News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Terungkap, Alasan Kuasa Hukum Ressa Rizky Rossano Sakit Hati dan Gugat Denada

Terungkap alasan kuasa hukum ressa sakit hati dan menggugat Denada, dipicu somasi terhadap Mama Ratih hingga konflik keluarga kian memanas. Simak pengakuannya!
Selasa, 27 Januari 2026 - 11:01 WIB
Denada dan Kuasa Hukum Ressa Rizky Rossano, Ronald Armanda
Sumber :
  • Kolase tvOnenews.com / Instagram @denadaindonesia / CURHAT BANG Denny Sumargo

 

tvOnenews.com - Kasus dugaan penelantaran anak yang menyeret nama Denada Tambunan kini berkembang ke ranah konflik keluarga besar almarhumah Emilia Contessa.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Persoalan tersebut tidak hanya menyangkut hubungan Denada dengan ressa Rizky Rossano, tetapi juga memicu gesekan serius dengan keluarga adik kandung Emilia Contessa di Banyuwangi.

Konflik ini disebut bermula dari tudingan penggelapan mobil yang berujung pada laporan ke kepolisian. Mobil tersebut diketahui digunakan ressa untuk bekerja, termasuk semasa mendampingi almarhumah Emilia Contessa. 

Namun, cicilan kendaraan dibebankan sepenuhnya kepada Ressa, sementara kepemilikan mobil tercatat atas nama adik Denada. 

Kondisi ini memicu langkah hukum yang membuat rumah keluarga orang tua angkat Ressa didatangi aparat, sehingga menimbulkan rasa terpukul dan malu di pihak keluarga.

Situasi kian memanas setelah upaya penyelesaian secara kekeluargaan tidak membuahkan hasil. 

Ketegangan tersebut akhirnya mendorong langkah hukum lanjutan dan membuat konflik keluarga besar ini semakin terbuka ke publik.

Dalam polemik tersebut, sosok Muhammad Abdullah Surkaty, adik tiri Denada, menjadi sorotan. Ia disebut sebagai pihak yang melaporkan keluarga adik Emilia Contessa ke polisi terkait persoalan mobil. 

Muhammad merupakan anak Emilia Contessa dari pernikahan keduanya dan dikenal memiliki latar belakang pendidikan di bidang teknik informatika serta bekerja di sektor pelayaran.

Emilia Contessa sendiri diketahui memiliki empat anak dari tiga pernikahan berbeda. Selama ini, hubungan antaranggota keluarga tersebut kerap terlihat akrab di hadapan publik. 

Namun, mencuatnya dugaan penelantaran anak yang diarahkan kepada Denada membuat hubungan keluarga besar ini menjadi perhatian luas dan menambah panjang polemik yang bergulir di ranah hukum.

Kuasa hukum ressa, Ronald Armanda, mengaku mengajukan gugatan karena merasa jengkel dan sakit hati setelah melihat mertuanya, Mama Ratih, serta istrinya dipermalukan.

Hal itu terjadi setelah pihak keluarga Denada melaporkan Mama Ratih ke polisi terkait masalah cicilan mobil. 

Pada 24 Januari 2025, ressa Rizky Rossano bersama Mama Ratih dan dua kuasa hukumnya pun berangkat ke Jakarta dengan harapan dapat bertemu Denada. 

Setibanya di Jakarta, rombongan Ressa menggelar sesi tanya jawab singkat dengan awak media, yang videonya kemudian diunggah melalui kanal YouTube Cumicumi.

Ronald Armanda, paman sekaligus kuasa hukum ressa, mengungkapkan awal kemarahannya berangkat dari perlakuan terhadap ibunya.

“Kemarin tuh kan begini, saya ini bukan soal membedah aib ya. Ini karena motivasi awal itu adalah orang tua saya. Ibu saya ini di rumah itu didatangi polisi berseragam dan dilaporkan serta disomasi sama adiknya Denada, namanya Muhammad, perihal mobil yang ibu saya ini enggak tahu apa-apa,” ujarnya.

Ia mempertanyakan alasan ibunya yang justru dilaporkan, padahal mobil tersebut digunakan oleh ressa.

“Pertanyaannya, kok ibu saya yang dilaporkan? Padahal yang pakai kan Ressa,” lanjut Ronald.

Ronald mengaku emosinya memuncak ketika mengetahui kondisi fisik sang ibu yang lemah dan sakit-sakitan.

“Nah, kebetulan karena fisiknya lemah, sakit-sakitan, telepon saya nangis-nangis. Akhirnya saya selaku anak emosi. Sekarang siapa anak yang tidak sakit hati ketika ibunya diperlakukan seperti itu,” ungkapnya.

Ia mengklaim sempat mencoba menyelesaikan persoalan tersebut secara persuasif dengan pihak Muhammad Abdullah Surkaty.

“Saya kontak secara persuasif kepada pihaknya Muhammad ini. Kenapa kamu ambil langkah itu? Kok tidak datang saja ke rumah menanyakan baik-baik? Kok malah mendatangkan polisi dan mensomasi? Bagi saya itu anak yang sinting,” tegas Ronald.

Ronald juga menyatakan kesiapannya jika konflik ini harus dibawa sepenuhnya ke ranah hukum.

“Kalau secara terang-terangan dia mau mengajak saya bermain di ranah hukum, ya saya siap. Soalnya perkaranya kan panjang. Kalau kemudian mengakibatkan banyak potential loss yang ditanggung mereka, kita sudah enggak ada lagi. Kita ini enggak punya potential loss, karena potential loss itu ada Denada karena dia figur,” katanya.

Menurut Ronald, upaya mediasi sempat dibuka, namun tidak dimanfaatkan dengan baik.

“Makanya jangan sampai potential loss itu berubah menjadi actual loss yang dirasakan Denada. Saya diajak ngomong baik-baik enggak ada. Bahkan ketika sudah saya ajukan gugatan, masih ada jeda waktu untuk menyelesaikan di forum yang lebih tertutup, mediasi,” ucapnya.

Ia pun menilai sikap pihak Denada tidak menunjukkan itikad baik.

“Seharusnya kalau punya kebijaksanaan, ambil kesempatan itu. Malah tidak pernah hadir, malah pengacaranya memberikan pernyataan yang ngawur, tidak rasional, masih belum bisa dapat akses komunikasi dengan Denada. Tanda tangan surat kuasa gimana caranya? Itu saja sudah,” lanjut Ronald.

Ronald menegaskan keputusannya datang ke Jakarta dilakukan untuk menyampaikan penjelasan secara terbuka dan runtut.

“Karena saya baca, oh ini kita dipermainkan. Bagi saya alasan-alasan yang ngawur itu merupakan penghinaan intelektual. Makanya saya minta langsung datang ke Jakarta untuk menunjukkan, bahkan semalam saya podcast, untuk memberikan keterangan secara runtut, logis, sistematis, dan apa adanya. Tidak pernah saya tambahi dan tidak pernah saya kurangi,” pungkasnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kasus ini pun menandai babak baru dalam polemik yang melibatkan ressa, Denada, dan konflik keluarga besar Emilia Contessa, yang kini terus bergulir di ranah hukum.

(anf)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Indo Livestock 2026 Jadi Ajang Diplomasi Ekonomi Peternakan Indoneisa

Indo Livestock 2026 Jadi Ajang Diplomasi Ekonomi Peternakan Indoneisa

Pameran dan forum internasional terkemuka bidang peternakan yakni Indo Livestock 2026 Expo & Forum resmi dibuka pada Rabu (17/06/2026) di Nusantara International Convention Exhibition (NICE), PIK 2, Tangerang.
7 Bos Kartel Narkoba Terbesar Sepanjang Sejarah Dunia, Ada yang Kekayaannya Tembus Rp900 Triliun

7 Bos Kartel Narkoba Terbesar Sepanjang Sejarah Dunia, Ada yang Kekayaannya Tembus Rp900 Triliun

Siapa bos kartel narkoba terbesar sepanjang sejarah? Dari Pablo Escobar hingga El Chapo, inilah daftar penguasa narkoba dunia yang membangun kerajaan kriminal bernilai miliaran
Masih Ingat Kasus 2 Ton Sabu yang Menggemparkan Indonesia? Ini Cara Jaringan Internasional Menjalankan Operasinya

Masih Ingat Kasus 2 Ton Sabu yang Menggemparkan Indonesia? Ini Cara Jaringan Internasional Menjalankan Operasinya

BNN RI bersama Polda Kepri, Bea Cukai, dan TNI AL menggagalkan penyelundupan 2 ton sabu di Kepulauan Riau. Ini menjadi pengungkapan narkoba terbesar sepanjang sejarah Indonesia.
KPK Dalami Dugaan Pengaturan Lelang dan Fee Proyek di Kasus DJKA

KPK Dalami Dugaan Pengaturan Lelang dan Fee Proyek di Kasus DJKA

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menjadwalkan pemeriksaan terhadap dua saksi terkait kasus dugaan suap proyek pembangunan dan pemeliharaan jalur kereta api di lingkungan Direktorat Jenderal Perkeretaapian (DJKA) Kementerian Perhubungan.
Modus Baru Narkoba di Jakarta Timur Terbongkar! Stiker ‘Sedot WC’ Ternyata Jadi Kode Transaksi Sabu dan Tembakau Sintetis

Modus Baru Narkoba di Jakarta Timur Terbongkar! Stiker ‘Sedot WC’ Ternyata Jadi Kode Transaksi Sabu dan Tembakau Sintetis

Polda Metro Jaya membongkar modus baru peredaran narkoba di Jakarta Timur menggunakan stiker "Sedot WC" sebagai kode transaksi. Simak cara kerja sistem tempel
Fenomena Galbay Pinjol Makin Marak, Benarkah Tak Bayar Utang Online Bisa Bebas dari Jerat Hukum?

Fenomena Galbay Pinjol Makin Marak, Benarkah Tak Bayar Utang Online Bisa Bebas dari Jerat Hukum?

Fenomena gagal bayar atau galbay pinjaman online ramai diperbincangkan di media sosial. Simak penyebab, dampak, risiko hukum, hingga fakta soal ancaman pidana bagi debitur pinjol

Trending

Modus Baru Narkoba di Jakarta Timur Terbongkar! Stiker ‘Sedot WC’ Ternyata Jadi Kode Transaksi Sabu dan Tembakau Sintetis

Modus Baru Narkoba di Jakarta Timur Terbongkar! Stiker ‘Sedot WC’ Ternyata Jadi Kode Transaksi Sabu dan Tembakau Sintetis

Polda Metro Jaya membongkar modus baru peredaran narkoba di Jakarta Timur menggunakan stiker "Sedot WC" sebagai kode transaksi. Simak cara kerja sistem tempel
KPK Dalami Dugaan Pengaturan Lelang dan Fee Proyek di Kasus DJKA

KPK Dalami Dugaan Pengaturan Lelang dan Fee Proyek di Kasus DJKA

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menjadwalkan pemeriksaan terhadap dua saksi terkait kasus dugaan suap proyek pembangunan dan pemeliharaan jalur kereta api di lingkungan Direktorat Jenderal Perkeretaapian (DJKA) Kementerian Perhubungan.
Kabar Bahagia! Kapten Timnas Indonesia Asnawi Mangkualam Resmi Lamar Aktris Cantik Yuriska Patricia

Kabar Bahagia! Kapten Timnas Indonesia Asnawi Mangkualam Resmi Lamar Aktris Cantik Yuriska Patricia

Kabar bahagia datang dari bek Timnas Indonesia, Asnawi Mangkualam. Pemain Port FC itu melamar sang kekasih, Yuriska Patricia, yang diketahui sebagai aktris.
ebanyak 786 Personel Polri Siap Amankan PENAS XVII

ebanyak 786 Personel Polri Siap Amankan PENAS XVII

Sebanyak 786 personel Polri disiapkan untuk mengamankan pelaksanaan Pekan Nasional (PENAS) Petani Nelayan XVII yang akan berlangsung di Kabupaten Gorontalo pada 20-25 Juni 2026.
Kabar Baik, Pemerintah Bersiap Turunkan Harga BBM Non Subsidi

Kabar Baik, Pemerintah Bersiap Turunkan Harga BBM Non Subsidi

Pemerintah melalui Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) memastikan rencana penurunan harga bahan bakar minyak (BBM) non subsidi diantaranya jenis Pertamax.
Ketum Kadin Sampaikan Aspirasi Dunia Usaha dalam RDPU RUU Kadin Bersama Baleg DPR RI

Ketum Kadin Sampaikan Aspirasi Dunia Usaha dalam RDPU RUU Kadin Bersama Baleg DPR RI

Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia, Anindya Novyan Bakri bersama jajaran pengurus serta perwakilan asosiasi, dan himpunan menghadiri Rapat Dengar Pendapat Umum (RDPU) terkait Rancangan Undang-Undang (RUU) Kadin bersama Badan Legislasi (Baleg) DPR RI di Gedung Nusantara I, Kompleks DPR RI, Jakarta Pusat, Rabu (17/06/2026).
7 Bos Kartel Narkoba Terbesar Sepanjang Sejarah Dunia, Ada yang Kekayaannya Tembus Rp900 Triliun

7 Bos Kartel Narkoba Terbesar Sepanjang Sejarah Dunia, Ada yang Kekayaannya Tembus Rp900 Triliun

Siapa bos kartel narkoba terbesar sepanjang sejarah? Dari Pablo Escobar hingga El Chapo, inilah daftar penguasa narkoba dunia yang membangun kerajaan kriminal bernilai miliaran
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT