News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Walau Dikenal Rival Berat, Hercules dan John Kei Ternyata Punya Musuh Bersama, 'Panglima Tempur' ini Jadi Target Keduanya!

Hercules dan John Kei ternyata pernah satu suara memusuhi sosok preman berpengaruh, Basri Sangaji. Siapa sebenarnya dia dan bagaimana akhir hidupnya?
Selasa, 13 Mei 2025 - 18:41 WIB
Hercules, John Kei
Sumber :
  • Kolase YouTube

tvOnenews.com - Nama Hercules dan John Kei kembali ramai dibicarakan publik.

Bukan karena konflik langsung antara keduanya, tetapi karena masa lalu mereka yang terungkap kembali.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Hercules menjadi perbincangan publik setelah organisasi masyarakat (ormas) yang dipimpinnya, GRIB Jaya, menuai kontroversi di media sosial.

Situasi ini seolah membuka kembali tabir masa lalu Hercules, sosok preman legendaris yang namanya tak pernah lepas dari dunia hitam Ibu Kota bersama rival abadinya, John Kei.

Siapa yang tak mengenal dua nama ini? John Refrakey, lebih dikenal sebagai John Kei, dan Rozario de Marshall, atau yang lebih familiar dipanggil Hercules, adalah dua tokoh besar yang membentuk peta dunia premanisme di Jakarta sejak tahun 1990-an.

Reputasi mereka tak main-main, sama-sama ditakuti dan dikenal memiliki nyali yang besar dalam menghadapi lawan.

Meski kerap disebut-sebut sebagai rival, satu fakta menarik muncul di balik kisah keras mereka, baik John Kei maupun Hercules ternyata memiliki satu musuh bersama di masa lalu, yaitu Basri Sangaji.

Basri Sangaji, salah satu figur paling kontroversial di dunia premanisme Ibukota.

Basri dikenal sebagai pemimpin kelompok preman dan penagih utang yang beroperasi dengan kejam dan terorganisir.

Basis kekuatannya berasal dari orang-orang yang berasal dari daerah yang sama dengannya, dan kelompok ini terkenal sering terlibat bentrokan fisik dengan kelompok lain.

Basri Sangaji bukan nama sembarangan. Ia bahkan berani menghadapi dua nama besar seperti John Kei dan Hercules.

Basri Sangaji

Keberanian dan keganasannya membuat namanya dikenal luas, namun juga menimbulkan banyak musuh, termasuk dua rival beratnya itu.

Konflik antara Basri dan John Kei bahkan menyebabkan tragedi berdarah.

John Kei pernah menjadi korban dalam insiden pembacokan brutal di sebuah diskotek di Jakarta.

Akibatnya, tangan kirinya cacat dan jari-jarinya tak lagi bisa berfungsi normal.

Peristiwa tersebut dilaporkan ke Polda Metro Jaya, namun laporan itu seolah tak berbuah hasil.

Tidak berhenti sampai di situ, kekerasan kembali meletus. Nus Kei, adik sepupu John Kei, dibunuh sebagai bentuk pembalasan atas laporan yang dibuat John.

Di sisi lain, Hercules juga punya sejarah kelam dengan Basri Sangaji.

Ia menyebut Basri sebagai musuh besar dalam berbagai kesempatan.

Sebagai pemimpin kelompok pemuda di kawasan Tanah Abang, Hercules dan pasukannya beberapa kali terlibat gesekan dengan kelompok Basri.

Keduanya berebut wilayah dan pengaruh, terutama dalam urusan keamanan dan bisnis jasa yang sangat menggiurkan di era tersebut.

Tak hanya dikenal sebagai preman, Basri Sangaji juga punya ambisi di dunia politik.

Ia sempat menjadi bagian dari PAM Swakarsa pada tahun 1998, kelompok sipil yang dibentuk untuk menjaga keamanan selama masa transisi politik.

Tak berhenti di situ, ia juga pernah tergabung dalam tim sukses pemilihan presiden, menandakan bahwa pengaruh Basri tak hanya sebatas jalanan, tetapi juga menjangkau kekuasaan.

Namun, hidup Basri Sangaji berakhir tragis. Pada 2 Oktober 2004, ia ditemukan tewas mengenaskan di sebuah kamar hotel di kawasan Kebayoran, Jakarta Selatan.

Tubuhnya dipenuhi luka tembak dan bacokan. Banyak yang menduga kuat bahwa kematiannya adalah bentuk balas dendam atas kejahatan-kejahatan yang ia lakukan di masa lalu.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Konflik antara Hercules, John Kei, dan Basri Sangaji menjadi potret nyata kerasnya dunia bawah tanah Jakarta.

Di balik rivalitas dan aksi kekerasan yang mengiringi nama-nama besar ini, terselip kisah tentang balas dendam, kekuasaan, dan pengaruh yang menjadi mata rantai dalam kehidupan mereka. (adk)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Media Vietnam Mulai Curiga, Sebut John Herdman Dorong Timnas Indonesia Naturalisasi Bintang Muda A-League

Media Vietnam Mulai Curiga, Sebut John Herdman Dorong Timnas Indonesia Naturalisasi Bintang Muda A-League

Media Vietnam ramai-ramai menyoroti potensi hadirnya bintang naturalisasi baru yang diminati John Herdman dan diyakini bisa memperkuat lini serang Skuad Garuda.
Novel Bamukmin Minta Pandji Tobat Kalau Mau Laporan Soal Mens Rea Dicabut

Novel Bamukmin Minta Pandji Tobat Kalau Mau Laporan Soal Mens Rea Dicabut

Hal itu disampaikan Novel menjelang rencana mediasi dengan pihak Pandji yang dijadwalkan berlangsung di Mapolda Metro Jaya, Kamis, 9 April 2026.
Kabar Gembira untuk Dean James, Go Ahead Eagles Resmi Umumkan sang Pemain Timnas Indonesia Bisa Tersedia Lagi

Kabar Gembira untuk Dean James, Go Ahead Eagles Resmi Umumkan sang Pemain Timnas Indonesia Bisa Tersedia Lagi

Dean James mendapatkan kabar gembira bertubi-tubi. Go Ahead Eagles resmi mengumumkan bahwa sang pemain Timnas Indonesia bisa tersedia lagi.
Bahlil Sebut Cadangan Gas LPG Pernah Tak Cukup untuk 10 Hari, Sekarang Dipastikan Aman

Bahlil Sebut Cadangan Gas LPG Pernah Tak Cukup untuk 10 Hari, Sekarang Dipastikan Aman

Menteri ESDM Bahlil Lahadalia mengungkapkan Indonesia sudah melewati masa-masa krisis energi, terutama LPG, akibat perang Iran vs Israel-Amerika Serikat (AS).
Pandji Pragiwaksono kembali Dilaporkan ke Polisi Terkait Penistaan Agama

Pandji Pragiwaksono kembali Dilaporkan ke Polisi Terkait Penistaan Agama

Novel Bamukmin laporkan terhadap Pandji Pragiwaksono ke Polda Metro Jaya terkait materi Stand Up Comedy Mens Rea yang diduga menistakan agama.
Momen Gubernur Malut Sherly Tjoanda Gendong Anak Stunting Viral, Tawarkan Segera Dirawat: Dia Harus Normal!

Momen Gubernur Malut Sherly Tjoanda Gendong Anak Stunting Viral, Tawarkan Segera Dirawat: Dia Harus Normal!

Gubernur Maluku Utara (Malut), Sherly Tjoanda Laos menggendong seorang anak berusia tiga tahun mengalami stunting di Halmahera Timur viral di media sosial.

Trending

Profil Ida Hamidah Kepala Samsat Soekarno-Hatta yang Dicopot Dedi Mulyadi, Ternyata Punya Prestasi Mentereng

Profil Ida Hamidah Kepala Samsat Soekarno-Hatta yang Dicopot Dedi Mulyadi, Ternyata Punya Prestasi Mentereng

Siapa sosok Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Kota Bandung yang dinonaktifkan sementara oleh Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi? Simak profil Ida Hamidah berikut ini.
Media Vietnam Soroti Proses Calon Naturalisasi Timnas Indonesia Luke Vickery: Generasi Baru dengan Pengalaman A-League

Media Vietnam Soroti Proses Calon Naturalisasi Timnas Indonesia Luke Vickery: Generasi Baru dengan Pengalaman A-League

Salah satu nama yang akhir-akhir ini santer dikabarkan akan menjadi pemain naturalisasi dan amunisi baru John Herdman di Timnas Indonesia adalah Luke Vickery.
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan, bahwa saat ini dirinya sedang menggodok program kredit angkot listrik yang bisa diikuti oleh para sopir angkot di Jawa Barat.
Media Vietnam Sebut Timnas Indonesia Tak Bakal Bisa Kalahkan The Golden Warriors di Piala AFF 2026

Media Vietnam Sebut Timnas Indonesia Tak Bakal Bisa Kalahkan The Golden Warriors di Piala AFF 2026

Kondisi Timnas Indonesia yang diprediksi akan tanpa kekuatan penuh di Piala AFF 2026, dinilai oleh media Vietnam sebagai angin segar bagi skuad Kim Sang-sik.
Gubernur Dedi Mulyadi Nonaktifkan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, hingga Buru Konten Kreator yang Bongkar Pelanggaran Aturan PKB

Gubernur Dedi Mulyadi Nonaktifkan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, hingga Buru Konten Kreator yang Bongkar Pelanggaran Aturan PKB

Dedi Mulyadi menonaktifkan sementara Kepala Samsat Soekarno-Hatta Bandung per Rabu (8/4/2026), setelah pelanggaran tersebut terekspos dan viral di media sosial.
Dedi Mulyadi Tiba-tiba Sampaikan Permohonan Maaf untuk Warga Jawa Barat Usai Ngaku 'Gubernur Sableng'

Dedi Mulyadi Tiba-tiba Sampaikan Permohonan Maaf untuk Warga Jawa Barat Usai Ngaku 'Gubernur Sableng'

Jagat media sosial mendadak dihebohkan dengan pernyataan Kang Dedi Mulyadi (KDM) yang secara terbuka menyampaikan permohonan maaf kepada warga Jawa Barat.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT