GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Deolipa Yumara Angkat Bicara soal Potensi Gibran Laporkan Pandji Pragiwaksono atas Materi Mens Rea

Deolipa Yumara menanggapi isu kemungkinan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka melaporkan Pandji Pragiwaksono atas materi stand up comedy Mens Rea.
Sabtu, 10 Januari 2026 - 18:47 WIB
Deolipa Yumara
Sumber :
  • YouTube/IntensInvestigasi

tvOnenews.com - Kontroversi materi stand up comedy Mens Rea milik Pandji Pragiwaksono kembali menuai perhatian publik.

Dalam salah satu bagian penampilannya, Pandji menyinggung sosok Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka, bahkan menyebut penampilannya seperti orang mengantuk.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Potongan video tersebut ramai dibahas di media sosial dan memicu pro dan kontra di kalangan masyarakat.

Banyak pihak yang menilai bahwa materi Pandji kali ini terlalu sensitif karena menyentuh figur pejabat tinggi negara.

Tak sedikit yang kemudian berspekulasi bahwa Gibran Rakabuming berpotensi melaporkan Pandji atas dugaan penghinaan terhadap simbol negara, sebagaimana diatur dalam KUHP baru.

Menanggapi hal ini, advokat Deolipa Yumara angkat bicara dan memberikan pandangan hukumnya terkait kemungkinan langkah tersebut diambil oleh Wakil Presiden.

“Undang-undang kita bilang kan, KUHP yang baru menyebutkan bahwa Presiden dan Wapres berhak melaporkan ke polisi jika merasa dihina,” ujar Deolipa, dikutip dari kanal YouTube Cumicumi.

sosok Pandji Pragiwaksono
sosok Pandji Pragiwaksono
Sumber :
  • instagram @pandji.pragiwaksono

Menurut Deolipa, meski secara hukum terbuka peluang bagi Presiden maupun Wakil Presiden untuk membuat laporan, dalam praktiknya hal tersebut sangat kecil kemungkinannya dilakukan.

“Walaupun pasalnya begitu, jawabannya jauh dari begitu. Seorang Wapres maupun Presiden enggak akan melaporkan warganya kecuali sudah ekstrem, seperti membuat kerusuhan atau huru-hara,” jelasnya.

Deolipa menjelaskan bahwa hukum memang memberikan hak bagi Presiden dan Wapres untuk membuat laporan atas dugaan penghinaan.

Namun, secara etika politik dan kewibawaan, langkah tersebut justru dianggap menjatuhkan martabat simbol negara jika dilakukan untuk kasus ringan seperti candaan komedi.

“Buat apa? Menjatuhkan martabat simbol negara untuk membuat laporan bagi seorang warga negara yang kita anggap agak bandel lah. Buat apa coba? Kan menjatuhkan martabat malah bikin laporan posisi seolah-olah setara kan," ujarnya.

Deolipa menilai, sanksi yang mungkin diterima Pandji bukan berasal dari hukum, melainkan dari reaksi sosial publik.

Menurutnya, masyarakat memiliki hak untuk menilai dan merespons karya komedi tersebut, apakah pantas atau tidak disampaikan di ruang publik.

“Akhirnya seorang Pandji akan mendapatkan sanksi bukan dari Wapres, tapi sanksi sosial dari masyarakat yang tidak suka dengan gaya dia menyampaikan lawakan yang menyentuh figur pejabat,” tutur Deolipa.

Ia menegaskan bahwa kritik dan satire dalam bentuk komedi memang merupakan bagian dari kebebasan berekspresi, namun tetap ada batasan etika dan sensitivitas publik yang perlu diperhatikan.

Sebelumnya, pertunjukan tunggal Mens Rea milik Pandji Pragiwaksono sempat menjadi trending di berbagai platform media sosial.

Tayangan tersebut mulai rilis di Netflix pada 27 Desember 2025 dan menampilkan banyak materi satire politik dan sosial.

Namun, setelah potongan video yang menyinggung nama Gibran beredar, sebagian warganet menilai Pandji telah melewati batas kebebasan berekspresi.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Beberapa kelompok bahkan mengusulkan agar ia dilaporkan ke pihak berwenang karena dianggap merendahkan simbol negara.

Meski begitu, banyak pula yang menilai bahwa materi Pandji hanyalah bentuk kritik sosial yang disampaikan dalam format stand up comedy, bukan sebagai bentuk penghinaan. (adk)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Jaga Konsistensi, Amri/Nita Ungkap Rahasia Kemenangan atas Ganda Belanda di 16 Besar Orleans Masters 2026

Jaga Konsistensi, Amri/Nita Ungkap Rahasia Kemenangan atas Ganda Belanda di 16 Besar Orleans Masters 2026

Amri/Nita melangkah ke babak perempat final Orleans Masters 2026 usai mengalahkan ganda Belanda.
Bedah Kekuatan Saint Kitts and Nevis, Lawan Timnas Indonesia di FIFA Series 2026 yang Jadi Kuda Hitam Zona Concacaf

Bedah Kekuatan Saint Kitts and Nevis, Lawan Timnas Indonesia di FIFA Series 2026 yang Jadi Kuda Hitam Zona Concacaf

Mengenal lebih jauh tentang Saint Kitts and Nevis, lawan pertama yang akan dihadapi Timnas Indonesia di FIFA Series 2026 yang ternyata kuda hitam di CONCACAF.
Prabowo Sudah Membaca Masa Depan: Perang Modern Dimenangkan oleh Logistik, Bukan Senjata

Prabowo Sudah Membaca Masa Depan: Perang Modern Dimenangkan oleh Logistik, Bukan Senjata

Di sinilah letak inti pemikiran strategis Prabowo. Konflik di Timur Tengah saat ini bukan sesuatu yang jauh. Apa yang terjadi di Timur Tengah bisa memengaruhi nelayan di Morotai atau penjual gorengan di Cimahi. 
Puncak Arus Mudik di Jalur Nagreg Sudah Terlewati

Puncak Arus Mudik di Jalur Nagreg Sudah Terlewati

Puncak arus mudik di jalur Nagreg telah terlewati setelah jumlah kendaraan yang melintas hari ini mulai berangsur menurun.
Seorang Remaja Ditemukan Tewas di Kolong Meja Akibat Ledakan Hebat Petasan di Semarang

Seorang Remaja Ditemukan Tewas di Kolong Meja Akibat Ledakan Hebat Petasan di Semarang

Ledakan petasan di sebuah rumah di Kampung Tambakrejo, Kota Semarang, Jawa Tengah, pada Jumat (20/3/2026) tewaskan penghuninya.
577 Ribu Kendaraan Telah Melintas di Jalur Pantura Cirebon

577 Ribu Kendaraan Telah Melintas di Jalur Pantura Cirebon

577.215 unit telah melintas Jalur Pantai Utara (Pantura) selama periode H-7 hingga H-1 Lebaran 2026. 

Trending

Resmi! FIFA Tetapkan Tanggal untuk FIFA ASEAN Cup Edisi Perdana, Digelar Hanya Sebulan Setelah Piala AFF 2026

Resmi! FIFA Tetapkan Tanggal untuk FIFA ASEAN Cup Edisi Perdana, Digelar Hanya Sebulan Setelah Piala AFF 2026

FIFA telah resmi menetapkan tanggal penyelenggaraan FIFA ASEAN Cup di edisi perdana. Turnamen tersebut nyatanya digelar hanya sebulan setelah Piala AFF 2026.
4 Pemain Keturunan yang Diprediksi Dinaturalisasi untuk Memperkuat Timnas Indonesia usai FIFA Series 2026, Ada Eks Kapten Timnas Belanda

4 Pemain Keturunan yang Diprediksi Dinaturalisasi untuk Memperkuat Timnas Indonesia usai FIFA Series 2026, Ada Eks Kapten Timnas Belanda

PSSI dikabarkan akan menaturalisasi pemain setelah FIFA Series 2026, termasuk eks kapten Belanda U-17 dan pemain Eredivisie demi memperkuat Timnas Indonesia?
Kevin Diks Syok, Keponakan Giovanni Van Bronckhorst Tertarik Bela Timnas Indonesia, Nama Besar Dicoret John Herdman

Kevin Diks Syok, Keponakan Giovanni Van Bronckhorst Tertarik Bela Timnas Indonesia, Nama Besar Dicoret John Herdman

Tiga berita bola terpopuler: Kevin Diks syok lihat FC Copenhagen, prediksi pemain yang dicoret Timnas, hingga keponakan Van Bronckhorst tertarik bela Garuda.
Resmi! PSSI Susul Malaysia Dapat Sanksi dari AFC Jelang FIFA Series 2026, Timnas Indonesia Ikut Terdampak?

Resmi! PSSI Susul Malaysia Dapat Sanksi dari AFC Jelang FIFA Series 2026, Timnas Indonesia Ikut Terdampak?

Resmi! PSSI Susul Malaysia Dapat Sanksi dari AFC Jelang FIFA Series 2026, Timnas Indonesia Ikut Terdampak?
Media Vietnam Tak Terima, Isu Timnas Indonesia Gantikan Iran di Piala Dunia 2026 Disorot Tajam

Media Vietnam Tak Terima, Isu Timnas Indonesia Gantikan Iran di Piala Dunia 2026 Disorot Tajam

Media Vietnam menyoroti rumor Timnas Indonesia menggantikan Iran di Piala Dunia 2026, namun begini menurut regulasi FIFA. Simak selengkapnya.
Demi Tampil di FIFA Series, Pemain Timnas Indonesia Mau Tak Mau Harus Ambil Keputusan, Bung Harpa: Dikasih Pilihan

Demi Tampil di FIFA Series, Pemain Timnas Indonesia Mau Tak Mau Harus Ambil Keputusan, Bung Harpa: Dikasih Pilihan

Bung Harpa mengungkapkan bahwa saat ini pemain Timnas Indonesia di luar negeri diberikan pilihan jika ingin tampil di FIFA Series 2026, apa isi pilihannya?
Jawab Pertanyaan Olla Ramlan, UAS Jelaskan Hukum Suami Istri Bercumbu di Malam Idul Fitri, Dosa atau Halal?

Jawab Pertanyaan Olla Ramlan, UAS Jelaskan Hukum Suami Istri Bercumbu di Malam Idul Fitri, Dosa atau Halal?

Ustaz Abdul Somad (UAS) menjawab pertanyaan dari Olla Romlan terkait hukum suami istri hubungan intim atau bercumbu di malam Hari Raya Idul Fitri atau Lebaran.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT