News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Hercules Pernah Bongkar Alasan Pilih Pindah ke Tanah Abang, Cuan Fantastis Jadi Penyebab Mantan Preman itu...

Banyak yang bertanya alasan Hercules Rosario Marshal pilih malang melintang ke Tanah Abang. Ternyata pendapatan besar dari kegiatan ini membuat dia jadi preman.
Minggu, 18 Mei 2025 - 09:59 WIB
Hercules
Sumber :
  • YouTube

tvOnenews.com - Warna-warni kisah masa lalu Rosario de Marshall biasa disapa Hercules menjadi mantan preman legendaris di Tanah Abang terus mencuri perhatian.

Siapa sangka, Hercules berpindah ke Tanah Abang pada era 1980-an karena memiliki alasan tertentu.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Simbol keberanian Hercules di Tanah Abang, setelah mantan preman itu melewati perjalanan yang penuh pengorbanan berdarah-darah bersama prajurit.

Perjalanan Hercules Perang di Timor Timur

Ketua umum GRIB Jaya, Hercules Rosario Marshal.
Ketua umum GRIB Jaya, Hercules Rosario Marshal.
Sumber :
  • tvOnenews.com/Julio Trisaputra

 

Sebelum ke Tanah Abang, Hercules di masa remajanya sudah memberikan pengaruh luar biasa berperan sebagai Tenaga Bantuan Operasi (TBO) di Kopassus saat perang Timor Timur pada 1975.

"Saya bergabung di Kopassus, saya juga dikasih kepercayaan megang logistik Kopassus. Di Kota Dili (Timor Leste), saya ditarik gabung ke pasukan," ujar Hercules dalam perbincangan dikutip dari YouTube Karni Ilyas Club, Minggu (18/5/2025)..

Saat di dalam prajurit, helikopter ditumpangi Hercules sayangnya harus mengalami kecalakaan akibat kontak senjata pada pertempuran dalam Operasi Seroja.

"Sehingga saya kecelakaan dan langsung dibawa pesawat Hercules menjemput saya ke Rumah Sakit Pusat Angkatan Darat (RSPAD) Gatot Subroto dan kemudian dibawa ke Bintaro," terangnya.

Sejak itulah, babak baru Hercules mulai beranjak ke Tanah Abang setelah melewati masa pemulihan fisik, yang mengharuskan tangan kanan dirinya diamputasi.

Cuan Fantastis Penyebab Pindah ke Tanah Abang

Datang dari tubuh prajurit, Hercules menceritakan kalau gaji dirinya di dalam pasukan hanya mendapat Rp75 ribu.

Namanya sudah santer di Tanah Abang, namun pada saat itu Hercules masih memiliki peran dalam pasukan Kopassus.

Karena tidak betah sejak kecelakaan, Hercules akhirnya memutuskan pindah ke Tanah Abang. Ia pun membuka lembaran baru di tanah pusat Jakarta.

Alasan memilih malang melintang di Tanah Abang karena sebab perbedaan pendapatan antara di pasukan dan perjudian di dunia malam sangat mencolok.

"Dengan gaji Rp75 ribu dengan semalam dapat Rp500 ribu sampai Rp1 juta pada tahun itu, ya saya lebih memilih ini apalagi tangan saya juga sudah kecelakaan," jelasnya.

Hercules secara terbuka mengaku dirinya tergiur dengan perjudian yang penghasilannya sudah tak terkendali.

Terlebih lagi, berbagai kelompok di Tanah Abang sudah mengenali siapa sosok Hercules.

Akan tetapi, Hercules membantah dirinya melakukan pemalakan dan pemerasan selama 15 tahun melanglang buana di Tanah Abang.

Tindakan kekerasan, premanisme sangat dihindari oleh Hercules, hanya fokus mencari uang berjuta-juta dari perjudian.

"Saya hanya mengelola judi di dalam itu, uangnya sudah enggak karuan, apalagi minta ke pedagang," tegasnya.

Pakai Uang Perjudian untuk Bantu Banyak Orang

Alih-alih kekayaannya untuk bersenang-senang, Hercules tampaknya sudah melakukan kegiatan sosial, walaupun bantuannya berasal dari hasil perjudian.

Hercules sempat menampung ratusan orang dari Timor Timur yang datang ke Tanah Abang.

Pada momen itulah, ia membantu ribuan orang ekstrem dari Timor Timur, terlebih mantan preman itu lahir di Timor Leste.

Kekuatan Spiritual Penyebab Keluar dari Tanah Abang

Sudah belasan tahun di pusat Jakarta, Hercules seiring berjalannya waktu resah dengan kehidupannya di tengah kerasnya dunia malam.

Semakin sadar atas dunia malam tidak berdampak apa-apa, kekuatan spiritual Hercules bergetar untuk mengubah pola hidupnya lebih baik.

Keputusan mualaf menjadi tanda-tanda perjalanan panjang Hercules di Tanah Abang berakhir.

(hap)

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

tvonenews

 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Pesawat Nirawak AS Hilang di Selat Hormuz, Drone Canggih Rp3,5 Triliun Menghilang Usai Sinyal Darurat

Pesawat Nirawak AS Hilang di Selat Hormuz, Drone Canggih Rp3,5 Triliun Menghilang Usai Sinyal Darurat

Pesawat nirawak MQ-4C Triton milik AS hilang di Selat Hormuz usai kirim sinyal darurat. Drone pengintai bernilai Rp3,5 triliun jadi sorotan.
Gawat! Mauricio Souza Pastikan Satu Pemain Persija Berlabel Timnas Indonesia Absen saat Hadapi Persebaya

Gawat! Mauricio Souza Pastikan Satu Pemain Persija Berlabel Timnas Indonesia Absen saat Hadapi Persebaya

Persija Jakarta dihantam kabar buruk jelang duel pekan ke-27 Super League kontra Persebaya Surabaya. Satu pemain berlabel Timnas Indonesia dipastikan absen.
Prabowo Soroti Dana Korupsi Dipakai untuk Membiayai Gerakan Melawan Pemerintah

Prabowo Soroti Dana Korupsi Dipakai untuk Membiayai Gerakan Melawan Pemerintah

Presiden Prabowo Subianto melontarkan peringatan keras terhadap pelaku korupsi di sektor perkebunan sawit dan pertambangan ilegal yang ada di kawasan hutan.
Wacana ‘War Tiket’ Haji Menuai Kritik, Atalia: Kemunduran bagi Reformasi Tata Kelola Haji

Wacana ‘War Tiket’ Haji Menuai Kritik, Atalia: Kemunduran bagi Reformasi Tata Kelola Haji

Anggota Komisi VIII DPR RI, Atalia Praratya, menilai wacana war tiket haji usulan Kementerian Haji dan Umrah itu berpotensi merusak sistem yang sudah berjalan.
Prabowo Ungkap Aset Negara Rp370 Triliun Diselamatkan, Setara 10 Persen APBN

Prabowo Ungkap Aset Negara Rp370 Triliun Diselamatkan, Setara 10 Persen APBN

Prabowo sebut penyelamatan aset Rp370 triliun setara 10 persen APBN. Satgas PKH dinilai berperan besar amankan kawasan hutan negara.
Dari ‘War Tiket’ ke Antrean 26 Tahun, Begini Sejarah Haji Indonesia dan Awal Mula Waiting List Panjang

Dari ‘War Tiket’ ke Antrean 26 Tahun, Begini Sejarah Haji Indonesia dan Awal Mula Waiting List Panjang

Sejarah haji Indonesia dari era tanpa antrean hingga waiting list 26 tahun. Wacana war tiket kembali mencuat di tengah panjangnya antrean haji.

Trending

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Dapat Izin FIFA, Jay Idzes hingga Kevin Diks Bisa Dipanggil John Herdman ke Timnas Indonesia untuk FIFA ASEAN Cup 2026

Dapat Izin FIFA, Jay Idzes hingga Kevin Diks Bisa Dipanggil John Herdman ke Timnas Indonesia untuk FIFA ASEAN Cup 2026

Skuad Garuda punya kesempatan langka, yakni memanggil para pemain terbaiknya tanpa terhalang tembok perizinan klub Eropa untuk bermain di FIFA ASEAN Cup 2026.
Publik Vietnam Heran, Kok Timnas Indonesia Berpeluang Tantang Italia di FIFA Matchday Juni 2026

Publik Vietnam Heran, Kok Timnas Indonesia Berpeluang Tantang Italia di FIFA Matchday Juni 2026

Publik Vietnam soroti peluang Timnas Indonesia menghadapi Italia di FIFA Matchday Juni 2026. Begini katanya.
Jadwal Final Four Proliga 2026, Jumat 10 April: Kesempatan Emas Dua Tim Putri Menjaga Asa Lolos ke Grand Final

Jadwal Final Four Proliga 2026, Jumat 10 April: Kesempatan Emas Dua Tim Putri Menjaga Asa Lolos ke Grand Final

Jadwal Final Four Proliga 2026, Jumat 10 April yang akan menyajikan dua laga dari sektor putri dan putra pada hari kedua seri Solo.
Percuma Lebih Kuat dari Thailand dan Vietnam, Timnas Indonesia Tetap Bakal Kesusahan di Piala Asia 2027

Percuma Lebih Kuat dari Thailand dan Vietnam, Timnas Indonesia Tetap Bakal Kesusahan di Piala Asia 2027

Timnas Indonesia dinilai lebih unggul dari Thailand dan Vietnam, namun masih menghadapi kendala skuad jelang Piala Asia 2027 dan sulit bersaing di level Asia.
Babak Baru Izin SMK IDN Bogor Dicabut KDM: Sekolah Serahkan Bukti Tambahan, Desak Ombudsman Uji Dugaan Maladministrasi

Babak Baru Izin SMK IDN Bogor Dicabut KDM: Sekolah Serahkan Bukti Tambahan, Desak Ombudsman Uji Dugaan Maladministrasi

SMK IDN Boarding School Jonggol, Bogor menyerahkan bukti tambahan hingga minta Ombudsman bongkar dugaan penyimpangan SK Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi (KDM).
Diajak Joging Pelatih Timnas Indonesia John Herdman, Ketum PSSI Erick Thohir: Kita Nggak Kuat

Diajak Joging Pelatih Timnas Indonesia John Herdman, Ketum PSSI Erick Thohir: Kita Nggak Kuat

Ketua Umum PSSI Erick Thohir memberikan jawaban jenaka ketika diajak pelatih Timnas Indonesia John Herdman untuk berolahraga lari atau joging bersama-sama.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT