News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Erick Thohir Ungkap Kriteria Pelatih yang Pas untuk Timnas Indonesia, Butuh yang Bisa Menyesuaikan...

Kriteria pelatih timnas Indonesia tersebut, Erick Thohir sampaikan kala mengumumkan Pelatih asal Belanda..
Rabu, 22 Oktober 2025 - 07:12 WIB
Erick Thohir Ungkap Kriteria Pelatih yang Pas untuk Timnas Indonesia, Butuh yang Bisa Menyesuaikan...
Sumber :
  • dok.kolase tvOnenews.com /Ilham Giovani-instagram Jay

Jakarta, tvOnenews.com- Ketua Umum persatuan federasi sepakbola Indonesia (PSSI), Erick Thohir pernah menyampaikan calon kriteria Pelatih Timnas Indonesia

Alex Pastoor, mantan asisten pelatih Timnas Indonesia
Alex Pastoor, mantan asisten pelatih Timnas Indonesia
Sumber :
  • Kolase

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

 

Kriteria pelatih timnas Indonesia tersebut, Erick Thohir sampaikan kala mengumumkan Pelatih asal Belanda, Patrick Kluivert untuk timnas Indonesia. 

Alasan ia memilih Patrick Kluivert, disampaikan Erick Thohir menjadi bayangan para calon Pelatih selanjutnya untuk timnas Indonesia. 

Tentunya, kriteria tidak sembarangan. Erick Thohir menjelasakan perlu menyesuaikan dengan situasi dan kebutuhan yang diperlukan para pemain timnas Indonesia. 

Erick Thohir Ungkap Kriteria Pelatih yang Pas untuk Timnas Indonesia, Butuh yang Bisa Menyesuaikan...
Erick Thohir Ungkap Kriteria Pelatih yang Pas untuk Timnas Indonesia, Butuh yang Bisa Menyesuaikan...
Sumber :
  • dok.kolase tvOnenews.com /Ilham Giovani-instagram Jay

 

Kabar ini mencuat, seiring dengan isu pemecatan Patrick Kluivert dari timnas Indonesia. Hal yang viral di media sosial (Medsos).

Seperti diketahui, Patrick Kluivert dulunya diperkenalkan oleh Erick Thohir untuk menggantikan Pelatih Shin Tae-yong (STY) untuk menahkodai timnas Indonesia. 

Sementara, kabar pemecatan Pelatih Kluivert dari timnas Indonesia, disebut-disebut efek gagal membawa skuad Garuda ke Piala Dunia 2026.

Lantas, apa syarat yang dipenuhi calon pelatih timnas Indonesia? 

Atas pertanyaan itu, Erick yang juga menjabat Menteri pemuda dan olahraga (Menpora) itu memilih pelatih timnas Indonesia melihat asal-usul.

Ternyata Pelatih asal Belanda lebih cocok, didasari ada faktor kesamaan budaya dengan pemain-pemain diaspora yang memperkuat timnas Indonesia. 

"Ya banyak pilihan, bisa Itali, bisa Spanyol, tapi kan tentu dengan jeda 2,5 bulan kita harus berusaha menjaga dinamika. Dinamika yang ada selama ini mengenai kultur," kata Erick pada jumpa pers di Menara Danareksa, Jakarta, Senin, dikutip dari Antara. 

Lebih lanjut, kata Erick Thohir perlu memperhatikan kualitas pelatih dalam berkomunikasi.

Ia menyebut faktor komunikasi sebagai pertimbangan memilih pelatih asal Belanda untuk timnas Indonesia.

Sayangnya, tidak berlangsung lama, kurang lebih 7 bulan bersama Timnas. Patrick belum bisa mewujudkan target yang dibebankan kepadanya.

Dugaan yang ada sepertinya benar, kala itu, Erick menjelaskan targetnya adalah membawa timnas Indonesia melaju ke Piala Dunia 2026.

"Yang menarik, selain target, pelatih harus membangun filosofi sepak bola di senior dan U-23. Para pelatih yang saya interview sudah mengerti targetnya," katanya.

"Beberapa yang punya nama di sepak bola tidak mungkin gabung hanya sekadar jadi kerjaan, tentu mereka juga punya target pribadi untuk membuat sejarah bersama kita lolos Piala Dunia," jelas Erick.

Tepat pada 20 Maret 2025, seirin berjalan waktu kurang dari satu tahun bersama skuad Garuda. Patrick Kluivert pun harus dipecat oleh PSSI. 

Patrick ditemani dengan beberapa pelatih dari Negeri Kincir Angin, termasuk Alex Pastoor dan Denny Landzaat sebagai asisten pelatih. Tak cukup buat Patrick Kluivert bawa Garuda ke Piala Dunia 2026.

"Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia (PSSI) dan Tim Kepelatihan Tim Nasional Indonesia secara resmi menyepakati pengakhiran kerja sama lebih awal melalui mekanisme mutual termination," tulis laman resmi PSSI, Kamis.

Sebagai tambahan informasi, kalau PSSI memecat Kluivert karena dua alasan, hal yang mungkin jarang diketahui. 

PSSI bersama pemangku lainnya mengambil keputusan dengan "mempertimbangkan dinamika internal", terutama setelah kegagalan menembus Piala Dunia 2026.

Timnas indonesia melewati pertandingan sengit diputaran keempat ini, karena lawannya cukup kuat.

Saat timnas Indonesia melawan Arab Saudi pada (9/10) kemarin dengan hasil skor 2-3, dan Irak di hari Kamis (12/10) 1-0 angka yang sungguh menyesakkan untuk siapapun. 

Bahkan juga imbas kegagalan ke Piala Dunia 2026 ini juga merembet ke berbagai level timnas Indonesia yang juga ditangani pelatih-pelatih asal Belanda, sebut saja Gerald Vanenburg di timnas U-23 dan Frank van Kempen di timnas U-20. 

"Penghentian kerja sama ini dilakukan atas dasar persetujuan kedua pihak, dengan mempertimbangkan dinamika internal dan arah strategis pembinaan tim nasional ke depan," katanya PSSI. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Dengan berakhirnya kerja sama tersebut, Tim Kepelatihan tersebut tidak lagi menangani Timnas Indonesia di level senior, U23, maupun U20".(klw)

 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Ekonomi RI Sulit Tembus 5%, Tapi Bisa Kalahkan Ramalan Bank Dunia

Ekonomi RI Sulit Tembus 5%, Tapi Bisa Kalahkan Ramalan Bank Dunia

Bank Dunia merevisi turun proyeksi pertumbuhan ekonomi Indonesia tahun 2026 menjadi 4,7 persen, lebih rendah dari estimasi sebelumnya 4,8 persen.
Polisi Buru Pembunuh Sadis Bos Tenda Hajatan di Bekasi

Polisi Buru Pembunuh Sadis Bos Tenda Hajatan di Bekasi

Polres Metro Bekasi buru pelaku pembunuhan sadis terhadap seorang pengusaha tenda hajatan Eem (60) di Desa Kertamukti, Kecamatan Cibitung, Kabupaten Bekasi.
Bernardo Tavares Terang-terangan Jagokan Persib Bandung Jadi Juara Super League Musim Ini

Bernardo Tavares Terang-terangan Jagokan Persib Bandung Jadi Juara Super League Musim Ini

Pelatih Persebaya, Bernardo Tavares, memberikan pandangannya terkait persaingan menuju gelar juara Super League 2025/2026. Ia secara terbuka menjagokan Persib.
Bupati Tulungagung dan Belasan Pejabat Pemkab Diboyong KPK ke Jakarta

Bupati Tulungagung dan Belasan Pejabat Pemkab Diboyong KPK ke Jakarta

Bupati Tulungagung Gatut Sunu Wibowo akhirnya dibawa Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) ke Gedung Merah Putih KPK, Jakarta pada Sabtu (11/4/2026).
Meski Unggul dari Thailand & Vietnam, Media Vietnam Tetap Sebut Timnas Indonesia Tak Akan Menang di Piala Asia 2027

Meski Unggul dari Thailand & Vietnam, Media Vietnam Tetap Sebut Timnas Indonesia Tak Akan Menang di Piala Asia 2027

Meski dinilai unggul dari Timnas Thailand dan Timnas Vietnam, media Vietnam meragukan Timnas Indonesia mampu bersaing dan meraih hasil besar di Piala Asia 2027.
Mauricio Souza Bela Cyrus Margono Usai Kebobolan 3 Gol bersama Persija: Dia Punya Potensi

Mauricio Souza Bela Cyrus Margono Usai Kebobolan 3 Gol bersama Persija: Dia Punya Potensi

Pelatih Persija Jakarta, Mauricio Souza, memilih pasang badan terkait kritik tajam yang mengarah kepada penjaga gawang muda Macan Kemayoran, Cyrus Margono.

Trending

Jadwal Final Four Proliga 2026, Sabtu 11 April: Hari Pertama Putaran Kedua Langsung Suguhkan Big Match Sektor Putri!

Jadwal Final Four Proliga 2026, Sabtu 11 April: Hari Pertama Putaran Kedua Langsung Suguhkan Big Match Sektor Putri!

Jadwal Final Four Proliga 2026, Sabtu 11 April yang menjadi laga perdana di putaran kedua dengan menyuguhkan dua pertandingan dari sektor putri dan putra .
Vietnam Akhirnya Akui Timnas Indonesia "Raja" Baru ASEAN

Vietnam Akhirnya Akui Timnas Indonesia "Raja" Baru ASEAN

Tensi tinggi menyelimuti gelaran ASEAN Futsal Championship 2026 jelang laga semifinal yang mempertemukan Timnas Futsal Indonesia melawan Vietnam. Menariknya ...
Adu Harta Kekayaan Gubernur Jabar Dedi Mulyadi vs Wakil Gubernur Kalbar Krisantus Kurniawan, Siapa Lebih Tajir?

Adu Harta Kekayaan Gubernur Jabar Dedi Mulyadi vs Wakil Gubernur Kalbar Krisantus Kurniawan, Siapa Lebih Tajir?

Perbandingan harta kekayaan Dedi Mulyadi dan Krisantus Kurniawan jadi sorotan usai pernyataan viral. Intip data LHKPN terbaru dan rincian aset keduanya.
Timnas Indonesia 'Ketiban Durian Runtuh' di FIFA ASEAN CUp 2026, Peluang Jadi Pemenang Terbuka Lebar!

Timnas Indonesia 'Ketiban Durian Runtuh' di FIFA ASEAN CUp 2026, Peluang Jadi Pemenang Terbuka Lebar!

Berbeda dengan Piala AFF, FIFA ASEAN Cup yang dijadwalkan berlangsung pada September dan Oktober 2026, menawarkan keuntungan strategis yang sulit diabaikan.
Masih Ingat Wiljan Pluim? Eks Playmaker PSM Makassar Ini Tolak Mentah-mentah Dinaturalisasi Jadi WNI: Tidak Guna bagi Saya

Masih Ingat Wiljan Pluim? Eks Playmaker PSM Makassar Ini Tolak Mentah-mentah Dinaturalisasi Jadi WNI: Tidak Guna bagi Saya

Wiljan Pluim bercerita bahwa pihak klub dan PSSI sempat mendesaknya beralih status jadi WNI karena syarat tinggal selama 5 tahun di Indonesia sudah terpenuhi.
Duh, Maarten Paes Jadi Bahan Olokan di Belanda! Pundit Senior Tertawa Terpingkal-pingkal: Dia Sama Sekali Bukan Kiper!

Duh, Maarten Paes Jadi Bahan Olokan di Belanda! Pundit Senior Tertawa Terpingkal-pingkal: Dia Sama Sekali Bukan Kiper!

Nasib kurang beruntung tengah dialami kiper utama Timnas Indonesia Maarten Paes. Meski kini bermain untuk raksasa Eredivisie Ajax Amsterdam Paes justru menjadi
Jokowi Lontarkan Respons Menohok ke Jusuf Kalla soal Tunjukkan Ijazah Asli: Kebalik-balik Itu

Jokowi Lontarkan Respons Menohok ke Jusuf Kalla soal Tunjukkan Ijazah Asli: Kebalik-balik Itu

Mantan Presiden Jokowi lontarkan respons menohok ke Wakil Presiden RI ke-10 dan ke-12 Jusuf Kalla terkait pernyataan JK soal meminta Jokowi untuk menunjukkan
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT