News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Anak Buah Hercules 'Ngotot' Mati-matian Ogah Lepaskan Lahan BMKG Karena hal ini: Negosiasi Saja, Tidak Usah....

Anggota GRIB Jaya ngotot bela lahan BMKG, Ini alasannya. Anak buah Hercules itu berani maju karena punya bukti dan setahun yang lalul sudah lakukan...
Sabtu, 31 Mei 2025 - 22:04 WIB
Anak buah Hercules di ormas GRIB Jaya
Sumber :
  • YouTube tvOnenews

tvOnenews.com - Sengketa lahan antara Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) dan ormas Gerakan Rakyat Indonesia Bersatu Jaya (GRIB Jaya) di Pondok Aren, Tangerang Selatan, terus bergulir panas. 

Meski aparat kepolisian telah menangkap sejumlah anggota ormas dan membongkar markas mereka di area sengketa, GRIB Jaya tetap menunjukkan sikap tak gentar. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Ormas yang dikenal berada di bawah komando Hercules Rosario de Marshall itu bahkan tetap menyuarakan narasi bahwa mereka berada di pihak yang benar dan memperjuangkan hak rakyat.

Menurut pernyataan Wilson Colling, ketua tim hukum advokasi GRIB Jaya, keberadaan ormas di atas lahan tersebut bukanlah tanpa alasan. 

Ia menjelaskan bahwa GRIB Jaya hadir untuk mendampingi dan melindungi pihak yang diklaim sebagai ahli waris sah tanah tersebut. 

Dasar keyakinan mereka adalah girik tanah yang menurut mereka masih tercatat resmi di kelurahan. 

“Kami menanyakan kepada lurah, apakah girik ini masih tercatat,” ujar Wilson, dikutip dari kanal YouTube GRIB TV, sebagaimana diberitakan oleh tvOnenews.com.

Wilson juga menjelaskan bahwa dalam konteks tanah adat, selama belum memiliki sertifikat, girik tetap menjadi bukti kepemilikan yang sah. 

Ia mengungkapkan bahwa pada tahun 2024, pihak kelurahan menyatakan girik tersebut masih tercatat, dan itulah yang mendorong GRIB Jaya untuk terus memperjuangkan klaim mereka. 

“Nah itu tercatat, 2024 saya tanya, makanya kami berani maju,” tegasnya.

Bagi GRIB Jaya, sengketa ini sebenarnya tidak perlu menjadi konsumsi publik. Mereka mendorong agar penyelesaian dilakukan melalui jalur musyawarah antara BMKG dan ahli waris. 

Ketua Tim Hukum dan Advokasi GRIB Jaya, Wilson Colling
Ketua Tim Hukum dan Advokasi GRIB Jaya, Wilson Colling
Sumber :
  • Tangkapan layar YouTube GRIB TV

 

“Jadi semestinya kan tidak usah dihebohkan di ruang publik, ahli waris kan sudah tua-tua, negosiasi saja,” lanjut Wilson.

Di balik keteguhan ormas ini berdiri, ada loyalitas tinggi dari para anggotanya. 

Anak buah Hercules bahkan disebut rela mempertaruhkan nyawa demi membela lahan yang mereka anggap sebagai hak rakyat. 

Mereka tidak hanya hadir sebagai pengawal lahan, tetapi juga mengelola kawasan tersebut dengan mendirikan posko.

Bahkan hingga menarik biaya sewa dari para pelaku UMKM yang membuka lapak dagangan di sana. Aktivitas persewaan ini yang kemudian oleh banyak pihak dituduh sebagai pungutan liar (pungli).

Namun dari sudut pandang GRIB Jaya, kehadiran lapak-lapak UMKM itu justru merupakan bentuk pemberdayaan ekonomi masyarakat kecil. 

Dalam narasi mereka, keberadaan posko dan lapak dagang di area sengketa adalah bentuk konkret solidaritas terhadap warga dan ahli waris yang selama ini terpinggirkan dalam konflik agraria.

Sengketa lahan ini pun menjadi sorotan karena memperlihatkan tumpang tindih persoalan kepemilikan antara negara dan masyarakat adat. 

GRIB Jaya mengklaim memiliki bukti legal berupa girik, sementara BMKG menyatakan sebagai pemilik sah karena status lahan sebagai aset negara. 

Konflik ini semakin kompleks karena diwarnai dengan pendekatan kekuatan ormas, penegakan hukum, dan tarik ulur status hukum girik sebagai bukti kepemilikan.

Meski markas mereka telah dibongkar dan aparat telah bertindak, GRIB Jaya tidak menunjukkan tanda-tanda mundur. 

Mereka tetap berpegang pada keyakinan bahwa perjuangan mereka berpijak pada dokumen yang sah dan moral keberpihakan terhadap rakyat kecil. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dalam konteks ini, GRIB Jaya menegaskan bahwa tanpa adanya data dan fakta, mereka tidak akan berani menantang institusi negara. 

Seperti ditegaskan Wilson, “GRIB Jaya pun tak akan berani untuk melawan negara jika mereka tidak memiliki data atau fakta yang mendukung.” (udn)
 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Prediksi Skor Persija Jakarta vs Persebaya Surabaya di Super League 11 April 2026

Prediksi Skor Persija Jakarta vs Persebaya Surabaya di Super League 11 April 2026

Duel seru di pekan ke-27 Super League akan mempertemukan Persija Jakarta vs Persebaya Surabaya di Stadion Gelora Bung Karno, Sabtu malam (11/4) pukul 19.00 WIB.
Bupati Tulungagung Terjaring OTT KPK

Bupati Tulungagung Terjaring OTT KPK

Berdasarkan informasi yang dihimpun wartawan dari sumber terpercaya membenarkan bahwa ada kegiatan OTT pejabat Pemkab Tulungagung yang dilakukan KPK.
Hari Ini SIM Keliling Tersedia di Empat Lokasi Jakarta, Simak Info Selengkapnya

Hari Ini SIM Keliling Tersedia di Empat Lokasi Jakarta, Simak Info Selengkapnya

Ditlantas Polda Metro Jaya membuka empat lokasi layanan SIM Keliling bagi masyarakat yang ingin mengurus perpanjangan masa berlaku syarat legal berkendara itu, di wilayah Jakarta, Sabtu.
Dedi Mulyadi Pertanyakan Sanksi Tegas untuk Perawat RS Hasan Sadikin Pasca Insiden Bayi Nyaris Tertukar

Dedi Mulyadi Pertanyakan Sanksi Tegas untuk Perawat RS Hasan Sadikin Pasca Insiden Bayi Nyaris Tertukar

Kasus bayi nyaris tertukar di RS Hasan Sadikin disorot Dedi Mulyadi. Ia pertanyakan sanksi tegas untuk perawat, dari pembinaan hingga kemungkinan pemecatan.
Belum Dinaturalisasi, Luke Vickery Sudah Dipuji Habis-habisan oleh Media Vietnam: Figur Penting Timnas Indonesia

Belum Dinaturalisasi, Luke Vickery Sudah Dipuji Habis-habisan oleh Media Vietnam: Figur Penting Timnas Indonesia

Luke Vickery bukanlah pemain sembarangan. Lahir di Hawaii pada 25 Oktober 2005, pemuda berusia 20 tahun ini memiliki garis keturunan Indonesia dari ibunya.
Jadwal Final Four Proliga 2026, Sabtu 11 April: Hari Pertama Putaran Kedua Langsung Suguhkan Big Match Sektor Putri!

Jadwal Final Four Proliga 2026, Sabtu 11 April: Hari Pertama Putaran Kedua Langsung Suguhkan Big Match Sektor Putri!

Jadwal Final Four Proliga 2026, Sabtu 11 April yang menjadi laga perdana di putaran kedua dengan menyuguhkan dua pertandingan dari sektor putri dan putra .

Trending

Vietnam Akhirnya Akui Timnas Indonesia "Raja" Baru ASEAN

Vietnam Akhirnya Akui Timnas Indonesia "Raja" Baru ASEAN

Tensi tinggi menyelimuti gelaran ASEAN Futsal Championship 2026 jelang laga semifinal yang mempertemukan Timnas Futsal Indonesia melawan Vietnam. Menariknya ...
Adu Harta Kekayaan Gubernur Jabar Dedi Mulyadi vs Wakil Gubernur Kalbar Krisantus Kurniawan, Siapa Lebih Tajir?

Adu Harta Kekayaan Gubernur Jabar Dedi Mulyadi vs Wakil Gubernur Kalbar Krisantus Kurniawan, Siapa Lebih Tajir?

Perbandingan harta kekayaan Dedi Mulyadi dan Krisantus Kurniawan jadi sorotan usai pernyataan viral. Intip data LHKPN terbaru dan rincian aset keduanya.
Timnas Indonesia 'Ketiban Durian Runtuh' di FIFA ASEAN CUp 2026, Peluang Jadi Pemenang Terbuka Lebar!

Timnas Indonesia 'Ketiban Durian Runtuh' di FIFA ASEAN CUp 2026, Peluang Jadi Pemenang Terbuka Lebar!

Berbeda dengan Piala AFF, FIFA ASEAN Cup yang dijadwalkan berlangsung pada September dan Oktober 2026, menawarkan keuntungan strategis yang sulit diabaikan.
Jokowi Lontarkan Respons Menohok ke Jusuf Kalla soal Tunjukkan Ijazah Asli: Kebalik-balik Itu

Jokowi Lontarkan Respons Menohok ke Jusuf Kalla soal Tunjukkan Ijazah Asli: Kebalik-balik Itu

Mantan Presiden Jokowi lontarkan respons menohok ke Wakil Presiden RI ke-10 dan ke-12 Jusuf Kalla terkait pernyataan JK soal meminta Jokowi untuk menunjukkan
Duh, Maarten Paes Jadi Bahan Olokan di Belanda! Pundit Senior Tertawa Terpingkal-pingkal: Dia Sama Sekali Bukan Kiper!

Duh, Maarten Paes Jadi Bahan Olokan di Belanda! Pundit Senior Tertawa Terpingkal-pingkal: Dia Sama Sekali Bukan Kiper!

Nasib kurang beruntung tengah dialami kiper utama Timnas Indonesia Maarten Paes. Meski kini bermain untuk raksasa Eredivisie Ajax Amsterdam Paes justru menjadi
Pasang Badan untuk Shayne Pattynama, Mauricio Souza Jawab Kritik Bung Binder: Jangan Menilai Sebelah Mata

Pasang Badan untuk Shayne Pattynama, Mauricio Souza Jawab Kritik Bung Binder: Jangan Menilai Sebelah Mata

Pelatih Persija Jakarta Mauricio Souza memberikan pembelaan keras terhadap salah satu pemainnya Shayne Pattynama. Bek sayap Timnas Indonesia itu belakangan men-
Belum Dinaturalisasi, Luke Vickery Sudah Dipuji Habis-habisan oleh Media Vietnam: Figur Penting Timnas Indonesia

Belum Dinaturalisasi, Luke Vickery Sudah Dipuji Habis-habisan oleh Media Vietnam: Figur Penting Timnas Indonesia

Luke Vickery bukanlah pemain sembarangan. Lahir di Hawaii pada 25 Oktober 2005, pemuda berusia 20 tahun ini memiliki garis keturunan Indonesia dari ibunya.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT