News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Tak Disangka, Netizen Bongkar Fakta Baru soal Masa Muda Denada Imbas Digugat Ressa Rizky Rossano

Kemunculan pemuda Banyuwangi, Al Ressa Rizky Rossano menggugat atas dugaan penelantaran anak kandung membuat netizen ungkap masa muda penyanyi Denada Tambunan.
Selasa, 13 Januari 2026 - 23:55 WIB
Penyanyi Denada
Sumber :
  • Instagram/denadaindonesia

Jakarta, tvOnenews.com - Nama penyanyi Denada Elizabeth Anggia Ayu Tambunan menuai sorotan publik. Berbagai asumsi liar terus bermunculan setelah sang penyanyi digugat pemuda asal Banyuwangi, Al Ressa Rizky Rossano.

Al Ressa Rizky Rossano sebelumnya muncul didampingi tim kuasa hukumnya. Ia resmi melayangkan gugatan perdata sebesar Rp7 miliar kepada Denada Tambunan akibat dugaan penelantaran anak kandung.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Netizen pun mencari kebenaran terkait pengakuan Al Ressa Rizky Rossano sebagai anak biologis Denada. Tak sedikit dari mereka, juga mencari informasi mengenai rekam jejak masa lalu sang rapper.

Salah satu komentar menjadi pusat perhatian dari komentar netizen yang mengungkap kisah masa muda Denada. Spekulasi tersebut mulanya dibagikan oleh Instagram @gosip_danu, kemudian diulas oleh Cumicumi.

"Pas masih di SMA 3 Jakarta hamil," tulis akun bernama Danielle Woro Prabandari dilansir dari Cumicumi, Selasa (13/1/2026).

Mengacu dari profil pribadinya, Denada memiliki nama lengkap Denada Elizabeth Anggia Ayu Tambunan. Sang artis lahir pada 19 Desember 1978.

Secara data, Denada pernah menempuh pendidikan di SMAN 3 Jakarta. Hal ini mengingat sekolah tersebut merupakan SMA Negeri ternama di Ibu Kota.

Dalam tangkapan layar tersebut, Danielle menyebutkan penyanyi berusia 47 tahun itu hamil saat masih duduk di bangku SMA. Kemudian, Denada sempat berpindah ke Australia.

"Dipindahin (almarhumah Emilia Contessa) ibunya ke Australia sampai lahiran," terangnya.

Al Ressa Rizky Rossano Dibawa ke Banyuwangi

Ressa Rizky Rosanno (24), diduga anak biologis penyanyi Denada mengajukan gugatan ke PN Banyuwangi, Kamis (08/01) sore.
Ressa Rizky Rosanno (24), diduga anak biologis penyanyi Denada mengajukan gugatan ke PN Banyuwangi, Kamis (08/01) sore.
Sumber :
  • tvOne - Happy Oktavia

Kata netizen itu, setelah Denada diduga melahirkan, bayi yang baru lahir langsung diboyong oleh mendiang sang ibu. Bayi tersebut diduga adalah sosok Ressa Rizky.

"Diambil Emilia Contessa dibawa ke Banyuwangi," imbuhnya.

Hal ini selaras dengan penjelasan dari kuasa hukum Ressa, Moh Firdaus Yulianto setelah menggugat Denada. Firdaus mengatakan bahwa, Ressa telah dibawa dari Jakarta ke Banyuwangi sejak lahir.

Ia mengatakan setelah proses lahiran beres, Denada kemudian melanjutkan pendidikannya. Pada saat itu, wanita kelahiran 19 Desember 1978 itu sudah terjun ke dunia industri musik.

Alih-alih mempertahankan industri musik, Denada pilih mengutamakan pendidikannya sehingga berlanjut di Australia.

"Denada lanjutin sekolah (di Australia), sampai balik ke Indo menjadi penyanyi rap dan RnB dengan status publik single," jelasnya.

Ia menegaskan cerita tersebut bukan hanya pendapat semata. Ia memberikan disclaimer mengenai pengetahuannya tentang Denada karena didapatkan dari rekan sekolah sang artis.

Awal Mula Denada Digugat Ressa Rizky Rossano

Sebelumnya, Ressa Rizky Rossano muncul ke ruang publik. Ia yang didampingi kuasa hukumnya menggugat Denada ke Pengadilan Negeri (PN) Banyuwangi, Jawa Timur.

Motif gugatan Ressa terhadap Denada atas dugaan penelantaran anak kandung. Sementara, gugatan secara perdata tersebut telah terdaftar dengan nomor perkara 288 sejak 26 November 2025.

Firdaus Yulianto, kuasa hukum Ressa menjelaskan tujuan Ressa menggugat Denada. Pemuda asal Banyuwangi itu ingin meminta pertanggungjawabban diduga telah ditelantarkan selama 24 tahun.

"Kami mendapatkan kuasa untuk mengajukan gugatan perbuatan melawan hukum atas nama inisial D. Kami ingin memperjuangkan hak-haknya sebagai anak kandung agar bisa dipenuhi melalui gugatan di Pengadilan Negeri Banyuwangi," ungkap Firdaus kepada tvOnenews.com, Kamis (8/1/2026).

Dalam kesempatan itu, Ressa sedikit menceritakan kehidupannya tidak seberuntung Denada. Ia harus hidup di bawah keterbatasan ekonomi.

Ressa mengaku pernah bertemu dengan Denada. Kala itu, ia masih merasa sebagai adik sepupu sehingga menyebut sang artis "mbak" atau "kakak".

Pemuda berusia 24 tahun itu juga sering makan satu kali sehari. Bahkan ia gagal melanjutkan pendidikan tingginya karena hanya bertahan sampai semester 4 di kampus swasta di Banyuwangi.

Ressa saat ini hanya bekerja sebagai penjaga toko kelontong 24 jam. Mirisnya, ia tinggal di sebuah rumah yang dulunya bekas gudang di Jalan Gajahmada, Banyuwangi, Jawa Timur.

Sementara, kuasa hukum Ressa lainnya, Ronald Armada mengungkapkan, kondisi hidup Ressa semakin memilukan. Hal itu terjadi setelah almarhumah ibu Denada, Emilia Contessa wafat pada awal 2025.

Ronald menyampaikan sosok yang merawat Ressa sejak bayi dari keluarga adik mendiang Emilia Contessa, Dino Rossano Hansa.

Ronald menyayangkan sikap Denada. Sang penyanyi dinilai tak sedikit pun membantu perekonomian Dino sebagai upaya memberikan nafkah kepada Ressa.

Ia mengatakan, keluarga Dino sering mendapat tekanan. Terakhir kali, istri dari adik kandung mendiang Emilia itu mengalami sakit secara psikis.

"Saya lihat secara psikis dan mental dari ibu saya itu sudah betul-betul sudah hampir pingsan, sampai jatuh sakit gara-gara peristiwa yang melatar belakangi saya mengajukan gugatan sampai sekarang," jelas Ronald.

Ronald mengatakan, Ressa masih memiliki itikad baik. Pemuda asal Banyuwangi itu bahkan siap menjalani tes DNA sebagai pembuktian dirinya anak biologis Denada.

"Yang jelas kami tidak akan mengajukan gugatan tanpa bukti yang kuat," tegasnya.

Reaksi Pihak Denada Tambunan

Potret Denada
Potret Denada
Sumber :
  • Instagram @denadaindonesia

Kuasa hukum Denada, Muhammad Ikbal menyampaikan, kondisi kliennya masih tampil santai. Pihaknya masih mencerna gugatan yang dilayangkan kepada Denada.

Sementara, manajemen Denada, Risna Ories ikut buka suara menanggapi polemik yang terjadi saat ini. Ia mengatakan, Denada kini sedang mempelajari proses hukum yang sedang berjalan.

Risna menyayangkan adanya gugatan tersebut tidak seharusnya menjadi konsumsi publik. Menurutnya, permasalahan yang dialami hanya berada di lingkungan keluarga.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Namun agar tidak bergulir terlalu berlebihan, kami sampaikan bahwa saat ini Denada dan tim hukum sedang mempelajari dan menelaah secara cermat yang berkaitan dengan gugatan sebagai bagian dari proses hukum yang harus dihormati bersama," kata Risna Ories.

(hap)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Update! Kebakaran Gedung Bapenda Jakarta: ASN yang Bertugas WFH Bergantian, Pramono Pastikan Layanan Tetap Berjalan

Update! Kebakaran Gedung Bapenda Jakarta: ASN yang Bertugas WFH Bergantian, Pramono Pastikan Layanan Tetap Berjalan

Imbas kebakaran, Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menginstruksikan ASN yang bekerja di gedung Bapenda untuk bekerja dari rumah (work from home/WFH) bergantian. 
Perwira Polisi yang Terlibat Kecelakaan hingga Tewaskan Balita Ditahan, Polres Bone Dalami Dugaan Rem Blong

Perwira Polisi yang Terlibat Kecelakaan hingga Tewaskan Balita Ditahan, Polres Bone Dalami Dugaan Rem Blong

Seorang perwira polisi yang terlibat kecelakaan lalu lintas hingga menyebabkan seorang balita berinisial GN (4) meninggal dunia di Kabupaten Bone ditahan.
Ahli Ungkap Penyebab Kulit Sensitif Semakin Banyak Dikeluhkan

Ahli Ungkap Penyebab Kulit Sensitif Semakin Banyak Dikeluhkan

Keluhan kulit sensitif semakin sering menjadi perhatian, terutama di tengah cuaca yang berubah-ubah, paparan polusi, penggunaan pendingin ruangan, hingga tingginya aktivitas harian.
Antisipasi Begal, 350 Personel Polisi Dikerahkan

Antisipasi Begal, 350 Personel Polisi Dikerahkan

Mengantisipasi aksi begal dan gangguan keamanan pada malam akhir pekan, Polresta Bandung bersama TNI dan Pemerintah Kabupaten Bandung, Jawa Barat, mengerahkan sekitar 350 personel dalam patroli gabungan skala besar.
Seluruh Pintu Masuk Wisata Bromo Ditutup Akibat Kebakaran Hutan

Seluruh Pintu Masuk Wisata Bromo Ditutup Akibat Kebakaran Hutan

Balai Besar Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS) mengumumkan penutupan secara total seluruh akses kunjungan wisata ke kawasan Gunung Bromo di Jawa Timur.
Pentingnya Kontrak dan Kesepakatan Awal untuk Hindari Sengketa Industri Event

Pentingnya Kontrak dan Kesepakatan Awal untuk Hindari Sengketa Industri Event

Seminar hukum bertajuk “Ketika Event Gagal, Siapa yang Bertanggung Jawab?” digelar PT Seaquaes Park Indonesia di Kuningan, Jakarta Selatan, pada Jumat (7/8).

Trending

Update! Kebakaran Gedung Bapenda Jakarta: ASN yang Bertugas WFH Bergantian, Pramono Pastikan Layanan Tetap Berjalan

Update! Kebakaran Gedung Bapenda Jakarta: ASN yang Bertugas WFH Bergantian, Pramono Pastikan Layanan Tetap Berjalan

Imbas kebakaran, Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menginstruksikan ASN yang bekerja di gedung Bapenda untuk bekerja dari rumah (work from home/WFH) bergantian. 
Perwira Polisi yang Terlibat Kecelakaan hingga Tewaskan Balita Ditahan, Polres Bone Dalami Dugaan Rem Blong

Perwira Polisi yang Terlibat Kecelakaan hingga Tewaskan Balita Ditahan, Polres Bone Dalami Dugaan Rem Blong

Seorang perwira polisi yang terlibat kecelakaan lalu lintas hingga menyebabkan seorang balita berinisial GN (4) meninggal dunia di Kabupaten Bone ditahan.
Ahli Ungkap Penyebab Kulit Sensitif Semakin Banyak Dikeluhkan

Ahli Ungkap Penyebab Kulit Sensitif Semakin Banyak Dikeluhkan

Keluhan kulit sensitif semakin sering menjadi perhatian, terutama di tengah cuaca yang berubah-ubah, paparan polusi, penggunaan pendingin ruangan, hingga tingginya aktivitas harian.
Seluruh Pintu Masuk Wisata Bromo Ditutup Akibat Kebakaran Hutan

Seluruh Pintu Masuk Wisata Bromo Ditutup Akibat Kebakaran Hutan

Balai Besar Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS) mengumumkan penutupan secara total seluruh akses kunjungan wisata ke kawasan Gunung Bromo di Jawa Timur.
Antisipasi Begal, 350 Personel Polisi Dikerahkan

Antisipasi Begal, 350 Personel Polisi Dikerahkan

Mengantisipasi aksi begal dan gangguan keamanan pada malam akhir pekan, Polresta Bandung bersama TNI dan Pemerintah Kabupaten Bandung, Jawa Barat, mengerahkan sekitar 350 personel dalam patroli gabungan skala besar.
Indonesia Beauty Entrepreneur Legacy Awards 2026 Digelar di Jiexpo Kemayoran, Peserta dari 4 Negara Adu Karya PMU

Indonesia Beauty Entrepreneur Legacy Awards 2026 Digelar di Jiexpo Kemayoran, Peserta dari 4 Negara Adu Karya PMU

Indonesia Beauty Entrepreneur Legacy Awards 2026 digelar di Jiexpo Kemayoran, diikuti peserta dari Indonesia hingga Malaysia, Taiwan, dan Thailand dalam kompetisi PMU.
Festival Bedhayan VI Digelar di Jakarta, Hadirkan 16 Kelompok Tari dari Berbagai Daerah

Festival Bedhayan VI Digelar di Jakarta, Hadirkan 16 Kelompok Tari dari Berbagai Daerah

Festival Bedhayan VI digelar di Gedung Kesenian Jakarta, Sabtu (8/8/2026) dengan mengangkat tema Memayu Hayuning Bawana.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT