News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Reza Arap Diperiksa Polisi Hari Ini, Praktisi Hukum Tegaskan Penyebab Kematian Lula Lahfah Harus Dihormati

​​​​​​​Reza Arap diperiksa polisi terkait kematian Lula Lahfah. Praktisi hukum Togar Situmorang tegaskan fakta jantung berhenti harus dihormati. Baca beritanya!
Senin, 26 Januari 2026 - 12:19 WIB
Reza Arap dan Lula Lahfah
Sumber :
  • Kolase tvOnenews.com / Instagram @yrab @lulalahfah

tvOnenews.com - Belum lama keluarga meratapi kepergian almarhumah Lula Lahfah, jagat maya sudah dipenuhi dengan berbagai isu miring dan kontroversi. 

Banyak spekulasi yang bermunculan, menimbulkan perdebatan sengit di media sosial terkait kejanggalan seputar hari meninggalnya konten kreator tersebut. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dari kabar simpang siur hingga rumor yang berkembang, masyarakat ramai membahas peristiwa pilu itu, meski fakta resmi masih terus dikumpulkan pihak berwenang.

reza arap
Reza Arap dan Lula Lahfah. (Sumber: Instagram @lulalahfah)

Hari ini, pihak kepolisian memanggil kekasih Lula Lahfah, Muhammad Reza Oktovian atau lebih dikenal Reza Arap, untuk menjalani pemeriksaan sebagai saksi dalam penyelidikan kematian almarhumah. Pemeriksaan dijadwalkan berlangsung di Polres Metro Jakarta Selatan. 

Reza Arap telah memastikan kesiapannya untuk hadir dan memberikan keterangan. Selain itu, beberapa teman dekat Lula Lahfah yang berada di lokasi saat kejadian juga akan dimintai keterangan untuk membantu kepolisian memperoleh gambaran lengkap mengenai kronologi peristiwa.

Praktisi hukum Togar Situmorang memberikan pandangan terkait proses hukum dan isu yang berkembang di masyarakat melalui video yang diunggah di YouTube Cumicumi pada 26 Januari 2026. 

PRAKTISI HUKUM
Praktisi Hukum, Togar Situmorang. (Sumber: YouTube Cumicumi)

Menurut Togar, "Lula Lahfah meninggal ditemukan oleh pihak keamanan apartemen di apartemennya. Nah, Lula Lahfah ini diduga karena adanya jantung berhenti. Namun isu di luar berkembang, ada pro dan kontra. Kita harus tetap menghargai atau menghormati pihak kepolisian di mana pada saat olah TKP ditemukan di tempat peristiwa terjadinya meninggal Lula itu memang ada beberapa benda-benda yang memang ada indikasi atau apa."

Togar menambahkan bahwa penting bagi publik untuk menunggu fakta resmi terkait penyebab kematian.

 "Namun karena ini dibilang keterangan dokter menyatakan Lula itu akibat jantung terhenti dan sampai saat ini polisi belum memberikan statement terkait kematian yang sesungguhnya berdasarkan laboratorium. Itu yang kita harus tunggu," ujarnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Pernyataan ini menekankan perlunya menahan diri dari membuat asumsi sebelum hasil laboratorium resmi keluar.

Lebih jauh, Togar menyoroti keterkaitan pemeriksaan Reza Arap sebagai pacar almarhumah dengan proses hukum yang berjalan. 

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Tak Terima Pelatihnya Dihujat, Erling Haaland Blak-blakan Usai Norwegia Dibantai Prancis di Piala Dunia 2026

Tak Terima Pelatihnya Dihujat, Erling Haaland Blak-blakan Usai Norwegia Dibantai Prancis di Piala Dunia 2026

Kekalahan Norwegia dari Prancis pada laga Grup I Piala Dunia 2026 memicu kritik terhadap sang pelatih. Erling Haaland akhirnya buka suara soal keputusan itu.
Gubernur Pramono Anung Sebut Parpol di Jakarta Harus Utamakan Kepentingan Warga di Atas Golongan

Gubernur Pramono Anung Sebut Parpol di Jakarta Harus Utamakan Kepentingan Warga di Atas Golongan

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung Wibowo meminta seluruh partai politik di ibu kota untuk menanggalkan kepentingan pribadi maupun kelompok demi kesejahteraan masyarakat. 
5 Dimensi Penerapan Risk Assessment Kasus Taufik Hidayat Sekap dan Aniaya YTR Versi Psikolog Forensik, Apa Saja?

5 Dimensi Penerapan Risk Assessment Kasus Taufik Hidayat Sekap dan Aniaya YTR Versi Psikolog Forensik, Apa Saja?

Psikolog forensik, Reza Indragiri berbagi 5 dimensi jika risk assessment diterapkan dalam kasus penyekapan dan penganiayaan dilakukan Taufik Hidayat pada YTR.
Detik-detik Lansia Terseret Ombak di Pantai Anyer, Evakuasi Berlangsung Dramatis!

Detik-detik Lansia Terseret Ombak di Pantai Anyer, Evakuasi Berlangsung Dramatis!

Seorang wisatawan lanjut usia (lansia) asal Kota Serang nyaris menjadi korban kecelakaan laut setelah terseret ombak saat berenang di Pantai Elpukara, kawasan wisata Anyer.
Bakom Ungkap Pesan Utama Pidato-Pidato Presiden Prabowo: Pemerintah dan Masyarakat Harus Jadi Satu Tim yang Solid

Bakom Ungkap Pesan Utama Pidato-Pidato Presiden Prabowo: Pemerintah dan Masyarakat Harus Jadi Satu Tim yang Solid

Sinergi antara penyelenggara negara dan warga negara menjadi sorotan utama dalam arah kebijakan Presiden Prabowo Subianto. 
PAN Buka Suara soal Jokowi Mulai Safari Politik ke Daerah

PAN Buka Suara soal Jokowi Mulai Safari Politik ke Daerah

Partai Amanat Nasional (PAN) menanggapi soal upaya Presiden ke-7 RI Jokowi yang kembali melakukan safari politik ke sejumlah daerah.

Trending

Perkuat Literasi Keuangan dan Pendampingan Masyarakat, Satgas PASTI OJK Lakukan Kolaborasi

Perkuat Literasi Keuangan dan Pendampingan Masyarakat, Satgas PASTI OJK Lakukan Kolaborasi

Perkembangan layanan keuangan digital yang semakin pesat membuka banyak kemudahan bagi masyarakat.
Ketum Gerakan Aktivis Mahasiswa Islam Akui Diteror, Laporkan Dugaan Perusakan Kendaraan ke Polisi

Ketum Gerakan Aktivis Mahasiswa Islam Akui Diteror, Laporkan Dugaan Perusakan Kendaraan ke Polisi

Ketua Umum Gerakan Aktivis Mahasiswa Islam (GAMIS) Indonesia, Fahri Salim, secara resmi melaporkan dugaan tindak pidana perusakan terhadap kendaraan miliknya ke Polres Metro Jakarta Timur pada Jumat (26/6)
Hasil Piala Dunia 2026: VAR Gagalkan Kemenangan Iran, Langkah ke 32 Besar Masih Menggantung Usai Imbang 1-1 Lawan Mesir

Hasil Piala Dunia 2026: VAR Gagalkan Kemenangan Iran, Langkah ke 32 Besar Masih Menggantung Usai Imbang 1-1 Lawan Mesir

Timnas Iran gagal amankan kemenangan dramatis dan harus puas bermain imbang 1-1 melawan Mesir pada laga terakhir Grup G Piala Dunia 2026, Sabtu (27/6/2026).
Anak 6 SD Dijual Ibu Kandung di Banten, Modusnya Buat Publik Geram

Anak 6 SD Dijual Ibu Kandung di Banten, Modusnya Buat Publik Geram

Ironis, nasib seorang anak 6 SD di Tangerang, Banten. Pasalnya, anak itu dijual ibu kandungnya sendiri, yakni berinisial N (36). Modus Ibu kandung jual anak
Korban Penyekapan dan Penganiayaan Berat di Bandung Mendapat Pelindungan Darurat dari LPSK

Korban Penyekapan dan Penganiayaan Berat di Bandung Mendapat Pelindungan Darurat dari LPSK

Ketua LPSK Achmadi menjelaskan bahwa pemberian pelindungan Darurat atas pertimbangan adanya situasi khusus sebagaimana diatur dalam Pasal 5 ayat (4) UU Nomor 3 Tahun 2026 tentang Pelindungan Saksi dan Korban.
Deretan Fakta Misteri Kasus Kematian Tragis ASN Pemkab Bangkalan di Bandara Juanda

Deretan Fakta Misteri Kasus Kematian Tragis ASN Pemkab Bangkalan di Bandara Juanda

RYS (50) aparatur sipil negara (ASN) sebagai Sekretaris Dinas PRKP Kabupaten Bangkalan ditemukan tewas membusuk dalam mobil dinas di area parkir Bandara Juanda.
Kepercayaan Publik Meningkat, Polri Disebut Berhasil Lakukan Reformasi Internal

Kepercayaan Publik Meningkat, Polri Disebut Berhasil Lakukan Reformasi Internal

Tingkat kepercayaan publik terhadap Polri meningkat melalui hasil survei yang dikeluarkan oleh Litbang Kompas.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT