News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Ciut Bersitegang Lagi dengan Denny Sumargo, Farhat Abbas Buru-buru Cuci Tangan Usai Kubu Agus Salim Tuntut Korban Bencana NTT: Saya Dapat...

Farhat Abbas rupanya tak mau bersitegang lagi dengan Denny Sumargo soal polemik dana donasi Rp 1,3 m Agus Salim yang dialihkan ke NTT. Buru-buru klarifikasi...
Jumat, 24 Januari 2025 - 18:41 WIB
Farhat Abbas dan Denny Sumargo
Sumber :
  • Kolase tvOnenews.com

 

Farhat Abbas akhirnya memberikan klarifikasi terkait pernyataan Rizaldi yang menimbulkan keresahan di kalangan masyarakat NTT.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dalam potongan wawancara di Intens Investigasi, Farhat menyatakan bahwa dirinya tidak pernah mengeluarkan ancaman pelaporan terhadap masyarakat NTT.

"Saya nggak pernah bilang begitu, yang ngomong kan bukan saya," ujar Farhat Abbas dalam potongan tayangan Intens Investigasi yang diunggah ulang akun TikTok @/bangluffy.

Farhat Abbas juga meminta maaf kepada warga NTT atas kesalahpahaman tersebut.

"Tapi saya bisa bantu luruskan. Saya ingin minta maaf ke warga NTT. Bukan melaporkan (warga) NTT," sambungnya, sekaligus meminta publik lebih teliti menelaah ucapan kuasa hukum Agus.

Dalam penjelasannya, Farhat Abbas menyebut bahwa Denny Sumargo dan Garry Julian membagikan dana donasi langsung ke titik lokasi tanpa berkoordinasi dengan perangkat setempat.

"Saya dapat klarifikasi mereka tidak menghadap pimpinan di sana, hanya berada di titik lokasi. Mungkin karena jauh mereka tidak mendengar berita, padahal kita sudah mengumumkan jangan menerima dana itu," kata Farhat.

Ia menegaskan kembali bahwa dana tersebut sejatinya milik Agus Salim yang diperuntukkan bagi pengobatan matanya.

Itu dana Agus orang buta, itu dana yang bermasalah," pungkasnya.

Farhat Abbas menutup klarifikasinya dengan mengimbau masyarakat NTT untuk lebih berhati-hati dalam menerima bantuan yang berasal dari dana bermasalah.

Ia juga menekankan pentingnya koordinasi yang jelas agar tidak terjadi kesalahpahaman di masa depan.

Meski telah ada klarifikasi, polemik ini menunjukkan betapa pentingnya transparansi dalam penyaluran dana donasi.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Publik kini menunggu tindakan lanjutan dari semua pihak yang terlibat, termasuk penyelesaian hukum yang adil bagi semua pihak terkait. (asl)

tvonenews

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Aksi Unjuk Rasa Dinilai Sebagai Sosial Kontrol Kebijakan Publik

Aksi Unjuk Rasa Dinilai Sebagai Sosial Kontrol Kebijakan Publik

Belakangan aksi unjuk rasa marak terjadi merespons kondisi perekonomian nasional yang melemah.
Anak 6 SD Dijual Ibu Kandung di Banten, Modusnya Buat Publik Geram

Anak 6 SD Dijual Ibu Kandung di Banten, Modusnya Buat Publik Geram

Ironis, nasib seorang anak 6 SD di Tangerang, Banten. Pasalnya, anak itu dijual ibu kandungnya sendiri, yakni berinisial N (36). Modus Ibu kandung jual anak
Kepercayaan Publik Meningkat, Polri Disebut Berhasil Lakukan Reformasi Internal

Kepercayaan Publik Meningkat, Polri Disebut Berhasil Lakukan Reformasi Internal

Tingkat kepercayaan publik terhadap Polri meningkat melalui hasil survei yang dikeluarkan oleh Litbang Kompas.
Siap-Siap Diserbu Rezeki! 6 Zodiak Paling Bercuan Deras di 28 Juni 2026: Aquarius Ketiban Durian Runtuh

Siap-Siap Diserbu Rezeki! 6 Zodiak Paling Bercuan Deras di 28 Juni 2026: Aquarius Ketiban Durian Runtuh

Memasuki Minggu, 28 Juni 2026, sejumlah zodiak diperkirakan memiliki peluang lebih besar untuk menikmati keberuntungan dalam hal keuangan. Siapa saja mereka?
Prabowo Ajak 2.600 Akademisi Kembangkan Mobil Listrik Buatan Indonesia

Prabowo Ajak 2.600 Akademisi Kembangkan Mobil Listrik Buatan Indonesia

Baru-baru ini Presiden Prabowo Subianto menyinggung soal proyek mobil nasional dalam acara Sarasehan Kebangsaan Konvensi Sains, Teknologi, & Industri Indonesia
Ketua Yayasan Diduga Perintahkan Pengasuh Ikat Balita, 13 Tersangka Kasus Daycare Little Aresha Segera Disidang

Ketua Yayasan Diduga Perintahkan Pengasuh Ikat Balita, 13 Tersangka Kasus Daycare Little Aresha Segera Disidang

Kasus dugaan kekerasan di Daycare Little Aresha Yogyakarta memasuki tahap baru. Sebanyak 13 tersangka dilimpahkan ke Kejari Yogyakarta setelah berkas dinyatakan lengkap (P21).

Trending

Petani Labura Tewas usai Dianiaya, Kapendam Benarkan Ada Keterlibatan Anggota TNI

Petani Labura Tewas usai Dianiaya, Kapendam Benarkan Ada Keterlibatan Anggota TNI

Kepala Penerangan Kodam (Kapendam) I/Bukit Barisan, Kolonel Inf Sandy membenarkan adanya peristiwa penganiayaan yang dilakukan oleh anggota TNI terhadap warga
Siap-Siap Diserbu Rezeki! 6 Zodiak Paling Bercuan Deras di 28 Juni 2026: Aquarius Ketiban Durian Runtuh

Siap-Siap Diserbu Rezeki! 6 Zodiak Paling Bercuan Deras di 28 Juni 2026: Aquarius Ketiban Durian Runtuh

Memasuki Minggu, 28 Juni 2026, sejumlah zodiak diperkirakan memiliki peluang lebih besar untuk menikmati keberuntungan dalam hal keuangan. Siapa saja mereka?
Link Live Streaming Piala Dunia 2026: Norwegia Vs Prancis

Link Live Streaming Piala Dunia 2026: Norwegia Vs Prancis

Norwegia dan Prancis sudah memastikan diri lolos ke babak 32 besar berkat kemenangan di dua laga awal. Duel dini hari nanti akan menentukan status juara Grup I Piala Dunia 2026.
Terbongkar! Judi Berkedok Permainan Ketangkasan Terbongkar, Omzet Dua Lokasi Tembus Rp2,1 Miliar

Terbongkar! Judi Berkedok Permainan Ketangkasan Terbongkar, Omzet Dua Lokasi Tembus Rp2,1 Miliar

Polda Metro Jaya membongkar praktik judi berkedok permainan ketangkasan mirip Timezone di Jakarta Barat dan Jakarta Utara. Sebanyak 69 tersangka ditetapkan.
Link Live Streaming Piala Dunia 2026: Senegal Vs Irak

Link Live Streaming Piala Dunia 2026: Senegal Vs Irak

Senegal dan Irak pun mesti menggantungkan nasib melalui mekanisme peringkat ketiga terbaik. Keduanya saat ini belum mengantongi poin usai dikalahkan Norwegia dan Prancis di dua pertandingan awal Piala Dunia 2026.
Daya Saing Indonesia Anjlok, Bonus Demografi Terancam Berubah Jadi Bencana Pengangguran

Daya Saing Indonesia Anjlok, Bonus Demografi Terancam Berubah Jadi Bencana Pengangguran

Merosotnya peringkat daya saing Indonesia dalam World Competitiveness Ranking 2026 dinilai bukan sekadar penurunan statistik, melainkan sinyal bahaya bagi iklim
Prabowo Ajak 2.600 Akademisi Kembangkan Mobil Listrik Buatan Indonesia

Prabowo Ajak 2.600 Akademisi Kembangkan Mobil Listrik Buatan Indonesia

Baru-baru ini Presiden Prabowo Subianto menyinggung soal proyek mobil nasional dalam acara Sarasehan Kebangsaan Konvensi Sains, Teknologi, & Industri Indonesia
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT