GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Heboh Negara-negara Timur Ajukan Protes ke AFC, Erick Thohir Tegaskan Fokus Timnas Indonesia Selanjutnya: Utama Kami...

Memicu perdebatan di antara negara-negara yang lolos babak selanjutnya. Salah satunya, Irak telah menjadi negara pertama yang melancarkan protes
Sabtu, 14 Juni 2025 - 19:41 WIB
Heboh Negara-negara Timur Ajukan Protes ke AFC, Erick Thohir Tegaskan Fokus Timnas Indonesia Selanjutnya: Utama Kami...
Sumber :
  • ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak A/ama/pri

Jakarta, tvOnenews.com- Santernya isu Negara Timur melayangkan protes ke Konfederasi Sepakbola Asia atau AFC tidak bisa dihindari.

Pasalnya, AFC telah resmi menunjuk Qatar dan Arab Saudi sebagai tuan rumah untuk laga babak keempat Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Heboh Negara-negara Timur Ajukan Protes ke AFC, Erick Thohir Tegaskan Fokus Timnas Indonesia Selanjutnya: Utama Kami...
Heboh Negara-negara Timur Ajukan Protes ke AFC, Erick Thohir Tegaskan Fokus Timnas Indonesia Selanjutnya: Utama Kami...
Sumber :
  • ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak A/ama/pri

 

Hal ini memicu perdebatan di antara negara-negara yang lolos babak selanjutnya. Salah satunya, Irak telah menjadi negara pertama yang melancarkan protes pada Minggu (8/6/2025) kemarin.

"Asosiasi Sepak Bola Irak mengirim surat resmi kepada FIFA dan Konfederasi Sepak Bola Asia (AFC), yang memperbarui seruannya untuk menggelar babak final Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia, termasuk playoff kontinental, di tempat netral,” tulis Asosiasi Sepak Bola Irak dalam seruan terbarunya.

Negara Irak sampai melayang surat protes, berisikan untuk meminta negara tuan rumah selanjutnya dipilih yang netral. 

Respons Bijak Erick Thohir 

Di tengah kehebohan tersebut, Ketua Umum PSSI, Erick Thohir justru santai menanggapi hal tersebut.  

Dalam keterangannya, ia legowa atau menerima keputusan apapun yang dikeluarkan pihak terkait.  

Sebab, Erick Thohir menegaskan fokus Timnas Indonesia untuk mengukir sejarah. 

Timnas Indonesia vs Jepang
Timnas Indonesia vs Jepang
Sumber :
  • AFC

 

Sehingga lebih mementingkan langkah selanjutnya, fokus dan benahi kesalahan yang sebelumnya.  

Guna mempersiapkan Timnas Indonesia siap melanjutkan laga selanjutnya, ke babak keempat Kualifikasi Piala Dunia 2026 yang melawan sejumlah negara Timur.

"Jika sebelumnya kita sudah bekerja keras, maka ke depan kita akan bekerja lebih keras lagi, dengan keputusan yang ada," tulisnya di akun Instagram @erickthohir, Jum'at (12/6/2025).

"Fokus utama kami sekarang, adalah mempersiapkan tim sebaik mungkin. Kami berharap, seluruh pertandingan play off grup stage, berlangsung fair dan menjunjung tinggi sportifitas," tegasnya.

Perlu diketahui, apabila sesuai jadwal yang dirilis AFC, drawing putaran keempat akan digelar 17 Juli 2025 mendatang di Osaka, Jepang

Dugaannya, Timnas Indonesia sendiri kemungkinan masuk dalam Pot 3 bersama Oman.

Sementara untuk laga babak keempat itu, dijadwalkan pada bulan Oktober mendatang. Dengan bermain di kandang sendiri, Qatar dan Arab Saudi yang punya peluang lebih besar ke Piala Dunia tahun depan.

Tentu laga selanjutnya menjadi ajang ditunggu semua pecinta sepak bola Indonesia. Semoga Timnas Indonesia lolos Piala Dunia. 

Sebelumnya, pertandingan telak kemarin, Juru taktik kelahiran 1 Juli 1976, Patrick Kluivert mengaku mendapatkan pelajaran berharga.

Dia mengakui kualitas secara individu dan kolektif Timnas Jepang. Mereka dinilai mampu dan di atas Timnas Indonesia. 

Sehingga Patrick Kluivert mengatakan dengan tegas segera melakukan evaluasi besar. 

Pasalnya, Timnas Indonesia meski kalah 6-0, tetapi lolos babak keempat Kualifikasi Piala Dunia 2026.

“Saat ini yang paling penting bagi saya adalah mengevaluasi pertandingan, belajar darinya, dan fokus ke babak keempat,” ujar legenda Ajax Amsterdam itu.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Seperti diketahui, Tim asuhan Hajime Moriyasu itu tak sekadar menang telak, juga sepenuhnya mengendalikan permainan yang mengemas 22 tembakan, tanpa memberi Indonesia peluang menciptakan satu tembakan pun.(klw)

 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

KPK Ungkap Fadia Arafiq Beli Rumah Rp4 Miliar di Cibubur Sacara Cash

KPK Ungkap Fadia Arafiq Beli Rumah Rp4 Miliar di Cibubur Sacara Cash

KPK terus melakukan upaya optimalisasi asset recovery terkait kasus pengadaan jasa outsourcing di Pemkab Pekalongan yang menyeret nama Bupati nonaktif Fadia Arafiq.
Paman Luka-luka dan Bayi Ditemukan Tewas Mengenaskan di Kontrakan Bekasi, Sang Nenek Reflek Cuci Pisau

Paman Luka-luka dan Bayi Ditemukan Tewas Mengenaskan di Kontrakan Bekasi, Sang Nenek Reflek Cuci Pisau

Warga digegerkan dengan penemuan bayi berusia 2,5 tahun tewas dengan sejumlah luka tusuk dan pamannya berinisial G (18) luka-luka di sebuah kontrakan wilayah Jatisampurna, Kota Bekasi, Rabu (27/5) malam.
Waspada Talasemia! Penyakit Genetik Ini Masih Mengancam Ribuan Bayi Indonesia Setiap Tahun

Waspada Talasemia! Penyakit Genetik Ini Masih Mengancam Ribuan Bayi Indonesia Setiap Tahun

Banyak orang mengira talasemia hanya anemia biasa, padahal kondisi ini merupakan kelainan darah turunan yang dapat berdampak serius terhadap kualitas hidup penderitanya
Infrastruktur dan Mobilitas Jadi Mesin Baru Pertumbuhan Kota

Infrastruktur dan Mobilitas Jadi Mesin Baru Pertumbuhan Kota

Kota dengan konektivitas udara dan infrastruktur yang kuat cenderung mengalami pertumbuhan kunjungan wisatawan lebih cepat dibanding wilayah lain. Di Indonesia, Makassar
Ribuan Pengunjung Padati Monas Pada Hari Kedua Libur Idul Adha 2026

Ribuan Pengunjung Padati Monas Pada Hari Kedua Libur Idul Adha 2026

Monumen Nasional atau yang dikenal sebagai Monas menjadi magnet untuk masyarakat menghabiskan waktu libur bersama keluarga.
Pria Bawa 8 Paket Ganja Siap Pakai Ditangkap di Tangerang, Ngaku Hendak Dijual Rp100 Ribu

Pria Bawa 8 Paket Ganja Siap Pakai Ditangkap di Tangerang, Ngaku Hendak Dijual Rp100 Ribu

Polres Metro Tangerang Kota menangkap seorang pria berinisial S yang kedapatan membawa narkotika jenis ganja pada Kamis (28/5) dini hari.

Trending

Paman Luka-luka dan Bayi Ditemukan Tewas Mengenaskan di Kontrakan Bekasi, Sang Nenek Reflek Cuci Pisau

Paman Luka-luka dan Bayi Ditemukan Tewas Mengenaskan di Kontrakan Bekasi, Sang Nenek Reflek Cuci Pisau

Warga digegerkan dengan penemuan bayi berusia 2,5 tahun tewas dengan sejumlah luka tusuk dan pamannya berinisial G (18) luka-luka di sebuah kontrakan wilayah Jatisampurna, Kota Bekasi, Rabu (27/5) malam.
Waspada Talasemia! Penyakit Genetik Ini Masih Mengancam Ribuan Bayi Indonesia Setiap Tahun

Waspada Talasemia! Penyakit Genetik Ini Masih Mengancam Ribuan Bayi Indonesia Setiap Tahun

Banyak orang mengira talasemia hanya anemia biasa, padahal kondisi ini merupakan kelainan darah turunan yang dapat berdampak serius terhadap kualitas hidup penderitanya
KPK Ungkap Fadia Arafiq Beli Rumah Rp4 Miliar di Cibubur Sacara Cash

KPK Ungkap Fadia Arafiq Beli Rumah Rp4 Miliar di Cibubur Sacara Cash

KPK terus melakukan upaya optimalisasi asset recovery terkait kasus pengadaan jasa outsourcing di Pemkab Pekalongan yang menyeret nama Bupati nonaktif Fadia Arafiq.
Sosok Prihantini, Peneliti yang Diduga Membuat Riset Palsu Pakai AI Demi Jalan-jalan Gratis

Sosok Prihantini, Peneliti yang Diduga Membuat Riset Palsu Pakai AI Demi Jalan-jalan Gratis

Kasus tersebut pertama kali diungkap oleh epidemiolog Indonesia, Wa Ode Dwi Diningrat, yang hadir dalam konferensi ilmiah itu sebagai perwakilan Oxford University, Inggris.
Habiburokhman Tegaskan Hewan Kurban Presiden Prabowo dari APBN Sah Secara Hukum dan Syariat

Habiburokhman Tegaskan Hewan Kurban Presiden Prabowo dari APBN Sah Secara Hukum dan Syariat

Habiburokhman menegaskan pembelian hewan kurban Presiden Prabowo menggunakan APBN sah secara hukum dan syariat Islam.
Mahasiswa UGM dan Tiga Anggota Keluarga Ditemukan Meninggal di Tenda Camping Posong Temanggung

Mahasiswa UGM dan Tiga Anggota Keluarga Ditemukan Meninggal di Tenda Camping Posong Temanggung

Mahasiswa UGM bersama tiga anggota keluarganya ditemukan meninggal dunia di tenda camping Posong Temanggung. Polisi selidiki dugaan keracunan.
ITB Buka Suara soal Prihantini, Tegaskan Dugaan Riset Palsu di Denmark Tak Berkaitan dengan Aktivitas Akademik Kampus

ITB Buka Suara soal Prihantini, Tegaskan Dugaan Riset Palsu di Denmark Tak Berkaitan dengan Aktivitas Akademik Kampus

ITB buka suara soal Prihantini yang terseret dugaan riset palsu di konferensi ilmiah Denmark, tegaskan tak terkait aktivitas akademik kampus.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT