GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Kampung Pancasila, Wujud Indahnya Toleransi dalam Keberagaman

Warga Dusun Sumberrejo, Desa Senduro, Kecamatan Senduro, Kabupaten Lumajang ratusan tahun lamanya rukun satu sama lain meski hidup dengan perbedaan keyakinan
  • Reporter :
  • Editor :
Kamis, 31 Maret 2022 - 09:57 WIB
Warga gotong royong bersihkan mural di Kampung Pancasila, Lumajang
Sumber :
  • Wawan Sugiarto

Lumajang, Jawa Timur - Kebhinekaan Indonesia memang telah lama menjadi identitas yang tidak bisa dipisahkan dalam sejarah panjang Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). 

Bukan hanya soal budaya, ras, dan suku. Agama yang dianut warga negara ini pun beragam. Indahnya, mereka telah lama hidup berdampingan tanpa memandang adanya perbedaan identitas. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Seperti yang sudah dilalui warga RW 8, RW, 10, dan RW 11 Dusun Sumberrejo, Desa Senduro, Kecamatan Senduro, Kabupaten Lumajang ratusan tahun lamanya. Mereka tampak rukun satu sama lain meski hidup dengan perbedaan keyakinan ilahi. 

"Di sini ada 180 KK Muslim, 20 KK Hindu, dan 3 KK Kristen dan rumahnya saling bersebelahan," kata Farid, Kepala Desa Senduro, Kamis (31/3/2022). 

Warga pun kompak bergotong royong merubah wajah kampungnya dengan warna nyentrik berbeda dengan kampung lain. 

Sepanjang kampung tersebut dipenuhi dengan puluhan umbul-umbul merah putih  dan cat tembok dengan warna serupa dilengkapi monumen bertuliskan butir-butir Pancasila dan burung garuda di setiap pojok tikungan. 

Kini, sebuah kompleks yang terdiri dari 3 RW dan 9 RT itu dikenal dengan nama Kampung Pancasila

Hal tersebut bukan tanpa alasan. Pasalnya warga di sana selain telah hidup berdampingan sejak lama, juga saling membantu ketika satu sama lain butuh pertolongan. 

Potret kerukunan terbentuk dengan adanya kotak koin di depan rumah setiap warga yang akan digunakan sebagai kebutuhan menjaga kebersihan dan keamanan kompleks sesuai jadwal piket. 

"Setiap rumah ada kotak koin seikhlasnya yang akan diambil setiap hari oleh petugas piket keamanan dan digunakan sebagai kebutuhan pos ronda dan kebersihan," tambahnya. 

Saking rukunnya warga di sana, setiap ada yang memiliki hajat atau terdapat keluarga yang meninggal, semua orang akan berdatangan untuk membantu dan mendoakan sesuai keyakinan masing-masing. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Kalau ada yang meninggal pasti semua datang dan mendoakan, contoh kalau yang Hindu ada yang meninggal, warga selain Hindu juga datang untuk mendoakan sesuai keyakinan keluarga yang kehilangan walaupun di sana hanya diam saja, bagitupun sebaliknya," ujar Farid. 

Farid menceritakan bahwa di Desa Senduro sejatinya memiliki tiga lokasi yang menjadi asal muasal masyarakat asli setempat hidup berdampingan yakni di daerah dekat Pura Mandhara Giri Semeru Agung, dekat Sanggar yang menjadi asal muasal Pura Mandhara Giri Semeru Agung, dan kompleks yang hari ini menjadi Kampung Pancasila. 

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Seorang Nenek Kejar Dedi Mulyadi di Jalur Sumedang, Ucapannya Bikin Kaget KDM

Seorang Nenek Kejar Dedi Mulyadi di Jalur Sumedang, Ucapannya Bikin Kaget KDM

​​​​​​​Nenek 80 tahun kejar Dedi Mulyadi di jalan Sumedang, ucapannya bikin kaget sekaligus haru. Momen ini viral saat warga berebut salaman dan foto bersama.
Mudik Lebaran 2026 ke Bandung? Ini Tips Cerdas Cari Penginapan Dekat Stasiun, Bisa Jalan Kaki!

Mudik Lebaran 2026 ke Bandung? Ini Tips Cerdas Cari Penginapan Dekat Stasiun, Bisa Jalan Kaki!

Agar tidak salah pilih, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan sebelum memesan penginapan di sekitar stasiun saat mudik lebaran 2026. Perhatikan akses keamanan dan kenyamanan
Direktur Eredivisie Turun Gunung, Ungkap Masalah Terbesar Dean James dan Nathan-Tjoe-A-On di Klub-klub Liga Belanda, Ada Apa?

Direktur Eredivisie Turun Gunung, Ungkap Masalah Terbesar Dean James dan Nathan-Tjoe-A-On di Klub-klub Liga Belanda, Ada Apa?

Direktur Eredivisie, Jan de Jong, menyebut situasi ini cukup kompleks. Kasus ini bermula dari keberatan klub-klub Belanda terhadap status kewarganegaraan Dean James dan Nathan Tjoe-A-On. 
Cannavaro Beri Peringatan Keras! Italia Terancam Kehilangan Identitas Sepak Bola Jelang Play-off Piala Dunia 2026

Cannavaro Beri Peringatan Keras! Italia Terancam Kehilangan Identitas Sepak Bola Jelang Play-off Piala Dunia 2026

Legenda hidup Timnas Italia, Fabio Cannavaro, melontarkan peringatan serius terkait kondisi sepak bola negaranya saat ini.
Tak Ditutupi, Patrick Kluivert Akhirnya Jujur soal Alasan Gagal Bawa Timnas Indonesia ke Piala Dunia

Tak Ditutupi, Patrick Kluivert Akhirnya Jujur soal Alasan Gagal Bawa Timnas Indonesia ke Piala Dunia

Perjalanan Patrick Kluivert bersama Timnas Indonesia akhirnya mendapat sorotan setelah sang pelatih buka suara soal pengalamannya di 2025 kepada media Belanda.
Ramalan Shio Cinta 26 Maret 2026: Kuda Ayo Buka Hati, Kerbau Potensi Konflik

Ramalan Shio Cinta 26 Maret 2026: Kuda Ayo Buka Hati, Kerbau Potensi Konflik

​​​​​​​Ramalan shio cinta 26 Maret 2026, peruntungan asmara 12 shio, Kuda paling beruntung soal cinta, sementara Kerbau berpotensi menghadapi konflik hingga putus.

Trending

Ipswich Town Beri Sorotan Penuh untuk Elkan Baggott yang Kembali Dipanggil Timnas Indonesia

Ipswich Town Beri Sorotan Penuh untuk Elkan Baggott yang Kembali Dipanggil Timnas Indonesia

Bek jangkung Elkan Baggott dipastikan kembali memperkuat Timnas Indonesia setelah sempat absen, dan akan tampil di ajang FIFA Series. Ipswich Town akui kaget.
KNVB Ambil Keputusan setelah Status WNI Dean James Dipermasalahkan Klub Belanda NAC Breda

KNVB Ambil Keputusan setelah Status WNI Dean James Dipermasalahkan Klub Belanda NAC Breda

Federasi Sepak Bola Belanda (KNVB) telah mengumumkan melalui juru bicaranya tentang tuntutan NAC Breda. Mereka menuntut mengulang laga kontra Go Ahead Eagles setelah status Dean James dipermasalahkan.
Media Prancis Terheran-heran dengan Calvin Verdonk, Dinilai Kurang Ofensif tapi Tampil Disiplin

Media Prancis Terheran-heran dengan Calvin Verdonk, Dinilai Kurang Ofensif tapi Tampil Disiplin

Media Prancis terheran-heran dengan Calvin Verdonk, bek Timnas Indonesia itu dinilai minim ofensif tapi tampil fokus dan disiplin saat laga Lille vs Marseille.
Media Vietnam Heran Bukan Main, Baru Mulai Era John Herdman, Timnas Indonesia Terus Tambah Kekuatan Baru di Tim Pelatih

Media Vietnam Heran Bukan Main, Baru Mulai Era John Herdman, Timnas Indonesia Terus Tambah Kekuatan Baru di Tim Pelatih

Sorotan tajam datang dari media Vietnam terhadap langkah PSSI dalam membenahi struktur kepelatihan Timnas Indonesia. Mereka heran PSSI tambah kekuatan baru.
Bung Binder Puji Setinggi Langit John Herdman atas Keputusan Mencoret Pemain Ini dari Skuad Timnas Indonesia

Bung Binder Puji Setinggi Langit John Herdman atas Keputusan Mencoret Pemain Ini dari Skuad Timnas Indonesia

Pengamat sepakbola Bung Binder memberikan apresiasi kepada John Herdman atas keputusan mencoret beberapa pemain diaspora yang dianggap tidak tampil maksimal.
Vanja Bukilic Ikut Tryout Draft Pemain Asing Liga Voli Korea 2026-2027, Sahabat Megawati Hangestri Siap Reuni Bareng Red Sparks

Vanja Bukilic Ikut Tryout Draft Pemain Asing Liga Voli Korea 2026-2027, Sahabat Megawati Hangestri Siap Reuni Bareng Red Sparks

KOVO mengumumkan tanggal tryout dan draft pemain asing untuk Liga Voli Korea 2026-2027, di mana sahabat Megawati Hangestri di Red Sparks yakni Vanja Bukilic dikabarkan akan menjadi salah satu peserta.
Sudah Jatuh Tertimpa Tangga, Tim Geypens Resmi Dicoret dari Skuad FC Emmen Akibat Masalah Paspor

Sudah Jatuh Tertimpa Tangga, Tim Geypens Resmi Dicoret dari Skuad FC Emmen Akibat Masalah Paspor

Bak jatuh dan kemudian tertimpa tangga, Tim Geypens dicoret dari skuad FC Emmen dalam duel kontra Cambuur, Rabu (25/3/2026) dini hari WIB. Sang pemain Timnas Indonesia sebelumnya sempat masuk skuad John Herdman.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT