GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Bukan di Indonesia, Ini Presiden Paling Miskin se-Dunia! Gajinya 90 Persen Sengaja Dibagi-bagikan ke Rakyat

José Alberto Mujica Cordano, yang dunia kenal dengan nama "Pepe" Mujica, telah menghembuskan napas terakhirnya pada usia 89 tahun, Rabu (14/5/2025). Sosok yang dijuluki "presiden termiskin di dunia"
Kamis, 15 Mei 2025 - 17:55 WIB
Kolase foto presiden termiskin di dunia José Alberto Mujica Cordano asal Uruguay.
Sumber :
  • Istimewa

tvOnenews.com - José Alberto Mujica Cordano, yang dunia kenal dengan nama "Pepe" Mujica, telah menghembuskan napas terakhirnya pada usia 89 tahun, Rabu (14/5/2025).

Sosok yang dijuluki "presiden termiskin di dunia" ini meninggal dunia di Uruguay, negara yang ia cintai dan pimpin dengan ketulusan hati. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kabar duka ini diumumkan langsung oleh pihak keluarga, meskipun hingga kini belum ada keterangan resmi mengenai penyebab wafatnya.

Dalam laporan Euronews, baik keluarga maupun pemerintah belum memberikan penjelasan detail tentang kondisi terakhir Mujica. 

Yang pasti, dunia kehilangan seorang tokoh langka, pemimpin yang menyatukan integritas, kesederhanaan, dan keberanian. Presiden Uruguay saat ini Yamandú Orsi menyampaikan duka yang mendalam.

"Kami akan sangat merindukanmu, orang tua terkasih. Terima kasih atas semua yang telah kau berikan kepada kami dan atas cintamu yang mendalam kepada rakyatmu," ucap Orsi.

Kolase foto presiden termiskin di dunia José Alberto Mujica Cordano asal Uruguay.
Kolase foto presiden termiskin di dunia José Alberto Mujica Cordano asal Uruguay.
Sumber :
  • Istimewa

 

Biografi Mujica Sang Presiden Termiskin di Dunia

Mujica lahir dari keluarga kelas menengah di Montevideo, ibu kota Uruguay. Ia selalu menyebut ibunya sebagai pengaruh terbesar dalam hidupnya, seorang perempuan keras kepala yang mewariskan kecintaannya terhadap politik, buku, dan bercocok tanam. 

Mujica tumbuh dalam lingkungan demokratis, tetapi realitas politik dan sosial Amerika Latin pada dekade 1960-an membawanya pada jalan penuh konfrontasi.

Pada awalnya, Mujica merupakan bagian dari Partai Nasional sebuah partai kanan-tengah tradisional. Namun, ketidakpuasan terhadap ketimpangan sosial dan otoritarianisme yang mulai mencengkeram Uruguay, mendorongnya ikut mendirikan Gerakan Pembebasan Nasional Tupamaros (MLN-T), kelompok gerilya perkotaan berhaluan kiri yang terkenal dengan aksi penyerangan, penculikan, dan propaganda bersenjata.

Pada tahun 1970, Mujica ditembak enam kali dan nyaris meninggal. Ia kemudian ditangkap empat kali, dan dua kali berhasil melarikan diri dari penjara, salah satunya melalui terowongan besar bersama 105 tahanan Tupamaros, sebuah peristiwa yang masih dikenang sebagai salah satu pelarian terbesar dalam sejarah Amerika Latin.

Namun saat militer melancarkan kudeta pada 1973, nasib Mujica berubah drastis. Ia menjadi bagian dari "sembilan sandera negara", tahanan politik yang hidup dalam isolasi total, disiksa, dan dijadikan alat tekan terhadap kelompok gerilya di luar sana.

“Aku pernah berbicara dengan semut. Aku pikir aku gila,” kenangnya suatu hari.

“Tapi hari aku dibebaskan, itulah hari terbaik dalam hidupku. Jadi presiden? Itu tidak ada apa-apanya,” tambahnya.

Dari Tahanan Politik ke Pemimpin Bangsa

Setelah 14 tahun di penjara, Mujica dibebaskan pada tahun 1985, saat Uruguay kembali ke demokrasi. Ia memasuki dunia politik formal dan menjadi anggota parlemen, lalu menteri pertanian pada 2005 dalam pemerintahan Frente Amplio, koalisi kiri-tengah. 

Lima tahun kemudian pada usia 74, Mujica terpilih sebagai Presiden Uruguay (2010–2015).

Kemenangannya menjadi bagian dari gelombang merah di Amerika Latin yang juga melambungkan tokoh-tokoh seperti Lula da Silva (Brasil) dan Hugo Chávez (Venezuela). 

Namun berbeda dari banyak rekannya, Mujica justru lebih dikenal karena kesederhanaan ekstremnya, bukan retorika bombastis.

Kolase foto presiden termiskin di dunia José Alberto Mujica Cordano asal Uruguay.
Kolase foto presiden termiskin di dunia José Alberto Mujica Cordano asal Uruguay.
Sumber :
  • Istimewa

 

Presiden yang Tidak Mau Tinggal di Istana

Alih-alih tinggal di istana presiden, Mujica memilih tinggal di rumah tua berdinding bata di pinggiran Montevideo, bersama istrinya Lucía Topolansky yang juga mantan gerilyawan. 

Ia menolak pengawalan ketat, menyetir sendiri Volkswagen Beetle 1987, dan menyumbangkan 90% gajinya untuk amal. Rumahnya tidak memiliki pendingin udara, dan ia sering terlihat menjemur pakaian sendiri.

"Mereka bilang saya presiden termiskin di dunia. Bukan. Miskin adalah mereka yang butuh terlalu banyak," katanya dalam wawancara tahun 2012.

"Saya hidup sederhana, ya, karena saya tidak mau diperbudak oleh kebutuhan," tambahnya.

Prestasi dan Kontroversi Pepe Mujica

Selama masa pemerintahannya, ekonomi Uruguay tumbuh rata-rata 5,4% per tahun, kemiskinan menurun, dan pengangguran tetap rendah, meski dunia sedang dilanda krisis ekonomi.

Ia juga mendorong legislasi progresif yang membuat Uruguay menjadi pionir di Amerika Latin dalam hal legalisasi aborsi, pengakuan pernikahan sesama jenis, dan regulasi penggunaan ganja secara legal

Namun pemerintahan Mujica tidak lepas dari kritik. Lawan politiknya menuding belanja negara membengkak, dan beberapa reformasi pendidikan yang dijanjikan tak berjalan optimal. 

Meski demikian, tak pernah ada tuduhan korupsi atau upaya merusak sistem demokrasi selama atau setelah masa jabatannya.

Di akhir masa jabatannya, popularitas Mujica mencapai hampir 70%. Sebuah pencapaian luar biasa bagi seorang pemimpin yang begitu nyentrik dan tanpa pencitraan.

Setelah mengundurkan diri dari jabatan presiden, Mujica tetap aktif sebagai senator dan berkeliling dunia berbicara tentang kemiskinan, demokrasi, dan keberlanjutan. Pada 2020, ia resmi pensiun dari dunia politik.

Pada 2023, Mujica mengumumkan bahwa dirinya mengidap kanker. Ia mulai sering berbicara soal kematian, bukan dengan ketakutan, tetapi dengan filsafat yang dalam dan damai.

“Maut adalah garam kehidupan,” katanya dalam wawancara terakhirnya dengan BBC.

“Yang membuat hidup berarti adalah keterbatasannya,” imbuhnya.

Warisan Pepe Mujica

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Pepe Mujica akan dikenang bukan hanya sebagai presiden, tapi sebagai ikon moral dan kemanusiaan. Sosok yang memperlihatkan bahwa kepemimpinan bukan soal kemewahan, tapi keberanian untuk tetap jujur dan sederhana.

Dalam dunia yang sering terobsesi dengan citra dan kekuasaan, Mujica adalah pengingat bahwa keteladanan bisa hadir dari rumah berdinding bata, dari mobil tua, dan dari tangan yang pernah memanggul senjata namun memilih menanam bunga setelahnya.

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Kabar Baik untuk John Herdman, Emil Audero Dapat Pengakuan Luar Biasa usai Tampil Menggila di Serie A

Kabar Baik untuk John Herdman, Emil Audero Dapat Pengakuan Luar Biasa usai Tampil Menggila di Serie A

Kabar menggembirakan datang untuk pelatih Timnas Indonesia, John Herdman. Penampilan gemilang Emil Audero di pentas Serie A kembali mencuri perhatian publik.
Cara Enak Menurunkan Berat Badan yang Naik Selama Ramadhan ala dr Zaidul Akbar, Bukan Diet Ekstrem tapi Coba Pola ini

Cara Enak Menurunkan Berat Badan yang Naik Selama Ramadhan ala dr Zaidul Akbar, Bukan Diet Ekstrem tapi Coba Pola ini

Puasa ramadhan sebentar lagi kita lakukan. Umat muslim indonesia bisa mencoba hal tips ala dr zaidul akbar ini
Resep Telur Orak-arik Lezat, Menu Sahur Simpel Andalan Anak Kos

Resep Telur Orak-arik Lezat, Menu Sahur Simpel Andalan Anak Kos

Resep telur orak-arik, menu sahur simpel andalan anak kos, rasa tak perlu diragukan lagi, sudah pasti lezat dan nikmat.
Kini Serumah dengan Ruben Onsu, Betrand Peto Ungkap saat Tinggal Bareng Sarwendah: Aku Apa-Apa Sendiri

Kini Serumah dengan Ruben Onsu, Betrand Peto Ungkap saat Tinggal Bareng Sarwendah: Aku Apa-Apa Sendiri

Kini tinggal bersama dengan Ruben Onsu, Betrand Peto ungkap kondisinya saat serumah dengan Sarwendah. Sebut bahwa dirinya kerap melakukan apa pun sendirian.
Tiba Lebih Awal, Ratchaburi FC Matangkan Persiapan Melawan Persib dengan Adaptasi Cuaca

Tiba Lebih Awal, Ratchaburi FC Matangkan Persiapan Melawan Persib dengan Adaptasi Cuaca

Ratchaburi FC sengaja datang H-3 pertandingan ke Bandung sebelum akhirnya melawan Persib di Stadion Gelora Bandung Lautan Api, Kota Bandung, Rabu (18/2/2026).
Ditanya soal Korupsi Impor Barang KW di Bea Cukai, KPK Bocorkan Modusnya hingga Pintu Masuk Utama

Ditanya soal Korupsi Impor Barang KW di Bea Cukai, KPK Bocorkan Modusnya hingga Pintu Masuk Utama

Korupsi barang impor KW di Bea Cukai masih menjadi perbincangan. Bahkan, baru-baru ini KPK bocorkan modus hingga pintu masuk utamanya.

Trending

Comeback Sensasional! Francesco Totti Selangkah Lagi Kembali ke AS Roma

Comeback Sensasional! Francesco Totti Selangkah Lagi Kembali ke AS Roma

Legenda AS Roma, Francesco Totti, mengonfirmasi bahwa dirinya tengah menjalin pembicaraan untuk kembali ke klub sebagai direktur.
Sebelum Sahur Nanti, Langsung Shalat Sunnah ini Kata Ustaz Adi Hidayat Bantu Derajat Hidup Naik

Sebelum Sahur Nanti, Langsung Shalat Sunnah ini Kata Ustaz Adi Hidayat Bantu Derajat Hidup Naik

Sebentar lagi kita menjalankan ibadah puasa ramadhan. Ada baiknya menyempatkan diri shalat sunnah ini
De Rossi Meledak! Aturan VAR Disebut ‘Paling Bodoh’ Usai Kalulu Diusir saat Duel Juventus Vs Inter Milan

De Rossi Meledak! Aturan VAR Disebut ‘Paling Bodoh’ Usai Kalulu Diusir saat Duel Juventus Vs Inter Milan

Pelatih kepala Genoa, Daniele De Rossi, melontarkan kritik keras terhadap keputusan kontroversial yang berujung kartu merah untuk bek Juventus, Pierre Kalulu, dalam Derby d’Italia melawan Inter Milan.
Suami Istri Berhubungan Badan di Siang Hari Ramadhan, Apa Hukumannya? Ini Penjelasan Buya Yahya

Suami Istri Berhubungan Badan di Siang Hari Ramadhan, Apa Hukumannya? Ini Penjelasan Buya Yahya

Jangan anggap sepele, suami istri berhubungan badan di siang hari Ramadhan, begini hukumannya menurut penjelasan Buya Yahya.
Habiburokhman Wanti-wanti Ada “Penumpang Gelap” Reformasi Polri: Bisa Saja Eks Pejabat

Habiburokhman Wanti-wanti Ada “Penumpang Gelap” Reformasi Polri: Bisa Saja Eks Pejabat

Ketua Komisi III DPR RI, Habiburokhman, mewanti-wanti perihal adanya “penumpang gelap” dalam isu percepatan reformasi Polri. Ia menilai ada pihak-pihak yang
Ramalan Zodiak Besok, 18 Februari 2026: Libra, Scorpio, Sagitarius, Capricorn, Aquarius, dan Pisces

Ramalan Zodiak Besok, 18 Februari 2026: Libra, Scorpio, Sagitarius, Capricorn, Aquarius, dan Pisces

Ramalan zodiak, 18 Februari 2026 untuk Libra, Scorpio, Sagitarius, Capricorn, Aquarius, dan Pisces. Simak prediksi cinta, karier, dan keuangan selengkapnya.
Tak Hanya Juventus, AC Milan Makin Geram: Wasit Pengaruhi Perburuan Gelar Scudetto!

Tak Hanya Juventus, AC Milan Makin Geram: Wasit Pengaruhi Perburuan Gelar Scudetto!

Media Italia, Corriere dello Sport, melaporkan bahwa kontroversi keputusan wasit dalam laga antara Inter Milan dan Juventus tidak hanya memicu kemarahan kubu Bianconeri, tetapi juga membuat AC Milan merasa kesal.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT