News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Respons Menohok Kuasa Hukum saat Tahu Diplomat Kemenlu Arya Daru pernah Check In Bareng Vara, Sebanyak 24 Kali dalam Setahun

Arya Daru yang tewas di kamar Indekosnya kawasan Menteng, Jakarta Pusat, Selasa, (8/7)
Kamis, 27 November 2025 - 11:49 WIB
Respons Menohok Kuasa Hukum saat Tahu Diplomat Kemenlu Arya Daru pernah Check In Bareng Vara, Sebanyak 24 Kali dalam Setahun
Sumber :
  • dok.tvonenews.com/YT sindonews

Jakarta, tvOnenews.com- Kasus kematian diplomat kemenlu, Arya Daru seperti masuk babak baru. Pihak kuasa hukum diundang dalam audiensi bersama Polisi.

Berdasarkan dari hasil pertemuan kuasa hukum Arya Daru kemarin (26/11), mengejutkan karena ada informasi yang baru diketahui dari pihak keluarga.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

TKP kematian diplomat Kemlu Arya Daru
TKP kematian diplomat Kemlu Arya Daru
Sumber :
  • Ilham Kausar-Antara

 

Hal itu disampaikan oleh kuasa hukum Arya Daru, Nicholay kepada wartawan. Dikatakan kalau pihaknya dapat banyak fakta namun ada yang bersifat privasi.

Sehingga tidak semua dapat disampaikan pihaknya. Namun kabar Arya Daru pernah check in dengan wanita tersampaikan.

Arya Daru yang tewas di kamar Indekosnya kawasan Menteng, Jakarta Pusat, Selasa, (8/7) ternyata pernah check in dengan rekan kerjanya, yang disebut Vara.

Respons Menohok Kuasa Hukum saat Tahu Diplomat Kemenlu Arya Daru pernah Check In Bareng Vara, Sebanyak 24 Kali dalam Setahun
Respons Menohok Kuasa Hukum saat Tahu Diplomat Kemenlu Arya Daru pernah Check In Bareng Vara, Sebanyak 24 Kali dalam Setahun
Sumber :
  • dok.tvonenews.com/YT sindonews

 

Sayangnya, pihak Kuasa Hukum tidak mendapatkan informasi lengkapnya. Sebab disampaikan sebagai hak privasi.

"Yang jelas dikatakan bersama wanita yaitu farah. Kira-kira terjadi sejak 2024 awal sampai 2025," kata Nicholay dikutip dari Youtube Sindonews, Kamis (27/11).

"Selama satu tahun berapa kali? (tanya wartawan), ya sekitar ada 24 kali di (Hotel) wilayah jakarta," jawab Kuasa Hukum Arya yang menegaskan.

Sehubungan dengan informasi tersebut, pihak kuasa hukum mempertanyakan lebih lanjut. Hanya saja masih belum bisa mendapatkan informasi selengkapnya.

Atas dari hasil pertemuan itu, pihak keluarga Arya Daru meminta kasus kematian yang dianggap misterius ini bisa dinaikan statusnya ke tahap penyidikan.

"Makanya saya minta diperdalam, karena dari pihak keluarga bersedia menerima, semua apa yang berarti ke depan fakta yang terungkap ya dari pihak keluarga," sambung Nicholay.

"Sekarang begini ya, saya tambahkan ada orang yang meninggal. Segala suatu penyebab yang memungkinkan timbulnya motif atas dugaan pembunuhan itu wajib digali," kata kuasa hukum lainnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Tanggapan Istri Arya Daru

Pada waktu yang berbeda, sebelum kabar ini mencuat, Istri diplomat Arya Daru muncul ke hadapan publik melakukan konferensi pers bersama kuasa hukum dan keluarga lainnya pada 28/9 kemarin di Yogyakarta.

Halaman Selanjutnya :
Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

KPK Terus Dalami Dugaan Aliran Dana ke Kluster DPRD Kabupaten Bekasi di Kasus Suap Ijon Proyek

KPK Terus Dalami Dugaan Aliran Dana ke Kluster DPRD Kabupaten Bekasi di Kasus Suap Ijon Proyek

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mendalami dugaan adanya aliran ke anggota DPRD Bekasi Jejen Sayuti dari Bupati Bekasi nonaktif Ade Kuswara Kunang (ADK).
Dua Bendera Merah Warnai Uji Coba Tertutup Red Bull di Barcelona, Max Verstappen Tergelincir Sementara Isack Hadjar...

Dua Bendera Merah Warnai Uji Coba Tertutup Red Bull di Barcelona, Max Verstappen Tergelincir Sementara Isack Hadjar...

Sesi uji coba tertutup jelang F1 2026 di Barcelona hari kedua berlangsung penuh dengan dinamika akibat cuaca basah dan dua insiden yang melibatkan tim Red Bull.
Pengakuan Terbaru Ressa Sambil Menangis, Merasa Iri karena Perlakuan Denada Berbeda: Pilih Kasih

Pengakuan Terbaru Ressa Sambil Menangis, Merasa Iri karena Perlakuan Denada Berbeda: Pilih Kasih

Polemik keluarga Denada masih belum usai. Kisahnya bergulir sampai sidang mediasi ketiga kali di pengadilan negeri Banyuwangi, dan Ressa tampil dalam podcast.
Tak Hanya Nilai Pasar, Layvin Kurzawa Masih Kalah dari Thom Haye di Persib karena Faktor Ini

Tak Hanya Nilai Pasar, Layvin Kurzawa Masih Kalah dari Thom Haye di Persib karena Faktor Ini

Layvin Kurzawa resmi menjadi bagian dari Persib, meski status sebagai eks bintang PSG tak cukup mengantarkannya ke puncak pemain termahal Super League 2025/2026.
Update Kabar Kematian Lula Lahfah, Polisi Uji Labfor Barang Bukti hingga Analisa CCTV di TKP

Update Kabar Kematian Lula Lahfah, Polisi Uji Labfor Barang Bukti hingga Analisa CCTV di TKP

Polisi mengamankan sejumlah barang bukti dari tempat kejadian perkara (TKP), selebgram Lula Lahfah yang ditemukan tak bernyawa di apartemennya, daerah Jaksel.
Istana Bantah Ada Reshuffle Hari Ini, Prabowo Lantik DEN sebagai Tancapan Gas Swasembada Energi

Istana Bantah Ada Reshuffle Hari Ini, Prabowo Lantik DEN sebagai Tancapan Gas Swasembada Energi

Mensesneg membantah akan ada reshuffle Kabinet Merah Putih. Menurutnya, satu-satunya perubahan yang terjadi hanyalah pengisian jabatan yang ditinggalkan Wakil Menteri Keuangan,

Trending

Tak Ada Angin Tak Ada Hujan, Persib Dapat Kabar Buruk dari Media Italia Soal Transfer Federico Barba usai Resmi Datangkan Layvin Kurzawa

Tak Ada Angin Tak Ada Hujan, Persib Dapat Kabar Buruk dari Media Italia Soal Transfer Federico Barba usai Resmi Datangkan Layvin Kurzawa

Persib Bandung mendapat kabar tak sedap setelah resmi merekrut Layvin Kurzawa. Media Italia menyebut Federico Barba hampir sepakat kembali ke Serie B Italia.
6 Pemain Eropa yang Berpotensi Dinaturalisasi Era John Herdman, Siap Bela Timnas Indonesia di FIFA Series 2026

6 Pemain Eropa yang Berpotensi Dinaturalisasi Era John Herdman, Siap Bela Timnas Indonesia di FIFA Series 2026

Era John Herdman di Timnas Indonesia membuka peluang besar naturalisasi pemain Eropa. Enam nama potensial disorot jelang FIFA Series 2026 dan proyek Piala Dunia 2030.
Pedagang Es Gabus Dituduh Spons Ngaku Trauma: Kini Bantuan Mengalir dari KDM, Pemkab hingga Polisi

Pedagang Es Gabus Dituduh Spons Ngaku Trauma: Kini Bantuan Mengalir dari KDM, Pemkab hingga Polisi

Peristiwa itu bermula ketika Suerajat didatangi anggota Bhabinkamtibmas dan Babinsa setelah adanya laporan warga.
Jago Lemparan Jauh seperti Pratama Arhan, Bisakah Gelandang Islandia Berdarah Jakarta Ini Dipanggil ke Timnas Indonesia?

Jago Lemparan Jauh seperti Pratama Arhan, Bisakah Gelandang Islandia Berdarah Jakarta Ini Dipanggil ke Timnas Indonesia?

Disandingkan dengan Pratama Arhan karena bisa ciptakan lemparan jauh jadi sebuah peluang, bisakah gelandang Serie A berdarah Jakarta ini bela Timnas Indonesia?
Suporter Belanda Berbondong-bondong Kritik Jordi Cruyff usai Maarten Paes Dirumorkan Gabung Ajax Amsterdam

Suporter Belanda Berbondong-bondong Kritik Jordi Cruyff usai Maarten Paes Dirumorkan Gabung Ajax Amsterdam

Suporter Belanda banyak yang keheranan ketika melihat kabar Ajax Amsterdam bakal merekrut Maarten Paes. Sang kiper Timnas Indonesia kabarnya akan ditebus seharga 1 juta euro.
Reaksi Keras Publik Belanda Usai Ajax Selangkah Lagi Gaet Maarten Paes: Hentikan! Dia Bukan Kiper Top

Reaksi Keras Publik Belanda Usai Ajax Selangkah Lagi Gaet Maarten Paes: Hentikan! Dia Bukan Kiper Top

Ajax Amsterdam dikabarkan selangkah lagi mendatangkan Maarten Paes, kiper FC Dallas sekaligus penjaga gawang Timnas Indonesia. Begini reaksi publik Belanda.
Viral Pedagang Es Diintimidasi Aparat, TNI Minta Konflik Tak Berkepanjangan

Viral Pedagang Es Diintimidasi Aparat, TNI Minta Konflik Tak Berkepanjangan

Kepala Dinas Penerangan Angkatan Darat (Kadispenad) Brigjen TNI Donny Pramono angkat bicara soal pedagang es gabus yang diamankan aparat gabungan Polri dan TNI usai diduga terbuat dari bahan berbahaya yakni spons.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT