News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Alasan Lengkap Perusahaan Memecat Anita Dewi Usai Kasus Tumbler Tuku Hilang di KRL Jadi Sorotan Publik

PT Daidan Utama pecat Anita Dewi buntut kasus tumbler Tuku hilang di KRL. Perusahaan sebut tindakannya tak sesuai nilai kerja, kini Anita minta maaf ke publik.
Jumat, 28 November 2025 - 16:19 WIB
Anita Dewi dan Alvin Harris, penumpang KRL yang kehilangan tumbler Tuku minta maaf kepada petugas KAI Commuter.
Sumber :
  • Istimewa

tvOnenews.com - Kasus tumbler Tuku hilang di KRL yang melibatkan nama Anita Dewi Lestari masih menjadi sorotan publik.

Setelah unggahannya viral dan memicu perdebatan panjang, kini muncul kabar bahwa perusahaan tempat Anita bekerja, PT Daidan Utama, resmi memecat dirinya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kabar pemecatan ini diumumkan langsung oleh pihak PT Daidan Utama, sebuah perusahaan pialang asuransi, melalui akun Instagram resmi mereka @daidanutama pada Kamis (27/11/2025).

Dalam unggahan itu, manajemen menegaskan bahwa keputusan tersebut diambil setelah mempertimbangkan nilai-nilai dan budaya kerja perusahaan yang dinilai tidak sejalan dengan tindakan yang dilakukan oleh Anita Dewi.

“Tindakan yang digambarkan dilakukan oleh karyawan kami tersebut adalah tindakan yang tidak merepresentasikan nilai-nilai dan budaya kerja perusahaan kami secara keseluruhan,” tulis pihak manajemen Daidan Utama dalam pernyataan terbuka.

Dalam keterangan lebih lanjut, perusahaan menyebut telah melakukan proses investigasi internal terhadap kasus viral yang bermula dari unggahan Anita tentang kehilangan tumbler Tuku di kereta rute Tanah Abang-Rangkasbitung.

Anita Dewi dan Alvin Harris, penumpang KRL yang kehilangan tumbler Tuku minta maaf kepada petugas KAI Commuter.
Anita Dewi dan Alvin Harris, penumpang KRL yang kehilangan tumbler Tuku minta maaf kepada petugas KAI Commuter.
Sumber :
  • Kolase Tim tvOnenews

 

Berdasarkan hasil investigasi, manajemen memutuskan untuk mengambil tindakan tegas berupa pemutusan hubungan kerja terhadap Anita Dewi.

“Dengan ini kami ingin menginformasikan bahwa per tanggal 27 November 2025 yang bersangkutan sudah tidak bekerja lagi di perusahaan kami,” tulis pihak Daidan Utama.

Kasus ini bermula dari unggahan Anita Dewi di aplikasi Threads, di mana ia menulis keluhan tentang tumbler Tuku berwarna biru miliknya yang hilang di KRL rute Tanah Abang-Rangkasbitung pada Senin (24/11) sekitar pukul 19.00 WIB.

Ia mengaku telah menaruh tumbler itu di dalam cooler bag, namun setelah perjalanan berakhir, benda tersebut tidak lagi ditemukan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Keluhan itu kemudian menyebar luas dan menjadi viral setelah muncul kabar bahwa seorang petugas passenger service bernama Argi diduga dipecat karena dianggap lalai saat memeriksa tas milik Anita.

Meskipun Argi mengakui kelalaiannya, ia membantah keras tuduhan pencurian. Namun, isu tersebut telanjur melebar, dan netizen ramai-ramai mengecam Anita dan suaminya, Alvin, karena dianggap menyebabkan seseorang kehilangan pekerjaan hanya karena kehilangan benda seharga Rp300 ribu.

Halaman Selanjutnya :
Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Lupakan Hasil Mengecewakan di Musim Lalu, Lewis Hamilton Sangat Bersemangat Hadapi F1 2026 dengan Mobil Baru Ferrari

Lupakan Hasil Mengecewakan di Musim Lalu, Lewis Hamilton Sangat Bersemangat Hadapi F1 2026 dengan Mobil Baru Ferrari

Lewis Hamilton memilih menatap ke depan setelah melalui musim debut yang mengecewakan bersama Ferrari pada F1 2025.
Nice, Shayne Pattynama Rela Tinggalkan Buriram United: Persija Adalah Klub yang Selalu Ada di Pikiran Saya!

Nice, Shayne Pattynama Rela Tinggalkan Buriram United: Persija Adalah Klub yang Selalu Ada di Pikiran Saya!

Alasan terbesar Shayne Pattynama pilih Persija: Tinggalkan Buriram United demi mimpi Lama di Putaran Kedua Super League. Persija hadir sebagai klub yang sejak lama
Kemenpora Apresiasi Pencapaian Kontingen Indonesia Jadi Runner Up ASEAN Para Games 2025

Kemenpora Apresiasi Pencapaian Kontingen Indonesia Jadi Runner Up ASEAN Para Games 2025

Menurut Taufik, capaian Indonesia di ASEAN Para Games 2025 patut mendapat apresiasi besar.
Kisah Ariendra Ralea, Bocah Kelas 3 SD di Kulon Progo Terpaksa Bawa Adiknya Sekolah karena Sang Ibu Sakit Kanker

Kisah Ariendra Ralea, Bocah Kelas 3 SD di Kulon Progo Terpaksa Bawa Adiknya Sekolah karena Sang Ibu Sakit Kanker

Kisah Ariendra Ralea, bocah kelas 3 di SDN Gembongan, Kabupaten Kulon Progo tersebut harus membagi fokus antara waktu belajar dan mengasuh adiknya di sekolah.
Kadis, Kades hingga Camat Diperiksa KPK Buntut Kasus Jual Beli Jabatan Sudewo

Kadis, Kades hingga Camat Diperiksa KPK Buntut Kasus Jual Beli Jabatan Sudewo

Jual beli jabatan perangkat desa yang menyeret Bupati Pati Sudewo masih dilakukan pendalaman oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Sejumlah orang diperiksa.
Jadi Tuan Rumah Piala Asia 2026, Kensuke Takahashi Sebut Timnas Futsal Indonesia Alami Peningkatan Pesat

Jadi Tuan Rumah Piala Asia 2026, Kensuke Takahashi Sebut Timnas Futsal Indonesia Alami Peningkatan Pesat

Jadi tuan rumah Piala Asia Futsal 2026, Kensuke Takahashi menilai Timnas Futsal Indonesia berkembang pesat dan kini layak diperhitungkan di level Asia atas.

Trending

Tak Ada Angin Tak Ada Hujan, Persib Dapat Kabar Buruk dari Media Italia Soal Transfer Federico Barba usai Resmi Datangkan Layvin Kurzawa

Tak Ada Angin Tak Ada Hujan, Persib Dapat Kabar Buruk dari Media Italia Soal Transfer Federico Barba usai Resmi Datangkan Layvin Kurzawa

Persib Bandung mendapat kabar tak sedap setelah resmi merekrut Layvin Kurzawa. Media Italia menyebut Federico Barba hampir sepakat kembali ke Serie B Italia.
Suporter Belanda Berbondong-bondong Kritik Jordi Cruyff usai Maarten Paes Dirumorkan Gabung Ajax Amsterdam

Suporter Belanda Berbondong-bondong Kritik Jordi Cruyff usai Maarten Paes Dirumorkan Gabung Ajax Amsterdam

Suporter Belanda banyak yang keheranan ketika melihat kabar Ajax Amsterdam bakal merekrut Maarten Paes. Sang kiper Timnas Indonesia kabarnya akan ditebus seharga 1 juta euro.
6 Pemain Eropa yang Berpotensi Dinaturalisasi Era John Herdman, Siap Bela Timnas Indonesia di FIFA Series 2026

6 Pemain Eropa yang Berpotensi Dinaturalisasi Era John Herdman, Siap Bela Timnas Indonesia di FIFA Series 2026

Era John Herdman di Timnas Indonesia membuka peluang besar naturalisasi pemain Eropa. Enam nama potensial disorot jelang FIFA Series 2026 dan proyek Piala Dunia 2030.
Polisi Tegaskan Tak Ada Unsur Penganiayaan ke Penjual Es Gabus yang Dituduh Pakai Gabusing Berbahan Baku Spons

Polisi Tegaskan Tak Ada Unsur Penganiayaan ke Penjual Es Gabus yang Dituduh Pakai Gabusing Berbahan Baku Spons

Sementara itu, Budi menerangkan, hingga saat ini pihak kepolisian, Bid Propam Polda Metro Jaya masih melakukan pendalaman terhadap Aiptu Ikhwan yang merupakan Bhabinkamtibmas.
Viral Pedagang Es Diintimidasi Aparat, TNI Minta Konflik Tak Berkepanjangan

Viral Pedagang Es Diintimidasi Aparat, TNI Minta Konflik Tak Berkepanjangan

Kepala Dinas Penerangan Angkatan Darat (Kadispenad) Brigjen TNI Donny Pramono angkat bicara soal pedagang es gabus yang diamankan aparat gabungan Polri dan TNI usai diduga terbuat dari bahan berbahaya yakni spons.
Pedagang Es Gabus Dituduh Spons Ngaku Trauma: Kini Bantuan Mengalir dari KDM, Pemkab hingga Polisi

Pedagang Es Gabus Dituduh Spons Ngaku Trauma: Kini Bantuan Mengalir dari KDM, Pemkab hingga Polisi

Peristiwa itu bermula ketika Suerajat didatangi anggota Bhabinkamtibmas dan Babinsa setelah adanya laporan warga.
Buntut Tuduh Penjual Es Gabus Pakai Bahan Baku Spons, Aiptu Ikhwan Bakal Disanksi Jika Terbukti Lakukan Pelanggaran

Buntut Tuduh Penjual Es Gabus Pakai Bahan Baku Spons, Aiptu Ikhwan Bakal Disanksi Jika Terbukti Lakukan Pelanggaran

Polda Metro Jaya menegaskan akan memberikan sanksi tegas terhadap Aiptu Ikhwan jika terbukti melakukan pelanggaran terhadap Sudrajat, pedagang es gabus yang sempat diamankan, usai diduga menggunakan bahan baku spons.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT