GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Kasih Sinyal Mau Bela Timnas Indonesia, Pemain Keturunan Rp208 Miliar Ini 'Digeruduk' Netizen

Kasih sinyal mau bela Timnas Indonesia, pemain keturunan berbandrol Rp208 miliar ini 'digeruduk' netizen, fans Garuda: Ditunggu Indonesia.
Senin, 23 Juni 2025 - 11:10 WIB
Ryan Flamingo.
Sumber :
  • Instagram/ryanflamingo

tvOnenews.com - Sinyal ketertarikan dari pemain keturunan terhadap Timnas Indonesia kembali mencuat. 

Kali ini datang dari Ryan Flamingo, bek muda PSV Eindhoven yang juga tampil di ajang Liga Champions.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Momen ini muncul tak lama setelah kekalahan telak 0-6 yang dialami Timnas Indonesia saat menghadapi Jepang. 

Timnas Indonesia di Kualifikasi Piala Dunia 2026
Timnas Indonesia di Kualifikasi Piala Dunia 2026
Sumber :
  • X @timnasindonesia

 

Meskipun hasil itu menyakitkan, skuad asuhan Patrick Kluivert tetap berhasil lolos ke fase keempat Kualifikasi Piala Dunia 2026.

Seiring dengan peluang tersebut, antusiasme dari pemain berdarah Indonesia yang bermain di luar negeri kembali meningkat. 

Beberapa mulai menunjukkan ketertarikan untuk memperkuat skuad Merah Putih, termasuk Flamingo, yang gerak-geriknya di media sosial langsung menjadi sorotan.

Ryan Flamingo diketahui menambahkan bendera Merah Putih di bio Instagram pribadinya. 

Tindakan ini dianggap publik sebagai sinyal bahwa dirinya tertarik membela Timnas Indonesia dan membuat namanya ramai diperbincangkan. 

Pemain Keturunan Indonesia, Ryan Flamingo di Liga Champions
Pemain Keturunan Indonesia, Ryan Flamingo di Liga Champions
Sumber :
  • psv.nl

 

Gaya semacam ini bukan hal baru, mengingat banyak pemain naturalisasi sebelumnya juga melakukan pendekatan awal melalui media sosial sebelum ada komunikasi resmi dengan federasi.

Setelah laga melawan Jepang, Flamingo juga menanggapi unggahan striker Timnas Indonesia, Ole Romeny, dengan komentar: "Next round he", lengkap dengan emotikon hati.

Komentar tersebut langsung disambut meriah oleh para penggemar sepak bola Indonesia atau yang dikenal fans Garuda.

"Ditunggu Indonesia," tulis seorang netizen.

"Datanglah ke Indonesia Ryan," sahut yang lain.

"Come join Indonesia for the World Cup."

"Cie udah pasang bendera ID."

"Bang mau sosmed mu rame? ayo jadi wni, pasti nanti melonjak followers akun sosmed mu wkwkwk."

Ryan Flamingo sulit dinaturalisasi Timnas Indonesia
Ryan Flamingo sulit dinaturalisasi Timnas Indonesia
Sumber :
  • PSV Eindhoven

 

Namun di balik euforia tersebut, ada hambatan besar yang harus dihadapi. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sesuai dengan peraturan FIFA, hanya pemain dengan keturunan langsung — dari orang tua atau kakek-nenek — yang bisa membela negara tertentu. 

Sementara itu, menurut informasi yang disampaikan oleh YouTuber Yussa Nugraha, garis keturunan Indonesia Flamingo berasal dari buyutnya, yang berarti sudah berada di generasi keempat.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Mulai 1 Agustus 2026, TPST Bantargebang Hanya Terima Sampah Residu: Warga Jakarta Wajib Pilah dari Rumah

Mulai 1 Agustus 2026, TPST Bantargebang Hanya Terima Sampah Residu: Warga Jakarta Wajib Pilah dari Rumah

Mulai 1 Agustus 2026, Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Bantargebang direncanakan hanya akan menampung sampah residu. 
Setelah Ketangkap Basah di Tempat Persembunyiannya, Ashari Sempat Tak Mengaku Dirinya Seorang Kiai

Setelah Ketangkap Basah di Tempat Persembunyiannya, Ashari Sempat Tak Mengaku Dirinya Seorang Kiai

Ashari, pengasuh Ponpes Ndholo Kusumo yang diduga mencabuli 50 santriwati sejak 2008 sempat tak akui identitasnya sebagai seorang kiai ketika diringkus polisi.
Tragedi di Gunung Dukono: Dua Pendaki Singapura Ditemukan Tewas Berpelukan

Tragedi di Gunung Dukono: Dua Pendaki Singapura Ditemukan Tewas Berpelukan

Operasi pencarian terhadap pendaki yang hilang di Gunung Dukono, Maluku Utara, berakhir dengan penemuan yang memilukan. 
Menteri HAM: Penyelesaian Konflik Papua Butuh Keputusan Bersama Libatkan Eksekutif-Tokoh Nasional

Menteri HAM: Penyelesaian Konflik Papua Butuh Keputusan Bersama Libatkan Eksekutif-Tokoh Nasional

Eskalasi kekerasan di tanah Papua yang terus meningkat kini menjadi alarm bagi pemerintah pusat. 
Top 3 Pekan Ini: Sherly Tjoanda Salah Ucap, Kades Hoho Nekat Lantik Perangkat Desa, 3 Alasan Sertifikat Mualaf Richard Lee Dicabut

Top 3 Pekan Ini: Sherly Tjoanda Salah Ucap, Kades Hoho Nekat Lantik Perangkat Desa, 3 Alasan Sertifikat Mualaf Richard Lee Dicabut

Top 3 Pekan Ini: Sherly Tjoanda salah ucap di hadapan jemaah haji, Kades Hoho nekat lantik perangkat desa setelah curhat ke KDM, 3 alasan pencabutan sertifikat mualaf Richard Lee.
Polisi Selidiki Penyebab Tabrakan Beruntun yang Tewaskan Empat Orang di Padang, Periksa Intensif Para Pengemudi

Polisi Selidiki Penyebab Tabrakan Beruntun yang Tewaskan Empat Orang di Padang, Periksa Intensif Para Pengemudi

Unit Penegakan Hukum Satuan Lalu Lintas Polresta Padang tengah bekerja keras mengusut tuntas penyebab kecelakaan maut yang melibatkan enam kendaraan di Jalan Raya Padang Indarung, Lubuk Kilangan, Kota Padang. 

Trending

Mulai 1 Agustus 2026, TPST Bantargebang Hanya Terima Sampah Residu: Warga Jakarta Wajib Pilah dari Rumah

Mulai 1 Agustus 2026, TPST Bantargebang Hanya Terima Sampah Residu: Warga Jakarta Wajib Pilah dari Rumah

Mulai 1 Agustus 2026, Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Bantargebang direncanakan hanya akan menampung sampah residu. 
Setelah Ketangkap Basah di Tempat Persembunyiannya, Ashari Sempat Tak Mengaku Dirinya Seorang Kiai

Setelah Ketangkap Basah di Tempat Persembunyiannya, Ashari Sempat Tak Mengaku Dirinya Seorang Kiai

Ashari, pengasuh Ponpes Ndholo Kusumo yang diduga mencabuli 50 santriwati sejak 2008 sempat tak akui identitasnya sebagai seorang kiai ketika diringkus polisi.
Dedi Mulyadi: Bangun Jalan Tol Ribuan Kilometer Saya Sanggup, Tanam Pohon Sampai Besar dan Rimbun yang Sulit

Dedi Mulyadi: Bangun Jalan Tol Ribuan Kilometer Saya Sanggup, Tanam Pohon Sampai Besar dan Rimbun yang Sulit

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi bicara soal filosofi ekologi Padjadjaran di sela-sela aktivitasnya menyusuri hutan lindung seluas 2,5 hektare di sekitar Istana Cipanas. 
Dugaan Ritual Nyeleneh di Ponpes Pati Terbongkar, Mantan Pegawai Sebut Kiai Ashari Sering Lakukan Ini Setiap Malam Sebelum Cabuli Santriwati

Dugaan Ritual Nyeleneh di Ponpes Pati Terbongkar, Mantan Pegawai Sebut Kiai Ashari Sering Lakukan Ini Setiap Malam Sebelum Cabuli Santriwati

Ayah korban berinisial M mengatakan langkah hukum yang diambil keluarganya bukan hanya untuk kepentingan anaknya, tetapi juga karena kekhawatiran masih banyak santriwati lain yang diduga mengalami perlakuan serupa.
Kang Sung-hyung Resmi Konfirmasi Megawati Hangestri Gabung Hyundai Hillstate di Liga Voli Korea 2026-2027

Kang Sung-hyung Resmi Konfirmasi Megawati Hangestri Gabung Hyundai Hillstate di Liga Voli Korea 2026-2027

Pelatih Hyundai Hillstate, Kang Sung-hyung resmi mengonfrimasi secara langsung bahwa Megawati Hangestri bermain untuk timnya di Liga Voli Korea 2026-2027.
Kiai Ashari Diduga Tak Sendirian, Orang Dekat Disebut Siapkan ‘Kamar Khusus’ untuk Lakukan Aksi Bejat 

Kiai Ashari Diduga Tak Sendirian, Orang Dekat Disebut Siapkan ‘Kamar Khusus’ untuk Lakukan Aksi Bejat 

Ali mengatakan perkembangan signifikan baru terlihat setelah adanya pergantian pejabat kepolisian pada awal 2026. Dari hasil pendalaman, muncul dugaan adanya pihak internal ponpes yang ikut membantu memuluskan aksi Kiai Ashari.
Santriwati Bongkar Awal Mula Terjadi Pelecehan di Ponpes Pati, Sebut Pelaku Tidurnya Sering Pindah-pindah

Santriwati Bongkar Awal Mula Terjadi Pelecehan di Ponpes Pati, Sebut Pelaku Tidurnya Sering Pindah-pindah

​​​​​​​Santriwati bongkar awal dugaan pelecehan di Ponpes Pati oleh pelaku, termasuk kebiasaan pelaku yang disebut sering pindah tidur. Simak ceritanya!
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT