GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Budaya dan Ekonomi Kreatif: Menenun Identitas, Menumbuhkan Harapan

Ketika budaya tumbuh berdampingan dengan ekonomi kreatif, lahirlah harapan dan kesejahteraan baru. Pacitan menenun masa depan lewat cahaya tradisinya.
Minggu, 6 Juli 2025 - 16:34 WIB
Budaya dan Ekonomi Kreatif: Menenun Identitas, Menumbuhkan Harapan
Sumber :
  • Istimewa

Jakarta, tvOnenews.com — Di tengah perubahan zaman yang serba cepat, budaya hadir sebagai pijakan yang memberi arah. Ia tak hanya mengikat manusia pada akar sejarahnya, tetapi juga menjadi ruang tumbuhnya kreativitas, harapan, dan kebersamaan. Ketika nilai-nilai budaya dirawat dan disemai, muncullah kekuatan baru yang mampu menggerakkan masyarakat secara utuh—lahir dan batin.

Budaya bukan sekadar peninggalan, tapi sumber kehidupan. Ia hadir dalam tutur, gerak, nada, warna, dan berbagai ekspresi yang menyatu dengan napas masyarakat. Di banyak tempat, kebudayaan lokal justru menjadi jembatan menuju masa depan yang lebih berdaya, ketika disandingkan dengan ekonomi kreatif yang terbuka terhadap inovasi.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Ekonomi kreatif yang berpijak pada nilai tradisi telah terbukti memberi dampak nyata. Pelaku seni, pengrajin lokal, hingga komunitas masyarakat kini menjadi bagian dari ekosistem yang mendukung penghidupan sehari-hari. Ini bukan sekadar soal industri, melainkan cara hidup yang menumbuhkan keseimbangan antara warisan dan kemajuan.

Lebih dari itu, ruang-ruang budaya juga menjadi tempat bernaungnya semangat kolektif. Masyarakat yang terlibat di dalamnya tidak hanya berbagi karya, tetapi juga membangun rasa memiliki dan saling menghargai. Dalam irama dan gerak seni, hadir ketenangan yang menyejukkan sekaligus menyatukan.

Inilah yang menjadikan pelestarian budaya sebagai bagian tak terpisahkan dari pembangunan yang berkelanjutan. Ia mencerminkan upaya menjaga keutuhan identitas, sekaligus menciptakan peluang baru yang berpihak pada kesejahteraan rakyat. Sebab budaya yang tumbuh bukan hanya menghibur—ia menghidupi.

Semangat inilah yang kembali terasa kuat di Pacitan. Pada awal Juli 2025, masyarakat dari berbagai kalangan kembali merayakan kebersamaan dan kekayaan tradisi dalam suasana penuh semangat dan sukacita. Sebuah momentum budaya yang telah menjadi bagian penting dari denyut kehidupan daerah.

Dalam suasana itulah Festival Ronthek Pacitan 2025 digelar, menjadi ruang perjumpaan antara seni, tradisi, dan harapan masa depan. Sebuah panggung budaya yang tidak hanya menghidupkan kembali nilai-nilai lokal, tetapi juga memperkuat daya tarik daerah sebagai ruang wisata budaya yang bermakna.

Wakil Ketua MPR RI Edhie Baskoro Yudhoyono yang turut hadir membuka festival ini menyampaikan bahwa cahaya ronthek yang menyala malam itu adalah simbol dari harapan yang terus dijaga bersama. Menurutnya, kegiatan ini tidak hanya penting untuk pelestarian budaya, tetapi juga untuk membangun karakter masyarakat yang kreatif, tenang, dan bahagia.

Mengusung tema “Pacitan Sumandhang Nugraha”, festival ini dimaknai sebagai ajakan untuk senantiasa rendah hati dalam menerima anugerah kehidupan. Sebuah sikap yang, menurut Ibas, perlu diwujudkan tidak hanya dalam kehidupan personal, tetapi juga dalam semangat membangun daerah dan bangsa.

“Warisan budaya adalah fondasi masa depan. Di sini, kita merayakan peninggalan para leluhur dan memastikan cahaya ini tak pernah padam,” ucapnya dalam sambutan yang disampaikan di Alun-Alun Pacitan (5/7), bersama para tokoh daerah dan masyarakat.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Festival Ronthek Pacitan yang berlangsung pada 4–6 Juli 2025 kembali menjadi bagian dari Karisma Event Nusantara (KEN), sebuah program nasional yang mendukung kegiatan budaya unggulan daerah. Kehadiran tokoh-tokoh lintas sektor—mulai dari pelaku seni, pemerintah, hingga masyarakat—menjadi bukti bahwa budaya tetap menjadi perekat yang kuat dalam kehidupan berbangsa.

Lebih dari sekadar perayaan, kegiatan ini adalah pengingat bahwa di balik setiap bunyi, gerak, dan cahaya, ada harapan yang terus dijaga. Dan selama budaya tetap hidup di hati masyarakatnya, selama itu pula sebuah daerah akan terus bertumbuh dengan jati diri yang utuh. 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Menlu Ungkap Pembahasan Prabowo dan PM Takaichi di Jepang, Salah Satunya Soal Perang Iran

Menlu Ungkap Pembahasan Prabowo dan PM Takaichi di Jepang, Salah Satunya Soal Perang Iran

Menteri Luar Negeri RI, Sugiono ungkap pertemuan antara Presiden Prabowo Subianto dan Perdana Menteri (PM) Jepang Sanae Takaichi akan membahas perang Iran.
Cara Aman dan Efektif Mengatasi Pigmentasi Kulit, dari Skincare Harian hingga Teknologi Klinik Modern

Cara Aman dan Efektif Mengatasi Pigmentasi Kulit, dari Skincare Harian hingga Teknologi Klinik Modern

Perawatan pigmentasi kulit efektif dan aman dari skincare hingga teknologi klinik modern, termasuk pengakuan UR Klinik berbasis Goldius-Glam 2025.
Hasil Babak Pertama Final FIFA Series 2026: Bulgaria Dapat Penalti Gratis, Timnas Indonesia Sementara Tertinggal

Hasil Babak Pertama Final FIFA Series 2026: Bulgaria Dapat Penalti Gratis, Timnas Indonesia Sementara Tertinggal

Gol dari titik putih mewarnai babak pertama di laga final FIFA Series antara Timnas Indonesia melawan Bulgaria
Klarifikasi Pertamina Terkait Heboh Isu Kenaikan Harga Pertamax dan BBM Nonsubsidi Per 1 April

Klarifikasi Pertamina Terkait Heboh Isu Kenaikan Harga Pertamax dan BBM Nonsubsidi Per 1 April

Pertamina memberikan klarifikasi terkait isu rencana kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis Pertamax dan produk nonsubsidi lainnya per 1 April 2026. 
Pegawai Ayam Geprek di Bekasi Dimutilasi dan Dimasukkan ke Freezer, Warga Sempat Lihat Korban saat Malam Takbiran

Pegawai Ayam Geprek di Bekasi Dimutilasi dan Dimasukkan ke Freezer, Warga Sempat Lihat Korban saat Malam Takbiran

Kabar soal pegawai ayam geprek di Bekasi dimutilasi dan jasadnya dimasukkan dalam freezer menggegerkan warga sekitar. 
Indeks Kerukunan Umat Beragama di Jawa Barat 2025 Lampaui Rata-rata Nasional

Indeks Kerukunan Umat Beragama di Jawa Barat 2025 Lampaui Rata-rata Nasional

Pada tahun 2025, Indeks Kerukunan Umat Beragama (IKUB) di Jawa Barat mencatatkan skor impresif sebesar 79,43. 

Trending

Meski Lolos Syarat Jadi WNI, FIFA Larang Striker 100 Gol Ini Bela Timnas Indonesia dan Jadi Tumpuan Lini Depan Garuda

Meski Lolos Syarat Jadi WNI, FIFA Larang Striker 100 Gol Ini Bela Timnas Indonesia dan Jadi Tumpuan Lini Depan Garuda

Timnas Indonesia dikaitkan dengan rencana penambahan pemain naturalisasi. Namun, ada satu nama striker tajam yang dipastikan tidak bisa membela skuad Garuda.
Pelatih Bulgaria Tak Habis Pikir, Bisa-bisanya Timnas Indonesia Lebih Ganas di FIFA Series Ketimbang Lawan Irak dan Arab Saudi

Pelatih Bulgaria Tak Habis Pikir, Bisa-bisanya Timnas Indonesia Lebih Ganas di FIFA Series Ketimbang Lawan Irak dan Arab Saudi

Pelatih Bulgaria tak habis pikir, bisa-bisanya Timnas Indonesia jauh tampil ganas di laga perdana FIFA Series 2026 ketimbang saat lawan Irak dan Arab Saudi.
Pertandingan Perebutan Juara Ketiga FIFA Series 2026 Ditunda, Stadion GBK Diguyur Hujan Deras

Pertandingan Perebutan Juara Ketiga FIFA Series 2026 Ditunda, Stadion GBK Diguyur Hujan Deras

Pertandingan antara St Kitts and Nevis melawan Kepulauan Solomon di babak perebutan juara ketiga FIFA Series ini sedianya kick off pada pukul 15.30 WIB.
Jelang Timnas Indonesia vs Bulgaria di FIFA Series, Warganet Pergoki John Herdman Lagi Lari Malam Sendiran di Area Stadion GBK

Jelang Timnas Indonesia vs Bulgaria di FIFA Series, Warganet Pergoki John Herdman Lagi Lari Malam Sendiran di Area Stadion GBK

Pelatih John Herdman kedapatan lagi olahraga lari malam oleh seorang warganet jelang Timnas Indonesia berjumpa dengan Bulgaria di laga penutup FIFA Series 2026.
Ramalan Keuangan Zodiak Besok, 31 Maret 2026: Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, dan Virgo

Ramalan Keuangan Zodiak Besok, 31 Maret 2026: Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, dan Virgo

​​​​​​​Ramalan keuangan zodiak 31 Maret 2026 untuk Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, dan Virgo. Cek peluang rezeki dan strategi finansial terbaik hari ini.
Tak Puas dengan Posisinya, Penyerang Saint Kitts and Nevis Siap Geser Takhta Gol Terbanyak Pemain Legenda Liga Indonesia

Tak Puas dengan Posisinya, Penyerang Saint Kitts and Nevis Siap Geser Takhta Gol Terbanyak Pemain Legenda Liga Indonesia

Ambisi penyerang Saint Kitts and Nevis, Harrison Panayiotou ternyata terinspirasi untuk mengalahkan pemain legenda Liga Indonesia, yaitu Keith Kayamba Gumbs.
Profil Praka Farizal Rhomadhon Anggota TNI yang Gugur Akibat Serangan Israel di Lebanon

Profil Praka Farizal Rhomadhon Anggota TNI yang Gugur Akibat Serangan Israel di Lebanon

Praka Farizal Rhomadhon merupakan pasukan penjaga perdamaian Perserikatan Bangsa Bangsa (PBB) di United Nations Interim Force in Lebanon (UNIFIL). Berikut Profilnya.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT