News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

5 Fakta Kebakaran Gedung Terra Drone yang Tewaskan 22 Orang Termasuk Ibu Hamil, Pintu Keluar Ternyata Hanya Satu

Tragedi kebakaran yang melanda Gedung Terra Drone di kawasan Cempaka Putih, Jakarta Pusat, Selasa (9/12/2025) menyisakan duka mendalam. Sebanyak 22 orang ditemukan
Rabu, 10 Desember 2025 - 10:43 WIB
Kebakaran Gedung Terra Drone di Kemayoran, Polisi Ungkap Tujuh Orang Tewas
Sumber :
  • Istimewa

Jakarta, tvOnenews.com – Tragedi kebakaran yang melanda Gedung Terra Drone di kawasan Cempaka Putih, Jakarta Pusat, Selasa (9/12/2025) menyisakan duka mendalam. Sebanyak 22 orang ditemukan meninggal dunia, termasuk seorang wanita yang tengah hamil.

Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Pol Susatyo Purnomo Condro memastikan seluruh jenazah telah dibawa ke RS Polri Kramatjati untuk proses identifikasi lanjutan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Ada korban wanita hamil. Salah satu korban adalah wanita hamil,” ujarnya di lokasi kejadian.

Cerita Kesaksian Keluarga Ibu Hamil Korban Kebakaran Gedung Terra Drone: Karena Asap, Balik Lagi ke Lantai 5
Cerita Kesaksian Keluarga Ibu Hamil Korban Kebakaran Gedung Terra Drone: Karena Asap, Balik Lagi ke Lantai 5
Sumber :
  • tvOnenews - Julio

Susatyo mengatakan jumlah korban masih berpotensi bertambah karena proses pencarian korban belum selesai.

Tim gabungan dari kepolisian, damkar, dan tenaga medis masih menyisir ruang-ruang gedung yang hangus terbakar. Wali Kota Jakarta Pusat Arifin menambahkan bahwa puluhan armada dikerahkan ke lokasi.

“Saat ini dilakukan pendinginan dan pencarian apakah masih ada korban lainnya di dalam,” bebernya.

1. Kronologi Kebakaran: Api Berawal dari Lantai Dasar

Kepala Dinas Gulkarmat DKI Jakarta Bayu Meghantara menjelaskan kebakaran hanya melanda bagian bawah ruko.

“Kebakaran di lantai dasar dan tidak merambat ke lantai 2, 3, dan seterusnya,” katanya, dikutip dari Antara.

Api mulai dilaporkan sekitar pukul 12.30 WIB dan berhasil dikendalikan satu jam kemudian. Namun usai pemadaman, petugas menemukan 22 korban tewas di dalam gedung.

Hasil pemeriksaan forensik menunjukkan sebagian besar korban meninggal akibat menghirup gas karbondioksida (CO₂). Tidak ditemukan luka bakar dominan pada tubuh mereka.

Identifikasi terhadap para korban pun masih berlangsung. Hingga kini baru tiga jenazah terkonfirmasi:

- Rufaidha Lathiifunnisa (22)

- Novia Nurwana (28)

- Yoga Valdier Yaseer (28)

2. Pintu Keluar Hanya Satu

Saat Gedung Terra Drone Terbakar, Teriakan Minta Tolong Tak Henti-hetinya
Saat Gedung Terra Drone Terbakar, Teriakan Minta Tolong Tak Henti-hetinya
Sumber :
  • tvOnenews - Julio

Temuan mengejutkan diungkap Tim Puslabfor Bareskrim Polri. Kabid Fiskomfor Kombes Pol Romylus Tamtelahitu mengatakan gedung hanya memiliki satu akses keluar-masuk.

“Jika teman-teman melihat memang tadi sejak siang atau sore hari untuk akses hanya satu ya,” ujarnya, Rabu (10/12/2025).

Tim juga menyoroti dugaan lain, yakni ukuran tangga yang terlalu sempit dan membuat proses evakuasi terhambat.

“Memang itu (dugaan tangga sempit) menjadi salah satu instrumen yang nanti akan kita uji dan kita lakukan pemeriksaan secara forensik,” ucapnya.

Romy menyebut proses olah TKP tidak berjalan mulus karena kondisi lokasi mulai gelap. Sementara saksi-saksi kunci masih belum siap dimintai keterangan akibat trauma.

Meski begitu, ia memastikan seluruh korban ditemukan dalam kondisi utuh.

“Oleh karena itu, untuk kegiatan pemeriksaan secara forensik… pemeriksaan DNA tidak perlu dilakukan karena kondisi korban dalam keadaan utuh dan masih bisa dikenali,” tuturnya.

3. BPBD: 76 Orang Ada di Dalam Gedung Saat Kebakaran

BPBD DKI Jakarta memastikan total ada 76 orang di dalam gedung saat kejadian. Sebanyak 54 orang selamat, sementara 22 lainnya meninggal dunia.

“Total pegawai/korban sebanyak 76 orang dengan rincian, 54 selamat, 22 meninggal dunia,” kata Kepala Pelaksana BPBD DKI Jakarta Isnawa Adji.

Hingga kini, Puslabfor masih menelusuri titik awal api. Dugaan ledakan baterai belum dapat dipastikan karena kurangnya pencahayaan saat pemeriksaan.

“Untuk sementara kita masih dalami itu… titik awal api masih belum bisa kita identifikasi secara utuh karena kondisi penerangan,” jelas Romy.

Ia juga menambahkan bahwa saksi mata yang mengetahui kronologi awal masih dalam kondisi terguncang.

“Mari kita doakan agar saksi bisa pulih… setelah itu dapat memberikan informasi, kami akan melakukan pendalaman,” ujarnya.

Kebakaran Gedung Terra Drone
Kebakaran Gedung Terra Drone
Sumber :
  • Julio Trisaputra/tvOnenews

4. Polisi Buka Posko untuk Keluarga Korban di RS Polri

Suasana haru menyelimuti ruang forensik RS Polri. Tangis keluarga pecah setiap kali kantong jenazah tiba. Petugas medis terlihat berjibaku menangani proses identifikasi dan evakuasi korban.

Di sisi lain, Kapolres Jakarta Pusat membuka posko aduan bagi keluarga karyawan Terra Drone.

“Posko ini bisa didatangi untuk mengetahui nasib keluarga mereka,” kata Susatyo.

5. Profil Perusahaan dan Dugaan Awal Penyebab Kebakaran

Terra Drone merupakan perusahaan asal Jepang yang beroperasi di Indonesia sejak 2016. Gedung yang terbakar berfungsi sebagai kantor operasional dan pusat penyimpanan drone untuk kebutuhan survei udara.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dugaan sementara, api dipicu korsleting listrik atau baterai yang berada di lantai satu, sebelum menyebar cepat ke bagian dalam bangunan. Puslabfor Polri masih mendalami penyebab pasti.

Terlepas dari dugaan awal tersebut, seluruh korban ditemukan dalam kondisi utuh sehingga proses identifikasi dinilai lebih mudah.

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Setang Motor Tersangkut Kabel, Ini Kronologi Siswi SMAN 6 Tewas Terlindas di Jalan Lauser

Setang Motor Tersangkut Kabel, Ini Kronologi Siswi SMAN 6 Tewas Terlindas di Jalan Lauser

Kronologi kecelakaan yang membuat siswi kelas X SMA Negeri 6 Jakarta, berinisial NAP, meninggal dunia akibat terjatuh dari motor yang tersangkut kabel seling dan terlindas bus sekolah di Jalan Lauser, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan dibeberkan  Camat Kebayoran Baru Rachmat Mulyadi.
Hadapi Dinamika Global, Pemerintah Didorong Perkuat Fiskal dan Transformasi Ekonomi

Hadapi Dinamika Global, Pemerintah Didorong Perkuat Fiskal dan Transformasi Ekonomi

Pemerintah didorong memperkuat disiplin fiskal, mengoptimalkan diplomasi ekonomi, dan mempercepat transformasi sektor riil guna menjaga ketahanan ekonomi nasional di tengah ketidakpastian ekonomi global.
Eksekusi Selesai, PN Jakpus Resmi Serahkan Lahan Hotel Sultan ke Pemerintah

Eksekusi Selesai, PN Jakpus Resmi Serahkan Lahan Hotel Sultan ke Pemerintah

Proses eksekusi pengosongan Hotel Sultan, Jakarta Pusat, pada Kamis (18/6), telah selesai. Pengadilan Negeri Jakarta Pusat (PN Jakpus) resmi menyerahkan lahan ke pemerintah.
4 Catatan Buruk Cristiano Ronaldo Saat Portugal Ditahan Kongo di Piala Dunia 2026, Nomor 2 Paling Disorot

4 Catatan Buruk Cristiano Ronaldo Saat Portugal Ditahan Kongo di Piala Dunia 2026, Nomor 2 Paling Disorot

Di tengah sorotan terhadap permainan Portugal yang hanya mampu menahan imbang Kongo, penampilan Cristiano Ronaldo semalam jadi yang paling bayak dibicarakan.
Guru SD PPPK Tewas Ditusuk Usai Pergoki Pencuri di Rumah, Pelaku Ditangkap di Ogan Ilir

Guru SD PPPK Tewas Ditusuk Usai Pergoki Pencuri di Rumah, Pelaku Ditangkap di Ogan Ilir

Kasus penusukan terhadap seorang guru Sekolah Dasar (SD) berstatus Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) di Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) Selatan, Sumatera Selatan, akhirnya terungkap. Pelaku berinisial YS yang diduga terlibat aksi pencurian di rumah korban berhasil ditangkap polisi setelah sempat melarikan diri ke Kabupaten Ogan Ilir.
Tegas Sebut Kondisi Indonesia Belum Seperti 1998, Jaringan Cendikiawan Muda Respons Isu Reformasi Jilid II

Tegas Sebut Kondisi Indonesia Belum Seperti 1998, Jaringan Cendikiawan Muda Respons Isu Reformasi Jilid II

Wacana Reformasi Jilid II yang belakangan mengemuka di tengah aksi demonstrasi mahasiswa mendapat tanggapan dari berbagai organisasi kemahasiswaan.

Trending

Modus Baru Narkoba di Jakarta Timur Terbongkar! Stiker ‘Sedot WC’ Ternyata Jadi Kode Transaksi Sabu dan Tembakau Sintetis

Modus Baru Narkoba di Jakarta Timur Terbongkar! Stiker ‘Sedot WC’ Ternyata Jadi Kode Transaksi Sabu dan Tembakau Sintetis

Polda Metro Jaya membongkar modus baru peredaran narkoba di Jakarta Timur menggunakan stiker "Sedot WC" sebagai kode transaksi. Simak cara kerja sistem tempel
Heboh Anggota Intel Diamankan Mahasiswa UMY, Polda DIY: Bagian dari Pengawalan Aksi

Heboh Anggota Intel Diamankan Mahasiswa UMY, Polda DIY: Bagian dari Pengawalan Aksi

Seorang pria berpakaian sipil yang diduga anggota intelijen kepolisian diamankan oleh mahasiswa di Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY), Rabu (17/6/2026). 
Cristiano Ronaldo Samai Rekor Lionel Messi di Piala Dunia 2026

Cristiano Ronaldo Samai Rekor Lionel Messi di Piala Dunia 2026

Cristiano Ronaldo berhasil menyamai rekor mentereng milik Lionel Messi di Piala Dunia 2026.
Ari Bias Kalah Lagi dalam Kasus Lagu Agnez Mo, Gugatan Rp4,9 Miliar Kandas

Ari Bias Kalah Lagi dalam Kasus Lagu Agnez Mo, Gugatan Rp4,9 Miliar Kandas

Pengadilan Niaga Jakarta Pusat resmi menolak gugatan bernilai Rp4,9 miliar yang diajukan Ari Bias selaku pencipta lagu Bilang Saja terhadap perusahaan hiburan HW Group.
Prabowo Kumpulkan Para Petinggi Bank Himbara, Mau Bahas Apa?

Prabowo Kumpulkan Para Petinggi Bank Himbara, Mau Bahas Apa?

Selain jajaran direksi Bank Himbara, Prabowo juga memanggil Menko Perekonomian Airlangga Hartarto, Wamenkeu Suahasil Nazara, serta CIO Danantara Pandu Sjahrir.
Breaking News! Proses Eksekusi Hotel Sultan, Tamu Hotel Panik Terpaksa Check Out Sebelum Waktunya

Breaking News! Proses Eksekusi Hotel Sultan, Tamu Hotel Panik Terpaksa Check Out Sebelum Waktunya

Proses eksekusi pengosongan Hotel Sultan diwarnai aksi kepanikan para tamu hotel yang menginap pada Kamis (18/6/2026).
Bung Ropan Mulai Curiga dengan Langkah PSSI Usai DPR Setujui Luke Vickery dan Mitchell Baker Bela Timnas Indonesia

Bung Ropan Mulai Curiga dengan Langkah PSSI Usai DPR Setujui Luke Vickery dan Mitchell Baker Bela Timnas Indonesia

Proses naturalisasi pemain keturunan untuk Timnas Indonesia tampaknya belum akan berhenti dalam waktu dekat usai PSSI datangkan Luke Vickery dan Mitchell Baker.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT