News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Bedu Akui 2025 Jadi Tahun Terberat, Kini Terang-terangan soal Cicilan Rumah hingga Nafkah Anak

Bedu akui 2025 jadi tahun terberat, terang-terangan bongkar cicilan rumah hingga nafkah anak usai cerai, ungkap beban hidup dan perjuangan. Simak ceritanya!
Selasa, 9 Desember 2025 - 21:42 WIB
Komedian Bedu
Sumber :
  • Kolase tvOnenews.com / YouTube RT 5 / Instagram Bedu

tvOnenews.com - Setelah resmi bercerai dari sang istri, Irma Kartika Anggraini, komedian Bedu yang memiliki nama asli Harabdu Tohar ini akhirnya buka suara terkait kondisi hidupnya di tahun 2025.

Tak hanya bicara soal luka emosional, Bedu juga secara terbuka mengungkap beban finansial yang kini harus ia tanggung, mulai dari cicilan rumah hingga biaya hidup anak-anak.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Perceraian Bedu dan Irma resmi terjadi pada 9 Desember 2025, setelah keduanya menjalani rumah tangga selama 15 tahun sejak menikah pada 7 Februari 2010.

Gugatan cerai talak diajukan Bedu pada 22 September 2025 ke Pengadilan Agama Jakarta Selatan, dan sidang perdana digelar pada 30 September 2025.

Penyebab berakhirnya rumah tangga mereka adalah perselisihan yang terus-menerus, hingga hubungan tak lagi bisa dipertahankan.

2025 Jadi Masa Paling Berat bagi Bedu

Usai membacakan ikrar talak, Bedu diwawancarai dalam tayangan yang diunggah kanal YouTube Grid.id. Saat ditanya awak media apakah 2025 menjadi tahun terberat dalam hidupnya, Bedu menjawab dengan jujur.

bedu
Komedian Bedu dan Kuasa Hukum. (Sumber: YouTube Grid.id)

“ya memang 2025 memang berat ya bisa dibilang itu banyak ujian yang saya hadapin gitu kan bahkan saya dihina saya dicaci maki dalam tahun-tahun ini saya juga mendapatkan situasi itu direndahkan orang ya itulah sebuah situasi yang harus saya terima tapi pasti nama pegas kan begitu semakin diinjak semakin ditekan ke bawah ya insyaallah semakin tinggi loncatannya nanti,” ungkap sang komedian.

Pernyataan itu menggambarkan tekanan mental yang dialami Bedu, mulai dari hujatan publik hingga rasa direndahkan yang ia terima sepanjang tahun ini.

Curhat Soal Ketakutan dan Kekhawatiran

Meski menegaskan tak menyesal bercerai, Bedu mengakui masih menyimpan rasa takut dan khawatir, terutama soal masa depan anak-anaknya.

Ia mengatakan, “Kalau menyesal tidak, karena kita sudah sama-sama pikirkan secara matang kan, tapi ketakutan ada, kekhawatiran ada. Ya, itu tadi kita kan enggak bisa 24 jam memantau istri kan selama berumah tangganya kadang-kadang kita masih los, masih suka engak terpantau apalagi kita sudah tidak suami istri lagi Karena yang saya khawatirkan adalah anak-anak aja.”

Bagi Bedu, anak-anak tetap menjadi prioritas utama meski status rumah tangganya telah berubah.

Bongkar Beban Finansial Usai Cerai

Yang paling menyita perhatian adalah pengakuan Bedu terkait beban finansial yang saat ini harus ia pikul seorang diri. Ia secara terbuka menyebut masih memiliki cicilan rumah dan mobil, sekaligus kewajiban menafkahi anak-anaknya.

Bedu menjelaskan, “Kalau cicilan masih ada yang harus saya lunasi ya kan adalah rumah sama mobil. Jadi saya masih tetap harus lunasi cicilan sama nafkahin anak-anak. Ini baru aja nih minta nih ‘Udah ditransfer belum buat bayar anak-anak? Iya. Entar habis ini’ ya aku bilang gitu.”

Tak berhenti di situ, Bedu membeberkan estimasi pengeluaran bulanannya, “Rp50 juta itu kalau di total-total hampir tapi kan bayarnya kan enggak langsung Rp50 juta kan. Misalkan anak-anak nih 20 juta sama mbaknya, terus listrik rumah, terus kebutuhan anak-anak kebutuhan makannya.”

Ia juga menambahkan, “Karena ibunya jaga ya saya kasih makan juga semuanya ke ibunya. sama cicilannya ya hampir menyentuh 50 tapi enggak nyampai 50 lah hampir.”

Meski berpisah, Bedu menegaskan komitmennya untuk tetap bertanggung jawab penuh atas kehidupan anak-anaknya, mulai dari pendidikan hingga kebutuhan sehari-hari.

Ia juga disebut telah menyerahkan urusan harta bersama kepada sang mantan istri sebagai bentuk tanggung jawab moral.

Kini, Bedu berusaha bangkit dari tekanan hidup yang ia sebut sebagai tahun terberat. Meski dihantam masalah rumah tangga dan beban finansial, ia tetap memilih untuk berdiri dan melompat lebih tinggi, seperti perumpamaan “pegas” yang ia ucapkan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Perjalanan Bedu di tahun 2025 bukan hanya soal perceraian, tetapi juga kisah tentang seorang ayah yang berjuang di tengah tekanan hidup demi masa depan anak-anaknya.

(anf)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

5 Dimensi Penerapan Risk Assessment Kasus Taufik Hidayat Sekap dan Aniaya YTR Versi Psikolog Forensik, Apa Saja?

5 Dimensi Penerapan Risk Assessment Kasus Taufik Hidayat Sekap dan Aniaya YTR Versi Psikolog Forensik, Apa Saja?

Psikolog forensik, Reza Indragiri berbagi 5 dimensi jika risk assessment diterapkan dalam kasus penyekapan dan penganiayaan dilakukan Taufik Hidayat pada YTR.
Detik-detik Lansia Terseret Ombak di Pantai Anyer, Evakuasi Berlangsung Dramatis!

Detik-detik Lansia Terseret Ombak di Pantai Anyer, Evakuasi Berlangsung Dramatis!

Seorang wisatawan lanjut usia (lansia) asal Kota Serang nyaris menjadi korban kecelakaan laut setelah terseret ombak saat berenang di Pantai Elpukara, kawasan wisata Anyer.
Bakom Ungkap Pesan Utama Pidato-Pidato Presiden Prabowo: Pemerintah dan Masyarakat Harus Jadi Satu Tim yang Solid

Bakom Ungkap Pesan Utama Pidato-Pidato Presiden Prabowo: Pemerintah dan Masyarakat Harus Jadi Satu Tim yang Solid

Sinergi antara penyelenggara negara dan warga negara menjadi sorotan utama dalam arah kebijakan Presiden Prabowo Subianto. 
PAN Buka Suara soal Jokowi Mulai Safari Politik ke Daerah

PAN Buka Suara soal Jokowi Mulai Safari Politik ke Daerah

Partai Amanat Nasional (PAN) menanggapi soal upaya Presiden ke-7 RI Jokowi yang kembali melakukan safari politik ke sejumlah daerah.
Bursa Transfer Inter Milan: Butuh Bek Baru, Nerazzurri Bakal Saling Sikut dengan Como FC demi Bintang Chelsea

Bursa Transfer Inter Milan: Butuh Bek Baru, Nerazzurri Bakal Saling Sikut dengan Como FC demi Bintang Chelsea

Inter Milan terus bergerak membenahi skuad jelang musim 2026/2027. Fokus utama Nerazzurri pada bursa transfer musim panas kali ini adalah memperkuat pertahanan.
Industri Film Nasional Mulai Adaptasi dengan Dunia Kripto dan Teknologi AI, Apa Dampaknya?

Industri Film Nasional Mulai Adaptasi dengan Dunia Kripto dan Teknologi AI, Apa Dampaknya?

Industri perfilman Indonesia mulai memasuki fase baru seiring munculnya teknologi blockchain dan kecerdasan buatan (AI) dalam ekosistem hiburan digital.

Trending

Perkuat Literasi Keuangan dan Pendampingan Masyarakat, Satgas PASTI OJK Lakukan Kolaborasi

Perkuat Literasi Keuangan dan Pendampingan Masyarakat, Satgas PASTI OJK Lakukan Kolaborasi

Perkembangan layanan keuangan digital yang semakin pesat membuka banyak kemudahan bagi masyarakat.
Hasil Piala Dunia 2026: VAR Gagalkan Kemenangan Iran, Langkah ke 32 Besar Masih Menggantung Usai Imbang 1-1 Lawan Mesir

Hasil Piala Dunia 2026: VAR Gagalkan Kemenangan Iran, Langkah ke 32 Besar Masih Menggantung Usai Imbang 1-1 Lawan Mesir

Timnas Iran gagal amankan kemenangan dramatis dan harus puas bermain imbang 1-1 melawan Mesir pada laga terakhir Grup G Piala Dunia 2026, Sabtu (27/6/2026).
Ketum Gerakan Aktivis Mahasiswa Islam Akui Diteror, Laporkan Dugaan Perusakan Kendaraan ke Polisi

Ketum Gerakan Aktivis Mahasiswa Islam Akui Diteror, Laporkan Dugaan Perusakan Kendaraan ke Polisi

Ketua Umum Gerakan Aktivis Mahasiswa Islam (GAMIS) Indonesia, Fahri Salim, secara resmi melaporkan dugaan tindak pidana perusakan terhadap kendaraan miliknya ke Polres Metro Jakarta Timur pada Jumat (26/6)
Anak 6 SD Dijual Ibu Kandung di Banten, Modusnya Buat Publik Geram

Anak 6 SD Dijual Ibu Kandung di Banten, Modusnya Buat Publik Geram

Ironis, nasib seorang anak 6 SD di Tangerang, Banten. Pasalnya, anak itu dijual ibu kandungnya sendiri, yakni berinisial N (36). Modus Ibu kandung jual anak
Korban Penyekapan dan Penganiayaan Berat di Bandung Mendapat Pelindungan Darurat dari LPSK

Korban Penyekapan dan Penganiayaan Berat di Bandung Mendapat Pelindungan Darurat dari LPSK

Ketua LPSK Achmadi menjelaskan bahwa pemberian pelindungan Darurat atas pertimbangan adanya situasi khusus sebagaimana diatur dalam Pasal 5 ayat (4) UU Nomor 3 Tahun 2026 tentang Pelindungan Saksi dan Korban.
Deretan Fakta Misteri Kasus Kematian Tragis ASN Pemkab Bangkalan di Bandara Juanda

Deretan Fakta Misteri Kasus Kematian Tragis ASN Pemkab Bangkalan di Bandara Juanda

RYS (50) aparatur sipil negara (ASN) sebagai Sekretaris Dinas PRKP Kabupaten Bangkalan ditemukan tewas membusuk dalam mobil dinas di area parkir Bandara Juanda.
Kepercayaan Publik Meningkat, Polri Disebut Berhasil Lakukan Reformasi Internal

Kepercayaan Publik Meningkat, Polri Disebut Berhasil Lakukan Reformasi Internal

Tingkat kepercayaan publik terhadap Polri meningkat melalui hasil survei yang dikeluarkan oleh Litbang Kompas.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT