GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Sindiran Pedas Pegulat MMA Ronald Siahaan atas Perlakuan Walikota Pematang Siantar: Kami Minta Dukungan, Malah Disuruh Berhenti Jadi Atlet

Ronald Siaahan yang baru saja menjuarai Divisi Light Weight One Pride MMA memberikan sindiran menohok kepada Walikota Pematang Siantar tak lama usai bertanding.
Minggu, 15 Juni 2025 - 20:34 WIB
Pegulat MMA Ronald Siahaan sindir Walikota Pematang Siantar
Sumber :
  • Youtube

tvOnenews.com - Pegulat MMA Ronald Siahaan memberikan pesan menohok kepada Walikota Pematang Siantar Wesly Silalahi buntut perlakuan tak pantas sang pemimpin daerah.

Ronald Siahaan menyinggung ucapan menyakitkan dari Walikota Pematang Siantar yang menyuruh agar pegulat MMA berhenti jadi atlet karena kurang menghasilkan uang.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Belum lama ini, pegulat Ronald Siahaan menjuarai Divisi Light Weight One Pride MMA setelah menang poin atas lawannya yaitu Alan Darmawan Lolo.

Dalam duel MMA yang dihelat di GOR C-TRA Arena, Bandung, Sabtu (14/6/2025) kemarin, tampak Ronald Siahaan terharu setelah meraih juara Divisi Light Weight One Pride.

Setelah bertanding, Ronald Siahaan seperti atlet-atlet lainnya memberikan pesan sepatah dua kata seusai meraih juara di ajang olahraga yang digelutinya.

Namun tak disangka, Ronald Siahaan justru memberikan pesan menohok kepada Walikota Pematang Siantar Wesly Silalahi yang berlaku kurang pantas kepada atlet MMA.

Melansir dari unggahan Instagram @explore_siantar, Minggu (15/6/2025), terlihat Ronald Siahaan mengirimkan pesan penting untuk Walikota Pematang Siantar.

tvonenews

“Tolong yang ada disini, rekam saya. Minggu kemarin yang lalu, salah satu junior saya, Ajai Pasaribu meminta dukungan kepada pimpinan daerah, bapak Walikota Pematang Siantar,“ tegas Ronald Siahaan.

Rupa-rupanya, Ronald Siahaan geram atas perlakuan Wesly Silalahi yang mengucapkan kata-kata tidak pantas kepada juniornya sesama atlet MMA yaitu Ajai Pasaribu.

Ketika itu, Ajai Pasaribu yang meminta dukungan kepada Walikota Pematang Siantar malah disuruh berhenti saja dari profesinya sebagai pegulat MMA.

Ronald Siahaan mengatakan kalau Walikota Pematang Siantar berucap kepada Ajai Pasaribu untuk berhenti sebagai atlet karena tidak menghasilkan uang.

“Saya sangat menghargai bapak dan tidak menyebut nama bapak. Kemarin adik saya minta dukungan, alangkah kecewa saya mendengar dukungan bapak itu, menyuruh atlet itu berhenti, tidak ada uang jadi atlet katanya,“ ungkapnya.

Ronald Siahaan yang telah menuai banyak prestasi di olahraga MMA mengaku kecewa dengan perbuatan Wesly Silalahi yang notabene merupakan pejabat daerah.

Menurutnya, perkataan dari Walikota Pematang Siantar itu bisa merusak mental hingga menurunkan semangat dari para atlet yang bertekad mengharumkan nama daerahnya.

Oleh karena itu, Ronald Siahaan meminta agar Wesly Silalahi segera menarik ucapannya yang kurang pantas tersebut karena tidak menghargai perjuangan para atlet.

“Tolong kata-kata bapak dicabut dalam-dalam. Kalian tidak tahu, darah-darah kami disini. Kami ingin bertemu dengan bapak itu, karena kami bangga bertemu dengan pemimpin daerah,“ jelas Ronald.

Selain itu, juara MMA tersebut merasa khawatir kalau kata-kata yang dilontarkan sang Walikota beberapa waktu lalu bisa menghambat perkembangan atlet di Pematang Siantar.

Pegulat MMA Ronald Siahaan sindir Walikota Pematang Siantar
Pegulat MMA Ronald Siahaan sindir Walikota Pematang Siantar
Sumber :
  • Youtube

 

“Bapak bilang tidak ada atlet jadi kaya. 'Mending kalian kerja di rumah saya, saya gaji',“ ujarnya menirukan perkataan Walikota Pematang Siantar.

“Jujur saya sangat kecewa pak. Berarti masa depan atlet di Kota Pematangsiantar akan mati,“ tambahnya.

Seolah mengulangi kata-katanya, Ronald Siahaan kembali mengirim pesan tegas kepada Walikota Pematang Siantar untuk meralat ucapannya kemarin.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Karena saya sangat menghargai pemimpin daerah. Dimana pun berada Tolong dihargai atlet di Indonesia,“ pungkasnya.

(han)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Pemuda Babelan Ngadu ke Dedi Mulyadi, Sindir Pejabat Ogah Perbaiki Jalan Rusak: Gak Boleh Dirapikan, Takut Miskin

Pemuda Babelan Ngadu ke Dedi Mulyadi, Sindir Pejabat Ogah Perbaiki Jalan Rusak: Gak Boleh Dirapikan, Takut Miskin

Pemuda Kampung Sembilangan, Desa Hurip Jaya, Babelan, Bekasi mengadu kepada Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi (KDM) soal jalan rusak ogah diperbaiki pejabat desa.
Orang Terdekat Ungkap Sifat Asli Alvino Sebelum Meninggal Dunia di Glamping Temanggung: Dari Semalam Kita Nangis

Orang Terdekat Ungkap Sifat Asli Alvino Sebelum Meninggal Dunia di Glamping Temanggung: Dari Semalam Kita Nangis

keluarga asal Ambarawa, Kabupaten Semarang meninggal dunia di dalam tenda Glamping, pada Rabu (27/5/2026). Orang terdekat ungkap sifat asli Alvino Evan Hakim
Soal Balita 2 Tahun Tewas Mengenaskan di Kontrakan Bekasi, Polisi Menduga Pelaku Adalah Paman Korban

Soal Balita 2 Tahun Tewas Mengenaskan di Kontrakan Bekasi, Polisi Menduga Pelaku Adalah Paman Korban

Polisi mengungkap fakta baru dibalik tewasnya bayi berusia 2,5 tahun dengan luka tusuk dan pamannya berinisial G (18) yang ditemukan luka-luka di sebuah kontrakan wilayah Jatisampurna, Kota Bekasi, Rabu (27/5) malam.
Masih Ingat Santriwati Hamil Lewat Mimpi? Terungkap Diduga Jadi Korban Kiai Cabul Pimpinan Ponpes Pekalongan

Masih Ingat Santriwati Hamil Lewat Mimpi? Terungkap Diduga Jadi Korban Kiai Cabul Pimpinan Ponpes Pekalongan

Polres Pekalongan membuka misteri santriwati hamil lewat mimpi diduga menjadi korban kiai cabul, AKF, pimpinan Ponpes Padepokan Padang Ati, Buaran, Pekalongan.
Polemik Sapi Kurban Presiden Pakai APBN, MUI Sebut Sah Sesuai Syariat dan Hukum Negara

Polemik Sapi Kurban Presiden Pakai APBN, MUI Sebut Sah Sesuai Syariat dan Hukum Negara

Wakil Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI), KH Marsudi Syuhud, memberikan klarifikasi terkait pengadaan sapi kurban bantuan presiden (Banpres) yang bersumber dari APBN. 
Tak Hanya Keracunan Makanan, Polisi Curigai Penyebab Lain dari Meninggalnya Keluarga di Glamping Posong Temanggung

Tak Hanya Keracunan Makanan, Polisi Curigai Penyebab Lain dari Meninggalnya Keluarga di Glamping Posong Temanggung

Insiden tragis menimpa satu keluarga asal Ambarawa, Kabupaten Semarang yang ditemukan tewas di dalam tenda Glamping, Temanggung. Polisi curigai penyebab lain

Trending

Paman Luka-luka dan Bayi Ditemukan Tewas Mengenaskan di Kontrakan Bekasi, Sang Nenek Reflek Cuci Pisau

Paman Luka-luka dan Bayi Ditemukan Tewas Mengenaskan di Kontrakan Bekasi, Sang Nenek Reflek Cuci Pisau

Warga digegerkan dengan penemuan bayi berusia 2,5 tahun tewas dengan sejumlah luka tusuk dan pamannya berinisial G (18) luka-luka di sebuah kontrakan wilayah Jatisampurna, Kota Bekasi, Rabu (27/5) malam.
Tak Hanya Keracunan Makanan, Polisi Curigai Penyebab Lain dari Meninggalnya Keluarga di Glamping Posong Temanggung

Tak Hanya Keracunan Makanan, Polisi Curigai Penyebab Lain dari Meninggalnya Keluarga di Glamping Posong Temanggung

Insiden tragis menimpa satu keluarga asal Ambarawa, Kabupaten Semarang yang ditemukan tewas di dalam tenda Glamping, Temanggung. Polisi curigai penyebab lain
KPK Ungkap Fadia Arafiq Beli Rumah Rp4 Miliar di Cibubur Sacara Cash

KPK Ungkap Fadia Arafiq Beli Rumah Rp4 Miliar di Cibubur Sacara Cash

KPK terus melakukan upaya optimalisasi asset recovery terkait kasus pengadaan jasa outsourcing di Pemkab Pekalongan yang menyeret nama Bupati nonaktif Fadia Arafiq.
Libur Idul Adha 1447 H, Volume Kendaraan di Tol Layang MBZ Melonjak 10,89 Persen

Libur Idul Adha 1447 H, Volume Kendaraan di Tol Layang MBZ Melonjak 10,89 Persen

Lonjakan volume kendaraan terjadi di ruas Jalan Layang Sheikh Mohamed Bin Zayed (MBZ) seiring dengan momentum libur panjang Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah. 
Waspada Talasemia! Penyakit Genetik Ini Masih Mengancam Ribuan Bayi Indonesia Setiap Tahun

Waspada Talasemia! Penyakit Genetik Ini Masih Mengancam Ribuan Bayi Indonesia Setiap Tahun

Banyak orang mengira talasemia hanya anemia biasa, padahal kondisi ini merupakan kelainan darah turunan yang dapat berdampak serius terhadap kualitas hidup penderitanya
Bikin Air Mata Publik Tak Terbendung, Sapi Kurban Popeye Menangis dan Cium Irfan Hakim Sebelum Disembelih

Bikin Air Mata Publik Tak Terbendung, Sapi Kurban Popeye Menangis dan Cium Irfan Hakim Sebelum Disembelih

Detik-detik perpisahan sapi kurban bernama 'Popeye' dengan presenter Irfan Hakim bikin publik terharu. Sebelum disembelih, sapi itu menangis & cium majikannya.
Polemik Sapi Kurban Presiden Pakai APBN, MUI Sebut Sah Sesuai Syariat dan Hukum Negara

Polemik Sapi Kurban Presiden Pakai APBN, MUI Sebut Sah Sesuai Syariat dan Hukum Negara

Wakil Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI), KH Marsudi Syuhud, memberikan klarifikasi terkait pengadaan sapi kurban bantuan presiden (Banpres) yang bersumber dari APBN. 
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT