News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Namanya Diseret ke Drama Kasus Denada, Ustaz Derry Sulaiman Klarifikasi usai Dituduh Tahu Ayah Biologis Ressa Rizky

Ustaz Derry Sulaiman merespon tuduhan mengetahui ayah kandung Al Ressa Rizky Rossano akibat kasus Denada Tambunan digugat atas dugaan penelantaran anak kandung.
Jumat, 16 Januari 2026 - 18:38 WIB
Denada Tambunan, Al Ressa Rizky Rossano, dan Ustaz Derry Sulaiman
Sumber :
  • Kolase Instagram/@denadaindonesia/@ressarossano__/@hannykristianto_id

Sebelumnya, Ressa Rizky Rossano didampingi kuasa hukumnya, Moh Firdaus Yulianto melayangkan gugatan perdata kepada Denada Tambunan. Gugatan itu telah masuk ke Pengadilan Negeri (PN) Banyuwangi, dengan nomor perkara 288 pada 28 November 2025.

Firdaus menjelaskan alasan Ressa menuntut ganti rugi sebesar Rp7 miliar. Pemuda asal Banyuwangi itu hanya ingin meminta pertanggungjawaban dari Denada Tambunan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Ressa selama 24 tahun hidup dengan adik kandung almarhumah Emilia Contessa. Sosok tersebut ialah pamannya Denada, Dino Rossano Hansa.

Ressa mengaku hidupnya sangat pahit karena mengalami kesulitan ekonomi. Ia pun bercerita dirinya tinggal di sebuah rumah yang dulunya bekas gudang di Jalan Gajahmada, Banyuwangi.

Bahkan saat ini pemuda berusia 24 tahun itu mengandalkan hidupnya dari pekerjaan sebagai penjaga toko kelontong 24 jam. Pendapatannya itu juga hanya mencapai Rp1,5 juta per bulan.

Kuasa hukum Ressa lainnya, Ronald Armada sekaligus anak dari adik kandung ibu Denada mengatakan, kondisi perekonomian Ressa semakin sulit. Itu terjadi sejak almarhumah Emilia Contessa wafat pada awal 2025 lalu.

Berdasarkan fakta terbaru, PN Banyuwangi telah dua kali menggelar agenda sidang mediasi. Yang pertama berlangsung pada 8 Januari 2026, kedua terjadi pada Kamis, 15 Januari 2026.

Pihak Ressa menyesali Denada kembali tidak hadir dengan dalih sibuk dengan pekerjaannnya. Akan tetapi, pihak Denada memberikan opsi menyelesaikan perkara di luar agenda mediasi.

Ronald mengatakan, pihaknya siap menerima tawaran tersebut. Ressa dan tim kuasa hukumnya akan menyambangi waktu dan tempat ditentukan oleh pihak Denada.

Sementara, pihak Denada merasa keberatan dengan gugatan Rp7 miliar dilayangkan Ressa. Ronald mengatakan, padahal ada beberapa tawaran menjadi klausul terkait nominal perdata tersebut.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Ia menyampaikan, nominal sebesar Rp7 miliar tersebut meliputi, biaya perlengkapan anak dari usia 0-6 tahun sebesar Rp250 juta, biaya pendidikan selama 15 tahun dari PAUD-SMA Rp500 juta, biaya kesehatan selama 24 tahun Rp100 juta, biaya sandang Ressa 24 tahun Rp200 juta, biaya pangan 24 tahun Rp300 juta, biaya papan 24 tahun Rp250 juta, biaya sosial Rp400 juta.

Tidak hanya kerugian materiil, alasan Ressa menggugat sebesar Rp7 miliar karena mengalami penderitaan batin, tekanan psikologis, tidak memperoleh kasih sayang orang tua kandung, dan mendapat stigma buruk hingga cibiran sosial dari masyarakat sekitar.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Tak Ada Sakit Saat Awal Internship, Keluarga Sebut dr Myta Aprilia Azmy Alami Sesak Nafas Hebat Sebelum Meninggal

Tak Ada Sakit Saat Awal Internship, Keluarga Sebut dr Myta Aprilia Azmy Alami Sesak Nafas Hebat Sebelum Meninggal

Duka mendalam dirasakan oleh keluarga dr Myta Aprilia Azmy, seorang dokter yang meninggal dunia saat menjalani program internship di RSUD K.H. Daud Arif, Jambi
Gebrakan Dedi Mulyadi: Ketua OSIS Hingga Perusuh Bakal Digembleng di Barak Militer Juni Mendatang

Gebrakan Dedi Mulyadi: Ketua OSIS Hingga Perusuh Bakal Digembleng di Barak Militer Juni Mendatang

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menyiapkan skema pembinaan khusus bagi kelompok pengacau keamanan yang terlibat ricuh di Dago Bandung beberapa waktu lalu. 
Pernyataan Resmi Pihak Dokter Richard Lee Setelah Pendakwah Hanny Kristianto Cabut Sertifikat Mualafnya

Pernyataan Resmi Pihak Dokter Richard Lee Setelah Pendakwah Hanny Kristianto Cabut Sertifikat Mualafnya

Keputusan pendakwah Hanny Kristianto dengan mencabut sertifikat mualaf milik dr Richard Lee mendapat tanggapan langsung dari pihak dokter, Minggu malam (3/5).
Dedi Mulyadi Sebut Sejumlah Daerah Jateng dan Banten Masuk Tatar Sunda, Ini Alasannya

Dedi Mulyadi Sebut Sejumlah Daerah Jateng dan Banten Masuk Tatar Sunda, Ini Alasannya

Pemerintah Provinsi Jawa Barat resmi menetapkan "Milangkala Tatar Sunda" sebagai agenda rutin tahunan yang akan digelar secara berkelanjutan bagi masyarakat.
Pemprov Jabar Tetapkan 18 Mei Sebagai Hari Tatar Sunda, Peringatan Apa Itu? Begini Penjelasan Sejarawan

Pemprov Jabar Tetapkan 18 Mei Sebagai Hari Tatar Sunda, Peringatan Apa Itu? Begini Penjelasan Sejarawan

Pemerintah Provinsi Jawa Barat tetapkan 18 Mei sebagai Hari Tatar Sunda, sebenarnya peringatan apa itu? Simak penjelasan sejarawan berikut ini.
Curahan Hati Megawati Hangestri: Aku Tau Gak Mudah Untuk Melewati ini Semua, Banyak yang Meragukanmu, Berkata Buruk!

Curahan Hati Megawati Hangestri: Aku Tau Gak Mudah Untuk Melewati ini Semua, Banyak yang Meragukanmu, Berkata Buruk!

Unggahan itu menjadi refleksi dari perjuangan Megawati Hangestri yang tak mudah sepanjang Proliga 2026. Ia tidak hanya menghadapi lawan di lapangan, tetapi juga keraguan publik

Trending

Pernyataan Resmi Pihak Dokter Richard Lee Setelah Pendakwah Hanny Kristianto Cabut Sertifikat Mualafnya

Pernyataan Resmi Pihak Dokter Richard Lee Setelah Pendakwah Hanny Kristianto Cabut Sertifikat Mualafnya

Keputusan pendakwah Hanny Kristianto dengan mencabut sertifikat mualaf milik dr Richard Lee mendapat tanggapan langsung dari pihak dokter, Minggu malam (3/5).
Gebrakan Dedi Mulyadi: Ketua OSIS Hingga Perusuh Bakal Digembleng di Barak Militer Juni Mendatang

Gebrakan Dedi Mulyadi: Ketua OSIS Hingga Perusuh Bakal Digembleng di Barak Militer Juni Mendatang

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menyiapkan skema pembinaan khusus bagi kelompok pengacau keamanan yang terlibat ricuh di Dago Bandung beberapa waktu lalu. 
Dedi Mulyadi Sebut Sejumlah Daerah Jateng dan Banten Masuk Tatar Sunda, Ini Alasannya

Dedi Mulyadi Sebut Sejumlah Daerah Jateng dan Banten Masuk Tatar Sunda, Ini Alasannya

Pemerintah Provinsi Jawa Barat resmi menetapkan "Milangkala Tatar Sunda" sebagai agenda rutin tahunan yang akan digelar secara berkelanjutan bagi masyarakat.
Tak Ada Sakit Saat Awal Internship, Keluarga Sebut dr Myta Aprilia Azmy Alami Sesak Nafas Hebat Sebelum Meninggal

Tak Ada Sakit Saat Awal Internship, Keluarga Sebut dr Myta Aprilia Azmy Alami Sesak Nafas Hebat Sebelum Meninggal

Duka mendalam dirasakan oleh keluarga dr Myta Aprilia Azmy, seorang dokter yang meninggal dunia saat menjalani program internship di RSUD K.H. Daud Arif, Jambi
Pemprov Jabar Tetapkan 18 Mei Sebagai Hari Tatar Sunda, Peringatan Apa Itu? Begini Penjelasan Sejarawan

Pemprov Jabar Tetapkan 18 Mei Sebagai Hari Tatar Sunda, Peringatan Apa Itu? Begini Penjelasan Sejarawan

Pemerintah Provinsi Jawa Barat tetapkan 18 Mei sebagai Hari Tatar Sunda, sebenarnya peringatan apa itu? Simak penjelasan sejarawan berikut ini.
Diizinkan FIFA Bela Timnas Indonesia Tanpa Naturalisasi, Raja Assist Championship Ini Bisa Dipanggil John Herdman untuk Piala AFF 2026

Diizinkan FIFA Bela Timnas Indonesia Tanpa Naturalisasi, Raja Assist Championship Ini Bisa Dipanggil John Herdman untuk Piala AFF 2026

Tampil memukau sebagai raja assist kasta Championship, salah satu pemain veteran ini layak dipanggil John Herdman ke Timnas Indonesia buat ajang Piala AFF 2026.
Warga Belanda Berbondong-bondong Girang NAC Breda Selangkah Lagi Resmi Didegradasi: Semoga Tak Lekas Promosi

Warga Belanda Berbondong-bondong Girang NAC Breda Selangkah Lagi Resmi Didegradasi: Semoga Tak Lekas Promosi

Banyak warga Belanda yang mengutarakan rasa gembiranya setelah NAC Breda hampir dipastikan terdegradasi dari kasta tertinggi Liga Belanda. 
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT