakannya menghina penjual es teh bernama Sunhaji viral di media sosial.

Di tengah kritik keras yang diterimanya, budayawan dan seniman senior Sujiwo Tejo memberikan pandangan unik dan blak-blakan soal sosok Gus Miftah.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sujiwo Tejo mengungkapkan bahwa meskipun tindakan Gus Miftah dianggap tidak pantas, ia justru melihatnya sebagai suatu bentuk “jasa” yang memiliki dampak positif.

Bahkan ia menyebut Gus Miftah layak masuk surga jika dilihat dari "hitung-hitungan" tertentu.

Dalam program Rakyat Bersuara, Sujiwo Tejo menjelaskan bahwa perbuatan kontroversial Miftah Maulana bisa memberikan pelajaran kepada masyarakat.

Ia membandingkan Miftah Maulana dengan tokoh antagonis dalam cerita pewayangan, Rahwana.  

Menurut Sujiwo, Rahwana yang digambarkan sebagai sosok jahat memiliki peran penting dalam menonjolkan kebaikan Rama, tokoh protagonis dalam epos Ramayana.  

“Kalau gak ada orang jelek, gak ada orang bagus. Rahwana, kita berutang jasa kepada Rahwana. Tanpa Rahwana, Rama tidak akan kelihatan baik,” ujar Sujiwo Tejo.  

Sujiwo Tejo

Dengan analogi tersebut, Sujiwo menyebut bahwa tindakan Gus Miftah yang kontroversial justru dapat memperjelas perbedaan antara pemuka agama yang berperilaku baik dan buruk.  

“Jasanya Rahwana membuat Rama jadi baik, jasanya Gus Miftah membuat kita jadi baik,” imbuhnya.  

Pandangan Sujiwo Tejo ini memberikan opini baru dalam melihat perbuatan Gus Miftah.

Alih-alih mengecam secara langsung, Sujiwo mencoba menganalisis dampaknya dalam konteks yang lebih luas.  

Ia menilai bahwa keberadaan figur seperti Gus Miftah, dengan segala kontroversinya, dapat menjadi cermin bagi masyarakat untuk membedakan mana pemuka agama yang benar-benar menjalankan ajaran dengan baik dan mana yang tidak.  

“Itu (Gus Miftah) berjasa. Itu masuk surga kalau di dalam hitung-hitungan, karena kalau gak ada ustaz begini, ustaz yang baik gak kelihatan,” tegas Sujiwo Tejo.  

Sejak video penghinaan terhadap Sunhaji tersebar luas, Gus Miftah menuai kecaman dari berbagai pihak.

Tidak hanya perbuatannya yang dianggap melanggar etika, tetapi juga menimbulkan pertanyaan besar tentang peran dan tanggung jawab seorang pendakwah.  

Namun, pendapat Sujiwo Tejo justru berbeda, ia menilai peristiwa seperti ini bisa menjadi momen refleksi.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Ia menekankan pentingnya kehadiran figur-figur yang bertindak sebagai kontras agar nilai-nilai kebaikan dapat lebih menonjol.  

Dalam dunia yang penuh dengan figur publik, baik itu pemuka agama atau tokoh masyarakat lainnya, kehadiran sosok yang kontroversial kerap menjadi pelajaran berharga bagi banyak orang. (adk)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Waspada Status Siaga Gunung Semeru: Awan Panas Guguran Capai Jarak 2.500 Meter

Waspada Status Siaga Gunung Semeru: Awan Panas Guguran Capai Jarak 2.500 Meter

Gunung Semeru yang menjulang setinggi 3.676 meter di atas permukaan laut (mdpl) kembali menunjukkan peningkatan aktivitas vulkanik. 
Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Babak Baru Izin SMK IDN Bogor Dicabut KDM: Sekolah Serahkan Bukti Tambahan, Desak Ombudsman Uji Dugaan Maladministrasi

Babak Baru Izin SMK IDN Bogor Dicabut KDM: Sekolah Serahkan Bukti Tambahan, Desak Ombudsman Uji Dugaan Maladministrasi

SMK IDN Boarding School Jonggol, Bogor menyerahkan bukti tambahan hingga minta Ombudsman bongkar dugaan penyimpangan SK Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi (KDM).
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.

Trending

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Waspada Status Siaga Gunung Semeru: Awan Panas Guguran Capai Jarak 2.500 Meter

Waspada Status Siaga Gunung Semeru: Awan Panas Guguran Capai Jarak 2.500 Meter

Gunung Semeru yang menjulang setinggi 3.676 meter di atas permukaan laut (mdpl) kembali menunjukkan peningkatan aktivitas vulkanik. 
Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Babak Baru Izin SMK IDN Bogor Dicabut KDM: Sekolah Serahkan Bukti Tambahan, Desak Ombudsman Uji Dugaan Maladministrasi

Babak Baru Izin SMK IDN Bogor Dicabut KDM: Sekolah Serahkan Bukti Tambahan, Desak Ombudsman Uji Dugaan Maladministrasi

SMK IDN Boarding School Jonggol, Bogor menyerahkan bukti tambahan hingga minta Ombudsman bongkar dugaan penyimpangan SK Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi (KDM).
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT