GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Inovasi Kuliner Berbahan Pangan Lokal, Cocok untuk Menu Berbuka Puasa

Jelang bulan suci Ramadhan SMA PGRI 2 Kayen dan Pemerintah Kecamatan Kayen, Pati, Jawa Tengah, menggelar lomba inovasi kuliner dengan memanfaatkan pangan lokal.
Rabu, 30 Maret 2022 - 10:46 WIB
Hasil olahan dalam lomba Inovasi Kuliner Berbahan Pangan Lokal
Sumber :
  • Tim tvOne - Abdul Rohim

Pati, Jawa Tengah - Jelang bulan suci Ramadhan SMA PGRI 2 Kayen dan Pemerintah Kecamatan Kayen, Kabupaten Pati, Jawa Tengah, menggelar lomba inovasi kuliner dengan pemanfaatan dari pangan lokal.

Lomba yang diikuti setiap Desa di Kecamatan Kayen ini bertujuan untuk menumbuhkan perekonomian masyarakat melalui inovasi kuliner dengan memanfaatkan pangan lokal yang ada di Kabupaten Pati, khususnya di kecamatan Kayen.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dalam lomba ini peserta diminta untuk membuat camilan atau kudapan dengan bahan ketela ataupun ubi yang diolah menjadi berbagai macam menu takjil saat berbuka puasa.

Ibu-ibu peserta lomba tampak antusias dalam mengolah pangan lokal ini. Setiap Desa di Kecamatan Kayen mengirimkan wakilnya dengan berbagai macam inovasi olahan ketela ataupun ubi.

Salah satu peserta dari Desa Kayen, Ika Inayati, menyambut baik lomba inovasi kuliner dengan pemanfaatan dari pangan lokal ini. Dengan lomba ini dia berharap nantinya bisa ditularkan pada warga di desanya, sehingga di kemudian hari diharapkan bisa meningkatkan perekonomian rumah tangga warga.

“Dengan lomba semacam ini bermanfaat sekali bagi kami dan resep olahan makanan tradisional ini dapat ditularkan ke ibu-ibu lainnya. Sehingga ini bisa jadi peluang usaha rumah tangga,” ujar Ika Inayati, Rabu (30/3/2022).

“Ini kami membuat wingko dari singkong, jadi biar ada variasi kue selain dari terigu. Dan ini bisa dikenalkan ke masyarakat lain sebagai kudapan agar tidak tergantung dengan bahan terigu,” lanjutnya.

Setelah semua peserta menyelesaikan mengolah pangan lokal menjadi berbagai camilan atau kudapan, kemudian disajikan di meja peserta. Satu persatu hasil olahan dari ketela ataupun ubi ini ditata di piring dengan hiasan sangat menarik. Selanjutnya satu persatu berbagai hasil olahan tersebut dicicipi dan di nilai oleh dewan juri.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Siti Asiyah, salah satu dewan juri dan guru tata boga SMA PGRI 2 Kayen, mengatakan, lomba ini digelar untuk merangsang masyarakat, khusunya ibu-ibu agar mau memanfaatkan pangan lokal yang ada di sekitar rumah.

Sehingga nantinya bisa meningkatkan perekomian rumah tangga. Apalagi sebentar lagi puasa, sehingga iovasi kuliner ini juga diharapkan nanti bisa disajikan sebagai takjil saat berbuka puasa.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

PP AMPG Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir Aceh Tamiang, Imbau Tinggalkan Tenda

PP AMPG Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir Aceh Tamiang, Imbau Tinggalkan Tenda

Ketua Umum PP AMPG Said Aldi Al Idrus mengimbau kepada seluruh korban bencana banjir di Aceh Tamiang yang telah menerima bantuan rumah sewa, Huntara, uang lauk,
Erick Thohir Nilai Kemenangan Timnas Indonesia: Perjuangan Belum Selesai

Erick Thohir Nilai Kemenangan Timnas Indonesia: Perjuangan Belum Selesai

Ketua Umum PSSI Erick Thohir menyambut positif kemenangan Timnas Indonesia atas Saint Kitts and Nevis dalam ajang FIFA Series 2026 di Stadion Utama Gelora Bung
DPR Kritik Praktik Monopoli Penerbangan Domestik, Usul Buka Akses untuk Maskapai Luar Negeri

DPR Kritik Praktik Monopoli Penerbangan Domestik, Usul Buka Akses untuk Maskapai Luar Negeri

Anggota Komisi X DPR Robert Joppy Kardinal mengkritik praktik monopoli dan duopoli rute penerbangan, khususnya di wilayah Indonesia Timur seperti Maluku dan
Bukan Beckham Putra maupun Mauro Zijlstra, Media Belanda Sebut Ole Romeny Kunci Timnas Indonesia di FIFA Series 2026

Bukan Beckham Putra maupun Mauro Zijlstra, Media Belanda Sebut Ole Romeny Kunci Timnas Indonesia di FIFA Series 2026

Media Belanda, de Gelderlander nilai pemain Timnas Indonesia yang menjadi kunci di FIFA Series 2026 bukan Beckham Putra hingga Mauro Zijlstra, tapi Ole Romeny.
Pengamat Nilai Praktik Non Kader Jadi Ketum Bisa Rusak Demokrasi Partai

Pengamat Nilai Praktik Non Kader Jadi Ketum Bisa Rusak Demokrasi Partai

Dosen Hukum Tata Negara Universitas Indonesia, Titi Anggraini, menyoroti soal praktik terpilihnya ketua umum partai politik dari kalangan bukan kader partai.
Polri Dinilai Berhasil Amakan Arus Mudik dan Balik Lebaran 2026

Polri Dinilai Berhasil Amakan Arus Mudik dan Balik Lebaran 2026

Serangkaian kebijakan momen arus mudik dan balik Hari Raya Idulfitri atau Lebaran 2026 oleh Polri menuai respons positif.

Trending

Timnas Indonesia Pesta Gol, Tapi Erick Thohir Justru Kirim Sinyal Bahaya Jelang Final Lawan Bulgaria

Timnas Indonesia Pesta Gol, Tapi Erick Thohir Justru Kirim Sinyal Bahaya Jelang Final Lawan Bulgaria

Ketum PSSI, Erick Thohir, meminta Timnas Indonesia segera mengalihkan fokus ke laga lawan Bulgaria usai meraih kemenangan meyakinkan pada ajang FIFA Series 2026
Bukan Beckham Putra maupun Mauro Zijlstra, Media Belanda Sebut Ole Romeny Kunci Timnas Indonesia di FIFA Series 2026

Bukan Beckham Putra maupun Mauro Zijlstra, Media Belanda Sebut Ole Romeny Kunci Timnas Indonesia di FIFA Series 2026

Media Belanda, de Gelderlander nilai pemain Timnas Indonesia yang menjadi kunci di FIFA Series 2026 bukan Beckham Putra hingga Mauro Zijlstra, tapi Ole Romeny.
Pengamat Nilai Praktik Non Kader Jadi Ketum Bisa Rusak Demokrasi Partai

Pengamat Nilai Praktik Non Kader Jadi Ketum Bisa Rusak Demokrasi Partai

Dosen Hukum Tata Negara Universitas Indonesia, Titi Anggraini, menyoroti soal praktik terpilihnya ketua umum partai politik dari kalangan bukan kader partai.
Sengaja Menepuk Nyamuk karena Diganggu, Bagaimana Hukumnya dalam Agama Islam? Buya Yahya Beri Penjelasan

Sengaja Menepuk Nyamuk karena Diganggu, Bagaimana Hukumnya dalam Agama Islam? Buya Yahya Beri Penjelasan

KH Yahya Zainul Ma'arif alias Buya Yahya menjelaskan hukum membunuh atau menepuk nyamuk secara sengaja akibat diganggu maupun digigit dalam syariat agama Islam.
DPR Wanti-Wanti Kenaikan Harga Pupuk Imbas Perang Iran vs Israel-AS, Pemerintah Diminta Produksi Sendiri

DPR Wanti-Wanti Kenaikan Harga Pupuk Imbas Perang Iran vs Israel-AS, Pemerintah Diminta Produksi Sendiri

Anggota Komisi IV DPR RI Hindun Anisah mengingatkan pemerintah terkait ancaman kenaikan harga pupuk akibat perang Iran dengan Israel dan Amerika Serikat (AS).
PP AMPG Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir Aceh Tamiang, Imbau Tinggalkan Tenda

PP AMPG Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir Aceh Tamiang, Imbau Tinggalkan Tenda

Ketua Umum PP AMPG Said Aldi Al Idrus mengimbau kepada seluruh korban bencana banjir di Aceh Tamiang yang telah menerima bantuan rumah sewa, Huntara, uang lauk,
Polri Dinilai Berhasil Amakan Arus Mudik dan Balik Lebaran 2026

Polri Dinilai Berhasil Amakan Arus Mudik dan Balik Lebaran 2026

Serangkaian kebijakan momen arus mudik dan balik Hari Raya Idulfitri atau Lebaran 2026 oleh Polri menuai respons positif.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT