News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Film Horor “Alas Roban” Jadi Magnet Bioskop Awal 2026, Cerita Lokal Tuai Pujian dan Picu Wacana Monumen

Film Alas Roban mencuri perhatian penonton awal 2026 lewat kisah horor berlatar mitos lokal, raih antusiasme tinggi dan picu wacana monumen di Batang.
Rabu, 21 Januari 2026 - 18:03 WIB
Film Horor “Alas Roban” Jadi Magnet Bioskop Awal 2025, Cerita Lokal Tuai Pujian dan Picu Wacana Monumen
Sumber :
  • Istimewa

Jakarta, tvOnenews.com — Film horor Indonesia berjudul Alas Roban terus menunjukkan performa impresif sejak hari-hari awal penayangannya di bioskop. Antusiasme penonton terlihat dari ramainya studio pemutaran di berbagai kota, perbincangan di media sosial, hingga respons positif terhadap cerita dan atmosfer yang ditawarkan film ini. Di awal tahun 2026, Alas Roban menjadi salah satu judul yang paling banyak dibicarakan dalam lanskap perfilman nasional.

Daya tarik utama film ini terletak pada keberhasilannya mengolah cerita horor dengan latar kearifan lokal. Nama Alas Roban sendiri sudah lama dikenal masyarakat sebagai kawasan yang sarat mitos dan cerita mistis. Melalui film ini, kisah tersebut dihidupkan kembali dalam format sinema modern tanpa kehilangan nuansa tradisi dan kepercayaan lokal yang melekat kuat.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sejak penayangan perdana, jumlah penonton Alas Roban tercatat terus meningkat dari hari ke hari. Beberapa jaringan bioskop bahkan melaporkan jadwal pemutaran yang cepat penuh, terutama pada akhir pekan. Tren ini menempatkan Alas Roban sebagai salah satu film horor domestik dengan performa awal terbaik di awal tahun, sekaligus memperkuat optimisme terhadap kebangkitan industri film nasional pascapandemi.

Secara cerita, Alas Roban mengisahkan sekelompok karakter yang terjebak dalam rangkaian peristiwa ganjil saat melintasi kawasan hutan yang dikenal angker. Perjalanan yang awalnya terlihat biasa berubah menjadi mimpi buruk ketika mereka mulai mengalami teror, kehilangan arah, hingga berhadapan dengan rahasia masa lalu yang perlahan terungkap. Film ini tidak hanya mengandalkan jumpscare, tetapi juga membangun ketegangan melalui atmosfer, alur cerita, serta konflik psikologis para tokohnya.

Salah satu kekuatan utama film ini adalah keberhasilannya menggabungkan unsur horor dengan drama emosional. Penonton tidak hanya diajak merasakan ketakutan, tetapi juga memahami latar belakang karakter dan dilema yang mereka hadapi. Pendekatan ini membuat Alas Roban terasa lebih manusiawi dan relevan, sekaligus memperluas daya jangkau film ke segmen penonton yang lebih luas, tidak terbatas pada penggemar horor semata.

Dari sisi teknis, sinematografi film ini mendapat banyak pujian karena mampu menampilkan suasana hutan yang gelap, sunyi, dan mencekam secara visual. Tata suara yang intens serta pemilihan musik latar yang tepat juga memperkuat kesan tegang di hampir setiap adegan penting. Kombinasi ini menciptakan pengalaman menonton yang imersif, membuat penonton seolah ikut tersesat bersama para tokoh dalam cerita.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Kecelakaan Maut di Bekasi Timur Renggut 16 Nyawa, DPR Desak Izin Taksi Green SM Dicabut

Kecelakaan Maut di Bekasi Timur Renggut 16 Nyawa, DPR Desak Izin Taksi Green SM Dicabut

Insiden yang menewaskan 16 orang dan melukai puluhan lainnya ini juga memicu desakan keras agar pemerintah bertindak tegas terhadap pihak yang diduga jadi pemicu.
Usut Kecelakaan Kereta di Stasiun Bekasi, Polisi Dalami Soal Human Error-Kendala Sistem

Usut Kecelakaan Kereta di Stasiun Bekasi, Polisi Dalami Soal Human Error-Kendala Sistem

Polda Metro Jaya turut mengusut insiden kecelakaan kereta api KA Argo Bromo Anggrek 4 rute Gambir - Surabaya Pasar Turi dengan KRL yang terjadi di Stasiun Bekasi Timur, Senin (27/4/2026) malam.
Mendiktisaintek Pastikan Tidak Ada Rencana Penutupan Program Studi: Bukan Ditutup, tapi Diperbarui

Mendiktisaintek Pastikan Tidak Ada Rencana Penutupan Program Studi: Bukan Ditutup, tapi Diperbarui

Pernyataan itu disampaikan Brian merespons isu penutupan sejumlah program studi yang dinilai tak sejalan dengan perkembangan industri.
Sejalan Anjuran Dokter, Dedi Mulyadi Minta ART Korban Tabrakan KA vs KRL Istirahat Penuh, Beri Santunan Rp10 Juta

Sejalan Anjuran Dokter, Dedi Mulyadi Minta ART Korban Tabrakan KA vs KRL Istirahat Penuh, Beri Santunan Rp10 Juta

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, langsung turun tangan menyikapi kecelakaan maut KRL di Stasiun Bekasi Timur yang mengakibatkan sejumlah penumpang terluka.
Pascainsiden Tabrakan Kereta di Bekasi, Dedi Mulyadi Gelontorkan Rp20 Miliar untuk RSUD Kota Bekasi

Pascainsiden Tabrakan Kereta di Bekasi, Dedi Mulyadi Gelontorkan Rp20 Miliar untuk RSUD Kota Bekasi

Pemprov Jabar menggelontorkan anggaran Rp20 miliar untuk RSUD Kota Bekasi pascainsiden tabrakan KA Argo Bromo Anggrek dengan KRL.
Berdiri Bersama Buruh, Prabowo Dijadwalkan Hadir Peringatan May Day 2026 di Monas

Berdiri Bersama Buruh, Prabowo Dijadwalkan Hadir Peringatan May Day 2026 di Monas

Kepala Badan Komunikasi (Bakom) Pemerintah Muhammad Qodari menegaskan posisi pemerintah yang tidak berseberangan dengan pekerja dan buruh, melainkan berada di sisi yang sama.

Trending

Pengakuan Masinis KA Argo Bromo Anggrek sesaat setelah Keretanya Tertabrak KRL di Bekasi Timur: Sinyal Tiba-Tiba Merah

Pengakuan Masinis KA Argo Bromo Anggrek sesaat setelah Keretanya Tertabrak KRL di Bekasi Timur: Sinyal Tiba-Tiba Merah

Masinis KA Argo Bromo Anggrek Nofiandri sempat buka suara sesaat setelah insiden kecelakaan maut yang melibatkan keretanya dengan KRL Commuter Line di Bekasi -
Jadwal Megawati Hangestri Usai Proliga 2026: Megatron Siap Turun Gunung Lagi di Ajang Internasional

Jadwal Megawati Hangestri Usai Proliga 2026: Megatron Siap Turun Gunung Lagi di Ajang Internasional

Menilik jadwal Megawati Hangestri setelah tampil di Proliga 2026. Atlet yang akrab disapa Megatron itu akan kembali turun gunung untuk membela Timnas Voli Putri Indonesia.
Sudah Ada di ASEAN, PSSI Bisa Naturalisasi Kilat Eks Timnas Belanda untuk Perkuat Timnas Indonesia di Piala AFF 2026

Sudah Ada di ASEAN, PSSI Bisa Naturalisasi Kilat Eks Timnas Belanda untuk Perkuat Timnas Indonesia di Piala AFF 2026

PSSI bisa menambah amunisi baru lewat naturalisasi cepat eks Timnas Belanda untuk Piala AFF 2026 saat sejumlah pemain abroad Timnas Indonesia berpotensi absen.
Klasemen Piala Thomas dan Uber 2026: Fajar Alfian Menangis, Tim Putra Indonesia Gagal Lolos ke Perempat Final

Klasemen Piala Thomas dan Uber 2026: Fajar Alfian Menangis, Tim Putra Indonesia Gagal Lolos ke Perempat Final

Klasemen Piala Thomas dan Uber 2026, di mana tim putra dan putri bulu tangkis Indonesia meraih hasil berbeda di ajang bergengsi ini.
Gara-gara NAC Breda Merajuk Karena Dean James, KNVB Sebut 133 Pertandingan Liga Belanda Terdampak Skandal Paspoortgate

Gara-gara NAC Breda Merajuk Karena Dean James, KNVB Sebut 133 Pertandingan Liga Belanda Terdampak Skandal Paspoortgate

NAC Breda mengajukan gugatan pada KNVB atas keinginan mereka untuk pertandingan ulang melawan Go Ahead Eagles karena memainkan Dean James tak dikabulkan. 
Penuhi Kepercayaan Gubernur KDM, Susi Pudjiastuti Langsung Beri Gebrakan usai Jadi Komut: Mau Bank BJB Sikat Pinjol

Penuhi Kepercayaan Gubernur KDM, Susi Pudjiastuti Langsung Beri Gebrakan usai Jadi Komut: Mau Bank BJB Sikat Pinjol

Mantan Menteri KKP menerima tawaran dari Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM). Komisaris Utama Independen ini langsung mau Bank BJB berantas pinjol di Jabar.
Rekap Hasil Piala Thomas 2026: Kalah 1-4 dari Prancis, Indonesia untuk Pertama Kalinya Gugur di Fase Grup

Rekap Hasil Piala Thomas 2026: Kalah 1-4 dari Prancis, Indonesia untuk Pertama Kalinya Gugur di Fase Grup

Indonesia kalah 1-4 dari Prancis di laga terakhir Grup D Piala Thomas 2026.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT