News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Lebih Baik Latih Timnas Indonesia? Ternyata Gaji Shin Tae-yong di Klub Korea Ulsan HD Itu Malah Jauh Lebih Rendah

Shin Tae-yong dikabarkan latih Ulsan HD hingga 2027. Meski jadi pelatih dengan gaji tertinggi di K-League, ternyata masih kalah besar dari saat latih Timnas.
Sabtu, 2 Agustus 2025 - 20:07 WIB
Mantan Pelatih Timnas Indonesia Shin Tae-yong
Sumber :
  • YouTube

tvOnenews.com - Nama Shin Tae-yong kembali jadi sorotan media Korea Selatan setelah santer dikabarkan akan segera menukangi klub besar Ulsan HD, juara bertahan Liga Korea atau K-League.

Kabar tersebut muncul tujuh bulan setelah Shin Tae-yong resmi tak lagi menjadi pelatih kepala Timnas Indonesia.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Meski belum ada pengumuman resmi dari pihak klub, berbagai media di Korea menyebut bahwa negosiasi telah berlangsung intens.

Kabar kepindahan Shin Tae-yong ke Ulsan HD muncul setelah klub yang dijuluki The Tigers tersebut memutuskan untuk mengakhiri kerja sama dengan pelatih sebelumnya, Kim Pan-gon yang juga merupakan mantan pelatih timnas Malaysia.

Langkah ini dinilai sebagai upaya klub untuk memperkuat skuad menghadapi kompetisi mendatang dengan mendatangkan pelatih berpengalaman dan punya catatan internasional seperti Shin Tae-yong.

Menariknya, media setempat menyebut bahwa Shin Tae-yong akan menandatangani kontrak berdurasi 2 tahun 5 bulan yang akan membuatnya berada di klub hingga tahun 2027.

Shin Tae-yong

Kontrak jangka panjang ini tentu menjadi bentuk kepercayaan besar yang diberikan manajemen Ulsan kepada mantan pelatih Timnas Korea Selatan di Piala Dunia 2018 itu.

Lebih menarik lagi, sejumlah media Korea juga melaporkan bahwa Shin Tae-yong akan menerima bayaran tertinggi dalam sejarah K-League jika resmi melatih Ulsan HD.

Namun, angka pasti mengenai nilai kontrak tersebut belum diungkap secara publik.

Meski begitu, media Sports Khan menyoroti bahwa gaji Shin Tae-yong di Ulsan HD kemungkinan justru lebih rendah dibanding saat ia menangani Timnas Indonesia.

Selama menjadi pelatih Skuad Garuda, Shin Tae-yong dilaporkan mendapat bayaran sekitar US\$2 juta atau setara Rp32,9 miliar per tahun.

Besarnya gaji itu mencerminkan betapa tingginya harapan PSSI terhadap pelatih asal Korea Selatan tersebut selama bertugas di Indonesia.

Di bawah kepemimpinannya, Timnas Indonesia berhasil menunjukkan perkembangan yang signifikan, termasuk mencapai babak ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia dan masuk final Piala AFF U-23.

Terkait rumor kepindahan ke Ulsan HD, Shin Tae-yong akhirnya buka suara. Ia membenarkan adanya tawaran dari klub Korea tersebut, tetapi menyatakan bahwa belum ada keputusan final yang ia ambil hingga saat ini.

“Itu benar bahwa saya mendapatkan tawaran dari Ulsan. Namun, belum ada yang diputuskan," ujar Shin Tae-yong kepada media Star News saat dihubungi melalui sambungan telepon.

Saat ini, Shin Tae-yong juga masih menjabat sebagai General Manager Seongnam FC, klub yang pernah ia latih sebelumnya dan sempat membawanya meraih gelar Liga Champions Asia.

Jabatan tersebut menambah daftar tanggung jawabnya di dunia sepak bola Korea Selatan, sekaligus menandakan bahwa ia belum sepenuhnya kembali fokus sebagai pelatih kepala.

Jika Shin Tae-yong menerima tawaran dari Ulsan HD, maka ia akan kembali merasakan atmosfer kompetisi Liga Korea untuk pertama kalinya sejak tahun 2012, ketika terakhir kali melatih Seongnam FC di K-League.

Kembalinya Shin ke tanah kelahiran sebagai pelatih tentu dinanti banyak pihak, mengingat reputasi dan kiprah internasional yang telah ia bangun selama menangani Timnas Korea Selatan dan Indonesia.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Spekulasi pun terus berkembang di kalangan fans sepak bola, baik di Indonesia maupun Korea Selatan.

Banyak yang menilai bahwa meski gaji di Ulsan HD lebih rendah dibanding di Timnas Indonesia, kemungkinan besar Shin Tae-yong lebih memilih faktor kenyamanan, kedekatan dengan keluarga, dan ambisi jangka panjang di level klub profesional sebagai pertimbangan utamanya. (adk)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Sidak Dapur Rumah Warga, Gubernur Dedi Mulyadi Meringis Lihat Lauk Makanan Seadanya yang Dibuat Seorang Nenek

Sidak Dapur Rumah Warga, Gubernur Dedi Mulyadi Meringis Lihat Lauk Makanan Seadanya yang Dibuat Seorang Nenek

Di bulan Ramadhan kemarin, Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi merasa terenyuh ketika melihat warganya yang hanya konsumsi makanan seadanya untuk berbuka puasa.
Minta Audiensi dengan DPR RI, Pekerja Penggilingan Padi Pakuhaji: Kesulitan Pasokan Gabah

Minta Audiensi dengan DPR RI, Pekerja Penggilingan Padi Pakuhaji: Kesulitan Pasokan Gabah

Proyek pembangunan yang mengikis ribuan hektar lahan pertanian di Kecamatan Pakuhaji, Tangerang, turut menggerus nasib pekerja penggilingan padi.
Keputusan AFC Bisa Bikin Rugi Timnas Indonesia, Media Vietnam Sebut Skuad Garuda akan Gagal ke Piala Dunia U17 2026

Keputusan AFC Bisa Bikin Rugi Timnas Indonesia, Media Vietnam Sebut Skuad Garuda akan Gagal ke Piala Dunia U17 2026

Media Vietnam menyebut ada keputusan AFC yang bisa membuat Timnas Indonesia rugi dan gagal lolos ke Piala Dunia U17 2026. Keputusan ini terkait tuan rumah.
Keputusan AFC Bisa Bikin Rugi Timnas Indonesia, Media Vietnam Sebut Skuad Garuda akan Gagal ke Piala Dunia U17 2026

Keputusan AFC Bisa Bikin Rugi Timnas Indonesia, Media Vietnam Sebut Skuad Garuda akan Gagal ke Piala Dunia U17 2026

Media Vietnam menyebut ada keputusan AFC yang bisa membuat Timnas Indonesia rugi dan gagal lolos ke Piala Dunia U17 2026. Keputusan ini terkait tuan rumah.
Kementerian Energi Arab Saudi: Aktivitas Operasional Terhenti di Beberapa Fasilitas Energi di Kerajaan, Akibat Serangan Baru-baru Ini

Kementerian Energi Arab Saudi: Aktivitas Operasional Terhenti di Beberapa Fasilitas Energi di Kerajaan, Akibat Serangan Baru-baru Ini

Kementerian Energi menyatakan bahwa fasilitas energi penting di Arab Saudi baru-baru ini telah menjadi sasaran beberapa serangan, termasuk fasilitas produksi, transportasi, dan penyulingan minyak dan gas.
73 Negara Bersatu Desak Keselamatan dan Keamanan Pasukan Perdamaian di Lebanon

73 Negara Bersatu Desak Keselamatan dan Keamanan Pasukan Perdamaian di Lebanon

Indonesia mengambil peran sentral dalam merespons eskalasi konflik di Lebanon yang mengancam keselamatan pasukan penjaga perdamaian dunia.

Trending

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Publik Vietnam Heran, Kok Timnas Indonesia Berpeluang Tantang Italia di FIFA Matchday Juni 2026

Publik Vietnam Heran, Kok Timnas Indonesia Berpeluang Tantang Italia di FIFA Matchday Juni 2026

Publik Vietnam soroti peluang Timnas Indonesia menghadapi Italia di FIFA Matchday Juni 2026. Begini katanya.
Dapat Izin FIFA, Jay Idzes hingga Kevin Diks Bisa Dipanggil John Herdman ke Timnas Indonesia untuk FIFA ASEAN Cup 2026

Dapat Izin FIFA, Jay Idzes hingga Kevin Diks Bisa Dipanggil John Herdman ke Timnas Indonesia untuk FIFA ASEAN Cup 2026

Skuad Garuda punya kesempatan langka, yakni memanggil para pemain terbaiknya tanpa terhalang tembok perizinan klub Eropa untuk bermain di FIFA ASEAN Cup 2026.
Babak Baru Izin SMK IDN Bogor Dicabut KDM: Sekolah Serahkan Bukti Tambahan, Desak Ombudsman Uji Dugaan Maladministrasi

Babak Baru Izin SMK IDN Bogor Dicabut KDM: Sekolah Serahkan Bukti Tambahan, Desak Ombudsman Uji Dugaan Maladministrasi

SMK IDN Boarding School Jonggol, Bogor menyerahkan bukti tambahan hingga minta Ombudsman bongkar dugaan penyimpangan SK Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi (KDM).
Kronologi Ibu Muda Nyaris Kehilangan Bayinya di RSHS Bandung Gara-gara Kecerobohan Perawat, Singgung Dedi Mulyadi

Kronologi Ibu Muda Nyaris Kehilangan Bayinya di RSHS Bandung Gara-gara Kecerobohan Perawat, Singgung Dedi Mulyadi

Kronologi ibu muda asal Cimahi nyaris saja kehilangan bayi yang baru dilahirkannya gara-gara keteledoran petugas Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS) Kota Bandung.
Diajak Joging Pelatih Timnas Indonesia John Herdman, Ketum PSSI Erick Thohir: Kita Nggak Kuat

Diajak Joging Pelatih Timnas Indonesia John Herdman, Ketum PSSI Erick Thohir: Kita Nggak Kuat

Ketua Umum PSSI Erick Thohir memberikan jawaban jenaka ketika diajak pelatih Timnas Indonesia John Herdman untuk berolahraga lari atau joging bersama-sama.
Dedi Mulyadi Siap Bangun Gedung Kedokteran UIN Bandung, Syaratnya: Warga Miskin Jabar Kuliah Gratis

Dedi Mulyadi Siap Bangun Gedung Kedokteran UIN Bandung, Syaratnya: Warga Miskin Jabar Kuliah Gratis

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menyampaikan apresiasi kepada Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Gunung Djati Bandung yang merayakan hari jadinya ke-58.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT