News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Buntut Viral Tumbler Tuku Hilang di KRL, Kampus Anita Dewi Angkat Bicara: Tidak Menyelesaikan Studi

Viral tumbler Tuku hilang di KRL, nama Anita Dewi disorot. Universitas Sahid klarifikasi, ia bukan mahasiswa aktif dan tak menyelesaikan studi.
Jumat, 28 November 2025 - 14:58 WIB
Tumbler Tuku dan pasangan suami istri Alvin Haris dan Anita Dewi.
Sumber :
  • Istimewa

tvOnenews.com - Kasus kehilangan tumbler Tuku di KRL yang viral di media sosial masih menjadi pembicaraan hangat publik. Nama Anita Dewi Lestari kini menjadi sorotan setelah diketahui sebagai sosok yang mengunggah keluhan soal kehilangan barang tersebut.

Kasus yang awalnya dianggap sepele berubah menjadi perdebatan panjang, terutama setelah muncul isu bahwa seorang petugas KRL kehilangan pekerjaannya akibat laporan tersebut.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Ramainya perbincangan publik juga menyeret nama Universitas Sahid Jakarta, setelah muncul kabar bahwa Anita Dewi disebut-sebut sebagai mahasiswa atau alumni dari kampus tersebut.

Merespons hal itu, pihak universitas akhirnya mengeluarkan klarifikasi resmi untuk meluruskan informasi yang beredar.

Unggahan Universitas Sahid Jakarta
Unggahan Universitas Sahid Jakarta
Sumber :
  • Instagram/universitas.sahid

 

“Atas nama Anita Dewi Lestari bukan mahasiswa aktif dan bukan lulusan Universitas Sahid. Berdasarkan penelusuran data internal, yang bersangkutan hanya terdaftar sebagai mahasiswa selama beberapa semester dan tidak menyelesaikan studi sehingga bukan termasuk alumni Universitas Sahid,” demikian pernyataan tertulis dari pihak kampus.

Pernyataan resmi tersebut juga mengacu pada Surat Keputusan Rektor Nomor 109/USJ-01/A-50/2022, yang mengatur tentang pemberhentian mahasiswa yang habis masa studi atau tidak memenuhi ketentuan akademik pada Semester Genap Tahun Ajaran 2021/2022.

Pihak kampus menegaskan bahwa mereka tidak memiliki hubungan atau tanggung jawab apa pun terhadap kejadian viral ini, sebab Anita Dewi bukan lagi bagian dari lingkungan akademik Universitas Sahid.

Kronologi Anita Dewi Kehilangan Tumbler Tuku

Kasus ini bermula pada Senin, 24 November 2025, ketika Anita Dewi mengunggah keluhan di aplikasi Threads.

Ia menulis bahwa tumbler Tuku berwarna biru miliknya hilang saat berada di dalam KRL rute Tanah Abang-Rangkasbitung sekitar pukul 19.00 WIB.

Ia mengaku menyimpan tumbler itu di dalam cooler bag, namun setelah perjalanan selesai, benda tersebut tidak ditemukan.

Menanggapi Tumbler Tuku Anita Hilang di KRL, KAI Pastikan Tidak Ada Pemecatan tapi Pemeriksaan dan Pembinaan Menyeluruh
Menanggapi Tumbler Tuku Anita Hilang di KRL, KAI Pastikan Tidak Ada Pemecatan tapi Pemeriksaan dan Pembinaan Menyeluruh
Sumber :
  • Instagram cakapviral

 

Unggahan tersebut kemudian menyebar cepat di media sosial dan memancing beragam reaksi. Situasi semakin memanas setelah muncul isu bahwa seorang petugas KRL bernama Argi, yang bertugas di Stasiun Rangkasbitung, disebut-sebut dipecat akibat insiden tumbler hilang tersebut.

Kabar ini langsung memicu kemarahan warganet yang menilai tindakan Anita dan suaminya, Alvin, terlalu berlebihan karena laporan mereka berujung pada nasib seseorang yang kehilangan pekerjaan.

Perbincangan soal tumbler Tuku pun ramai digunakan di platform seperti X, Threads, dan Instagram.

Banyak warganet menyebut bahwa tindakan Anita sebagai bentuk ketidakpekaan sosial, sebab barang yang hilang hanya bernilai sekitar Rp300 ribu, tetapi dampaknya begitu besar.

Namun, situasi mulai mereda setelah pihak PT KAI Commuter turun tangan dan melakukan mediasi antara Anita Dewi, suaminya Alvin, dan petugas bernama Argi.

Dalam mediasi yang berlangsung, Anita menyampaikan permintaan maaf secara langsung kepada pihak KRL dan kepada publik atas kegaduhan yang terjadi akibat unggahannya di media sosial.

Sementara itu, Alvin selaku suami Anita juga mengakui bahwa kegaduhan di media sosial membawa dampak besar terhadap banyak pihak, baik dari sisi pribadi maupun profesional.

Ia menyebut bahwa masalah ini kini sudah diselesaikan secara kekeluargaan dan berharap masyarakat tidak lagi memperpanjang polemik.

PT KAI Commuter pun menyampaikan bahwa petugas yang sempat disebut dipecat masih menjalani proses evaluasi internal.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kasus tumbler Tuku yang hilang di KRL kini menjadi pengingat pentingnya kehati-hatian dalam menggunakan media sosial.

Pihak PT KAI Commuter sendiri sebelumnya juga telah mengimbau masyarakat agar lebih berhati-hati dalam membawa barang pribadi di dalam kereta dan tidak langsung mengaitkan kejadian individual dengan pihak operator atau petugas sebelum ada hasil penyelidikan resmi. (adk)

Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

VNL 2026: Kota Tuan Rumah dan Pembagian Pool Resmi Diumumkan, Final Digelar di China

VNL 2026: Kota Tuan Rumah dan Pembagian Pool Resmi Diumumkan, Final Digelar di China

Volleyball Nations League (VNL) 2026 resmi diumumkan, bersamaan dengan daftar kota tuan rumah dan format pools untuk fase awal kompetisi ajang voli paling bergengsi di dunia.
Laga Penentuan! Chivu Tegaskan Inter Milan Siap Tempur di Kandang Dortmund

Laga Penentuan! Chivu Tegaskan Inter Milan Siap Tempur di Kandang Dortmund

Pelatih Inter Milan Cristian Chivu menegaskan timnya berada dalam kondisi siap, baik secara fisik maupun mental, jelang menghadapi Borussia Dortmund pada lanjutan fase liga Liga Champions.
Maarten Paes Sepakat Gabung Ajax, Kiper Timnas Indonesia Bakal Bersinar di Eredivisie?

Maarten Paes Sepakat Gabung Ajax, Kiper Timnas Indonesia Bakal Bersinar di Eredivisie?

Kiper Timnas Indonesia Maarten Paes dikabarkan telah mencapai kesepakatan untuk bergabung dengan klub raksasa Liga Belanda, Ajax Amsterdam, pada bursa transfer pemain musim dingin ini.
Gresik Phonska Siap Tampil Habis-habisan, Targetkan Dua Kemenangan Kandang di Proliga 2026 Seri Gresik

Gresik Phonska Siap Tampil Habis-habisan, Targetkan Dua Kemenangan Kandang di Proliga 2026 Seri Gresik

Tuan rumah Gresik Phonska Plus Pupuk Indonesia siap tampil habis-habis dan menyapu bersih dua kemenangan kandang di pekan keempat Proliga 2026.
Tragis di Pelabuhan PT DABN, Sopir Trailer Tewas Tertimpa Muatan Kayu

Tragis di Pelabuhan PT DABN, Sopir Trailer Tewas Tertimpa Muatan Kayu

Seorang sopir trailer CV Indah Makmur Jalan Brantas bernama Hartono, warga Desa Curah Tulis, Kecamatan Tongas, Kabupaten Probolinggo, tewas dalam insiden bongkar muatan logistik kapal di Pelabuhan PT DABN.
Rekap Hasil Thailand Masters 2025, Rabu 28 Januari: Tunggal Putri Indonesia Gagal Total, 14 Wakil Merah Putih Lolos ke Babak Kedua

Rekap Hasil Thailand Masters 2025, Rabu 28 Januari: Tunggal Putri Indonesia Gagal Total, 14 Wakil Merah Putih Lolos ke Babak Kedua

Rekap hasil Thailand Masters 2026, di mana sejumlah wakil Indonesia berhasil lolos ke babak kedua kecuali para pemain tunggal putri tanah air.

Trending

Tak Ada Angin Tak Ada Hujan, Persib Dapat Kabar Buruk dari Media Italia Soal Transfer Federico Barba usai Resmi Datangkan Layvin Kurzawa

Tak Ada Angin Tak Ada Hujan, Persib Dapat Kabar Buruk dari Media Italia Soal Transfer Federico Barba usai Resmi Datangkan Layvin Kurzawa

Persib Bandung mendapat kabar tak sedap setelah resmi merekrut Layvin Kurzawa. Media Italia menyebut Federico Barba hampir sepakat kembali ke Serie B Italia.
Suporter Belanda Berbondong-bondong Kritik Jordi Cruyff usai Maarten Paes Dirumorkan Gabung Ajax Amsterdam

Suporter Belanda Berbondong-bondong Kritik Jordi Cruyff usai Maarten Paes Dirumorkan Gabung Ajax Amsterdam

Suporter Belanda banyak yang keheranan ketika melihat kabar Ajax Amsterdam bakal merekrut Maarten Paes. Sang kiper Timnas Indonesia kabarnya akan ditebus seharga 1 juta euro.
6 Pemain Eropa yang Berpotensi Dinaturalisasi Era John Herdman, Siap Bela Timnas Indonesia di FIFA Series 2026

6 Pemain Eropa yang Berpotensi Dinaturalisasi Era John Herdman, Siap Bela Timnas Indonesia di FIFA Series 2026

Era John Herdman di Timnas Indonesia membuka peluang besar naturalisasi pemain Eropa. Enam nama potensial disorot jelang FIFA Series 2026 dan proyek Piala Dunia 2030.
Polisi Tegaskan Tak Ada Unsur Penganiayaan ke Penjual Es Gabus yang Dituduh Pakai Gabusing Berbahan Baku Spons

Polisi Tegaskan Tak Ada Unsur Penganiayaan ke Penjual Es Gabus yang Dituduh Pakai Gabusing Berbahan Baku Spons

Sementara itu, Budi menerangkan, hingga saat ini pihak kepolisian, Bid Propam Polda Metro Jaya masih melakukan pendalaman terhadap Aiptu Ikhwan yang merupakan Bhabinkamtibmas.
Viral Pedagang Es Diintimidasi Aparat, TNI Minta Konflik Tak Berkepanjangan

Viral Pedagang Es Diintimidasi Aparat, TNI Minta Konflik Tak Berkepanjangan

Kepala Dinas Penerangan Angkatan Darat (Kadispenad) Brigjen TNI Donny Pramono angkat bicara soal pedagang es gabus yang diamankan aparat gabungan Polri dan TNI usai diduga terbuat dari bahan berbahaya yakni spons.
Pedagang Es Gabus Dituduh Spons Ngaku Trauma: Kini Bantuan Mengalir dari KDM, Pemkab hingga Polisi

Pedagang Es Gabus Dituduh Spons Ngaku Trauma: Kini Bantuan Mengalir dari KDM, Pemkab hingga Polisi

Peristiwa itu bermula ketika Suerajat didatangi anggota Bhabinkamtibmas dan Babinsa setelah adanya laporan warga.
Buntut Tuduh Penjual Es Gabus Pakai Bahan Baku Spons, Aiptu Ikhwan Bakal Disanksi Jika Terbukti Lakukan Pelanggaran

Buntut Tuduh Penjual Es Gabus Pakai Bahan Baku Spons, Aiptu Ikhwan Bakal Disanksi Jika Terbukti Lakukan Pelanggaran

Polda Metro Jaya menegaskan akan memberikan sanksi tegas terhadap Aiptu Ikhwan jika terbukti melakukan pelanggaran terhadap Sudrajat, pedagang es gabus yang sempat diamankan, usai diduga menggunakan bahan baku spons.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT