News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Tak hanya Paling Sulit, Agam Rinjani Buka-bukaan Hal Ditakuti Tim SAR Gabungan Evakuasi Juliana Marins di Gunung Rinjani

Abdul Haris Agam dikenal Agama Rinjani menyebutkan ada beberapa hal paling ditakuti tim SAR gabungan saat evakuasi jenazah pendaki asal Brasil, Juliana Marins di Gunung Rinjani.
Minggu, 29 Juni 2025 - 14:59 WIB
Agam Rinjani ceritakan proses evakuasi pendaki asal Brasil, Juliana Marins di Gunung Rinjani
Sumber :
  • Instagram

tvOnenews.com - Abdul Haris Agam dikenal Agam Rinjani menyebutkan ada beberapa hal paling ditakuti tim SAR gabungan saat evakuasi Juliana Marins di Gunung Rinjani.

Agam Rinjani bersama tim SAR gabungan sukses mengevakuasi jenaza pendaki asal Brasil, Juliana de Souza Pereira Marins di Gunung Rinjani.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Belakangan ini, Agam menceritakan kronologi peristiwa Juliana Marins terjatuh di tebing Gunung Rinjani kedalaman kurang lebih 600 meter.

Saat Juliana terjatuh pada Sabtu, 21 Juni 2025, Agam tengah berada di Jakarta menghadiri festival outdoor terbesar di Indonesia, INDOFEST 2025.

"Saya dipanggil melihat beberapa brand hasil karya untuk dites di Rinjani," kata Agam Rinjani dalam podcast YouTube YIM OFFICIAL dikutip, Minggu (29/6/2025).

Agam Rinjani bagikan perjuangan tim SAR gabungan evakuasi Juliana Marins di Gunung Rinjani
Agam Rinjani bagikan perjuangan tim SAR gabungan evakuasi Juliana Marins di Gunung Rinjani
Sumber :
  • Tangkapan layar YouTube YIM OFFICIAL

 

Ketika di acara tersebut, Agam dapat informasi Juliana Marins yang terjatuh di tebing kedalaman kurang lebih 200 meter masih bernyawa.

Setelah itu, Agam terkejut ketika mendengar laporan dari tim SAR Lombok Timur yang sudah ke titik awal Juliana terjatuh, namun korban tidak ditemukan.

"Akhirnya aku bilang ke mas Tyo persiapan kita ke sana. Saya ke Bogor koordinasi lewat HT, korban belum ditemukan. Saya kejar pesawat cuma bawa baju sama alat rescue buat balik ke Lombok," tuturnya.

Saat di basecamp Sembalun, Agam memperintahkan 6-7 porter untuk membawa tali sepanjang 1400 meter buat proses evakuasi korban.

"Jadi kami sampai berlari-larian sama mas Tyo sampai ke Pelawangan sampai jam delapan malam. Waktu itu sudah lelah dan emosional saat tim evakuasi bertanya kenapa saya terlambat," jelasnya.

Lebih lanjut, tim SAR dan BASARNAS yang di titik lokasi awal Juliana terjatuh tetap berpegang teguh pada tujuannya.

Menurut penuturan Agam, teman-teman tim evakuasi tidak mau meninggalkan rekan-rekannya yang berupaya mencari jenazah korban.

"Kondisi berkabut barangkali dia sembunyi di sekitar situ diharapkan teman-teman SAR, pagi hari cerah dilihat tidak ada sekitarnya," lanjut dia.

Saat ia dan enam orang tim evakuasi berada di kedalaman 400 meter, anchor khusus climbing tidak cukup untuk ke titik 600 meter.

"Kami ngebor di situ semua, kita turun pertama dari tim BASARNAS, saya sudah sampai ke bawah kondisi korban telah meninggal dunia," bebernya.

Jenazah pendaki asal Brasil itu sebenarnya ingin dievakuasi ke bawa ke wilayah Danau Segara Anak, namun tebing semakin curam.

Niat tersebut karena kondisi sudah parah banyak batu besar jatuh dan bisa membahayakan Agam dan beberapa orang yang turun ke tebing.

Alhasil, Agam dan tim naik ke titik anchor yang terpasang di kedalaman 400 meter, namun mereka harus tidur di tebing kemiringan 45 derajat.

"Kami tidur enggak ada atap, sleeping bag masuk cuma setengah karena alat semua jadi udara masuk ke dalam sleeping bag," ucapnya.

Momen inilah yang membuat Agam dan enam orang takut apabila kondisi puncak Gunung Rinjani semakin buruk.

Agam menceritakan jika kondisi hujan, ia dan tim hanya bisa pasrah ketika membawa jenazah Juliana Marins.

"Kami berharapnya itu malam semoga tidak hujan, kalau hujan kita semua mati di bawah, kalau hujan bakalan ada longsor dari atas batu. Kedua, kita kena hipotermia," jelasnya.

Agam berpendapat, lokasi Juliana terjatuh di kedalaman 600 meter dari titik lost known merupakan medan paling sulit.

"Saya pernah 2023 evakuasi dari puncak Gunung Rinjani, tapi yang sekarang jauh lebih bukan kaleng-kaleng," tandasnya.

Perlu diketahui, Juliana Marins bersama beberapa rekannya mendaki Gunung Rinjani ditemani seorang guide bernama Ali Musthofa beberapa waktu lalu.

Ketika sudah di atas, Juliana kelelahan sehingga Ali menemani sejumlah clientnya untuk sampai ke puncak Rinjani.

Ali kembali setelah tiga menit meninggalkan Juliana, namun sang guide tidak melihat sosok korban di lokasi istirahatnya.

Ali hanya melihat senter diduga berasal dari kode Juliana. Pendaki asal Malaysia langsung menerbangkan drone dan menemukan korban di kedalaman 200 meter.

Sayangnya tim SAR gabungan tidak menemukan Juliana, hingga akhirnya Agam dan beberapa rekan mendapat jenazah korban pada 25 Juni 2025.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dokter Forensik RSUP Prof IGNG Ngoerah, Denpasar, Ida Bagus Putu Atit menyampaikan Juliana diperkirakan hanya mampu bertahan 20 menit pasca terjatuh ke jurang.

(hap)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Erick Thohir Update Proses Naturalisasi Dua Calon Pemain Timnas Indonesia Luke Vickery dan Mitchell Baker

Erick Thohir Update Proses Naturalisasi Dua Calon Pemain Timnas Indonesia Luke Vickery dan Mitchell Baker

Baik Luke Vickery dan Mitchell Baker telah bergabung dengan Timnas Indonesia sejak pemusatan latihan untuk skuad Piala AFF pada akhir Mei lalu. 
DPRD Surabaya Soroti Banyak Jalan Gelap, Kebutuhan PJU Masih Capai 20 Ribu Titik

DPRD Surabaya Soroti Banyak Jalan Gelap, Kebutuhan PJU Masih Capai 20 Ribu Titik

Keluhan terkait PJU masih mendominasi aspirasi warga dalam reses anggota DPRD Surabaya. Wakil Ketua Komisi C DPRD Surabaya Aning Rahmawati menyebut lebih dari 70 persen keluhan yang diterimanya berasal dari persoalan minimnya penerangan jalan di berbagai wilayah.
Megawati Hangestri Hingga Yolla Yuliana Masuk Nominasi Penghargaan AVC Gala 2026

Megawati Hangestri Hingga Yolla Yuliana Masuk Nominasi Penghargaan AVC Gala 2026

Konfederasi Bola Voli Asia (AVC) secara resmi mengadakan AVC Gala 2026, di mana sejumlah pevoli Indonesia seperti Megawati Hangestri hingga Yolla Yuliana masuk nominasi.
Erick Thohir Klarifikasi Interaksi Bersama Elkan Baggot yang Viral, Bek Timnas Indonesia Disebut Ketinggian

Erick Thohir Klarifikasi Interaksi Bersama Elkan Baggot yang Viral, Bek Timnas Indonesia Disebut Ketinggian

Erick Thohir sempat menyapa para pemain Timnas Indonesia sebelum menghadapi Oman di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Jumat (5/6/2026) lalu dan mengunggahnya di akun Instagram pribadi. 
Review Film Dosa, Penebusan atau Pengampunan: Teror Hotel Angker yang Mengungkap Dosa Masa Lalu

Review Film Dosa, Penebusan atau Pengampunan: Teror Hotel Angker yang Mengungkap Dosa Masa Lalu

Film horor Dosa, Penebusan atau Pengampunan menghadirkan kisah teror psikologis tentang dosa, rasa bersalah, dan penebusan. Simak sinopsis serta fakta menarik film yang tayang 11 Juni 2026.
Selebgram Keanu Ngaku Ketemu Dirut Travel Umrah Hanania di Bali: Sempat Pikir-pikir Tawaran Endorse

Selebgram Keanu Ngaku Ketemu Dirut Travel Umrah Hanania di Bali: Sempat Pikir-pikir Tawaran Endorse

Selebgram Miftahul Huda alias Keanu Angelo diperiksa sebagai saksi terkait promosi travel umrah Hanania Group di Polda Metro Jaya, pada Senin (8/6/2026).

Trending

Erick Thohir Update Proses Naturalisasi Dua Calon Pemain Timnas Indonesia Luke Vickery dan Mitchell Baker

Erick Thohir Update Proses Naturalisasi Dua Calon Pemain Timnas Indonesia Luke Vickery dan Mitchell Baker

Baik Luke Vickery dan Mitchell Baker telah bergabung dengan Timnas Indonesia sejak pemusatan latihan untuk skuad Piala AFF pada akhir Mei lalu. 
DPRD Surabaya Soroti Banyak Jalan Gelap, Kebutuhan PJU Masih Capai 20 Ribu Titik

DPRD Surabaya Soroti Banyak Jalan Gelap, Kebutuhan PJU Masih Capai 20 Ribu Titik

Keluhan terkait PJU masih mendominasi aspirasi warga dalam reses anggota DPRD Surabaya. Wakil Ketua Komisi C DPRD Surabaya Aning Rahmawati menyebut lebih dari 70 persen keluhan yang diterimanya berasal dari persoalan minimnya penerangan jalan di berbagai wilayah.
Megawati Hangestri Hingga Yolla Yuliana Masuk Nominasi Penghargaan AVC Gala 2026

Megawati Hangestri Hingga Yolla Yuliana Masuk Nominasi Penghargaan AVC Gala 2026

Konfederasi Bola Voli Asia (AVC) secara resmi mengadakan AVC Gala 2026, di mana sejumlah pevoli Indonesia seperti Megawati Hangestri hingga Yolla Yuliana masuk nominasi.
Selebgram Keanu Ngaku Ketemu Dirut Travel Umrah Hanania di Bali: Sempat Pikir-pikir Tawaran Endorse

Selebgram Keanu Ngaku Ketemu Dirut Travel Umrah Hanania di Bali: Sempat Pikir-pikir Tawaran Endorse

Selebgram Miftahul Huda alias Keanu Angelo diperiksa sebagai saksi terkait promosi travel umrah Hanania Group di Polda Metro Jaya, pada Senin (8/6/2026).
Erick Thohir Klarifikasi Interaksi Bersama Elkan Baggot yang Viral, Bek Timnas Indonesia Disebut Ketinggian

Erick Thohir Klarifikasi Interaksi Bersama Elkan Baggot yang Viral, Bek Timnas Indonesia Disebut Ketinggian

Erick Thohir sempat menyapa para pemain Timnas Indonesia sebelum menghadapi Oman di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Jumat (5/6/2026) lalu dan mengunggahnya di akun Instagram pribadi. 
Review Film Dosa, Penebusan atau Pengampunan: Teror Hotel Angker yang Mengungkap Dosa Masa Lalu

Review Film Dosa, Penebusan atau Pengampunan: Teror Hotel Angker yang Mengungkap Dosa Masa Lalu

Film horor Dosa, Penebusan atau Pengampunan menghadirkan kisah teror psikologis tentang dosa, rasa bersalah, dan penebusan. Simak sinopsis serta fakta menarik film yang tayang 11 Juni 2026.
Alumni Universitas Islam Madinah Diduga Tipu Jemaah hingga Miliaran Rupiah Kedok Program Daurah Bahasa Arab

Alumni Universitas Islam Madinah Diduga Tipu Jemaah hingga Miliaran Rupiah Kedok Program Daurah Bahasa Arab

Founder sekaligus Pimpinan Mecca Al Arabiya Course (MAAC) Muhammad Zulfikar Danopa yang diketahui merupakan alumni Universitas Islam Madinah diduga melarikan ..
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT