GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Panas! Kuasa Hukum Ruben Onsu Bongkar Fakta Terbaru, Akui Sudah Surati Sarwendah untuk Ingatkan Hal Ini

Panas! Kuasa hukum Ruben Onsu bongkar fakta terbaru, akui sudah surati Sarwendah untuk ingatkan hal yang lebih penting satu ini. Perseteruan makin memuncak!
Sabtu, 15 November 2025 - 20:10 WIB
Kolase Foto Ruben Onsu dan Sarwendah
Sumber :
  • Kolase tvOnenews / YouTube ADIEZ GILANG - Sarwendah Official

tvOnenews.com - Panas! Kuasa hukum Ruben Onsu bongkar fakta terbaru, akui sudah surati Sarwendah untuk ingatkan hal yang lebih penting satu ini.

Ketegangan makin meningkat setelah insiden kedatangan dua debt collector ke rumah Sarwendah beberapa waktu lalu. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Berdasarkan informasi yang tersebar, Sarwendah didatangi dua pria penagih utang pada Jumat, 7 November sekitar pukul 5 sore. 

sarwendah
Sarwendah. (Sumber: Instagram/sarwendah29)

Ia mengaku terkejut karena merasa tidak memiliki tunggakan utang sama sekali. 

Abraham Simon sebagai kuasa hukum menegaskan bahwa unit kendaraan yang ditagih tidak terdaftar atas nama Sarwendah dan diduga ada informasi yang salah hingga penagih bisa tiba di alamat tersebut.

Para penagih utang itu datang mencari satu unit Land Rover atau Range Rover yang diduga bermasalah cicilannya dan dikaitkan dengan mantan suami Sarwendah berinisial RSO. 

Tim kuasa hukum pun menilai kejadian itu salah sasaran karena mobil tersebut dibeli setelah masa pernikahan Sarwendah dan RSO berakhir. 

Sarwendah bahkan memperlihatkan itikad baik dengan mempersilakan penagih memeriksa seluruh isi rumah, menegaskan kendaraan tersebut tidak berada di sana.

Kejadian itu sempat mengganggu psikologis Sarwendah dan anak-anak. Meski tidak ada ancaman fisik, nada bicara dari para penagih utang disebut kurang pantas. 

Tim kuasa hukum Sarwendah telah berkomunikasi dengan pihak RSO dan menyiapkan langkah hukum jika kejadian serupa kembali terjadi.

Namun di sisi lain, perseteruan Ruben Onsu dan Sarwendah makin panas setelah kuasa hukum Ruben ikut bersuara lantang. 

Kuasa hukum Ruben menegaskan bahwa kliennya adalah pria yang sangat bertanggung jawab, bahkan disebut memberikan nafkah lebih dari Rp200 juta per bulan. 

Tetapi dalam konferensi pers yang diunggah MOP Channel, kuasa hukum Minola Sebayang justru menyinggung hal lain, “Lalu apa yang didapat dari Ruben? Ketemuan [dengan anak] aja kagak boleh.”

kuasa hukum
Kuasa Hukum Ruben Onsu, Minola Sebayang. (Sumber: YouTube MOP Channel)

Pernyataan itu semakin memanaskan suasana. Minola mengungkapkan bahwa Ruben sering menanyakan kegiatan anak-anak kepada Sarwendah, tetapi jawaban yang diterima tidak sesuai kenyataan. 

Kuasa hukum Ruben menyebut sang artis tidak pernah benar-benar diberi tahu kegiatan anak-anaknya.

Ia juga mengungkit soal perjanjian hak asuh, “Walaupun kita berikan hak asuh kepada ibunya, dia wajib menginformasikan apa pun yang berkaitan dengan kepentingan anak. Ini Ruben nanya, dijawab pun tidak.”

Minola membandingkan dua masalah yang kini ramai dibicarakan, “Mana lebih besar? Debt collector datang atau seorang ibu yang melarang anaknya bertemu dengan ayahnya?”

Pernyataan itu kemudian disusul dengan penegasan bahwa Ruben masih membiayai seluruh kehidupan keluarga tersebut, termasuk biaya kebutuhan rumah tangga yang disebut mencapai Rp5,2 juta per bulan hanya untuk plastik sampah,,

“Yang paling penting adalah bagaimana Ruben bisa mendapatkan haknya untuk bertemu dengan anaknya. Ini tidak, ngantar sekolah pun tidak diizinkan,” jelas Minola.

Ia mengaku memiliki bukti percakapan yang menunjukkan Ruben sampai harus “mengemis” agar diizinkan menjemput anak dan mengantar mereka ke sekolah, padahal dalam kesepakatan haknya jauh lebih besar.

“Yang besar itu Ruben tidak pernah diberikan hak untuk bertemu anaknya. Sudah dua bulan sejak pulang umrah,” terang Minola lebih lanjut.

Salah satu momen yang paling menarik perhatian adalah ketika awak media menyinggung soal surat yang kabarnya dikirim Ruben ke Sarwendah pada tanggal 11.

Kuasa hukum Ruben membenarkan, “Kami menyurati Sarwendah tanggal 11 itu surat pemberitahuan, bukan peringatan. Kami ingin memberitahukan bahwa ada haknya Ruben untuk bertemu dengan anaknya.

Jadi kami ingatkan jangan lupa kamu ya atas hak Ruben untuk bertemu anaknya.”

Ia kembali menekankan, surat itu bukan somasi, hanya pengingat. Namun respons dari pihak Sarwendah dinilai kurang sejalan karena mereka lebih fokus membahas soal kejadian debt collector, bukan substansi hak anak bertemu ayahnya.

“Padahal sebenarnya itu bisa diselesaikan terkait masalah keuangan. Yang penting anak jangan sampai disandera karena satu kepentingan,” kata Minola.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Drama pun terus bergulir. Dua pihak masing-masing merasa benar, sementara publik hanya bisa menyaksikan konflik keluarga yang kian memanas. 

Hingga kini, yang paling dinantikan adalah bagaimana penyelesaian hak anak yang menjadi inti persoalan.
(anf)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Dugaan Pencabulan Santriwati di Ponpes Pekalongan, 6 Korban Melapor dan Puluhan Lainnya Masih Bungkam

Dugaan Pencabulan Santriwati di Ponpes Pekalongan, 6 Korban Melapor dan Puluhan Lainnya Masih Bungkam

Kasus dugaan tindak asusila kembali mencoreng dunia pendidikan keagamaan. Polresta Pekalongan mengamankan KH. Abdul Khalim Fadlun, pengasuh Pondok Pesantren Padepokan Padang Ati Buaran, atas dugaan pencabulan terhadap sejumlah santriwatinya.
Dilarang Puasa di Hari Tasyrik, Ini Amalan yang Dianjurkan pada 11, 12, dan 13 Dzulhijjah

Dilarang Puasa di Hari Tasyrik, Ini Amalan yang Dianjurkan pada 11, 12, dan 13 Dzulhijjah

Berikut amalan-amalan yang dianjurkan pada hari Tasyrik yaitu tanggal 11, 12, dan 13 Dzulhijjah, hari di mana umat Islam dilarang berpuasa.
Lensa Berbicara: Senyum dan Gotong Royong Warnai Penyembelihan Hewan Kurban di Tanah Tinggi Jakpus

Lensa Berbicara: Senyum dan Gotong Royong Warnai Penyembelihan Hewan Kurban di Tanah Tinggi Jakpus

Suasana hangat penuh kebersamaan tampak menyelimuti Kampung Tanah Tinggi, tepatnya di Jalan Baladewa Kiri, Gang Mohammad Ali, Jakarta Pusat, Rabu (27/5). 
Bosan dengan Sate Bakar? Coba Resep Sate Goreng Simpel yang Empuk Tanpa Ditusuk untuk Mengolah Daging Kurban

Bosan dengan Sate Bakar? Coba Resep Sate Goreng Simpel yang Empuk Tanpa Ditusuk untuk Mengolah Daging Kurban

Bosan dengan olahan daging kurban saat Hari Raya Idul Adha yang itu-itu saja? Jangan biarkan stok daging hanya dibuat menu yang monoton. Coba resep sate goreng
DPR Tegaskan Anggaran APBN untuk Sapi Kurban Presiden Adalah Hal yang Lazim

DPR Tegaskan Anggaran APBN untuk Sapi Kurban Presiden Adalah Hal yang Lazim

Penyaluran 1.098 ekor sapi kurban oleh Presiden Prabowo Subianto pada Idul Adha 1447 Hijriah ini menggunakan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).
International Industrial Week (IIW) 2026 akan Digelar di Jakarta, 1.800 Perusahaan Bakal Pamer Teknologi Industri

International Industrial Week (IIW) 2026 akan Digelar di Jakarta, 1.800 Perusahaan Bakal Pamer Teknologi Industri

IIW Indonesia 2026 yang akan segera digelar bakal menghadirkan lebih dari 1.800 perusahaan global yang menampilkan teknologi serta terobosan industri terkini.

Trending

Bosan dengan Sate Bakar? Coba Resep Sate Goreng Simpel yang Empuk Tanpa Ditusuk untuk Mengolah Daging Kurban

Bosan dengan Sate Bakar? Coba Resep Sate Goreng Simpel yang Empuk Tanpa Ditusuk untuk Mengolah Daging Kurban

Bosan dengan olahan daging kurban saat Hari Raya Idul Adha yang itu-itu saja? Jangan biarkan stok daging hanya dibuat menu yang monoton. Coba resep sate goreng
Lensa Berbicara: Senyum dan Gotong Royong Warnai Penyembelihan Hewan Kurban di Tanah Tinggi Jakpus

Lensa Berbicara: Senyum dan Gotong Royong Warnai Penyembelihan Hewan Kurban di Tanah Tinggi Jakpus

Suasana hangat penuh kebersamaan tampak menyelimuti Kampung Tanah Tinggi, tepatnya di Jalan Baladewa Kiri, Gang Mohammad Ali, Jakarta Pusat, Rabu (27/5). 
Dugaan Pencabulan Santriwati di Ponpes Pekalongan, 6 Korban Melapor dan Puluhan Lainnya Masih Bungkam

Dugaan Pencabulan Santriwati di Ponpes Pekalongan, 6 Korban Melapor dan Puluhan Lainnya Masih Bungkam

Kasus dugaan tindak asusila kembali mencoreng dunia pendidikan keagamaan. Polresta Pekalongan mengamankan KH. Abdul Khalim Fadlun, pengasuh Pondok Pesantren Padepokan Padang Ati Buaran, atas dugaan pencabulan terhadap sejumlah santriwatinya.
Dilarang Puasa di Hari Tasyrik, Ini Amalan yang Dianjurkan pada 11, 12, dan 13 Dzulhijjah

Dilarang Puasa di Hari Tasyrik, Ini Amalan yang Dianjurkan pada 11, 12, dan 13 Dzulhijjah

Berikut amalan-amalan yang dianjurkan pada hari Tasyrik yaitu tanggal 11, 12, dan 13 Dzulhijjah, hari di mana umat Islam dilarang berpuasa.
Daftar Pemain Proliga di Timnas Voli Putri Indonesia: Gresik Phonska dan Jakarta Popsivo Polwan Kirim Wakil Terbanyak

Daftar Pemain Proliga di Timnas Voli Putri Indonesia: Gresik Phonska dan Jakarta Popsivo Polwan Kirim Wakil Terbanyak

Daftar pemain Proliga 2026 yang dipanggil untuk menjalani pemusatan latihan (TC) jelang membela Timnas Voli Putri Indonesia di berbagai turnamen bergengsi. Salah satunya ada Mediol Yoku hingga Chelsa Berliana.
Jelang Bela Timnas Indonesia, Jay Idzes dan Emil Audero Dapat Sanjungan Selangit dari Serie A

Jelang Bela Timnas Indonesia, Jay Idzes dan Emil Audero Dapat Sanjungan Selangit dari Serie A

Dua pemain Timnas Indonesia, Jay Idzes dan Emil Audero, mendapatkan sanjungan selangit dari Serie A. Hal ini disampaikan sebelum FIFA Matchday Juni 2026.
3 Pemain Resmi Dicoret dari Timnas Voli Indonesia, Termasuk Megawati Hangestri

3 Pemain Resmi Dicoret dari Timnas Voli Indonesia, Termasuk Megawati Hangestri

Terdapat tiga pemain yang dicoret dari skuad Timnas Voli Indonesia putra maupun putri. Salah satunya ada Megawati Hangestri.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT