GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Mengenal Sutrisno Ayah Pratama Arhan yang Meninggal Dunia, Sosok Petani Desa Sederhana Bawa Anaknya Sukses di Timnas Indonesia

Ayah Pratama Arhan, Sutrisno meninggal dunia, Minggu, 7 Desember 2025. Berikut profil sosok Sutrisno bin Raji, petani desa sukses bawa karier anaknya hingga main di Timnas Indonesia.
Minggu, 7 Desember 2025 - 14:07 WIB
Pemain Timnas Indonesia, Pratama Arhan bersama sang ayah, Sutrisno dan sang ibu, Surati
Sumber :
  • Kolase Instagram/@pratamaarhan8 & TikTok/Imam Juna

tvOnenews.com - Kabar Sutrisno bin Raji, ayah Pratama Arhan telah meninggal dunia mengguncang fans Timnas Indonesia dan pecinta sepak bola Tanah Air.

Berdasarkan informasi yang dihimpun Tim tvOnenews, ayah Pratama Arhan meninggal dunia pada Minggu, 7 Desember 2025.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Informasi ayah Pratama Arhan meninggal dunia dikabarkan langsung oleh rekan setim mantan suami Azizah Salsha di Timnas Indonesia, Asnawi Mangkualam.

"Inna Lillahi Wa Inna Ilaihi Raji'un. Turut berduka citi Ho. Yang kuat semoga amal ibadah bapak diterima di sisi Allah SWT," tulis Asnawi Mangkualam dalam Instagram Story pribadinya dikutip, Minggu (7/12/2025).

Pemain Timnas Indonesia, Pratama Arhan bersama ayah dan ibunya serta mantan istri, Azizah Salsha
Pemain Timnas Indonesia, Pratama Arhan bersama ayah dan ibunya serta mantan istri, Azizah Salsha
Sumber :
  • TikTok/Imam Juna

Selepas itu, seorang tetangga hingga sepupu Pratama Arhan, Imam Juna juga mengunggah bahwa Sutrisno telah meninggal dunia.

"Innalillahi wa Inna Ilaihi Rojiun. Mugi Husnul Khotimah Bapak Sutrisno (Ayahanda Arhan Pratama)," tulis Mbak Wiwin.

"Jalan terbaik adalah mengikhlaskan semuanya dan pasrah sama Allah SWT. Yaa Mak Ti, yang kuat," tulis Imam Juna dalam unggahan X @imamjunaaa.

Ucapan Belasungkawa Mengalir dari Rekan Setim Pratama Arhan di Timnas Indonesia

Tak butuh lama, beberapa rekan setimnya di Timnas Indonesia turut mengucapkan belasungkawa atas kepergian ayahanda Pratama Arhan.

"Inna lillahi wa inna ilaihi raji'un. InsyaAllah bapak husnul khotimah, sing kuat han tabah lurrr," tulis Rizky Ridho Ramadhani.

"Innalillahi Wa Inna Ilaihi Rojiun. Turut berduka cita atas meninggalnya ayahmu Ho, semoga diterima amal ibadahnya, dan semangat buat Arho," tulis Ernando Ari Sutaryadi.

"Inna Lillahi Wa Inna Ilaihi Roji'un. Turut berduka cita Ho. InsyaAllah bapak Husnul Khatimah. Pratama Arhan semoga kuat dan tabah," tulis Rio Fahmi.

Hingga kini, belum ada kabar kepastian mengenai penyebab Sutrisno meninggal dunia. Tetapi, berdasarkan informasi dari Imam Juna, ayah Pratama Arhan terakhir kali berada di rumah sakit.

Mengenal Sosok Sutrisno Ayah Pratama Arhan

Pratama Arhan dan kedua orang tuanya Sutrisno (ayah) serta Surati (ibu)
Pratama Arhan dan kedua orang tuanya Sutrisno (ayah) serta Surati (ibu)
Sumber :
  • TikTok @taman.bunga__

Sutrisno selama ini dikenal sebagai sosok yang hidup sederhana di Blora, Jawa Tengah. Ia sebagai figur penting membawa anaknya mewujudkan impian menjadi pesepak bola profesional.

Sutrisno bukan berasal dari keluarga pesepak bola. Akan tetapi, ia melihat Pratama Arhan dan kakaknya, Dimas Roni Saputra memiliki bakat besar terhadap sepak bola.

Sutrisno berangkat sebagai orang desa. Ayah Pratama Arhan itu hanya memiliki pekerjaan berprofesi sebagai petani dan serabutan.

Kesaksian mengenai Sutrisno hanya orang desa pernah langsung diungkap oleh mantan guru sekolah Pratama Arhan, Siti Darmini.

"Orang tuanya petani, dia orang desa," ujar Guru SDN 3 Sidomulyo, Siti Darmini dinukil tvOnenews.com dari kanal YouTube Intens Investigasi, Minggu.

Kepala Sekolah SDN 3 Sidomulyo, Pak Edy turut bersaksi terkait sosok Pratama Arhan dan orang tuanya. Ia mengatakan, keluarga Arhan sangat sederhana dan berprofesi sebagai petani.

"Orangnya sangat sederhana karena dia terlahir dari orang sederhana, bapak ibunya petani," ucap Pak Edy.

Saat diwawancarai InsertLive, ibunda Pratama Arhan, Surati menceritakan tentang keluarganya.

Surati bahkan tak malu mengungkapkan ia dan sang suami berasal dari orang desa di Jawa Tengah. Bahkan ia mengaku perekonomian keluarganya tidak seberuntung dengan orang lain.

Namun begitu, Surati mengatakan, faktor keterbatasan ekonomi tidak menghambat keluarga besar berjuang untuk mewujudkan impian Arhan.

"Kami orang miskin, orang dari desa pula, pinggir hutan. Kami memang tidak punya apa-apa, kami orang miskin, anak kami minta sekolah bola itu seminggu tiga kali masuknya, dari sini ke Blora kota 12 kilo," jelas Surati.

Perjuangan Sutrisno tidak sia-sia. Pratama Arhan berhasil menjadi sosok pesepak bola jebolan dari PSIS Semarang. Kemudian, bek asal Blora, Jawa Tengah itu sebagai bek andalan di Timnas Indonesia.

Sutrisno sering kali menyaksikan pertandingan Pratama Arhan. Apalagi saat anak tercintanya membela Timnas Indonesia di berbagai ajang kompetisi.

Bahkan Pratama Arhan kini telah berkarier di luar negeri. Kepiawaiannya menjadi pesepak bola profesional berhasil menduduki posisi bek andalan klub Liga Thailand, Bangkok United.

Tak hanya berjuang untuk Pratama Arhan, Sutrisno dan sang istri, Surati alias Mak Ti juga berhasil menumbuhkan semangat besar bagi kakaknya Arhan, Dimas Roni Saputra.

Dimas Roni berhasil mendapat dorongan besar menggeluti dunia sepak bola. Hingga kini, kakak Pratama Arhan itu menjadi gelandang bertahan di klub Super League, Semen Padang.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Selain itu, Sutrisno dikenal sosok yang selalu berpenampilan sederhana. Ia lebih memilih mengenakan pakaian tidak mewah di setiap kegiatannya.

(hap)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Dugaan Pencabulan Santriwati di Ponpes Pekalongan, 6 Korban Melapor dan Puluhan Lainnya Masih Bungkam

Dugaan Pencabulan Santriwati di Ponpes Pekalongan, 6 Korban Melapor dan Puluhan Lainnya Masih Bungkam

Kasus dugaan tindak asusila kembali mencoreng dunia pendidikan keagamaan. Polresta Pekalongan mengamankan KH. Abdul Khalim Fadlun, pengasuh Pondok Pesantren Padepokan Padang Ati Buaran, atas dugaan pencabulan terhadap sejumlah santriwatinya.
Dilarang Puasa di Hari Tasyrik, Ini Amalan yang Dianjurkan pada 11, 12, dan 13 Dzulhijjah

Dilarang Puasa di Hari Tasyrik, Ini Amalan yang Dianjurkan pada 11, 12, dan 13 Dzulhijjah

Berikut amalan-amalan yang dianjurkan pada hari Tasyrik yaitu tanggal 11, 12, dan 13 Dzulhijjah, hari di mana umat Islam dilarang berpuasa.
Lensa Berbicara: Senyum dan Gotong Royong Warnai Penyembelihan Hewan Kurban di Tanah Tinggi Jakpus

Lensa Berbicara: Senyum dan Gotong Royong Warnai Penyembelihan Hewan Kurban di Tanah Tinggi Jakpus

Suasana hangat penuh kebersamaan tampak menyelimuti Kampung Tanah Tinggi, tepatnya di Jalan Baladewa Kiri, Gang Mohammad Ali, Jakarta Pusat, Rabu (27/5). 
Bosan dengan Sate Bakar? Coba Resep Sate Goreng Simpel yang Empuk Tanpa Ditusuk untuk Mengolah Daging Kurban

Bosan dengan Sate Bakar? Coba Resep Sate Goreng Simpel yang Empuk Tanpa Ditusuk untuk Mengolah Daging Kurban

Bosan dengan olahan daging kurban saat Hari Raya Idul Adha yang itu-itu saja? Jangan biarkan stok daging hanya dibuat menu yang monoton. Coba resep sate goreng
DPR Tegaskan Anggaran APBN untuk Sapi Kurban Presiden Adalah Hal yang Lazim

DPR Tegaskan Anggaran APBN untuk Sapi Kurban Presiden Adalah Hal yang Lazim

Penyaluran 1.098 ekor sapi kurban oleh Presiden Prabowo Subianto pada Idul Adha 1447 Hijriah ini menggunakan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).
International Industrial Week (IIW) 2026 akan Digelar di Jakarta, 1.800 Perusahaan Bakal Pamer Teknologi Industri

International Industrial Week (IIW) 2026 akan Digelar di Jakarta, 1.800 Perusahaan Bakal Pamer Teknologi Industri

IIW Indonesia 2026 yang akan segera digelar bakal menghadirkan lebih dari 1.800 perusahaan global yang menampilkan teknologi serta terobosan industri terkini.

Trending

Bosan dengan Sate Bakar? Coba Resep Sate Goreng Simpel yang Empuk Tanpa Ditusuk untuk Mengolah Daging Kurban

Bosan dengan Sate Bakar? Coba Resep Sate Goreng Simpel yang Empuk Tanpa Ditusuk untuk Mengolah Daging Kurban

Bosan dengan olahan daging kurban saat Hari Raya Idul Adha yang itu-itu saja? Jangan biarkan stok daging hanya dibuat menu yang monoton. Coba resep sate goreng
Dilarang Puasa di Hari Tasyrik, Ini Amalan yang Dianjurkan pada 11, 12, dan 13 Dzulhijjah

Dilarang Puasa di Hari Tasyrik, Ini Amalan yang Dianjurkan pada 11, 12, dan 13 Dzulhijjah

Berikut amalan-amalan yang dianjurkan pada hari Tasyrik yaitu tanggal 11, 12, dan 13 Dzulhijjah, hari di mana umat Islam dilarang berpuasa.
Lensa Berbicara: Senyum dan Gotong Royong Warnai Penyembelihan Hewan Kurban di Tanah Tinggi Jakpus

Lensa Berbicara: Senyum dan Gotong Royong Warnai Penyembelihan Hewan Kurban di Tanah Tinggi Jakpus

Suasana hangat penuh kebersamaan tampak menyelimuti Kampung Tanah Tinggi, tepatnya di Jalan Baladewa Kiri, Gang Mohammad Ali, Jakarta Pusat, Rabu (27/5). 
Daftar Pemain Proliga di Timnas Voli Putri Indonesia: Gresik Phonska dan Jakarta Popsivo Polwan Kirim Wakil Terbanyak

Daftar Pemain Proliga di Timnas Voli Putri Indonesia: Gresik Phonska dan Jakarta Popsivo Polwan Kirim Wakil Terbanyak

Daftar pemain Proliga 2026 yang dipanggil untuk menjalani pemusatan latihan (TC) jelang membela Timnas Voli Putri Indonesia di berbagai turnamen bergengsi. Salah satunya ada Mediol Yoku hingga Chelsa Berliana.
Jelang Bela Timnas Indonesia, Jay Idzes dan Emil Audero Dapat Sanjungan Selangit dari Serie A

Jelang Bela Timnas Indonesia, Jay Idzes dan Emil Audero Dapat Sanjungan Selangit dari Serie A

Dua pemain Timnas Indonesia, Jay Idzes dan Emil Audero, mendapatkan sanjungan selangit dari Serie A. Hal ini disampaikan sebelum FIFA Matchday Juni 2026.
3 Pemain Resmi Dicoret dari Timnas Voli Indonesia, Termasuk Megawati Hangestri

3 Pemain Resmi Dicoret dari Timnas Voli Indonesia, Termasuk Megawati Hangestri

Terdapat tiga pemain yang dicoret dari skuad Timnas Voli Indonesia putra maupun putri. Salah satunya ada Megawati Hangestri.
3 Pelatih yang Layak Menggantikan Mauricio Souza di Persija Jakarta, 2 Nama Pernah Sukses Bersama Timnas Indonesia

3 Pelatih yang Layak Menggantikan Mauricio Souza di Persija Jakarta, 2 Nama Pernah Sukses Bersama Timnas Indonesia

Persija Jakarta mulai mencari pelatih baru setelah berpisah dengan Mauricio Souza. Tiga kandidat top ini dinilai cocok bawa Macan Kemayoran juara musim depan.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT