News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Netizen Korek Masa Lalu Denada, SMA di Jakarta hingga Pindah ke Australia Diduga karena Hamil

Nama penyanyi Denada kembali menjadi perbincangan publik, selama sepekan terakhir. Sejumlah spekulasi bermunculan usai dirinya digugat secara perdata oleh Ressa
Kamis, 15 Januari 2026 - 15:51 WIB
Penyanyi Denada
Sumber :
  • YouTube/Comic8Revolution

Jakarta, tvOnenews.com – Nama penyanyi Denada kembali menjadi perbincangan publik, selama sepekan terakhir. Sejumlah spekulasi bermunculan usai dirinya digugat secara perdata oleh seorang pemuda asal Banyuwangi, Al Ressa Rizky Rossano.

Al Ressa Rizky Rossano sebelumnya tampil ke publik didampingi tim kuasa hukum. Ia resmi mengajukan gugatan perdata senilai Rp7 miliar terhadap Denada atas dugaan penelantaran anak kandung.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Seiring mencuatnya gugatan tersebut, warganet ramai menelusuri kebenaran klaim Al Ressa sebagai anak biologis Denada. Tak sedikit pula yang mengulik kembali rekam jejak masa lalu penyanyi rap tersebut.

Denada
Denada
Sumber :
  • Instagram @denadaindonesia

Salah satu komentar netizen yang menjadi sorotan mengungkap kisah masa muda Denada. Spekulasi itu awalnya dibagikan akun Instagram @gosip_danu dan kemudian diulas oleh Cumicumi.

"Pas masih di SMA 3 Jakarta hamil," tulis akun bernama Danielle Woro Prabandari dilansir dari Cumicumi, Selasa (13/1/2026).

Berdasarkan data pribadi, Denada memiliki nama lengkap Denada Elizabeth Anggia Ayu Tambunan dan lahir pada 19 Desember 1978. Secara riwayat pendidikan, Denada diketahui pernah mengenyam bangku sekolah di SMAN 3 Jakarta, salah satu SMA negeri ternama di Ibu Kota.

Dalam tangkapan layar komentar tersebut, netizen menyebutkan bahwa penyanyi berusia 47 tahun itu diduga hamil saat masih duduk di bangku SMA, sebelum akhirnya berpindah ke Australia.

"Dipindahin (almarhumah Emilia Contessa) ibunya ke Australia sampai lahiran," terangnya.

Netizen tersebut juga menyebutkan, setelah melahirkan, bayi yang baru lahir langsung dibawa oleh mendiang ibunda Denada, Emilia Contessa, ke Banyuwangi. Bayi itu diduga merupakan sosok Ressa Rizky.

"Diambil Emilia Contessa dibawa ke Banyuwangi," imbuhnya.

Keterangan tersebut dinilai selaras dengan penjelasan kuasa hukum Ressa Moh Firdaus Yulianto. Ia menyebutkan, Ressa memang dibawa dari Jakarta ke Banyuwangi sejak masih bayi.

Firdaus menuturkan, setelah proses persalinan selesai, Denada kembali melanjutkan pendidikannya. Pada masa itu, Denada juga mulai terjun ke industri musik Tanah Air.

Alih-alih fokus sepenuhnya di dunia hiburan, Denada disebut memilih melanjutkan sekolahnya hingga ke Australia.

"Denada lanjutin sekolah (di Australia), sampai balik ke Indo menjadi penyanyi rap dan RnB dengan status publik single," jelasnya.

Ia menegaskan, informasi tersebut bukan sekadar asumsi pribadi, melainkan diperoleh dari rekan sekolah Denada pada masa itu.

Pemuda asal Banyuwangi, Al Ressa Rizky Rossano (24) & Denada Elizabeth Anggia Ayu Tambunan
Pemuda asal Banyuwangi, Al Ressa Rizky Rossano (24) & Denada Elizabeth Anggia Ayu Tambunan
Sumber :
  • Kolase Instagram/@ressarossano__/@denadaindonesia

Awal Mula Gugatan Ressa terhadap Denada

Sebelumnya diberitakan, Ressa Rizky Rossano muncul ke hadapan publik bersama tim kuasa hukumnya. Ia menggugat Denada ke Pengadilan Negeri Banyuwangi, Jawa Timur.

Gugatan tersebut dilayangkan atas dugaan penelantaran anak kandung dan telah terdaftar dengan nomor perkara 288 sejak 26 November 2025.

Firdaus Yulianto menjelaskan, gugatan itu diajukan sebagai upaya memperjuangkan hak Ressa yang diduga telah ditelantarkan selama 24 tahun.

"Kami mendapatkan kuasa untuk mengajukan gugatan perbuatan melawan hukum atas nama inisial D. Kami ingin memperjuangkan hak-haknya sebagai anak kandung agar bisa dipenuhi melalui gugatan di Pengadilan Negeri Banyuwangi," ungkap Firdaus kepada tvOnenews.com, Kamis (8/1/2026).

Dalam kesempatan tersebut, Ressa turut menceritakan kondisi hidupnya yang jauh dari kata berkecukupan. Ia mengaku pernah bertemu Denada, namun kala itu hanya memandang sang artis sebagai sepupu sehingga memanggilnya dengan sebutan “mbak” atau “kakak”.

Ressa juga mengungkapkan keterbatasan ekonomi yang dialaminya. Ia mengaku kerap hanya makan satu kali sehari dan terpaksa berhenti kuliah di semester empat di salah satu kampus swasta di Banyuwangi.

Penyanyi Denada
Penyanyi Denada
Sumber :
  • Instagram/denadaindonesia

Saat ini, Ressa bekerja sebagai penjaga toko kelontong 24 jam dan tinggal di sebuah rumah yang sebelumnya merupakan gudang di Jalan Gajahmada, Banyuwangi.

Kuasa hukum Ressa lainnya Ronald Armada menambahkan bahwa kondisi hidup kliennya semakin berat setelah Emilia Contessa wafat pada awal 2025.

Ronald menjelaskan, sejak bayi Ressa dirawat oleh keluarga adik mendiang Emilia Contessa, Dino Rossano Hansa.

Ia menyesalkan sikap Denada yang dinilai tidak pernah membantu perekonomian keluarga Dino untuk mencukupi kebutuhan Ressa.

Ia juga menyebut tekanan yang dialami keluarga tersebut berdampak pada kondisi psikis istri Dino.

"Saya lihat secara psikis dan mental dari ibu saya itu sudah betul-betul sudah hampir pingsan, sampai jatuh sakit gara-gara peristiwa yang melatar belakangi saya mengajukan gugatan sampai sekarang," jelas Ronald.

Ronald menegaskan, Ressa masih memiliki itikad baik dan siap menjalani tes DNA guna membuktikan status biologisnya.

"Yang jelas kami tidak akan mengajukan gugatan tanpa bukti yang kuat," tegasnya.
Tanggapan Pihak Denada

Menanggapi gugatan tersebut, kuasa hukum Denada, Muhammad Ikbal, menyampaikan bahwa kliennya masih bersikap tenang. Saat ini, pihaknya tengah mencermati materi gugatan yang diajukan.

Sementara itu, manajemen Denada melalui Risna Ories juga angkat bicara. Ia mengatakan Denada dan tim hukumnya sedang mempelajari proses hukum yang tengah berjalan.

Risna menilai persoalan tersebut seharusnya tidak menjadi konsumsi publik karena bersifat internal keluarga.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Namun agar tidak bergulir terlalu berlebihan, kami sampaikan bahwa saat ini Denada dan tim hukum sedang mempelajari dan menelaah secara cermat yang berkaitan dengan gugatan sebagai bagian dari proses hukum yang harus dihormati bersama," kata Risna Ories.

(hap/amr)

Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Pemprov Jateng Serahkan Bantuan Biaya Indekos Rp 332,1 Juta Kepada 162 Mahasiswa Terdampak Bencana Sumatera

Pemprov Jateng Serahkan Bantuan Biaya Indekos Rp 332,1 Juta Kepada 162 Mahasiswa Terdampak Bencana Sumatera

Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Tengah melalui Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Jateng, menyalurkan bantuan biaya tempat tinggal selama tiga bulan kepada 162 mahasiswa. 
Debut Turnamen Pelatih 35 Tahun di Piala AFF, Target Kalahkan Timnas Indonesia Hingga Bawa Juara

Debut Turnamen Pelatih 35 Tahun di Piala AFF, Target Kalahkan Timnas Indonesia Hingga Bawa Juara

Baru berusia 35 tahun, turnamen ini akan menjadi debut Gavin Lee bersama Singapura di turnamenn level Asia Tenggara.
Berapi-Api, Habib Bahar Geram ke Pandji Pragiwaksono: Salat Bukan untuk Bahan Candaan

Berapi-Api, Habib Bahar Geram ke Pandji Pragiwaksono: Salat Bukan untuk Bahan Candaan

Sorotan sejumlah kelompok terhadap materi Stand Up Comedy 'Mens Rea' besutan Pandji Pragiwaksono terus menuai sorotan publik.
Tentukan Kemenangan Inter Milan, Francesco Pio Esposito Akui Punya ‘Hubungan Spesial’ dengan Cristian Chivu

Tentukan Kemenangan Inter Milan, Francesco Pio Esposito Akui Punya ‘Hubungan Spesial’ dengan Cristian Chivu

Pahlawan Inter Milan, Francesco Pio Esposito, mengakui bahwa dirinya punya koneksi erat dengan pelatih Cristian Chivu. Keduanya berselebrasi secara hangat dalam kemenangan atas Lecce.
KPK Tak Lagi Pamerkan Foto Tersangka Korupsi, Jaksa Agung dan Novel Baswedan Beri Respons Berbeda

KPK Tak Lagi Pamerkan Foto Tersangka Korupsi, Jaksa Agung dan Novel Baswedan Beri Respons Berbeda

Kebijakan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang tidak lagi menampilkan foto tersangka kasus korupsi saat konferensi pers menuai kritik publik.
Ini Jenis Aset yang Bisa Dirampas dalam RUU Perampasan Aset

Ini Jenis Aset yang Bisa Dirampas dalam RUU Perampasan Aset

DPR RI membeberkan secara rinci jenis-jenis aset yang dapat dirampas negara dalam Rancangan Undang-Undang (RUU) Perampasan Aset terkait Tindak Pidana.

Trending

3 Bek Kelas Dunia yang Bisa Didatangkan Persib Jika Barba Out, Nomor 1 Sergio Ramos

3 Bek Kelas Dunia yang Bisa Didatangkan Persib Jika Barba Out, Nomor 1 Sergio Ramos

Persib Bandung harus mulai memikirkan langkah strategis untuk mengantisipasi kepergian Federico Barba. Salah satu opsi yang bisa diambil adalah merekrut pemain kelas dunia di sektor pertahanan.
Istri Federico Barba Tiba-tiba Speak Up di Tengah Panasnya Isu Kepergian Sang Pemain dari Persib Bandung

Istri Federico Barba Tiba-tiba Speak Up di Tengah Panasnya Isu Kepergian Sang Pemain dari Persib Bandung

Di tengah panasnya isu transfer Federico Barba dari Persib Bandung ke klub liga Italia, sang istri tiba-tiba buat unggahan yang justru bikin Bobotoh geram.
Terungkap Kejanggalan Selama Pencarian Syafiq Ali di Gunung Slamet, Ditemukan di Area yang Dilalui Tim Pencari Berkali-kali

Terungkap Kejanggalan Selama Pencarian Syafiq Ali di Gunung Slamet, Ditemukan di Area yang Dilalui Tim Pencari Berkali-kali

Syafiq Ali diketahui mendaki Gunung Slamet bersama rekannya, Himawan, melalui Basecamp Dipajaya, Desa Clekatakan, Pemalang, pada Sabtu (30/12/2025).
Kogabwilhan III Tanam 1.000 Pohon Mangrove sebagai Langkah Antisipasi Iklim

Kogabwilhan III Tanam 1.000 Pohon Mangrove sebagai Langkah Antisipasi Iklim

Komando Gabungan Wilayah Pertahanan (Kogabwilhan) III tanam 1.000 pohon mangrove di Pantai Gambesi, Kelurahan Gambesi, Ternate, Maluku Utara Kamis (15/1/2026).
Terungkap Pesan Terakhir Syafiq Ali Sebelum Dinyatakan Hilang di Gunung Slamet, Diduga Sempat Alami Hipotermia

Terungkap Pesan Terakhir Syafiq Ali Sebelum Dinyatakan Hilang di Gunung Slamet, Diduga Sempat Alami Hipotermia

Medsos sempat dihebohkan dengan kabar hilangnya pendaki di gunung Slamet beberapa waktu lalu. Kini pendaki tersebut ditemukan dalam keadaan meninggal.
Heboh Khairun Nisya Diterima Jadi Pramugari Garuda Indonesia, Ini Faktanya

Heboh Khairun Nisya Diterima Jadi Pramugari Garuda Indonesia, Ini Faktanya

Sebelumnya, publik dihebohkan dengan aksi Khairun Nisya yang menyamar sebagai pramugari Batik Air.
Agus Saputra Guru di Jambi Akui Lontarkan Kata "Miskin" hingga Berujung Dikeroyok oleh Puluhan Siswanya, Tapi...

Agus Saputra Guru di Jambi Akui Lontarkan Kata "Miskin" hingga Berujung Dikeroyok oleh Puluhan Siswanya, Tapi...

Viral di media sosial video pengeroyokan guru SMK Negeri 3 Tanjung Jabung Timur, Jambi bernama Agus Saputra oleh sejumah siswanya. Ini pengakuan sang guru..
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT