GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Beda Nasib! Bu Salsa Tetap Layak Jadi Guru Meski Terjerat Video Syur, Vokalis Sukatani Justru Dipecat karena Lagu

Bu Salsa tetap dibela PGRI meski terseret video syur, sedangkan vokalis Sukatani, dipecat karena lagu kritiknya. Perbedaan nasib ini menuai kontroversi!
Senin, 17 Maret 2025 - 20:19 WIB
Bu Salsa, Vokalis Sukatani
Sumber :
  • Kolase Instagram

tvOnenews.com - Beda nasib Bu Salsa dengan vokalis Sukatani baru-baru ini ramai diperbincangkan publik.

Bu Salsa masih menjadi perhatian publik meski kasus video syurnya sudah lama berlarut.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Belakangan ini, PGRI Jember secara tegas membela Bu Salsa, meskipun video tanpa busananya sempat membuat publik geger.  

Humas PB PGRI Jember, Ilham Wahyudi, menyatakan bahwa Bu Salsa tetap pantas menjadi guru.

Organisasi tersebut menolak anggapan bahwa skandal yang menimpanya mengurangi kelayakannya sebagai tenaga pendidik. 

Bahkan, Ilham menegaskan bahwa Bu Salsa tidak bersalah dalam penyebaran video tersebut.

Menurutnya, video itu tersebar tanpa izin dan menjadi bentuk eksploitasi digital. 

"Video syur tersebut bukan kesengajaan dia untuk disebar dan diperjualbelikan. Dia hanya korban," ujar Ilham. 

Namun, setelah video itu viral, Bu Salsa memutuskan mengundurkan diri dari profesinya sebagai guru. 

Keputusan tersebut disayangkan oleh PGRI Jember, mengingat Bu Salsa telah lolos seleksi PPPK, sesuatu yang sangat diidamkan oleh banyak tenaga honorer. 

Bu Salsa

"Sangat kita sayangkan jika Bu Salsa mundur. Terlebih dia lolos PPPK yang notabene idaman setiap honorer," ungkap Ilham. 

Dia juga menegaskan bahwa Bu Salsa telah menunjukkan sikap bertanggung jawab dengan membuat video klarifikasi serta permintaan maaf.

Hal ini, menurutnya, membuktikan bahwa dia masih pantas menjalankan profesinya sebagai tenaga pendidik. 

Sementara itu, di sisi lain, band Sukatani mengungkapkan bahwa vokalisnya, Novi Citra Indryati alias Twister Angel, dipecat secara sepihak dari sekolah tempatnya mengajar. 

Hal ini terungkap setelah lagu kritik mereka yang berjudul Bayar Bayar Bayar menjadi viral. 

Mereka juga menyesalkan bahwa pemecatan itu terjadi tanpa adanya kesempatan bagi Novi untuk memberikan klarifikasi. 

"Pemecatan tersebut dilakukan tanpa memberikan ruang dan kesempatan bagi Twister Angel untuk dimintai keterangan," tulis Band Sukatani.

"Bahkan, dalam surat pemecatan yang diterima, sama sekali tidak dijelaskan apakah keikutsertaan Twister Angel dalam band Sukatani merupakan pelanggaran berat," tambahnya. 

Menanggapi kabar tersebut, pihak SDIT Mutiara Hati, tempat Novi mengajar, memberikan klarifikasi. 

Kepala SDIT Mutiara Hati, Eti Endarwati, menegaskan bahwa pemecatan Novi bukan karena lagu kritiknya, tetapi karena pelanggaran kode etik sekolah. 

"Beliau mengajar baik, cuma namanya guru tidak hanya punya kompetensi saja, tapi ada nilai-nilai yang harus dipatuhi. Kalau melanggar aturan, harus siap dengan segala konsekuensinya, dan beliau sudah menyadari itu," ujar Eti. 

Dia juga menyebut bahwa salah satu pelanggaran mendasar yang dilakukan Novi adalah soal berpakaian. 

"Adapun pelanggaran kode etik yang paling mendasar adalah terbukanya aurat guru," tegasnya. 

Perbedaan perlakuan terhadap Bu Salsa dan Novi Citra langsung memicu perdebatan di media sosial. Banyak yang menilai keputusan tersebut tidak adil. 

Di platform X (Twitter), beberapa netizen mengunggah komentar pedas mereka. 

Dalam salah satu siaran langsungnya di TikTok, Bu Salsa mengaku tak peduli jika suatu hari nanti video syurnya dilihat oleh anaknya sendiri. 

"Ya bodo amat, ya gak apa-apa. Nasi sudah menjadi bubur," ucap Bu Salsa dengan santai. 

Pernyataan ini justru semakin memicu amarah publik, terutama karena dirinya masih dibela oleh PGRI Jember. 

"Yang begini masih bisa jadi guru, vokalis Sukatani dipecat karena ngeband dengan lirik kritikan. Lucunya Konoha ini,” komentar netizen di X.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Vokalis Sukatani dipecat gara-gara aurat, nah ini jelas-jelas lebih parah malah dibela. Negara gak ada moral, apapun boleh kecuali kritik pemerintah,” balas yang lain.

"Kasian guru honorer lain yang lebih bagus akhlaknya tapi gak lolos PPPK,” kata netizen di media sosial. (adk)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Patahkan Dugaan Mantan Kekasih, Terungkap Hubungan Sebenarnya Wanita di Simpang Yasmin Bogor dan Pelaku Pembunuhan

Patahkan Dugaan Mantan Kekasih, Terungkap Hubungan Sebenarnya Wanita di Simpang Yasmin Bogor dan Pelaku Pembunuhan

Penemuan jasad seorang wanita di Simpang Yasmin, Jalan Sholeh Iskandar, Kecamatan Tanah Sareal, Bogor pada Sabtu (23/5/2026) kini kasusnya telah terbongkar.
2 Pemain Timnas Indonesia Gagal Selamatkan Timnya dari Jerat Degradasi

2 Pemain Timnas Indonesia Gagal Selamatkan Timnya dari Jerat Degradasi

Jelang bergabung dengan Timnas Indonesia di FIFA Matchday Juni 2026, kedua pemain ini harus melihat timnya terdegradasi ke kasta bawah pada musim berikutnya.
Dedi Mulyadi Kuras Kantong Pribadi Rp1 Miliar Demi Persib, Hasil Panen Sapi Jadi Rezeki Maung Bandung

Dedi Mulyadi Kuras Kantong Pribadi Rp1 Miliar Demi Persib, Hasil Panen Sapi Jadi Rezeki Maung Bandung

Sejarah baru tercipta di kancah sepak bola tanah air setelah Persib Bandung berhasil mengamankan gelar juara Super League musim 2025/2026. 
Omongan Jujur Bos Persib Bandung soal Igor Tolic, Pelatih Pengganti Bojan Hodak

Omongan Jujur Bos Persib Bandung soal Igor Tolic, Pelatih Pengganti Bojan Hodak

Bos Persib Bandung buka suara soal Igor Tolic yang menjadi pelatih pengganti Bojan Hodak. Mulai Super League musim depan, Bojan Hodak tak jadi pelatih Persib.
Motif Pembunuhan Wanita di Simpang Yasmin Bogor Terbongkar, Pelaku Sakit Hati Hingga Ancam dengan Sajam

Motif Pembunuhan Wanita di Simpang Yasmin Bogor Terbongkar, Pelaku Sakit Hati Hingga Ancam dengan Sajam

Kasus pembunuhan terhadap seorang wanita yang jasadnya dibuang di Simpang Yasmin, Jalan Sholeh Iskandar, Kecamatan Tanah Sareal, Bogor, menemui titik terang.
Mata Uang Rupiah Terus Tergerus Dollar AS, Ekonom Ingatkan Hal Ini

Mata Uang Rupiah Terus Tergerus Dollar AS, Ekonom Ingatkan Hal Ini

Melemahnya nilai tukar rupiah terhadap dollar Amerika Serikat (AS) terus menyita pandangan luas dari publik.

Trending

Profil Igor Tolic, Asisten Bojan Hodak yang Naik Jabatan Jadi Pelatih Persib Bandung

Profil Igor Tolic, Asisten Bojan Hodak yang Naik Jabatan Jadi Pelatih Persib Bandung

Manajemen Persib Bandung memilih Igor Tolic, asisten Bojan Hodak sebagai pelatih kepala musim depan. Profilnya bisa disimak melalui penjelasan di artikel ini.
TRENDING: Megawati Hangestri Tak Pikirkan Red Sparks, Gubernur Sherly Tjoanda Borong Prestasi, Rekan Megatron Mendadak Curhat

TRENDING: Megawati Hangestri Tak Pikirkan Red Sparks, Gubernur Sherly Tjoanda Borong Prestasi, Rekan Megatron Mendadak Curhat

Sejumlah kabar menarik datang dari dunia olahraga dan pemerintahan. Mulai dari Megawati Hangestri di Hyundai Hillstate hingga prestasi Gubernur Sherly Tjoanda.
Batas Usia Pensiun Anggota Polri Akan Diubah dari 58 Tahun Menjadi 60 Tahun

Batas Usia Pensiun Anggota Polri Akan Diubah dari 58 Tahun Menjadi 60 Tahun

Pemerintah berencana akan memperpanjang batas usia pensiun anggota Polri melalui revisi atau Rancangan Undang-Undang tentang Kepolisian Republik Indonesia (RUU Polri).
Omongan Jujur Bos Persib Bandung soal Igor Tolic, Pelatih Pengganti Bojan Hodak

Omongan Jujur Bos Persib Bandung soal Igor Tolic, Pelatih Pengganti Bojan Hodak

Bos Persib Bandung buka suara soal Igor Tolic yang menjadi pelatih pengganti Bojan Hodak. Mulai Super League musim depan, Bojan Hodak tak jadi pelatih Persib.
Motif Pembunuhan Wanita di Simpang Yasmin Bogor Terbongkar, Pelaku Sakit Hati Hingga Ancam dengan Sajam

Motif Pembunuhan Wanita di Simpang Yasmin Bogor Terbongkar, Pelaku Sakit Hati Hingga Ancam dengan Sajam

Kasus pembunuhan terhadap seorang wanita yang jasadnya dibuang di Simpang Yasmin, Jalan Sholeh Iskandar, Kecamatan Tanah Sareal, Bogor, menemui titik terang.
Pesan Emosional Marc Klok Setelah Bojan Hodak Pilih Tinggalkan Kursi Kepelatihan Persib Bandung

Pesan Emosional Marc Klok Setelah Bojan Hodak Pilih Tinggalkan Kursi Kepelatihan Persib Bandung

Marc Klok, kapten Persib Bandung memberikan pesan emosional kepada pelatih Bojan Hodak yang memilih tak lanjutkan kisah manisnya bersama tim setelah tiga musim.
Dedi Mulyadi di HUT Kodam III: Siliwangi Itu Bagian dari Hidup Rakyat Jawa Barat

Dedi Mulyadi di HUT Kodam III: Siliwangi Itu Bagian dari Hidup Rakyat Jawa Barat

Puncak perayaan hari ulang tahun (HUT) ke-80 Kodam III/Siliwangi berlangsung penuh makna di Graha Manggala Siliwangi, Kota Bandung, Jumat (22/5) malam. 
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT