News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Sampai Terisak-isak, Sosok Ibu yang Membesarkan Ressa 24 Tahun, Tante Denada Bongkar Fakta Penelantaran

Dia adalah Ratih Puspita Dewi, tante dari penyanyi Denada sekaligus istri Dino Rossano adik kandung almarhumah Emilia Contessa, sosok yang membesarkan Ressa ...
Kamis, 22 Januari 2026 - 16:08 WIB
Kolase foto Mama Ratih, Tante Denada yang merawat Ressa Rizky Rossano
Sumber :
  • Tangkapan layar

tvOnenews.com — Sosok perempuan yang selama ini merawat dan membesarkan Ressa Rizky Rossano selama 24 tahun akhirnya terungkap.

Dia adalah Ratih Puspita Dewi, tante dari penyanyi Denada sekaligus istri Dino Rossano adik kandung almarhumah Emilia Contessa.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Ratih baru-baru ini angkat bicara dan mengungkap sejumlah fakta memilukan terkait asal-usul Ressa, sosok yang kini menggugat Denada secara perdata senilai Rp7 miliar ke Pengadilan Negeri (PN) Banyuwangi.

Mama Ratih, Tante Denada yang merawat Ressa Rizky Rossano
Mama Ratih, Tante Denada yang merawat Ressa Rizky Rossano
Sumber :
  • Tangkapan layar

Gugatan tersebut berkaitan dengan dugaan penelantaran anak selama puluhan tahun. Selama ini, Ressa diketahui diasuh oleh Dino Rossano dan Ratih Puspita Dewi di Banyuwangi.

Ratih mengaku tergerak membuka suara karena merasa iba melihat kondisi Ressa yang disebut-sebut tidak pernah diakui sebagai anak kandung oleh Denada.

Dalam pengakuannya, Ratih membongkar kisah lama yang telah ia simpan lebih dari dua dekade. Ia menyebut, sekitar 24 tahun lalu, Ressa bahkan nyaris diserahkan kepada orang lain untuk diasuh.

"Dulu, Ressa sempat hampir diberikan pada orang lain," ungkap Ratih dalam tayangan YouTube Cumicumi dilansir tvOnenews.com, Kamis (22/1/2026).

Melihat kondisi tersebut, Ratih dan sang suami memilih turun tangan dan mengambil tanggung jawab besar untuk merawat Ressa. Ia mengaku jatuh hati dan tidak tega melihat nasib keponakannya itu.

"Kasihan saya. Saya merasa jatuh hati sendiri sendiri sama anak ini tapi mbok ya ada telepon kek kayak nanya 'Gimana tante? Ressa baik?' Nggak ada itu. Sakit hati nggak saya," ujar Ratih.

Mama Ratih, Tante Denada yang merawat Ressa Rizky Rossano
Mama Ratih, Tante Denada yang merawat Ressa Rizky Rossano
Sumber :
  • Tangkapan layar

Ia bahkan menyebut tidak pernah mendapat kabar ataupun perhatian selama berada di Jakarta.

"Selama di Jakarta nanya aja nggak pernah datang. Dari WA aja nggak pernah nanya atau apapun," sambungnya.

Ratih juga mengungkap kenangan saat Ressa sempat diajak Emilia Contessa untuk bekerja ke luar kota. Kala itu, almarhumah Emilia tengah mencoba peruntungan di dunia politik.

"Waktu Mbak Emil nyalon dia di sini saya di Jakarta terus dia (Ressa) ngomong aku kerja di bunda di bayar. Bunda itu Mbak Emil. Dibawa ke Jogja ke Malang," tuturnya.

Terkait isu mobil yang disebut-sebut dibelikan Denada untuk Ressa, Ratih membantahnya. Ia menegaskan kendaraan tersebut hanya dipinjamkan.

"Mobil itu cuma dipinjami bukan dibelikan," tegas Ratih.

Denada, Ressa Diduga Anak Kandung Denada
Denada, Ressa Diduga Anak Kandung Denada
Sumber :
  • YouTube/denadaindonesia

Diketahui, Ressa Rizky Rossano secara resmi menggugat Denada Tambunan ke PN Banyuwangi sejak 28 November 2025 dengan tuntutan ganti rugi Rp7 miliar.

Proses hukum tersebut telah melalui dua kali tahap mediasi, namun Denada disebut tidak hadir dan menolak tuntutan ganti rugi tersebut.

Ratih menegaskan, selama puluhan tahun ia dan suami membesarkan Ressa dengan penuh kasih sayang layaknya anak kandung sendiri.

Keputusannya untuk membuka suara kini didorong oleh rasa cinta dan kepedulian terhadap Ressa yang telah dewasa, namun harus menghadapi kenyataan pahit mengenai status dirinya.

Ratih Puspita Dewi merupakan istri dari Dino Rossano Hansa, adik Emilia Contessa.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Pasangan inilah yang selama ini dikenal sebagai orang tua Ressa, bahkan disebut demikian oleh mantan asisten rumah tangga keluarga Denada.

Hingga kini, proses gugatan perdata Ressa terhadap Denada masih bergulir di Pengadilan Negeri Banyuwangi.

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Dear Cewek, Pahami Aturan Dasar Sepak Bola Ini biar Makin Seru Pas Nonton Piala Dunia 2026

Dear Cewek, Pahami Aturan Dasar Sepak Bola Ini biar Makin Seru Pas Nonton Piala Dunia 2026

Kini, semakin banyak perempuan yang ikut merasakan demam dan merasa antusias untuk menonton Piala Dunia 2026. Yuk, pahami aturan-aturan berikut ini, ladies!
Soal Dugaan Penerimaan Uang Rp30 Miliar, Dedi Congor Berpeluang Diperiksa KPK Lagi

Soal Dugaan Penerimaan Uang Rp30 Miliar, Dedi Congor Berpeluang Diperiksa KPK Lagi

KPK membuka peluang memeriksa kembali mantan Kepala Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai (KPPBC) Marunda Ahmad Dedi alias Dedi Congor. 
KPK Periksa PNS Bea Cukai dalam Kasus Suap Impor Barang, Tinggal Satu Tersangka di Tahap Penyidikan

KPK Periksa PNS Bea Cukai dalam Kasus Suap Impor Barang, Tinggal Satu Tersangka di Tahap Penyidikan

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memeriksa seorang saksi yakni Pegawai Negara Sipil (PNS) Bea Cukai, Akhmad Fikri Yahmani terkait kasus dugaan suap importasi barang. 
Ramalan Weton 18 Juni 2026: 5 Weton Berkalung Untung vs 5 Weton Rentan Buntung

Ramalan Weton 18 Juni 2026: 5 Weton Berkalung Untung vs 5 Weton Rentan Buntung

Berikut sepuluh weton yang diprediksi mengalami nasib baik dan buruk esok hari tanggal 18 Juni 2026.
Ramalan Finansial Weton 18 Juni 2026: 5 Weton Banjir Rezeki vs 5 Weton Rawan Boncos, yang Mana Nasib Anda Besok?

Ramalan Finansial Weton 18 Juni 2026: 5 Weton Banjir Rezeki vs 5 Weton Rawan Boncos, yang Mana Nasib Anda Besok?

Buatkan artikel dengan panjang 400 tentang ramalan 10 weton yang akan mengalami penurunan dan kenaikan dalam hal finansial pada tanggal 18 Juni 2026. Bedakan dari sebelumnya
Sambangi UAS di Riau, Mardiono Bawa Misi Kenegaraan dan Perjuangan Politik

Sambangi UAS di Riau, Mardiono Bawa Misi Kenegaraan dan Perjuangan Politik

Utusan Khusus Presiden Bidang Ketahanan Pangan sekaligus Ketua Umum PPP, Muhamad Mardiono, mengadakan pertemuan khusus dengan Ustaz Abdul Somad (UAS) di Pekanbaru, Riau, pada Rabu (17/6). 

Trending

Misteri Kematian Jance Zebua Belum Terpecahkan, Publik Kritisi Proses Penyidikan

Misteri Kematian Jance Zebua Belum Terpecahkan, Publik Kritisi Proses Penyidikan

Duka masih menyelimuti rumah keluarga Jance Zebua di Desa Hilinaa, Dusun 2, Kecamatan Alasa Talumuzoi, Kabupaten Nias Utara, Sumatera Utara (Sumut).
BAM DPR Gelar Rapat Dengar Pendapat Umum, Bahas Permasalahan Kawasan Hutan dan Konflik Agraria

BAM DPR Gelar Rapat Dengar Pendapat Umum, Bahas Permasalahan Kawasan Hutan dan Konflik Agraria

BAM DPR RI menggelar Rapat RDPU bersama para kepala desa dan perangkat desa dari Asosiasi Pemerintah Desa Seluruh Indonesia (Apdesi) Kemuning, Indragiri Hilir, Riau.
Komnas HAM Sebut Program MBG Langgar HAM, DPR: Pernyataan Kontradiktif

Komnas HAM Sebut Program MBG Langgar HAM, DPR: Pernyataan Kontradiktif

Wakil Ketua Komisi XIII DPR RI Sugiat Santoso menilai pernyataan Komnas HAM soal program Makan Bergizi Gratis (MBG) terindikasi melanggar HAM adalah tidak tepat.
Luhut Klaim Perlinsos Digital dan Simbara Bisa Buat Negara Hemat Ribuan Triliun: Orang Tidak Bisa Korupsi

Luhut Klaim Perlinsos Digital dan Simbara Bisa Buat Negara Hemat Ribuan Triliun: Orang Tidak Bisa Korupsi

Ketua Dewan Ekonomi Nasional (DEN), Luhut Binsar Panjaitan, menyebut sistem digitalisasi pemerintah melalui Perlinsos Digital dan Simbara bisa membuat hemat ribuan triliun.
Prabowo Tahan Pertalite Tak Naik, B50 Diproyeksi Hemat Devisa Rp157 Triliun dan Serap 2,2 Juta Pekerja

Prabowo Tahan Pertalite Tak Naik, B50 Diproyeksi Hemat Devisa Rp157 Triliun dan Serap 2,2 Juta Pekerja

ESDM menyampaikan pemerintah memilih menahan harga BBM subsidi Pertalite sebagai langkah perlindungan terhadap kelompok masyarakat rentan, seraya mendorong implementasi B50.
Sempat Kabur ke Panipahan, Suami Siri Pembunuh Istri di Dumai Ditangkap Polisi

Sempat Kabur ke Panipahan, Suami Siri Pembunuh Istri di Dumai Ditangkap Polisi

Kepolisian Resor Dumai berhasil mengungkap kasus dugaan pembunuhan terhadap seorang perempuan berinisial Nursafika (30), yang ditemukan tewas bersimbah darah di sebuah pondok kawasan kebun Taman Wisata Alam (TWA), Jalan Abdul Rabkhan, RT 006, Kelurahan Bukit Timah, Kecamatan Dumai Selatan, Kota Dumai.
Siapa Yakuza Maneges yang Menyegel Ponpes di Malang?

Siapa Yakuza Maneges yang Menyegel Ponpes di Malang?

Media sosial beberapa waktu lalu dihebohkan dengan kabar, adanya pondok pesantren (Ponpes) di Malang, Jawa Timur disegel organisasi bernama Yakuza Maneges
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT