News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Top Round 4: King Indo Gagal Lolos Piala Dunia 2026 Media Thailand dan China Bilang Skuad Garuda Begini, Timnas Indonesia Masih Lanjut Jalani Laga Penting bersama Patrick Kluivert?

Harapan besar Timnas Indonesia untuk menorehkan sejarah di Piala Dunia 2026 akhirnya kandas. Media Thailand hingga China sebut kalau anak asuh Patrick Kluivert
Selasa, 14 Oktober 2025 - 12:35 WIB
Timnas Indonesia gagal lolos ke Piala Dunia 2026 usai takluk 1-0 dari Irak.
Sumber :
  • Kolase Tim tvOnenews

tvOnenews.com - Timnas Indonesia gagal lolos Piala Dunia 2026 usai takluk di dua laga Round 4 melawan Arab Saudi dan Irak. Harapan besar Timnas Indonesia untuk menorehkan sejarah di Piala Dunia 2026 akhirnya kandas. 

Dua kekalahan beruntun di putaran keempat Kualifikasi Zona Asia membuat langkah Skuad Garuda terhenti. Setelah takluk 2-3 dari Arab Saudi, tim asuhan Patrick Kluivert kembali menelan kekalahan tipis 0-1 dari Irak di King Abdullah Sports City, Jeddah, Minggu (12/10/2025) dini hari WIB. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Gol semata wayang Zidane Iqbal di menit ke-75 memupus peluang Jay Idzes dan kawan-kawan untuk melangkah ke babak berikutnya. 

Kekalahan ini menempatkan Indonesia di dasar klasemen Grup B dan sekaligus mengakhiri mimpi tampil di ajang empat tahunan paling bergengsi tersebut.

Kegagalan itu juga memantik reaksi keras dari publik Tanah Air. Tagar #KluivertOut menduduki puncak trending topic di media sosial X, mencerminkan kekecewaan besar suporter terhadap kinerja pelatih asal 

Belanda itu. Banyak yang menilai Kluivert gagal menemukan racikan taktik yang efektif dan kurang mampu memaksimalkan potensi pemain. Di sisi lain, tuntutan agar PSSI memanggil kembali Shin Tae-yong kian santer terdengar. 

Meski demikian, di balik kekecewaan itu, perjalanan panjang Indonesia hingga menembus putaran keempat menjadi catatan sejarah tersendiri. Untuk pertama kalinya dalam dua dekade terakhir, Garuda mampu berdiri sejajar dengan tim-tim elite Asia.

Berikut 3 artikel terpopuler soal Timnas Indonesia di laga Round 4 Kualifikasi Piala Dunia 2026:

1. Gagal Lolos Piala Dunia 2026, Media Thailand Sebut Timnas Indonesia Harapan Terakhir Asia Tenggara

Menariknya, kegigihan Timnas Indonesia ternyata mendapat sorotan dan apresiasi dari media luar negeri, khususnya Thailand. Media Ball Thai menulis bahwa Indonesia kini menjadi simbol kebangkitan sepak bola Asia Tenggara. 

Di saat negara-negara kuat seperti Thailand dan Vietnam justru tersingkir lebih awal di putaran kedua, Indonesia berhasil melaju hingga ke fase keempat, menjadikannya satu-satunya wakil ASEAN di antara raksasa-raksasa Asia seperti Jepang, Korea Selatan, dan Iran.

“Dulu, jika berbicara sepak bola ASEAN di pentas besar seperti Piala Dunia, harapan selalu tertuju pada Thailand dan Vietnam. Indonesia kala itu masih penuh masalah mulai dari asosiasi yang bermasalah, liga yang kisruh, hingga pelatih yang terus berganti tanpa stabilitas,” tulis Ball Thai. 

Namun kini, media tersebut mengakui perubahan besar yang dialami Garuda di bawah kepemimpinan PSSI era baru. Mereka menilai Indonesia kini menjadi harapan terakhir Asia Tenggara di panggung internasional. 

“Kini, hanya Indonesia yang masih membawa nama ASEAN di Kualifikasi Piala Dunia 2026. Semoga mereka bisa finis sebagai juara grup,” lanjut laporan itu.

Pujian tersebut menandakan pergeseran paradigma di kawasan Asia Tenggara: dari dominasi Thailand dan Vietnam menuju kebangkitan Indonesia. 

Kendati gagal menembus putaran final, perjuangan Garuda tetap dianggap membanggakan dan menjadi bukti nyata bahwa sepak bola Indonesia kini berada di jalur yang benar.

2. Media China Soroti Kontroversi Wasit, Indonesia Jadi Perhatian Asia

Selain media Thailand, media China juga menyoroti laga Indonesia kontra Irak yang penuh drama. Pertandingan tersebut dipimpin wasit asal China, Ma Ning, yang menjadi bahan perdebatan karena beberapa keputusannya dianggap merugikan Indonesia. 

Pemain Timnas Indonesia, Kevin Diks dan Thom Haye
Pemain Timnas Indonesia, Kevin Diks dan Thom Haye
Sumber :
  • REUTERS/Stringer

 

Salah satu momen krusial adalah saat Kevin Diks dijatuhkan di kotak penalti, namun wasit tak memberikan penalti. Media China, Sohu, menulis kritik tajam terhadap wasit tersebut.

“Kualifikasi Piala Dunia, Ma Ning kembali memicu kontroversi. Timnas Indonesia mengungkapkan ketidakpuasan,” tulis Sohu. 

Media itu menambahkan, “Fokus pertandingan ini bukan pada permainan, tetapi pada satu orang wasit China Ma Ning. Para pemain Irak bersorak, pemain Indonesia menangis, dan Ma Ning dikawal keluar lapangan.” 

Kritik ini menunjukkan bahwa keputusan wasit tidak hanya menuai kecaman dari Indonesia, tetapi juga dari media negaranya sendiri.

3. Patrick Kluivert dalam Sorotan dan Masa Depan Timnas Indonesia, Masih Lanjut jadi Pelatih?

Kegagalan di Kualifikasi Piala Dunia 2026 otomatis menyeret nama Patrick Kluivert ke dalam pusaran kritik. Pelatih asal Belanda itu dianggap gagal membawa Garuda tampil konsisten, terutama dalam memanfaatkan peluang emas di dua laga krusial. 

Dalam konferensi pers pascalaga kontra Irak, Kluivert mengaku belum tahu rencana ke depan. “Belum ada rencana. Kami perlu melakukan refleksi atas apa yang sudah kami lakukan,” ujarnya. 

Pelatih Timnas Indonesia Patrick Kluivert
Pelatih Timnas Indonesia Patrick Kluivert
Sumber :
  • Instagram @patrickkluivert9

 

Meski demikian, ia menegaskan bahwa masyarakat Indonesia tetap harus bangga atas kerja keras para pemain.

Kluivert dikontrak hingga 2026 dengan opsi perpanjangan dua tahun. Namun, kegagalan kali ini bisa jadi memperpendek masa jabatannya. Meski demikian, sang kapten Jay Idzes menegaskan bahwa kegagalan ini bukan akhir segalanya. 

“Tim ini tidak hanya dibangun untuk hari ini. Kami punya masa depan yang cerah dan tidak akan berhenti di sini,” ucap pemain Sassuolo itu. Idzes juga menilai bahwa pengalaman melawan tim elite Asia telah memperkuat mental dan disiplin skuad.

Meski pintu menuju Piala Dunia 2026 telah tertutup, perjuangan Garuda belum berakhir. Indonesia masih akan melakoni laga FIFA Matchday pada 10–18 November 2025, yang bisa menjadi momentum untuk membangun ulang tim dan strategi baru. 

Idzes bahkan menatap jauh ke depan: “Kami belajar banyak dari kegagalan ini. Suatu hari nanti, bendera Indonesia akan berkibar di Piala Dunia.”

Penutup: Gagal di Piala Dunia, Tapi Menang di Mata Asia

Kegagalan lolos ke Piala Dunia 2026 memang menyakitkan, tetapi di balik itu, Timnas Indonesia telah menorehkan kisah inspiratif. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dari negara yang dulu dianggap “tidak stabil”, kini Garuda berhasil memaksa dunia menoleh ke arah Asia Tenggara. Media Thailand menyebut Indonesia sebagai simbol harapan baru, sementara media China menyoroti betapa keras perjuangan Garuda di tengah keputusan wasit yang kontroversial.

Bagi publik Indonesia, ini bukan akhir dari perjalanan, melainkan awal dari kebangkitan. Dengan semangat, regenerasi pemain muda, dan pengalaman berharga melawan raksasa Asia, Indonesia kini tak lagi sekadar peserta melainkan pesaing yang patut diperhitungkan di kancah internasional. (udn)
 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Namanya Terseret dalam Kasus Dugaan Penipuan Emas, Kirana Larasati: Saya Hanya Brand Ambassador

Namanya Terseret dalam Kasus Dugaan Penipuan Emas, Kirana Larasati: Saya Hanya Brand Ambassador

Artis indonesia, Kirana Larasati menjadi sorotan di tengah kasus dugaan penipuan emas. Hal tersebut menuai perhatian publik, berikut klarifikasinya.
Menengok Hunian Baru Warga Terdampak Rempang Eco-City di Tanjung Banon

Menengok Hunian Baru Warga Terdampak Rempang Eco-City di Tanjung Banon

Kementerian Transmigrasi bersama BP Batam dan instansi terkait mempercepat penataan permukiman di Tanjung Banon, Pulau Rempang. Pada tahap ini, pemerintah fokus membangun 350 unit rumah permanen bagi warga terdampak.
Legenda Manchester United Ryan Giggs Kritik Kebiasaan Pesepak Bola Modern: Bagi Saya Itu Aneh

Legenda Manchester United Ryan Giggs Kritik Kebiasaan Pesepak Bola Modern: Bagi Saya Itu Aneh

Ryan Giigs menilai gestur berpelukan tersebut sangat berbeda dengan budaya persaingan yang dirasakannya ketika masih aktif bermain.
Gempa Besar Guncang Panana, Kekuatan Magnitudo 7,7 dan Kedalaman 12,6 Kilometer

Gempa Besar Guncang Panana, Kekuatan Magnitudo 7,7 dan Kedalaman 12,6 Kilometer

Gempa Magnitudo 7,7 mengguncang Panama bagian selatan, Jumat (9/10/2026) waktu setempat. Titik gempa yang mengguncang Panama berada di sekitar 12 kilometer barat laut Pitaloza Arriba dengan kedalaman 12,6 kilometer.
Nasi Goreng Jadi Hiburan Maverick Vinales di Tengah Kecemasan Penampilan Jelang MotoGP Mandalika

Nasi Goreng Jadi Hiburan Maverick Vinales di Tengah Kecemasan Penampilan Jelang MotoGP Mandalika

Maverick Vinales menyebut nasi goreng sebagai salah satu kuliner yang paling berkesan selama berada di Indonesia.
Pajak Kendaraan Bermotor Dibayar Tiap Tahun, Ini yang Perlu Anda Ketahui soal Penggunaan Dananya

Pajak Kendaraan Bermotor Dibayar Tiap Tahun, Ini yang Perlu Anda Ketahui soal Penggunaan Dananya

Ke mana hasil Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) digunakan? Simak aturan DKI Jakarta yang mengalokasikan minimal 10 persen penerimaan untuk jalan dan transportasi

Trending

Guru Pesantren di Bekasi Jadi Tersangka Kekerasan Seksual Puluhan Santri, Petugas Keamanan Diduga Ikut Terlibat

Guru Pesantren di Bekasi Jadi Tersangka Kekerasan Seksual Puluhan Santri, Petugas Keamanan Diduga Ikut Terlibat

Seorang guru di salah satu pondok pesantren di Bekasi ditetapkan sebagai tersangka kekerasan seksual terhadap santriwati. Tiga orang lainnya diduga terlibat dalam kasus ini. Salah satunya merupakan petugas keamanan pesantren.
Video Asusila 13 Menit Diduga Pakai Seragam Poltekkes Bandung Viral, Pihak Kampus Ungkap Fakta Ini

Video Asusila 13 Menit Diduga Pakai Seragam Poltekkes Bandung Viral, Pihak Kampus Ungkap Fakta Ini

Viral video asusila berdurasi 13 menit diduga memakai atribut Poltekkes Bandung. Pihak kampus membantah pemeran dalam rekaman merupakan mahasiswinya.
Kisah Biarawati Asal Nias yang Berjuang untuk Anak Berkebutuhan Khusus, Kisahnya Buka Mata soal Pendidikan Inklusif

Kisah Biarawati Asal Nias yang Berjuang untuk Anak Berkebutuhan Khusus, Kisahnya Buka Mata soal Pendidikan Inklusif

Masyarakat juga perlu mengubah cara pandang terhadap anak berkebutuhan khusus. Mereka bukan sekadar penerima bantuan atau objek belas kasihan
3 Fakta soal Video Asusila 13 Menit Diduga Pakai Seragam Poltekkes Bandung

3 Fakta soal Video Asusila 13 Menit Diduga Pakai Seragam Poltekkes Bandung

Jagat media sosial dihebohkan dengan beredarnya rekaman video asusila berdurasi 13 menit yang menyeret nama salah satu institusi pendidikan kesehatan terkemuka
Poin Penting Pernyataan Resmi Jennifer Coppen setelah Terseret Dugaan Penipuan Emas Rp25 Miliar

Poin Penting Pernyataan Resmi Jennifer Coppen setelah Terseret Dugaan Penipuan Emas Rp25 Miliar

Jennifer Coppen menampilkan lima poin dalam pernyataan resmi klarifikasinya setelah diseret dalam kasus dugaan penipuan investasi emas mencapai Rp25 miliar.
Imbas Kekalahan Aneh 6-0 dari Malaysia Masih Terasa, PSSI-nya Singapura Banjir Kritik Usai Umumkan FIFA Matchday Lawan Brasil

Imbas Kekalahan Aneh 6-0 dari Malaysia Masih Terasa, PSSI-nya Singapura Banjir Kritik Usai Umumkan FIFA Matchday Lawan Brasil

Federasi Sepak Bola Singapura (FAS) menuai kritik setelah mengumumkan laga persahabatan melawan Brasil dan Paraguay pada November 2026.
Viral Video Asusila 13 Menit, Siapa Pemerannya? Waspada Link Palsu Berujung Phishing

Viral Video Asusila 13 Menit, Siapa Pemerannya? Waspada Link Palsu Berujung Phishing

Video asusila berdurasi 13 menit yang dikaitkan dengan seragam Poltekkes Bandung viral di media sosial. Siapa pemerannya? Simak klarifikasi kampus dan cara
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT