News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Daftar Film yang Pernah Dibintangi Gary Iskak, Aktor Serba Bisa dengan Karier Panjang di Dunia Perfilman Indonesia

Mengenang Gary Iskak, aktor serba bisa dengan karier lebih dari dua dekade. Berikut daftar lengkap film dan sinetron populer yang pernah dibintanginya.
Minggu, 30 November 2025 - 17:19 WIB
Gary Iskak
Sumber :
  • Instagram/iskak_gary

tvOnenews.com - Kabar duka menyelimuti dunia hiburan Indonesia. Aktor senior Gary Iskak meninggal dunia setelah mengalami kecelakaan, meninggalkan duka mendalam bagi keluarga, rekan-rekan sesama artis, dan para penggemarnya.

Kepergian Gary terasa begitu berat karena sosoknya dikenal hangat, rendah hati, dan masih aktif berkarya hingga beberapa tahun terakhir.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Lahir dengan nama lengkap Muhammad Gary Iskak pada 10 Juli 1973 di Jakarta, Gary memiliki darah campuran Indonesia-Belanda.

Ia tumbuh di lingkungan keluarga seniman yang telah lama berkiprah di dunia perfilman Tanah Air. Tak heran jika dunia seni peran mengalir begitu alami dalam dirinya.

Kakeknya, Robert Maria Iskak atau yang dikenal dengan Bob Iskak, adalah sutradara era kemerdekaan yang turut mewarnai sejarah perfilman Indonesia.

Sementara itu, Gary juga merupakan kakak dari aktor Khiva Iskak serta keponakan dari tokoh-tokoh besar dunia film seperti Alice Iskak, Boy Iskak, dan Indriati Iskak, nama-nama legendaris yang pernah mengharumkan perfilman nasional.

Awal Karier di Era 2000-an

Gary memulai debut aktingnya pada tahun 2000 lewat film Bintang Jatuh, di mana ia berperan sebagai Ayah Shelly.

Tak lama setelah itu, Gary kembali muncul di film Tragedi (2001), bahkan merangkap sebagai asisten sutradara, menandakan kecintaannya pada dunia film tak hanya di depan kamera.

Namanya mulai dikenal publik setelah tampil dalam film legendaris Ada Apa Dengan Cinta? (2002) sebagai pelatih basket.

Dalam tahun yang sama, ia juga membintangi Mati Penasaran dan Rumah Ketujuh (2003) sebagai Arman.

Puncak kariernya di awal dekade terjadi ketika Gary membintangi film-film romantis populer seperti 30 Hari Mencari Cinta (2004) dan Ungu Violet (2005), di mana ia memerankan karakter Riza.

Karier Makin Bersinar (2006-2010)

Memasuki pertengahan 2000-an, Gary semakin aktif di layar lebar. Ia tampil dalam berbagai genre film mulai dari komedi, drama, hingga horor.

Beberapa di antaranya adalah Jatuh Cinta Lagi (2006), D’Bijis (2007) sebagai Bule, dan Pocong 3 (2007) sebagai Bayu.

Tahun-tahun berikutnya, Gary memperluas kariernya melalui film seperti Krun + Adul (2008), Benci Disko (2009), Heart-Break.com (2009), serta Penganten Sunat (2010) dan Skandal (2010).

Era Sinetron dan Film Laris (2011-2015)

Pada periode ini, Gary juga banyak berakting di sinetron populer, namun tetap aktif di layar lebar. Ia bermain di Mama Minta Pulsa (2011), Bidadari-Bidadari Surga (2012), dan Kawin Kontrak 3 (2013). Selain itu, film Negeri Tanpa Telinga (2014) dan Romeo + Rinjani (2015) memperlihatkan sisi serius Gary sebagai aktor yang matang.

Peran Variatif dan Cameo Seru (2016-2020)

Gary dikenal tak pernah ragu untuk mengeksplorasi peran unik. Ia tampil sebagai waria di film Insya Allah Sah (2017) — peran yang menuai banyak pujian karena totalitas aktingnya.

Tahun yang sama, ia juga berperan dalam film horor Keluarga Tak Kasat Mata (2017).

Pada 2019, Gary ikut meramaikan Warkop DKI Reborn 3 dengan peran kocaknya sebagai Pendekar Tongkat Bengkok, dan di tahun berikutnya tampil dalam film populer Nanti Kita Cerita Tentang Hari Ini (2020) sebagai montir.

Film Mangga Muda (2020) bahkan memperlihatkan sisi lain Gary karena ia juga terlibat sebagai ko-produser.

Aktif hingga Akhir Hayat (2021-2025)

Meski sempat mengalami masalah kesehatan, Gary tetap produktif. Ia tampil di sejumlah film seperti Ghostbuser: Misteri Desa Penari (2021) sebagai Genjing, Trah 7 (2021) sebagai Karta, serta Pasugihan: Bersekutu dengan Iblis (2023) sebagai Hendri.

Tahun-tahun terakhir hidupnya juga diwarnai dengan proyek film yang menunjukkan dedikasinya, seperti Cinta Tak Seindah Drama Korea (2024) di mana ia berperan sebagai Papa Julian, Sarung untuk Bapak (2025) sebagai Ustaz Syafei, dan Maju Serem, Mundur Horor (2025) sebagai dosen.

Warisan di Dunia Hiburan

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Selain film, Gary juga dikenal lewat puluhan judul sinetron yang sukses di layar kaca, mulai dari Opera SMU (2001), Cahaya Hati (2017), hingga Kun Anta 2 (2019).

Dengan karier yang membentang lebih dari 25 tahun, Gary Iskak telah meninggalkan warisan besar bagi industri hiburan Indonesia, bukan hanya melalui jumlah karya, tetapi juga melalui dedikasi dan konsistensinya dalam berkarya tanpa henti. (adk)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Jadwal MotoGP Ceko 2026: Mampukah Marc Marquez Ulang Catatan Impresif di Sirkuit Brno Musim Lalu?

Jadwal MotoGP Ceko 2026: Mampukah Marc Marquez Ulang Catatan Impresif di Sirkuit Brno Musim Lalu?

Jadwal MotoGP Ceko 2026 di mana kini semua mata tertuju kepada sang juara bertahan, Marc Marquez, yang baru saja meraih kemenangan pertamanya pada musim ini.
KPK Belum Ada Rencana Hentikan Penyelidikan Dugaan Mega Korupsi MBG

KPK Belum Ada Rencana Hentikan Penyelidikan Dugaan Mega Korupsi MBG

Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Setyo Budiyanto menyatakan bahwa tak ada penghentian penyelidikan dugaan mega korupsi program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Rumah Hingga Minimarket Milik Fadia Arafiq Disita KPK, Diduga Dibeli Hasil Korupsi Pengadaan Barang dan Jasa

Rumah Hingga Minimarket Milik Fadia Arafiq Disita KPK, Diduga Dibeli Hasil Korupsi Pengadaan Barang dan Jasa

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan penyitaan terhadap sejumlah aset milik Bupati Pekalongan nonaktif Fadia Arafiq sejak tanggal 15-16 Juni 2026.
Penguatan Daya Saing Industri, APKB Dorong Penyempurnaan Regulasi Kawasan Berikat

Penguatan Daya Saing Industri, APKB Dorong Penyempurnaan Regulasi Kawasan Berikat

Asosiasi Pengusaha Kawasan Berikat (APKB) mendorong pemerintah untuk menyempurnakan sejumlah regulasi yang berkaitan dengan pengelolaan kawasan berikat, fasilitas kepabeanan, serta iklim investasi nasional.
Ombudsman Kalsel Diminta Tetap Kawal Putusan MA Soal Eksekusi Saat Pergantian Kepala BPN Banjarbaru

Ombudsman Kalsel Diminta Tetap Kawal Putusan MA Soal Eksekusi Saat Pergantian Kepala BPN Banjarbaru

Perombakan pada posisi Kepala Kantor Pertanahan Kota Banjarbaru, Kalimantan Selatan (Kalsel) dari Ahmad Suhaimi ke Riyanto S. Tosse menjadi titik harapan baru bagi David Pangestu selaku warga Banjarmasin.
Wakili Prabowo di KTT ASEAN-Rusia, Sugiono Bawa Misi Kerja Sama Ketahanan Pangan dan Energi

Wakili Prabowo di KTT ASEAN-Rusia, Sugiono Bawa Misi Kerja Sama Ketahanan Pangan dan Energi

Presiden RI, Prabowo Subianto mengutus Menteri Luar Negeri Sugiono sebagai Head of Delegation mewakilinya untuk membawa sejumlah agenda strategis pada Indonesia Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) Peringatan 35 Tahun Kemitraan ASEAN-Rusia di Kazan, Rusia, pada 17-18 Juni 2026.

Trending

Judi Online Masih Merajalela di Indonesia, Padahal Dilarang Keras? Ini Penyebab Utama dan Solusi yang Perlu Dilakukan

Judi Online Masih Merajalela di Indonesia, Padahal Dilarang Keras? Ini Penyebab Utama dan Solusi yang Perlu Dilakukan

Judi online masih sulit diberantas di Indonesia meski jutaan situs telah diblokir. Simak penyebab utama, modus terbaru, data terbaru, dan solusi yang dinilai lebih efektif.
Ombudsman Kalsel Diminta Tetap Kawal Putusan MA Soal Eksekusi Saat Pergantian Kepala BPN Banjarbaru

Ombudsman Kalsel Diminta Tetap Kawal Putusan MA Soal Eksekusi Saat Pergantian Kepala BPN Banjarbaru

Perombakan pada posisi Kepala Kantor Pertanahan Kota Banjarbaru, Kalimantan Selatan (Kalsel) dari Ahmad Suhaimi ke Riyanto S. Tosse menjadi titik harapan baru bagi David Pangestu selaku warga Banjarmasin.
Faktor Ekonomi Jadi Pemicu? Ini Daftar Provinsi dengan Kriminalitas Tertinggi di Indonesia 2026, Narkoba Masih Mengancam

Faktor Ekonomi Jadi Pemicu? Ini Daftar Provinsi dengan Kriminalitas Tertinggi di Indonesia 2026, Narkoba Masih Mengancam

Kriminalitas di Indonesia masih tinggi pada 2026. Benarkah faktor ekonomi menjadi motif utama kejahatan? Simak daftar provinsi dengan tingkat kriminalitas tertinggi, tren narkoba
Kejagung Tetapkan Tersangka, KPK Pilih Tak Lanjutkan Penyelidikan Kasus Mega Korupsi Program MBG

Kejagung Tetapkan Tersangka, KPK Pilih Tak Lanjutkan Penyelidikan Kasus Mega Korupsi Program MBG

Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Setyo Budiyanto menyebut bahwa pihaknya untuk sementara waktu tidak melakukan penyelidikan terkait tata kelola program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Tren PTM Tingkat Kronis Meningkat, IFI Minta Kebijakan Rujukan Fisioterapi Dirombak

Tren PTM Tingkat Kronis Meningkat, IFI Minta Kebijakan Rujukan Fisioterapi Dirombak

Ikatan Fisioterapi Indonesia (IFI) menyebut adanya peningkatan tren penyakit tidak menular (PTM) dengan kategori kronis bagi masyarakat.
Mengerikan Aksi Perampokan Sasar Perumahan Elit Menteng Hingga Jatuhnya Korban

Mengerikan Aksi Perampokan Sasar Perumahan Elit Menteng Hingga Jatuhnya Korban

Seorang pria berinisial MAH diduga menjadi korban perampokan di perumahan elite kawasan Menteng, Jakarta Pusat, pada Selasa (16/6/2026).
Respons Polemik 15 Kontainer Muatan Ilmenit, KSP Dudung Abdurachman Lakukan Pertemuan

Respons Polemik 15 Kontainer Muatan Ilmenit, KSP Dudung Abdurachman Lakukan Pertemuan

Pembongkaran 15 kontainer muatan tambang ilmenit milik PT Putera Mineral Mandiri (PMM) oleh Satgas PKH terus menuai polemik.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT