GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

1.000 Petani Panen Serentak Melon Davina F1 dan Pecahkan Rekor MURI, Kebangkitan Pertanian Hortikultura

Komoditas hortikultura seperti buah dan sayuran, tak hanya menopang ketahanan pangan nasional, tetapi juga menjadi sumber pendapatan utama bagi petani kecil
Jumat, 18 Juli 2025 - 23:26 WIB
1.000 Petani Panen Serentak Melon Davina F1 dan Pecahkan Rekor MURI, Kebangkitan Pertanian Hortikultura
Sumber :
  • Ist

tvOnenews.com - Di tengah ketidakpastian iklim dan tantangan pangan global, sektor hortikultura Indonesia justru menunjukkan geliat positif. 

Komoditas hortikultura seperti buah dan sayuran, tak hanya menopang ketahanan pangan nasional, tetapi juga menjadi sumber pendapatan utama bagi petani kecil. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Salah satu subsektor yang terus berkembang adalah budidaya melon, yang kini makin diminati berkat nilai ekonominya yang tinggi dan permintaan pasar yang stabil, baik lokal maupun ekspor.

Perkembangan teknologi benih dan sistem budidaya modern turut memperkuat daya saing hortikultura Indonesia. 

Inovasi benih unggul, pola tanam intensif, hingga pendampingan teknis langsung ke petani telah meningkatkan hasil panen secara signifikan. 

Dengan dukungan ini, para petani mampu meningkatkan produksi hingga beberapa kali lipat per musim tanam, yang tentunya berdampak langsung pada kesejahteraan mereka.

Momentum penting kebangkitan hortikultura terlihat nyata di Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur. 

Pada Rabu (16/7/2025), lebih dari 1.000 petani dari berbagai penjuru Jawa Timur berkumpul di Desa Getas, Kecamatan Tanjunganom, untuk mengikuti panen raya melon varietas Davina F1 di lahan seluas satu hektare. 

Acara kolosal ini bukan hanya seremonial, tetapi juga tercatat sebagai rekor nasional oleh Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI), sebagai panen melon dengan peserta terbanyak sepanjang sejarah Indonesia.

Panen akbar ini menjadi simbol dari transformasi pertanian hortikultura Indonesia ke arah yang lebih modern dan berkelanjutan.

“Petani perlu bukti, bukan janji. Melalui panen raya ini, kami tunjukkan hasil nyata Davina F1. Kami ingin lebih banyak petani melihat sendiri keunggulannya, sehingga tertarik menanam,” ujar Glenn Pardede, Managing Director PT East West Seed Indonesia.

Melon Davina F1 memang bukan sembarang varietas. Telah diuji di berbagai daerah, melon ini unggul dalam banyak aspek.

Mulai dari produktivitas tinggi, ketahanan terhadap virus, hingga kualitas buah premium yang memenuhi standar pasar ritel modern maupun ekspor. 

Bentuk buah yang seragam, kulit yang kokoh, serta daya simpan panjang menjadikan Davina F1 pilihan strategis bagi petani yang ingin menembus pasar nasional dan internasional.

MURI menyebut bahwa ini adalah kali pertama panen melon dicatat sebagai sebuah rekor. Perwakilan MURI, Sri Widayati, mengapresiasi semangat kolaborasi antara petani dan sektor swasta.

“Kami menyaksikan kegiatan spektakuler: panen melon serentak oleh lebih dari seribu petani. Ini bukan hanya tentang jumlah peserta, tapi juga semangat kolaborasi petani dan dunia usaha yang patut diapresiasi,” kata Widayati.

Dari sisi kontribusi, Provinsi Jawa Timur saat ini menyumbang sekitar 42% produksi melon nasional. Namun, kontribusi Kabupaten Nganjuk masih tergolong kecil, yakni sekitar 2%. 

Menurut Kepala Dinas Perkebunan Jatim, Rudy Prasetya, ini adalah peluang besar yang bisa dimaksimalkan.

“Dengan dukungan benih unggul seperti Davina F1 dan pendampingan intensif, produktivitas petani bisa dilipatgandakan,” jelas Rudy.

Rudy juga menyebut bahwa karakteristik melon Davina F1 yang manis dan bertekstur lembut sesuai dengan tren konsumsi masyarakat yang kini lebih peduli terhadap makanan sehat. 

Glenn menambahkan, wilayah Jawa Timur secara umum sangat cocok untuk pengembangan melon unggulan, dari Madiun hingga Banyuwangi.

“Kami targetkan produksi mencapai 45 ton per hektare. Selain benih unggul, kami juga siapkan tenaga lapangan untuk membantu petani dari awal tanam hingga panen,” ujarnya.

Salah satu petani lokal, Suharyadi, telah merasakan sendiri manfaat menanam Davina F1. Ia menyebut bahwa melon ini bisa dipanen hanya dalam 60 hari, sehingga memungkinkan tiga kali panen dalam setahun.

“Hasilnya lebih banyak dan lebih bagus dibanding jenis melon sebelumnya,” kata Suharyadi.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Melalui adopsi varietas unggul seperti Davina F1, para petani seperti Suharyadi menemukan harapan baru dalam menghadapi dinamika pasar dan perubahan iklim. 

Bukan hanya panen yang melimpah, tapi juga masa depan pertanian hortikultura Indonesia yang makin cerah dan menjanjikan. (udn)
 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Antusiasme Timnas Bulgaria jelang Lawan Timnas Indonesia di FIFA Series 2026 Jakarta

Antusiasme Timnas Bulgaria jelang Lawan Timnas Indonesia di FIFA Series 2026 Jakarta

Timnas Bulgaria menyatakan kesiapan penuh jelang tampil di ajang FIFA Series 2026 yang digelar di Indonesia pada 27–30 Maret 2026. Seluruh pertandingan akan di
Daftar Sanksi AFC yang Menghantui Persib usai Ricuh pada Akhir Laga Kontra Ratchaburi, Siap-siap Dompet Manajemen Maung Bandung Terkuras

Daftar Sanksi AFC yang Menghantui Persib usai Ricuh pada Akhir Laga Kontra Ratchaburi, Siap-siap Dompet Manajemen Maung Bandung Terkuras

Kericuhan Bobotoh usai Persib tersingkir dari ACL Two berpotensi berujung sanksi AFC. Denda besar, laga tanpa penonton, hingga pengawasan ketat bisa dijatuhkan.
Polemik Bantuan Diaspora Aceh di Malaysia Tertahan Bea Cukai, DPR Desak Izin Segera Dipermudah

Polemik Bantuan Diaspora Aceh di Malaysia Tertahan Bea Cukai, DPR Desak Izin Segera Dipermudah

Polemik izin masuk bantuan dari warga Aceh yang tinggal di Malaysia (diaspora) untuk korban bencana di Sumatra mencuat dalam Rapat Koordinasi Satgas Pemulihan Pasca Bencana Sumatera di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta Pusat, Rabu (18/2/2026).
Polemik Revisi UU KPK, Wakil Ketua DPR Respons Pernyataan Jokowi: Tak Mungkin Tanpa Surpres

Polemik Revisi UU KPK, Wakil Ketua DPR Respons Pernyataan Jokowi: Tak Mungkin Tanpa Surpres

Wakil Ketua DPR RI, Cucun Ahmad Syamsurijal buka suara soal polemik Revisi UU KPK dan merespons pernyataan Jokowi terkait hal tersebut.
Ricuh di Akhir Laga Persib Vs Ratchaburi FC: Teriakan AFC Mafia Hingga Wasit Dikejar Oknum Bobotoh

Ricuh di Akhir Laga Persib Vs Ratchaburi FC: Teriakan AFC Mafia Hingga Wasit Dikejar Oknum Bobotoh

Kericuhan pecah di GBLA usai Persib kalahkan Ratchaburi namun tersingkir dari ACL Two. Bobotoh serbu wasit, lempar botol dan petasan, protes keputusan kontroversial.
AFC Guyur Persib Cuan Fantastis Meski Gagal Lolos ke Perempat Final ACL 2, Jumlahnya Cukup Bayar Gaji Thom Haye Semusim

AFC Guyur Persib Cuan Fantastis Meski Gagal Lolos ke Perempat Final ACL 2, Jumlahnya Cukup Bayar Gaji Thom Haye Semusim

Persib Bandung memang gagal lolos ke perempat final ACL 2, namun Maung Bandung tetap meraup bonus besar dari AFC. Total pemasukan klub tembus Rp10 miliar musim ini.

Trending

Profil Wasit Persib Bandung Vs Ratchaburi FC Majed Mohammed Alshamrani, Pengandil yang Gagalkan Timnas Indonesia ke Olimpiade

Profil Wasit Persib Bandung Vs Ratchaburi FC Majed Mohammed Alshamrani, Pengandil yang Gagalkan Timnas Indonesia ke Olimpiade

Majed Mohammed Al-Shamrani akan menjadi pengandil di laga penentu Persib melawan Ratchaburi FC di Stadion Gelora Bandung Lautan Api, Kota Bandung, Rabu (18/2/2026). 
Klasemen Proliga 2026 Jelang Seri Bogor: Megawati Hangestri Cs Tak Tersentuh, Persaingan Tim Putri Makin Panas!

Klasemen Proliga 2026 Jelang Seri Bogor: Megawati Hangestri Cs Tak Tersentuh, Persaingan Tim Putri Makin Panas!

Klasemen Proliga 2026 jelang Seri Bogor, di mana Megawati Hangestri dan kawan-kawan berhasil membawa Jakarta Pertamina Enduro tak tersentuh di puncak dan persaingan tim putri makin ketat.
Lahir dan Tumbuh Besar di Jakarta, Bek Jerman Didikan Xabi Alonso Ini Bisa Main untuk Timnas Indonesia Tanpa Naturalisasi

Lahir dan Tumbuh Besar di Jakarta, Bek Jerman Didikan Xabi Alonso Ini Bisa Main untuk Timnas Indonesia Tanpa Naturalisasi

Tidak perlu lagi pakai naturalisasi, pemain kelahiran Jakarta yang kedua orang tuanya asli Jerman ini bisa langsung dipanggil John Herdman ke Timnas Indonesia.
Jadwal Siaran Langsung Proliga 2026 Seri Bogor: Megawati Hangestri Tak Main, Bandung BJB Tandamata Jalani Laga Hidup Mati Demi Final Four

Jadwal Siaran Langsung Proliga 2026 Seri Bogor: Megawati Hangestri Tak Main, Bandung BJB Tandamata Jalani Laga Hidup Mati Demi Final Four

Jadwal siaran langsung Proliga 2026 seri Bogor, yang akan diramaikan oleh sejumlah laga seru termasuk Bandung BJB Tandamata yang akan menjalani laga hidup mati, sedangkan Megawati Hangestri bersama skuad Pertamina Enduro tak akan main.
Pengganti Thom Haye di Timnas Indonesia Akhirnya Ditemukan dan Sudah di Tanah Air, Eks Kapten Timnas Belanda Ini Dipanggil John Herdman?

Pengganti Thom Haye di Timnas Indonesia Akhirnya Ditemukan dan Sudah di Tanah Air, Eks Kapten Timnas Belanda Ini Dipanggil John Herdman?

Thom Haye absen di FIFA Series 2026, John Herdman bisa bidik pemain ini. Eks kapten Timnas Belanda U-20 itu dinilai cocok perkuat lini tengah Timnas Indonesia.
Kabar Gembira untuk John Herdman, Gelandang Norwegia Berdarah Batak ini Berpeluang Bela Timnas Indonesia

Kabar Gembira untuk John Herdman, Gelandang Norwegia Berdarah Batak ini Berpeluang Bela Timnas Indonesia

Timnas Indonesia kembali mendapat potensi tambahan amunisi dari Eropa. Sosok gelandang Norwegia berdarah Batak, Samuel Silalahi, layak masuk radar John Herdman.
Pelatih Klub Belanda Sampai Terkagum-kagum, Striker Berdarah Depok Ini Layak Dipanggil John Herdman ke Timnas Indonesia

Pelatih Klub Belanda Sampai Terkagum-kagum, Striker Berdarah Depok Ini Layak Dipanggil John Herdman ke Timnas Indonesia

Striker muda berdarah Depok ini layak dipanggil John Herdman ke Timnas Indonesia. Bahkan pelatih asal Belanda sampai terkagum-kagum dengan kemampuan pemain ini.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT